
Dennis masih terbaring saat yumna sudah selesai mandi .
” Kamu gak ke kantor cepetan mandi ini jam berapa ? ”
” Sekali-kali berangkat siang kan gak apa-apa . ”
” Kamu tuh harus cari uang yang banyak .. inget . ”
” Lemes sayang . takut amat sih kalo aku gak pegang uang . ”
” Sebentar lagi aku mau lahiran . awas kalo kamu mau pake uangku . ”
” Kamu jadi overprotektif masalah uang . takut amat sih . ”
” Ah pokoknya cepetan bangun . kamu tuh mesti semangat .. ”
” 10 menit lagi .”
” Dasar kamu .. ya udah terserah . ”
” Sayang , kamu mau kemana ? ”
” Mau makan , laper .. ini udah jam berapa coba ?? ”
” **** banget sih kamu , sini aku pake in baju . ”
” Oh no .. yang ada kamu gak kuat lagi . ”
Yumna mengambil baju dan kembali ke kamar mandi . Dennis tidak habis pikir dengan Yumna yang masih malu memakai pakaian di depannya .
” Aku bahkan sudah melihat semua nya , tapi dia bersikap seolah baru menikah kemarin sore . ” Katanya tersenyum .
1 Jam sudah berlalu , Dennis pergi ke kantor bersama pak Danang.
Dalam perjalanan dia berpikir untuk menemui Paman Yumna .
Setibanya di kantor Paman , semua staf memperhatikan kedatangan Dennis yang terlihat seperti tak biasa bagi mereka.
” Tumben . ”
” Emang kenapa sih ? kalian kok nyinyir banget ? suka-suka dia .. ” Timpal salah satu dari mereka .
" Dia kan suami keponakan bos kita , sekaligus penolong perusahaan ini juga . ”
” Iya sih .. aneh aja .. tumben gitu . ”
" Ssst udah ah jangan di bahas .. nanti ada yang nyampein . urusan sama dia bakal repot . ”
Dennis dipersilahkan masuk ke ruangan Paman di antar sekertaris nya .
” Ada apa Nak ? tumben .. ” Kata paman heran .
” Langsung aja Paman .. kemaren istriku dilarikan ke rumah sakit , dia pingsan karena banyak pikiran . ”
” Apa ? memang Yumna mikirin apa ?? ”
” Sinta .. dia terus bersedih tentang apa yang menimpa sinta . ”
” Paman minta maaf Nak . ”
” Paman , apa aku boleh meminta tolong ?? bisa gak Paman menjaga kesehatan Yumna dengan enggak membuat Yumna stres . aku gak mau dia mengalami hal yang sama , dia harus sehat dan memikirkan bayi kami . Paman ngerti kan maksud ku ?? " Pinta Dennis sembari memandang wajah Paman .
” Iya .. tolong maafkan Paman karena sudah membuat istrimu mengalami banyak hal . ”
” Oke itu aja . aku pamit . terima kasih karena Paman mau memahami ini . ”
” Iya Nak tentu .. semua yang kamu lakukan tidak lain hanya untuk kebaikan Yumna . ”
” Kalau begitu aku permisi . ” Dennis pamit dan segera keluar dari ruangan .
Wajahnya yang sinis membuat semua orang mendelik .
Dia tidak menyapa balik semua orang yang menyapanya dengan ramah .
Dennis hanya berjalan tanpa menoleh kearah mereka .
" Hmmm untung tampan . apa semua orang yang ber-uang harus bersikap seperti itu ?? ”
” Semua karena uang .. uang, uang dan uang . ” Kata mereka sebal .
30 menit kemudian , Dennis sudah sampai di meja kerjanya . hari ini dia tampak fit .. wajahnya kembali tersenyum saat dia melihat Poto istrinya yang terpampang di dinding .
Tiba-tiba sekertaris nya mengetuk pintu dan masuk membawa beberapa berkas untuk nya .
” Permisi tuan .. ini file yang harus anda tanda tangani . ” Katanya sembari menyodorkan berkas tersebut .
" Taro aja disitu , nanti di tanda tangan . " Pintanya sembari terus memandang Poto Yumna .
Selin terdiam dan memutuskan untuk pergi .
" Baik tuan , jika sudah .. saya akan kesini lagi . ”
” Ya ..” Jawabnya singkat .
Selin meninggalkan ruangan dan pergi ke pantry untuk menyeduh kopi .
Dalam perjalanan ke pantry , dia melihat Dewi ( Teman Yumna saat bekerja di kantor Aditya ).
Selin pernah melihat dia duduk di kantin bersama istri bos nya .
” Hei .. siapa namamu ? ” Tanyanya sinis .
” Dewi , Mbak ..” Jawabnya sopan .
” Sibuk gak ?? sini-sini ikut ” Pintanya sembari berlalu .
Selin membawa Dewi ke pantry dan menyuruhnya untuk membuatkan kopi untuk nya . meski merasa sebal , Dewi mengikutinya karena dia senior di kantor .
" Ini mbak kopinya . ”
” Thanks , duduk .. " Pintanya lalu menyeruput kopi tersebut .
” Ada apa ya mbak ? ”
" Kami teman saat bekerja di perusahaan lain dulu . ”
" Oya ? aku ingin tau apa kalian dekat ?? ”
" Lumayan .. ”
" Ceritakan apapun yang kamu tau tentang nya .. ”
" Untuk apa ? ”
” Aku hanya penasaran dengan dia , dia membuat bos begitu tergila-gila .apa spesialnya temanmu itu ? ”
” Dia hanya wanita biasa , dia baik dan ramah .. itu saja . ”
” Apa dia sangat cantik ? ”
” Dia cantik .. ”
" Yang aku tanyakan adalah menurut mu dia sangat cantik atau cantik aja ? ”
” Dia sangat cantik . ”
” Kalo dibanding dengan ku ? ”
” Maksud ni orang apa sih ? gak jelas banget ” batin Dewi .
” Gini ya mbak , cantik itu relatif .. kenapa Mbak tanya itu ? ”
” Ya aku gak habis pikir aja .. kenapa dia membuat bos tergila-gila kayak gitu . menurut ku dia biasa saja .. dia tidak **** .. mungkin dia pergi ke dukun untuk memikat bos . ”
Mendengar ucapan Selin yang merendahkan Yumna , Dewi tidak tahan .. dia mengambil air dari keran dan menyiram Selin .
" Apa-apaan lo ? ” Cecar Selin kesal .
” Tadi aku ragu menjawab pertanyaan mu .. dia lebih cantik darimu .. dan dia tidak pergi ke dukun hanya untuk membuat suaminya tergila-gila .. " Teriak Dewi kesal .
Selin beranjak dari duduknya dan segera menjambak rambut Dewi , begitu pula dengan Dewi yang ikut menjambak rambut Selin .. keduanya saling menyerang sembari berteriak ..
Kegaduhan itu terdengar , semua karyawan ikut mencari tau ada apa di pantry .
bukannya di pisahkan beberapa dari mereka malah mem video kan pertengkaran mereka .
20 menit kemudian , Dewi di pecat karena sudah melukai Selin . Selin mengatakan bahwa Dewi telah bersikap sebaliknya merendahkan Yumna .
Sementara dewi tidak bisa meyakinkan siapapun jika pernyataan selin itu tidak benar .
Hanya karena jabatan Dewi sangat rendah , mereka lebih membela Selin .
Tak terima di pecat , Dewi berlari menuju ruangan Dennis .
" Tok .. tok .. tok .. ”
Dewi masuk tanpa dipersilahkan Dennis .
" Tuan .. ”
Dennis heran melihat wanita itu yang datang dengan wajah yang semerawut .
" Kamu siapa ? " Tanyanya .
" Saya Dewi , karyawan anda .. saya . ”
belum sempat bicara, Selin menerobos masuk ke ruangan Dennis untuk mencegah Dewi .
” Tolong jangan dengarkan dia tuan .. saya berani sumpah .. dia yang telah merendahkan nona Yumna
. dia bilang dia temannya tapi dibelakang dia menjelekkan nona ... ” Kata Selin meyakinkan .
" Tunggu .. kalian ini sedang apa ? apa yang kalian lakukan .. dan kenapa kamu membahas istriku ?kalian menggunjingkan nya ? ”
" Justru sebaliknya tuan .. wanita ini yang telah merendahkan Yumna .. " Jelas Dewi kesal .
" Yumna ? dia istriku .. kamu panggil namanya seperti itu ? keluar !! ” Teriak Dennis kepada mereka .
” Pak sungguh tolong dengar penjelasan saya .. dia bilang istrimu pergi ke dukun untuk memikat mu .. dia yang telah merendahkan istrimu !! " Teriak Dewi .
” Keluar !!! " Teriak Dennis mulai marah .
Selin tersenyum melihat Dewi di bentak Dennis .
Sementara dewi menangis karena dia tidak bisa meyakinkan dennis , dia harus pasrah di pecat oleh HRD .
Dewi pergi ke ruangan nya dan bermaksud untuk membereskan barang-barang .
" Wi ...” Sapa Maya temannya .
” Kamu percaya gak sih may,.aku beneran gak bersalah .. aku cuman belain Yumna . Mbak selin yang salah .. tapi kenapa gak ada yang percaya sama aku. ”
" Kenapa mesti di ladenin sih wi .. Mbak Selin itu memang nyebelin .. ”
" Aku cuman kesel aja may .. bisa-bisanya dia bilang kalo Yumna itu pergi ke dukun untuk memikat bos kita . " Katanya sembari menangis .
" Tapi kamu dapat apa coba dari semua pembelaan kamu ini .. kamu malah di pecat .. ”
" Ya gak apa-apa .. mungkin udah nasib , aku lega aja udah nyiram dia pake air dan menjambak rambutnya . ”
" Kenapa sih kamu peduli banget , memang nona Yumna spesial buat kamu ? ”
” Dia lebih dari teman .. saat aku di tinggalkan suami , dialah yang perduli . Entah berapa macam masalah yang aku alami , dia tidak pernah lelah memberiku semangat . kamu tau may , Yumna selalu siap menolong meski aku sudah malu padanya. apalagi untuk masalah uang , dia tidak pernah membahas mengenai hutangku . ” Katanya sedih dan memasukkan barang ke dus .
Tiba-tiba Dennis mendengar percakapan mereka berdua . dia datang untuk memaki Dewi karena telah berani mengatakan yang tidak-tidak tentang Yumna . Saat Dewi pergi dari ruangan Dennis , Selin menambahkan cerita bohong menjelekkan Yumna .
" Pak Dennis ..” panggil Maya kaget .
” Jadi apa yang membuat mu marah kepada Selin ?? " Tanyanya .
” Dia bilang jika Yumna , maksud ku nona Yumna .. mendukuni anda pak . entah kenapa saya begitu kesal .. tapi sudahlah . Anda pun tidak percaya pada saya ..” Katanya putus asa .
Melihat wajah dewi yang pasrah membuat Dennis percaya jika memang Selin yang bersalah .
" Ikut ke ruangan ku . ” Pintanya sembari berlalu .