
Yumna menunggu Natan di teras rumah , Dia terus mondar-mandir menelpon supirnya itu .
” Apa Natan bisa temui tukang cilok itu . Lagian kenapa juga aku pengen cilok si mang itu .. kan ribet , Kasian Natan . ” Lontarnya sambil menunggu panggilan telepon.
Tiba-tiba Jihan dan Diana datang menemuinya ,
" Na , Ngapain ? ”
" Kalian Dateng ? ”
" Kita pengen ngobrol , Kamu gak lagi sibuk kan ? Gimana kandungan kamu ? Tanya Jihan .
" Alhamdulillah baik , Ya udah masuk yuk ..Kalo aku sih kapan sibuknya coba . ” Jawabnya sembari ke dalam .
” Ngidam apa nih ? Ada mual gak ? ”
" Ada sih , Tapi masih bisa di tahan . Jihan , Emang gini ya kalo lagi hamil ? Sensi ? ”
” Ah iya , Kamu ngerasain itu juga ya . ”
" Iya , Parahnya kemarin aku gak mau ketemu suamiku . Kasian dia . ”
Jihan dan Diana tertawa mendengar ucapan Yumna .
” Apa yang lucu ? ”
” Ya lucu lah , Dennis kan bucin banget sama kamu Na .. Gimana reaksinya kalo kamu gak mau ketemu dia . ”
” Ya Marah tapi diem aja sih enggak yang gimana-gimana . ”
” Kan lucu banget. Ih kamu Na ..”
" Lucu ? Kalo suamiku dengar , Dia bisa ngamuk sama kamu Han . ”
” Oya Na kita kesini mau ajakin kamu keluar shoping kek , Makan diluar gitu . ” Ajak Diana .
” Gak ah , Aku gak punya duit . Kalian tau sendiri kalo aku harus nabung Buat lahiran , Syukuran nya . ”
" Ya ampun Yumna , Emang suami kamu nyuruh buat ngirit ? ” Tanya Jihan heran .
" Enggak sih , Ya aku inisiatif sendiri aja .. Keperluan buat lahiran kan banyak . Posisi ku gak kerja .. Cuman ngandelin mas Dennis doang , Kasian dia kerja setiap hari bela-belain aku . ”
” Buset . Yumna ... Duit Dennis banyak kali . wah gak bener nih . kalo buat biaya lahiran doang mah berapa sih buat Dennis .. Ujung kukunya doang . Nih orang ilang ingatan apa ya .. ”
” Tetep aja , Aku ngerasa apa ya gak enak aja kalo ngabisin uang dia . Kecuali kalo aku kerja punya duit sendiri . ”
" Hah kamu kan istrinya . Udah jadi tanggung jawabnya dia ngasih nafkah buat kamu Na . Kamu gak usah ngerasa gak enak . enakkin aja Na . ” Lontar Jihan geram .
” Han bujukkin mas Dennis dong , Aku pengen kerja lagi . " Pinta Yumna membuat kedua sahabatnya geleng-geleng kepala .
” Kamu mau apa kerja ? Sumpah Yumna Aku gak ngerti jalan pikiran kamu itu. ”
" Bosan di rumah . Gak menghasilkan uang sendiri malah gak enak rasanya . Tabunganku juga sangat sedih untuk di ceritakan . ”
" Ya udah kita jalan yuk . Aku traktir deh .. Kamu boleh minta makanan apa aja . ” Kata Diana .
" Jangan , Kamu kerja capek-capek cuman buat traktir aku . Tabung saja uang mu untuk biaya nikah dan beli rumah . ”
" Eh Di , Nih Dia kenapa sih ? Kok tumben banget . ” Bisik Jihan kepada Diana .
Jihan melihat sebuah benang dan jarum beserta kemeja di sudut kursi .
” Siapa yang tari jarum disini ? Kan bahaya kalo kedudukan gimana ? ”
” Aku lupa nyimpen sini aku mau taro ke laci meja . ” Pinta Yumna .
" Na kamu jahit ini ? " Tanya Jihan cemas .
" Ya ampun Yumna , Orang hamil itu gak boleh ngejait .. Pamali . Lagian kenapa harus di jahit , Kamu gak beli lagi aja kemeja yang baru ? ” Lontar Jihan .
" Itu masih bagus , Aku kan sudah bilang aku mesti irit . ”
” Na sadar sih , Aku yakin Dennis gak tau kelakuan kamu ini ? ”
" Apa yang salah . Aku tidak lahir dari orang kaya seperti suamiku . jadi sulit sekali untuk merubah kebiasaan ku .. apalagi membuang pakaian yang hanya robek sedikit . ”
" Ya ampun . ” Keluh Jihan lagi .
” Kalian kalo mau shoping berdua aja gih . Aku gak ikut . ”
” Gak rame dong kalo cuma berdua . ” Jawab Diana .
” Aku pinjemin uang deh kalo kamu mau . ”
" Enggak ah , Darimana aku harus ganti coba . ”
” Suamimu itu tega sekali membiarkan kamu bersikap seperti ini . Yumna sadarlah , Nikmati hidup ini . Jika dulu kamu harus bersusah payah untuk mendapatkan uang , maka jadikanlah itu sebagai perjalanan hidup . Toh kamu sekarang tidak perlu bersusah payah lagi karena kamu menikahi Dennis . Biarkan dia bekerja keras untuk Membahagiakan kamu . ”
" Sebenarnya kemarin aku mulai menikmati semuanya , Tapi . ” Ucapannya terhenti seketika .
" Tapi apa ? Ngomong yang jelas . " Sela Jihan .
" Kemarin suamiku menggodaku . Tapi dia memang bercanda sih . ”
" Dia Ngomong apa ? ” Tanya Jihan lagi .
" Gini aku gak ngerti kenapa ya aku kok sensi dan sangat perasa sekali . Aku tau suamiku pecicilan dan sangat senang menggodaku ,Tapi Aku memasukkan nya ke dalam hati . Aku bahkan tau jika suamiku tidak bermaksud seperti itu . Apa orang hamil itu memang seperti itu ya ? ”
" Pertanyaan ku , Dennis Ngomong apa ?.”
" Etis gak sih jika masalah rumah tangga di ceritain . ”
" Kita kan teman . Siapa tau kita bisa kasih masukan . ”
" Ya aku merasa akhir-akhir ini sangat sensitif dan mudah marah . Jika suamiku menggodaku dengan ucapan yang tidak bermaksud seperti itu , tapi aku tetap sedih meski dia hanya menggodaku . ”
" Apa dia membahas tentang uang sama kamu ? Sampe kamu bersikap seperti ini ? Mau kerja dan tidak mau menghambur-hamburkan uang ? " Tanya Jihan mulai serius .
” Ya mungkin tapi suamiku hanya bercanda . ”
" Jawabannya bukan mungkin Na . Tapi iya.. Kamu tetap membela dia meski dia membuat mu seperti ini . ”
" Dia tidak melakukan apapun Han .. Jangan serius gini dong . ”
” Dennis itu apa perlu aku meminta Raka suamiku untuk menghajarnya lagi seperti dulu . ” Cecar Jihan .
" Jangan , Dia suamiku . Aku udah bilang .. Masalah nya adalah aku ini menjadi sangat sensitif sekali . ”
” Semua orang hamil mengalaminya , Harusnya dia paham posisi mu . Aku akan menghadang dia jika ketemu . " Ancam Jihan .
" Tuh kan harus nya aku gak kasih tau kamu . ”
” Abis kesel sama dia . Kamu terus dibikin sedih kayak gini kan . ”
Yumna terbaru karena Jihan begitu perduli dengannya .
” Aku tidak apa-apa kok Han . Kamu so sweet banget sih . ”
” Aku khawatir kamu kan lagi hamil . perasaan wanita yang hamil itu harus di jaga , Bukan di bercandain kayak gini coba . Dennis itu selalu bikin kamu sedih . ”
" Jangan marah ...Jangan marahi dia . Nanti dia uring-uringan . ”
”