
Yumna dan Dennis pergi makan malam di rumah kedua orang tua Dennis .
Dalam perjalanan Dennis tak pernah mengalihkan pandangan nya dari Yumna .
" Apa make up ku tebal ? perasaan , Aku make up biasa deh ..dari tadi liatin terus ..Atau ada yang salah , Apa warna lipstik ku terlalu merah atau halis ku berantakan ?"
" Tidak ada yang salah sayang ..Aku tuh jatuh cinta sama kamu kok gak berkurang ya ? Nambah terus deh kayaknya ."
" Gombal .."
" Apa kayak gini ya perasaan mereka ke kamu ?"
" Mereka siapa ?"
" 3 laki-laki yang reuni kemaren . Tersiksa nya tidak dapat memilikimu ..Saingan dengan ku ya kalah lah ."
" Kamu kalo kayak gitu ingat dulu kamu hilang ingatan deh , Nyebelin banget ."
" Nyebelin gimana ? "
" Masa gak ingat . Kamu ngatain rumah nenek jelek , barang-barang nya kuno , dan yang bikin aku sebel tuh 1 , Kamu menaruh Poto ku di kamar mandi mu ..Apa maksudnya coba jelasin ."
" Hahahaha maksudnya bukan gitu sayang ..Aku menaruh poto mu di dinding dekat kamar mandi bukan di dalam nya ..Abis waktu itu aku tergila-gila banget deh sama kamu sampe kamarku penuh dengan Poto mu ."
" Lebay ."
" Lebay .. Perasaan ku dalam 10 tahun ini , Kamu baru menerimanya kemaren- Kemaren . Nyesek gak tuh ."
" Wah kamu menderita ya ..Siapa suruh gak percaya sama aku ,cuman makan malam sama Aditya gak nyampe sejam dibilang selingkuh ..gemes aku sama kamu ."
" Lagian main pegang tangan ..siapa yang gak mikir aneh-aneh coba ."
" Dasar ..Udah sampe aja di depan rumah Paman ."
" Kok paman ? Ayah ..Kamu lupa ya mereka mertua mu ."
" Lupa lah ,semua serba mendadak .Kamu nikahin aku aja terpaksa ."
" Kok terpaksa sih Sayang ."
" Iya lah kamu kan ngebet banget pengen nikah sama Sinta .Lupa ?."
" Ya kan aku jadinya nikah sama kamu ."
" Sampe sekarang Aku gak ngerti sama kamu Mas , kenapa sih kamu pengen Nikah sama Sinta ? Apa buat nyakitin aku ..Kamu mau panas-panas in aku ya ngaku kamu ??"
" Siapa bilang ?"
" Aku perlu jawaban kamu , Kamu pernah suka sama Sinta ?"
" Suka gimana ,, ketemu aja gak pernah ."
" Terus kenapa kamu mau nikahin Sinta waktu itu ?"
" Udah dong sayang ,Kita gak kelar-kelar nih dari tadi ngebahas ini ..Ayo masuk ."
" Nanti pulang aku harus dapat jawaban nya .."
" Bu ." Panggil Dennis sambil memegang tangan Yumna menuju ruang tengah .
" Sayang ..wah pengantin baru kita sudah sampai ..Ayo sayang duduk ."
" Dimana Ayah ?"
" Ayah disini ." Lontarnya mendekati Yumna .
Yumna mencium tangan ayah mertuanya .
" Paman ."
" Di bilang tadi ..lupa Mulu sih ..Ayah ." Kata Dennis kesal .
" Iya ..Ayah ." Lontar Yumna pelan .
" Duduk Na ." Suruh Ayah .
" Bi .. Makanannya udah siap belum ? "
" Sebentar lagi Nyonya ." Jawab bibi sambil menata hidangan .
" Sayang gimana setelah menikah ? kalian bahagia kan ? " Tanya ibu kepada Yumna .
" Kok nanya gitu Bu , Yumna gak bisa jawabnya lah ,Iya kan Na .mengingat Bagaimana mereka menikah ." jelas Ayah .
" Ih ayah gak tau aja ya Nis .. Dennis sudah menaklukkan Yumna tau .."
" Menaklukkan bagaiman ?"
" Ah udah jangan tanya Mulu ..Oya Nis ikut ibu sebentar ." Ibu dan Dennis pergi ke dapur . Sementara Yumna duduk bersama Ayah Dennis .
" Yumna , Ayah ingin sekali menjadikan mu menantu dari dulu , sebelum Dennis menyakiti kamu Nak , Sekarang semuanya terkabul di saat Dennis sudah menjadi Pria yang masih menyebalkan ..maafkan putra Ayah ya , kalo dia nyakitin kamu lagi ..Jangan segan untuk mencubit nya ."
" Iya Paman ..eh Ayah ."
" Apa Dennis menekan kamu lagi ? Kamu bahkan tidak bisa bercerai dengan nya ."
" Ayah tau itu ? "
" Dennis mengatakan nya pada Ayah ."
" Dia melakukan ini padaku apa ayah tau apa alasannya ?"
" Tentu saja karena dia tidak bisa berpaling dari kamu ."
" Tapi awalnya dia akan menikahi sepupuku kan , Sedangkan pernikahan aku dengan nya hanya kebetulan karena sepupuku kabur ?"
" Kenapa Yumna tidak menanyakan langsung kepada Dennis ?"
" Dia tidak pernah menjawab..Dia hanya bilang dia masih mencintaiku .Aneh rasanya kalo dipikir ..Dia mencintaiku tapi dia bersikukuh ingin menikahi gadis lain ."
" Siasat ? Maksud Ayah ?
" Sudahlah . Jangan di bahas ..Ngomong-ngomong kemana perginya anak dan ibunya itu ?" Tanya Ayah .
Di ruang tengah .
*
*
" Gimana Yumna sudah telat belum ?"
" Telat gimana Bu , Ibu kayaknya seneng banget deh ?"
" Seneng lah ..Ayo dong Nis ,Ibu pengen cucu ."
" Sabar , Yumna masih belum sepenuh hati kepada ku .. Kemarin aku menggaulinya juga karena titik titik ."
" Apa titik-titik ? "
" Ibu tau lah .."
" Emang kamu enggak Pepet terus ? "
" Ibu ih ngomong nya gitu ..Tenang aja pasti kok dia hamil ..Tapi nanti ."
" Jangan lama-lama ..Usia kalian sudah cukup buat punya anak 2 ."
" Proses nya lama Bu ..sabar ."
" Ah kamu Nis , nanti-nanti Mulu ."Gerutunya sambil menuju meja makan .
" Dari mana saja ..Kalian meeting berdua ." Celetuk Ayah kepada istri dan anaknya yang baru tiba di meja makan .
" Kepo ih Ayah ."
" Ya udah yuk makan . Yumna mau makan ini ya ."
Lontar Ibu sembari menuang Tumis tauge .
" Makasih bu ."
" Tauge bagus buat kesuburan ..Kamu harus memakannya ya ..Ibu sengaja membuat ini ."
" Mereka baru menikah .. Kenapa ibu bersikap seperti itu ." Omel ayah .
" Ya wajar dong emang salah ? "
" Bu .."Ayah melototi nya.
" Gak apa-apa kok Yah , Yumna doyan kok .." Belanya .
1Jam berlalu Yumna dam Dennis pamit pulang .
" Kalian gak tidur disini aja sih , Ibu kangen tau ."
" Ibu kan bisa datang ke rumah ..Kayak jauh aja ."
" Biasa , ibumu kan lebay Nis ." Celetuk Ayah lagi .
" Ya udah kita pamit ya Bu , Yah ."
" Sebentar ..Ini Susu buat Yumna , di minum 1x satu hari ya ."
" Susu Apa Bu ? "
" Susu buat cepat hamil sayang ."
Yumna meringis saat mendengar perkataan ibu mertuanya . Sementara Ayah mencubit kecil pinggang isteri nya itu .
" Iya Makasih ya Bu ..Yumna pasti minum ."
" Oke ..Ibu tunggu kabar baiknya ya ." Celotehnya membuat Yumna canggung .
" Dennis cepat bawa isteri mu pulang , Ibumu semakin hilang akal ."
" Ya udah aku pamit .." Dennis dan Yumna mencium tangan mereka . Ketika Dennis memeluk ibunya ,Ibu membisikkan sesuatu padanya .
" Bekerja keraslah Nak ." Bisiknya pelan tapi Ayah dan Yumna mendengarnya .Yumna semakin canggung seolah dia paham apa yang ibu mertua nya katakan .
" Dah .. Hati-hati ya ."
" Assalamualaikum ."
" Waalaikum salam ."
Dennis dan Yumna pun masuk mobil lalu pergi .
" Apa yang ibu lakukan , Yumna jadi malu tadi .. Kenapa sih ngebahas kehamilan ?" Lontar Ayah .
"Apa sih Yah mulai deh ngomel ."
" Bu mereka itu menikah terpaksa .. bagaimana mereka akan memikirkan anak . Ibu lupa bagaimana cara anakmu mendapatkan Yumna ..Gemes deh ayah dari tadi ."
" Yeh ayah sih gak tau ..Siapa bilang buktinya Dennis sudah memberikan nafkah lahir dan batin pada Yumna ."
" Maksud ibu ? " Ayah kaget dengan perkataan ibu .
" Mereka sudah melakukan nya ."
" Ayah tau pasti Dennis yang maksa kan ?"
" Maksa atau enggak emang kenapa ? itu hak Dennis ..Yumna kan isterinya . udah ah ngomong sama ayah bikin darah tinggi." Lontar ibu sambil masuk ke dalam .
" Jadi benar Bu Dennis memaksa Yumna lagi ? Bu..Jawab dulu ." Ayah mulai geram .