
Setibanya di rumah , Dennis melepaskan tangan Yumna .
" Duduk .. Sebelum aku datang apa saja yang dia katakan ?"
" Kamu kenapa kayak gini ? Dia bisa mati .. Kalau dia mati kamu mau di penjara ? Kamu sadar enggak dengan apa yang kamu lakuin tadi ? "
" Pertanyaan jangan di jawab pertanyaan ..Aku tanya dia ngomong apa aja ? "
" Dia hanya menyampaikan kalau kamu mengancam orang tua nya untuk melepaskan aku ..Apa itu benar ? buat apa sih Nis .. Kita udah nikah , Apalagi ? " Tanyanya berkaca-kaca .
" Aku hanya mengingatkan saja ..Agar dia tidak melangkah lebih jauh lagi .Tapi sepertinya dia masih nekat menemui kamu .. Setelah itu apa lagi yang dia bilang , Kenapa dia menarikmu ke mobil ?"
Yumna bingung harus mengatakan apa kepada Dennis .
" Kamu mikirin apa ? mencari alasan buat melindungi dia ?"
" Mas Rendy meminta ku pergi dengannya ..Aku jujur sama kamu , Tapi jangan berbuat apa-apa kepada mereka ."
" Aku akan memenjarakan dia ,Dan menghancurkan perusahaan ayahnya ." Lontarnya sambil pergi menuju kamar .
" Kenapa kamu Mau penjara kan dia ..Dia sudah tidak sadarkan diri karenamu .." Lontar Yumna sedih .
" Dia Sudah mencoba menculik Isteri ku .."
" Jangan lakukan ..Aku mohon jangan di perpanjang ..Aku sudah memutuskan hubungan ku dengan nya ..Aku tidak akan menemuinya lagi Dennis .. Sungguh ." Lontar nya lagi .
" Kamu mungkin akan menepati janji mu , tapi tidak dengan dia ,Dia pasti menemuimu lagi ."
" Meski begitu sungguh aku akan menghindari nya ."
" Jangan memohon untuk nya ...Karena aku tidak akan melepaskan dia ."
Yumna mulai khawatir karena dia tau betul Dennis benar-benar marah .
Di kamar , Dennis keluar dari kamar mandi bersiap untuk tidur . Dia melihat Yumna sedang duduk di sudut ranjang .
" Jangan mencemaskan laki-laki itu ..Kamu tau gak Na ,Aku bisa tahan jika sikap kamu kayak gini ..Tapi aku tidak akan diam saja jika kamu membicarakan tentang laki-laki lain ..Aku tidak ikhlas ."
" Aku hanya memikirkan jika suamiku membuat hidup seseorang hancur hanya karena aku ..Aku sedih tidak bisa menghentikan suamiku ..Dia tetap melakukan nya meski aku memohon ."
" Aku ingin dia jera Yumna ."
" Biar aku yang melakukan nya ..Tapi jangan sentuh orang tua nya ..Jangan hancurkan mereka ."
" Kamu ingin aku berubah pikiran ?"
" Kamu masih manusia kan , sentuh hatimu sendiri ,Jika kamu ada dalam posisi dia apa yang kamu lakukan ?"
" Jangan ber- andai-andai ..Aku tidak akan pernah menjadi dia , Dia yang lemah ."
Yumna mengusap air matanya , Mendengar ucapan suaminya .
" Baiklah lakukan yang menurut mu puas ..Aku tidak akan mencampuri semua urusan mu. Sakiti lah semua orang hanya karena ego mu ."
" Yumna ."
" Apalagi yang belum kamu dapatkan ? Aku tidak ingin membahas ini .." Lontarnya sambil tidur membelakangi Dennis .
Yumna begitu kecewa pada Dennis ,Dia masih Keukeh untuk membuat Rendy bermasalah .
Keesokan harinya ,Seperti biasa Yumna dan Dennis sarapan bersama .
" Jangan menekuk wajah seperti itu ,Itu tidak akan membuat ku luluh . Kenapa kamu terus membelanya ? "
" Aku hanya tidak mau kamu membuat yang tidak-tidak .Apalagi sampe harus merugikan orang lain ."
" Aku yang banyak di rugikan disini ..Sayang , Kamu tidak perlu mengkhawatirkan apapun ."
" Aku hanya mau berhentilah bersikap seperti itu , Lagipula aku tidak pergi dengannya kan ? "
Di kantor , Yumna datang ke kantor membawa makan siang untuk Dennis .
" Maaf apa Mbak sudah membuat janji dengan pak Dennis ?" Tanya sekertaris nya kepada Yumna .
Yumna mulai kesal dengan nya .
" Telepon bos mu sekarang ,Apa isterinya harus membuat janji dengannya ."
" Apa ? "Sekertaris Dennis mulai mengenalinya .
" Perasaan di ruangan suamiku Photo ku terpampang di sana .."
" Oh Maaf nona ,Saya tidak mengenali anda .. Silahkan masuk Non ." Lontarnya sambil mengantar Yumna ke ruangan Dennis .
" Sial .. Kenapa aku tidak mengenalinya ..bukankan dia datang juga kemarin ." Gerutunya dalam hati .
" Tok tok tok Maaf pak ,Ada Isteri Anda disini ." Lontarnya .
" Oya ..Tumben sayang .."
Yumna memandangi Sekertaris Dennis dengan sinis dengan ujung matanya .
" Non saya permisi ." Lontarnya lalu pergi .
" Aku bawa makan siang untuk mu ."
" Aku juga membuat kue coklat untuk mu juga ..Aku suapin ya ."
" Tumben , Ada mau nya apa ya ."
" Ya udah kalo gak mau ..Tuh makan sendiri ." Yumna beranjak dari duduknya sambil menekuk wajahnya , Lalu Dennis menariknya membuat nya duduk dalam pangkuan .
" Gitu aja marah ."
" Lepas nanti ada yang datang ." Berontak nya .
" Biarin..Setiap hari aku ingat kamu terus sih .. Kangen pengen cepet-cepet pulang ."
" Gombal ..Udah makan sana ."
" Oke .. Kayaknya aku bakalan gendut deh kalo setiap hari di bawain makan siang kayak gini ."Lontar nya sambil menyendok nasi .
" Aku akan bikinin setiap hari kalo kamu mau ..Oya itu lukisan apa gak keterlaluan di simpan di ruangan mu ? Terlihat kayaknya kamu kecintaan banget deh sama Aku ."
" Biarin ."
" Gak malu apa sama klien ?"
" Biarin ..Itu lukisan bersejarah ."
" Itu kan lukisan waktu kamu SMA ,Waktu kamu terus menolak ku .. Gara-gara pria seperti si Raka itu ."
" Kalo aku jadi kamu sih bakal aku lupain aja , ngapain cinta sama orang yang gak cinta sama kita ."
" Ngomong sana sama tembok ."
" Dih , Emang iya kok kamu tuh hidup kayak gak ada wanita lain ."
" Tapi akhirnya aku dapetin kamu kan ."
" Iya caranya itu lho ..mau di bahas lagi ?"
" Kamu nih .. "
" Mas sayangku ,Suamiku ..Ayo kita hidup damai .. Jangan mengganggu orang lain ya ."
" Kamu ngomong soal si Rendy lagi ? Tuh kan kamu ada mau nya ."
" Aku janji deh bakalan jadi isteri yang baik .. Jangan mengotori tangan mu untuk hal yang enggak-enggak , Apalagi menyakiti orang lain ."
" Terus kalo si brengsek itu melakukan hal yang sama lagi gimana ? Untung aku datang tepat waktu ..Kalo enggak ,Mungkin kamu udah di bawa kabur ."
" Gak mungkinlah , kan ada Aditya dan Raka kemarin ."
" Huh kesel aku liat adegan kemarin mereka semua memegang tangan mu , apa-apaan coba ..Kamu reunian ya ngumpulin mereka , Orang-orang yang pernah cinta mati sama kamu ."
" Dih cemburu .."
" Jangan di bahas sebel ."
Yumna tersenyum mendengar ocehan suaminya .
" Di pikir-pikir iya juga ya 3 Orang pria itu memang ."
" Berisik ..Kamu tadi bikin aku senang , Sekarang malah gini ."
" Iya .. Ngomong-ngomong Sekertaris mu baru ya ?"
" Kok tau ?"
" Tau lah , Gila seksi banget .Rok nya aja berapa centi doang .."
" Dih.. Sekertaris kan memang udah bawaan gitu ."
" Jilbab in sana ..sayang auratnya kemana-mana..Atau jangan-jangan ini ulah kamu suruh dia berpakaian kayak gitu ."
" Oh ada yang panas dingin nih kayaknya ."
" Ngapain panas dingin segala , biasa aja .Aku tuh kesel sama dia kemarin aku kesini disuruh buat janji dulu sama kamu ..Gak liat lukisan aku Segede gitu apa,Bukan sombong sih ,Sebel aja ."
" Hahaha kamu keberatan dia gak ngenalin kamu ?"
" Ih bukan gitu ."
" Terus ?" Tanyanya sambil mendekati wajahnya ,Membuat Yumna semakin terpojok .
" Udahlah aku mau pulang , ngomong sama kamu malah pusing ."
" Buru-buru amat ."
" Lanjutin kerjanya ..Nanti kamu pulang aku tidur duluan ya ."
" Kok gitu ."
" Akhir-akhir ini aku capek banget ."
" Kamu kerja apa ? Perasaan aku yang kerja , kok kamu yang capek ."
" Iya-iya aku pengangguran deh ..Tapi Sayang ..please lupain ya usaha kamu itu untuk Rendy ."