YUMNA

YUMNA
Episode 67



Setibanya di rumah , Dennis melepaskan tangan Yumna .


" Duduk .. Sebelum aku datang apa saja yang dia katakan ?"


" Kamu kenapa kayak gini ? Dia bisa mati .. Kalau dia mati kamu mau di penjara ? Kamu sadar enggak dengan apa yang kamu lakuin tadi ? "


" Pertanyaan jangan di jawab pertanyaan ..Aku tanya dia ngomong apa aja ? "


" Dia hanya menyampaikan kalau kamu mengancam orang tua nya untuk melepaskan aku ..Apa itu benar ? buat apa sih Nis .. Kita udah nikah , Apalagi ? " Tanyanya berkaca-kaca .


" Aku hanya mengingatkan saja ..Agar dia tidak melangkah lebih jauh lagi .Tapi sepertinya dia masih nekat menemui kamu .. Setelah itu apa lagi yang dia bilang , Kenapa dia menarikmu ke mobil ?"


Yumna bingung harus mengatakan apa kepada Dennis .


" Kamu mikirin apa ? mencari alasan buat melindungi dia ?"


" Mas Rendy meminta ku pergi dengannya ..Aku jujur sama kamu , Tapi jangan berbuat apa-apa kepada mereka ."


" Aku akan memenjarakan dia ,Dan menghancurkan perusahaan ayahnya ." Lontarnya sambil pergi menuju kamar .


" Kenapa kamu Mau penjara kan dia ..Dia sudah tidak sadarkan diri karenamu .." Lontar Yumna sedih .


" Dia Sudah mencoba menculik Isteri ku .."


" Jangan lakukan ..Aku mohon jangan di perpanjang ..Aku sudah memutuskan hubungan ku dengan nya ..Aku tidak akan menemuinya lagi Dennis .. Sungguh ." Lontar nya lagi .


" Kamu mungkin akan menepati janji mu , tapi tidak dengan dia ,Dia pasti menemuimu lagi ."


" Meski begitu sungguh aku akan menghindari nya ."


" Jangan memohon untuk nya ...Karena aku tidak akan melepaskan dia ."


Yumna mulai khawatir karena dia tau betul Dennis benar-benar marah .


Di kamar , Dennis keluar dari kamar mandi bersiap untuk tidur . Dia melihat Yumna sedang duduk di sudut ranjang .


" Jangan mencemaskan laki-laki itu ..Kamu tau gak Na ,Aku bisa tahan jika sikap kamu kayak gini ..Tapi aku tidak akan diam saja jika kamu membicarakan tentang laki-laki lain ..Aku tidak ikhlas ."


" Aku hanya memikirkan jika suamiku membuat hidup seseorang hancur hanya karena aku ..Aku sedih tidak bisa menghentikan suamiku ..Dia tetap melakukan nya meski aku memohon ."


" Aku ingin dia jera Yumna ."


" Biar aku yang melakukan nya ..Tapi jangan sentuh orang tua nya ..Jangan hancurkan mereka ."


" Kamu ingin aku berubah pikiran ?"


" Kamu masih manusia kan , sentuh hatimu sendiri ,Jika kamu ada dalam posisi dia apa yang kamu lakukan ?"


" Jangan ber- andai-andai ..Aku tidak akan pernah menjadi dia , Dia yang lemah ."


Yumna mengusap air matanya , Mendengar ucapan suaminya .


" Baiklah lakukan yang menurut mu puas ..Aku tidak akan mencampuri semua urusan mu. Sakiti lah semua orang hanya karena ego mu ."


" Yumna ."


" Apalagi yang belum kamu dapatkan ? Aku tidak ingin membahas ini .." Lontarnya sambil tidur membelakangi Dennis .


Yumna begitu kecewa pada Dennis ,Dia masih Keukeh untuk membuat Rendy bermasalah .


Keesokan harinya ,Seperti biasa Yumna dan Dennis sarapan bersama .


" Jangan menekuk wajah seperti itu ,Itu tidak akan membuat ku luluh . Kenapa kamu terus membelanya ? "


" Aku hanya tidak mau kamu membuat yang tidak-tidak .Apalagi sampe harus merugikan orang lain ."


" Aku yang banyak di rugikan disini ..Sayang , Kamu tidak perlu mengkhawatirkan apapun ."


" Aku hanya mau berhentilah bersikap seperti itu , Lagipula aku tidak pergi dengannya kan ? "


Di kantor , Yumna datang ke kantor membawa makan siang untuk Dennis .


" Maaf apa Mbak sudah membuat janji dengan pak Dennis ?" Tanya sekertaris nya kepada Yumna .


Yumna mulai kesal dengan nya .


" Telepon bos mu sekarang ,Apa isterinya harus membuat janji dengannya ."


" Apa ? "Sekertaris Dennis mulai mengenalinya .


" Perasaan di ruangan suamiku Photo ku terpampang di sana .."


" Oh Maaf nona ,Saya tidak mengenali anda .. Silahkan masuk Non ." Lontarnya sambil mengantar Yumna ke ruangan Dennis .


" Sial .. Kenapa aku tidak mengenalinya ..bukankan dia datang juga kemarin ." Gerutunya dalam hati .


" Tok tok tok Maaf pak ,Ada Isteri Anda disini ." Lontarnya .


" Oya ..Tumben sayang .."


Yumna memandangi Sekertaris Dennis dengan sinis dengan ujung matanya .


" Non saya permisi ." Lontarnya lalu pergi .


" Aku bawa makan siang untuk mu ."


" Aku juga membuat kue coklat untuk mu juga ..Aku suapin ya ."


" Tumben , Ada mau nya apa ya ."


" Ya udah kalo gak mau ..Tuh makan sendiri ." Yumna beranjak dari duduknya sambil menekuk wajahnya , Lalu Dennis menariknya membuat nya duduk dalam pangkuan .


" Gitu aja marah ."


" Lepas nanti ada yang datang ." Berontak nya .


" Biarin..Setiap hari aku ingat kamu terus sih .. Kangen pengen cepet-cepet pulang ."


" Gombal ..Udah makan sana ."


" Oke .. Kayaknya aku bakalan gendut deh kalo setiap hari di bawain makan siang kayak gini ."Lontar nya sambil menyendok nasi .


" Aku akan bikinin setiap hari kalo kamu mau ..Oya itu lukisan apa gak keterlaluan di simpan di ruangan mu ? Terlihat kayaknya kamu kecintaan banget deh sama Aku ."


" Biarin ."


" Gak malu apa sama klien ?"


" Biarin ..Itu lukisan bersejarah ."


" Itu kan lukisan waktu kamu SMA ,Waktu kamu terus menolak ku .. Gara-gara pria seperti si Raka itu ."


" Kalo aku jadi kamu sih bakal aku lupain aja , ngapain cinta sama orang yang gak cinta sama kita ."


" Ngomong sana sama tembok ."


" Dih , Emang iya kok kamu tuh hidup kayak gak ada wanita lain ."


" Tapi akhirnya aku dapetin kamu kan ."


" Iya caranya itu lho ..mau di bahas lagi ?"


" Kamu nih .. "


" Mas sayangku ,Suamiku ..Ayo kita hidup damai .. Jangan mengganggu orang lain ya ."


" Kamu ngomong soal si Rendy lagi ? Tuh kan kamu ada mau nya ."


" Aku janji deh bakalan jadi isteri yang baik .. Jangan mengotori tangan mu untuk hal yang enggak-enggak , Apalagi menyakiti orang lain ."


" Terus kalo si brengsek itu melakukan hal yang sama lagi gimana ? Untung aku datang tepat waktu ..Kalo enggak ,Mungkin kamu udah di bawa kabur ."


" Gak mungkinlah , kan ada Aditya dan Raka kemarin ."


" Huh kesel aku liat adegan kemarin mereka semua memegang tangan mu , apa-apaan coba ..Kamu reunian ya ngumpulin mereka , Orang-orang yang pernah cinta mati sama kamu ."


" Dih cemburu .."


" Jangan di bahas sebel ."


Yumna tersenyum mendengar ocehan suaminya .


" Di pikir-pikir iya juga ya 3 Orang pria itu memang ."


" Berisik ..Kamu tadi bikin aku senang , Sekarang malah gini ."


" Iya .. Ngomong-ngomong Sekertaris mu baru ya ?"


" Kok tau ?"


" Tau lah , Gila seksi banget .Rok nya aja berapa centi doang .."


" Dih.. Sekertaris kan memang udah bawaan gitu ."


" Jilbab in sana ..sayang auratnya kemana-mana..Atau jangan-jangan ini ulah kamu suruh dia berpakaian kayak gitu ."


" Oh ada yang panas dingin nih kayaknya ."


" Ngapain panas dingin segala , biasa aja .Aku tuh kesel sama dia kemarin aku kesini disuruh buat janji dulu sama kamu ..Gak liat lukisan aku Segede gitu apa,Bukan sombong sih ,Sebel aja ."


" Hahaha kamu keberatan dia gak ngenalin kamu ?"


" Ih bukan gitu ."


" Terus ?" Tanyanya sambil mendekati wajahnya ,Membuat Yumna semakin terpojok .


" Udahlah aku mau pulang , ngomong sama kamu malah pusing ."


" Buru-buru amat ."


" Lanjutin kerjanya ..Nanti kamu pulang aku tidur duluan ya ."


" Kok gitu ."


" Akhir-akhir ini aku capek banget ."


" Kamu kerja apa ? Perasaan aku yang kerja , kok kamu yang capek ."


" Iya-iya aku pengangguran deh ..Tapi Sayang ..please lupain ya usaha kamu itu untuk Rendy ."