YUMNA

YUMNA
Episode 269



1 bulan berlalu, Yumna menemui banyu tanpa sepengetahuan denis di rumahnya. semua pekerja bekerja sama menutup mulut membantu yumna. termasuk pak danang , dia merasa serba salah menjadi mata-mata denis.


Disatu sisi dia bekerja untuk denis dan di sisi lain dia tak tega dengan yumna.


Sementara itu denis tampak uring-uringan karena yumna tak pernah sekalipun mengirim pesan untuk meminta menemui banyu.


Dia tak habis pikir mengapa yumna tidak rindu pada putra nya itu.


Padahal denis tau betul jika yumna tidak mungkin bisa hidup tanpa bertemu sehari pun dengan banyu.


" Chat tidak di balas, apalagi aku ingin bertemu. sebenarnya kamu kenapa ? kamu lebih memilih tidak bertemu putramu , aku gak ngerti sama kamu na. " Ujarnya masih terdiam menatap poto yumna di ponsel .


Tiba-tiba natan datang dengan kopi di tangannya. " Tuan ini pesanan anda. " Katanya sembari menaruh kopi di meja.


" Cari cara agar aku bisa menemuinya, kenapa sekarang kamu jadi melemah. kamu bahkan tidak bisa mengatasi bodyguard yumna yang sekarang. " Ujarnya kepada natan .


" Non Dessy sangat memperketat penjagaan. saya minta maaf. "


" Menurut mu kenapa dia bersikap seperti ini padaku. kenapa dia tak menghubungi ku ?? ini sudah sebulan lebih. "


" Tuan bisa mencari tau lewat pak danang. pak danang kan memantau semua pergerakan nona. "


" Pak danang cuma bilang dia sibuk bekerja. itu saja. tidak ada hal lain yang bisa dia katakan lagi. aku sampai bosan. "


" Mungkin nona menghabiskan waktunya untuk bekerja agar tidak terus terpuruk karena den banyu. "


" Jadi menurut mu dia tidak akan memilih kembali padaku ? " tanya nya mulai sedih.


Natan hanya diam tak sanggup bicara lagi. dia lebih bingung menghadapi denis daripada yumna.


" Kamu boleh pergi. "


" Baik tuan. " Natan segera keluar dari ruangan meninggalkan denis seorang diri.


" Apa iya. dia benar-benar tak ingin melihat banyu karena syarat ku ? mana buktinya saat kamu menangis tersedu-sedu waktu itu. kamu bilang banyu adalah hidupmu. kamu bahkan tak sekalipun memintaku untuk izin menemuinya . yumna, kamu sungguh sudah berubah. " Tanyanya amat penasaran.


Meninggalkan denis yang sedang tidak karuan, yumna menjalani pemotretan tanpa beban. Tidak ada satu hari pun yang di lewati nya tanpa senyuman.


Selain karena Dessy bisa mengatasi denis, juga karena dia bisa menemui banyu setiap hari tanpa bersusah payah.


" Besok hari minggu, aku tidak bisa menemui banyuku. harusnya mas denis pergi ke kantor setiap hari. " Keluhnya pada Dessy.


" Waktu mu 6 hari untuk menemui banyu. jangan keterlaluan deh. "


" Tetap saja,, mana bisa aku tanpa putraku. rasanya begitu hampa. "


" Do'akan saja semoga denis keluar rumah besok. "


" Hmmm. "


" Oya, na nanti malam kita dinner yuk. " Ajak Dessy.


" Ajakin juna aja. ngapain ngajak aku. mau jadi kambing congek aku ?? "


" Pacarku ada urusan. dia tidak bisa. ayolah. "


" Oke. "


1Jam berlalu, Yumna pamit untuk menemui banyu saat break.


Dia pergi tanpa Dessy dan bodyguard, Sejauh ini kepergian nya masih aman-aman saja.


Saat bersamaan denis mengirim chat pada pak danang mencari info keberadaan yumna.


Dia tak sabar ingin mengutarakan unek-unek yang selama ini di pendam.


Pak danang membohongi nya dengan mengatakan jika yumna sedang keluar kota untuk syuting film.


" Bibi. " Panggilnya amat keras setelah menaiki anak tangga.


" Non sudah kesini . "


" Mana banyu ? "


" Di kamar sama sus rini. "


" Oh. oya bi, aku bikin kue coklat kemarin. bagiin ke yang lain ya. suruh cobain. "


" Masya Alloh repot-repot amat non. non masih punya waktu buat bikin kue ?? "


" Hehe. lagi kepengen bi. Ya udah aku ke kamar banyu dulu ya. "


" Oke. "


Yumna pergi ke kamar dengan tak sabar. " Assalamu'alaikum, hai banyu. "


" Mami. " Panggil banyu amat gemas.


" Hai sayang. " Lontarnya sembari meraih badan banyu.


" Banyu udah makan siang sus ? "


" Udah non . "


" Ya udah gih sana barangkali sus rini mau makan siang atau apa. "


" Iya non. saya mau ke dapur sebentar. " Ujarnya segera pergi.


Sementara itu Yumna asik memangku banyu sembari gemas menciumi.


" Mami kangen tau, makin ganteng aja nih banyu. wangi lagi.. "


Banyu tertawa amat bahagia setelah kedatangan ibunya.


" Mami mami kiss. " Lontar nya belum lancar bicara.


Saat suster pergi ke dapur, dia segera nimbrung bersama bibi dan pak danang.


" Makan apa bi ? "


" Ini kue coklat, nona bawa buat kita. sini cobain. "


" Iya. enak ya. "


" Iya.. "


" Rasanya laen dengan yang di jual di toko-toko. "


" Nona memang pintar membuat kue, rasanya sangat enak sekali. "


Beberapa Jam kemudian waktu menunjukkan pukul 8 malam, yumna di jemput Dessy menuju resto .


Mereka juga membawa bodyguard kesana untuk jaga-jaga.


" Kita cuma makan malam. kenapa harus ajak mereka. " Kata yumna bingung.


" Kenapa sih, gapapa juga buat jaga-jaga. "


" Kasian mereka capek, mending tidur kan daripada ngikut kita. "


" Ya elah, apa sih. namanya kerja ya mesti mau capek dong. udah diem aja.. kamu kan yang punya duit, mereka butuh duit kamu. "


" Iya deh. "


Mereka pun segera masuk ke dalam resto dan meminta salah satu bodyguard untuk memarkirkan mobil.


Saat tiba di dalam, Dessy melambaikan tangan pada seseorang. membuat yumna mencari tahu siapa orang itu.


Dessy mengundang candra sang produser beberapa waktu yang lalu.


" Ayo na. " Ajaknya sembari berjalan.


" Kamu undang Mas candra ?? "


" Iya. gapapa kan ?? "


" Gapapa, tapi buat apa. "


" Biar rame. kan juna gak ada. jadi aku inisiatif buat ajak mas candra. "


" Kalian udah sampai ? silahkan duduk. " Lontar candra amat manis.


Saat mereka bersiap duduk, Dessy mengarahkan bodyguard yumna untuk pesan makanan di meja lain yang jaraknya tak jauh dari meja mereka.


" Kalian pesan saja . "


" Baik non. "


" Mas candra lama nunggu kita . "


" Engga juga. "


" Engga gimana, pesan makanan nya aja udah siap gini. "


" Sengaja biar kalian tidak terlalu lama. oya apa kabar Na ? "


" Baik mas . "


" Kamu lagi sibuk apa sekarang ?? "


" Biasa pemotretan, Film itu aja. "


" Kamu kok gencar banget deh, aku perhatikan kamu gak kasih jeda buat ambil film. film ini selesai ambil ini, ini selesai ambil itu. "


" Iya mas. alhamdulillah tawaran ada aja. "


" Seneng deh liat kamu sekarang. tambah perfect. aku jadi tambah ngefans sama kamu.. "


" Hehe makasih mas. "


" Ya udah yuk kita mulai makan malam nya, takut keburu dingin. "..


" Iya mas. "


Dessy sangat senang melihat tatapan candra kepada yumna, dia terlihat tulus padanya.


Beberapa menit berlalu, Dessy pamit untuk ke toilet.


Saat berjalan menuju toilet dia berpikir untuk memotret kebersamaan candra dan yumna, Dessy kembali memutar langkah dan mengambil ponsel .


" Harusnya ada kenangan untuk malam ini. "


Setelah mendapatkan poto tersebut, Dessy mengirimkan poto ke halaman media sosial pribadi miliknya. " Sekedar makan malam, Bolehkah ini berlanjut . " caption yang di tulis Dessy dalam poto tersebut .


1 Hingga 2 menit akun media sosial Dessy di banjiri ragam komentar dari beberapa orang.


Tidak sedikit dari mereka adalah fans yumna, Sementara itu denis terlihat geram dengan apa yang Dessy lakukan.


Dia marah dan memutuskan menelpon pak danang.


" *Halo tuan. "


" Pak danang bilang kalo yumna di luar kota tadi siang? kenapa sekarang dia ada di salah satu restoran di jakarta??? "


" Anu tuan, tadi sore nona udah balik ke Jakarta. " Kata pak danang berbohong*.


Denis segera menutup telepon mendengar alasan pak danang " Jadi maksudnya dia buru-buru pulang ke Jakarta buat makan malam dengan pria ini. "