YUMNA

YUMNA
Episode 187



Dennis masih terbaring saat yumna sudah selesai mandi .


” Kamu gak ke kantor cepetan mandi ini jam berapa ? ”


” Sekali-kali berangkat siang kan gak apa-apa . ”


” Kamu tuh harus cari uang yang banyak .. inget . ”


” Lemes sayang . takut amat sih kalo aku gak pegang uang . ”


” Sebentar lagi aku mau lahiran . awas kalo kamu mau pake uangku . ”


” Kamu jadi overprotektif masalah uang . takut amat sih . ”


” Ah pokoknya cepetan bangun . kamu tuh mesti semangat .. ”


” 10 menit lagi .”


” Dasar kamu .. ya udah terserah . ”


” Sayang , kamu mau kemana ? ”


” Mau makan , laper .. ini udah jam berapa coba ?? ”


” **** banget sih kamu , sini aku pake in baju . ”


” Oh no .. yang ada kamu gak kuat lagi . ”


Yumna mengambil baju dan kembali ke kamar mandi . Dennis tidak habis pikir dengan Yumna yang masih malu memakai pakaian di depannya .


” Aku bahkan sudah melihat semua nya , tapi dia bersikap seolah baru menikah kemarin sore . ” Katanya tersenyum .


1 Jam sudah berlalu , Dennis pergi ke kantor bersama pak Danang.


Dalam perjalanan dia berpikir untuk menemui Paman Yumna .


Setibanya di kantor Paman , semua staf memperhatikan kedatangan Dennis yang terlihat seperti tak biasa bagi mereka.


” Tumben . ”


” Emang kenapa sih ? kalian kok nyinyir banget ? suka-suka dia .. ” Timpal salah satu dari mereka .


" Dia kan suami keponakan bos kita , sekaligus penolong perusahaan ini juga . ”


” Iya sih .. aneh aja .. tumben gitu . ”


" Ssst udah ah jangan di bahas .. nanti ada yang nyampein . urusan sama dia bakal repot . ”


Dennis dipersilahkan masuk ke ruangan Paman di antar sekertaris nya .


” Ada apa Nak ? tumben .. ” Kata paman heran .


” Langsung aja Paman .. kemaren istriku dilarikan ke rumah sakit , dia pingsan karena banyak pikiran . ”


” Apa ? memang Yumna mikirin apa ?? ”


” Sinta .. dia terus bersedih tentang apa yang menimpa sinta . ”


” Paman minta maaf Nak . ”


” Paman , apa aku boleh meminta tolong ?? bisa gak Paman menjaga kesehatan Yumna dengan enggak membuat Yumna stres . aku gak mau dia mengalami hal yang sama , dia harus sehat dan memikirkan bayi kami . Paman ngerti kan maksud ku ?? " Pinta Dennis sembari memandang wajah Paman .


” Iya .. tolong maafkan Paman karena sudah membuat istrimu mengalami banyak hal . ”


” Oke itu aja . aku pamit . terima kasih karena Paman mau memahami ini . ”


” Iya Nak tentu .. semua yang kamu lakukan tidak lain hanya untuk kebaikan Yumna . ”


” Kalau begitu aku permisi . ” Dennis pamit dan segera keluar dari ruangan .


Wajahnya yang sinis membuat semua orang mendelik .


Dia tidak menyapa balik semua orang yang menyapanya dengan ramah .


Dennis hanya berjalan tanpa menoleh kearah mereka .


" Hmmm untung tampan . apa semua orang yang ber-uang harus bersikap seperti itu ?? ”


” Semua karena uang .. uang, uang dan uang . ” Kata mereka sebal .


30 menit kemudian , Dennis sudah sampai di meja kerjanya . hari ini dia tampak fit .. wajahnya kembali tersenyum saat dia melihat Poto istrinya yang terpampang di dinding .


Tiba-tiba sekertaris nya mengetuk pintu dan masuk membawa beberapa berkas untuk nya .


” Permisi tuan .. ini file yang harus anda tanda tangani . ” Katanya sembari menyodorkan berkas tersebut .


" Taro aja disitu , nanti di tanda tangan . " Pintanya sembari terus memandang Poto Yumna .


Selin terdiam dan memutuskan untuk pergi .


" Baik tuan , jika sudah .. saya akan kesini lagi . ”


” Ya ..” Jawabnya singkat .


Selin meninggalkan ruangan dan pergi ke pantry untuk menyeduh kopi .


Dalam perjalanan ke pantry , dia melihat Dewi ( Teman Yumna saat bekerja di kantor Aditya ).


Selin pernah melihat dia duduk di kantin bersama istri bos nya .


” Hei .. siapa namamu ? ” Tanyanya sinis .


” Dewi , Mbak ..” Jawabnya sopan .


” Sibuk gak ?? sini-sini ikut ” Pintanya sembari berlalu .


Selin membawa Dewi ke pantry dan menyuruhnya untuk membuatkan kopi untuk nya . meski merasa sebal , Dewi mengikutinya karena dia senior di kantor .


" Ini mbak kopinya . ”


” Thanks , duduk .. " Pintanya lalu menyeruput kopi tersebut .


” Ada apa ya mbak ? ”


" Kami teman saat bekerja di perusahaan lain dulu . ”


" Oya ? aku ingin tau apa kalian dekat ?? ”


" Lumayan .. ”


" Ceritakan apapun yang kamu tau tentang nya .. ”


" Untuk apa ? ”


” Aku hanya penasaran dengan dia , dia membuat bos begitu tergila-gila .apa spesialnya temanmu itu ? ”


” Dia hanya wanita biasa , dia baik dan ramah .. itu saja . ”


” Apa dia sangat cantik ? ”


” Dia cantik .. ”


" Yang aku tanyakan adalah menurut mu dia sangat cantik atau cantik aja ? ”


” Dia sangat cantik . ”


” Kalo dibanding dengan ku ? ”


” Maksud ni orang apa sih ? gak jelas banget ” batin Dewi .


” Gini ya mbak , cantik itu relatif .. kenapa Mbak tanya itu ? ”


” Ya aku gak habis pikir aja .. kenapa dia membuat bos tergila-gila kayak gitu . menurut ku dia biasa saja .. dia tidak **** .. mungkin dia pergi ke dukun untuk memikat bos . ”


Mendengar ucapan Selin yang merendahkan Yumna , Dewi tidak tahan .. dia mengambil air dari keran dan menyiram Selin .


" Apa-apaan lo ? ” Cecar Selin kesal .


” Tadi aku ragu menjawab pertanyaan mu .. dia lebih cantik darimu .. dan dia tidak pergi ke dukun hanya untuk membuat suaminya tergila-gila .. " Teriak Dewi kesal .


Selin beranjak dari duduknya dan segera menjambak rambut Dewi , begitu pula dengan Dewi yang ikut menjambak rambut Selin .. keduanya saling menyerang sembari berteriak ..


Kegaduhan itu terdengar , semua karyawan ikut mencari tau ada apa di pantry .


bukannya di pisahkan beberapa dari mereka malah mem video kan pertengkaran mereka .


20 menit kemudian , Dewi di pecat karena sudah melukai Selin . Selin mengatakan bahwa Dewi telah bersikap sebaliknya merendahkan Yumna .


Sementara dewi tidak bisa meyakinkan siapapun jika pernyataan selin itu tidak benar .


Hanya karena jabatan Dewi sangat rendah , mereka lebih membela Selin .


Tak terima di pecat , Dewi berlari menuju ruangan Dennis .


" Tok .. tok .. tok .. ”


Dewi masuk tanpa dipersilahkan Dennis .


" Tuan .. ”


Dennis heran melihat wanita itu yang datang dengan wajah yang semerawut .


" Kamu siapa ? " Tanyanya .


" Saya Dewi , karyawan anda .. saya . ”


belum sempat bicara, Selin menerobos masuk ke ruangan Dennis untuk mencegah Dewi .


” Tolong jangan dengarkan dia tuan .. saya berani sumpah .. dia yang telah merendahkan nona Yumna


. dia bilang dia temannya tapi dibelakang dia menjelekkan nona ... ” Kata Selin meyakinkan .


" Tunggu .. kalian ini sedang apa ? apa yang kalian lakukan .. dan kenapa kamu membahas istriku ?kalian menggunjingkan nya ? ”


" Justru sebaliknya tuan .. wanita ini yang telah merendahkan Yumna .. " Jelas Dewi kesal .


" Yumna ? dia istriku .. kamu panggil namanya seperti itu ? keluar !! ” Teriak Dennis kepada mereka .


” Pak sungguh tolong dengar penjelasan saya .. dia bilang istrimu pergi ke dukun untuk memikat mu .. dia yang telah merendahkan istrimu !! " Teriak Dewi .


” Keluar !!! " Teriak Dennis mulai marah .


Selin tersenyum melihat Dewi di bentak Dennis .


Sementara dewi menangis karena dia tidak bisa meyakinkan dennis , dia harus pasrah di pecat oleh HRD .


Dewi pergi ke ruangan nya dan bermaksud untuk membereskan barang-barang .


" Wi ...” Sapa Maya temannya .


” Kamu percaya gak sih may,.aku beneran gak bersalah .. aku cuman belain Yumna . Mbak selin yang salah .. tapi kenapa gak ada yang percaya sama aku. ”


" Kenapa mesti di ladenin sih wi .. Mbak Selin itu memang nyebelin .. ”


" Aku cuman kesel aja may .. bisa-bisanya dia bilang kalo Yumna itu pergi ke dukun untuk memikat bos kita . " Katanya sembari menangis .


" Tapi kamu dapat apa coba dari semua pembelaan kamu ini .. kamu malah di pecat .. ”


" Ya gak apa-apa .. mungkin udah nasib , aku lega aja udah nyiram dia pake air dan menjambak rambutnya . ”


" Kenapa sih kamu peduli banget , memang nona Yumna spesial buat kamu ? ”


” Dia lebih dari teman .. saat aku di tinggalkan suami , dialah yang perduli . Entah berapa macam masalah yang aku alami , dia tidak pernah lelah memberiku semangat . kamu tau may , Yumna selalu siap menolong meski aku sudah malu padanya. apalagi untuk masalah uang , dia tidak pernah membahas mengenai hutangku . ” Katanya sedih dan memasukkan barang ke dus .


Tiba-tiba Dennis mendengar percakapan mereka berdua . dia datang untuk memaki Dewi karena telah berani mengatakan yang tidak-tidak tentang Yumna . Saat Dewi pergi dari ruangan Dennis , Selin menambahkan cerita bohong menjelekkan Yumna .


" Pak Dennis ..” panggil Maya kaget .


” Jadi apa yang membuat mu marah kepada Selin ?? " Tanyanya .


” Dia bilang jika Yumna , maksud ku nona Yumna .. mendukuni anda pak . entah kenapa saya begitu kesal .. tapi sudahlah . Anda pun tidak percaya pada saya ..” Katanya putus asa .


Melihat wajah dewi yang pasrah membuat Dennis percaya jika memang Selin yang bersalah .


" Ikut ke ruangan ku . ” Pintanya sembari berlalu .