YUMNA

YUMNA
Episode 68



Yumna dan Dennis pergi makan malam di rumah kedua orang tua Dennis .


Dalam perjalanan Dennis tak pernah mengalihkan pandangan nya dari Yumna .


" Apa make up ku tebal ? perasaan , Aku make up biasa deh ..dari tadi liatin terus ..Atau ada yang salah , Apa warna lipstik ku terlalu merah atau halis ku berantakan ?"


" Tidak ada yang salah sayang ..Aku tuh jatuh cinta sama kamu kok gak berkurang ya ? Nambah terus deh kayaknya ."


" Gombal .."


" Apa kayak gini ya perasaan mereka ke kamu ?"


" Mereka siapa ?"


" 3 laki-laki yang reuni kemaren . Tersiksa nya tidak dapat memilikimu ..Saingan dengan ku ya kalah lah ."


" Kamu kalo kayak gitu ingat dulu kamu hilang ingatan deh , Nyebelin banget ."


" Nyebelin gimana ? "


" Masa gak ingat . Kamu ngatain rumah nenek jelek , barang-barang nya kuno , dan yang bikin aku sebel tuh 1 , Kamu menaruh Poto ku di kamar mandi mu ..Apa maksudnya coba jelasin ."


" Hahahaha maksudnya bukan gitu sayang ..Aku menaruh poto mu di dinding dekat kamar mandi bukan di dalam nya ..Abis waktu itu aku tergila-gila banget deh sama kamu sampe kamarku penuh dengan Poto mu ."


" Lebay ."


" Lebay .. Perasaan ku dalam 10 tahun ini , Kamu baru menerimanya kemaren- Kemaren . Nyesek gak tuh ."


" Wah kamu menderita ya ..Siapa suruh gak percaya sama aku ,cuman makan malam sama Aditya gak nyampe sejam dibilang selingkuh ..gemes aku sama kamu ."


" Lagian main pegang tangan ..siapa yang gak mikir aneh-aneh coba ."


" Dasar ..Udah sampe aja di depan rumah Paman ."


" Kok paman ? Ayah ..Kamu lupa ya mereka mertua mu ."


" Lupa lah ,semua serba mendadak .Kamu nikahin aku aja terpaksa ."


" Kok terpaksa sih Sayang ."


" Iya lah kamu kan ngebet banget pengen nikah sama Sinta .Lupa ?."


" Ya kan aku jadinya nikah sama kamu ."


" Sampe sekarang Aku gak ngerti sama kamu Mas , kenapa sih kamu pengen Nikah sama Sinta ? Apa buat nyakitin aku ..Kamu mau panas-panas in aku ya ngaku kamu ??"


" Siapa bilang ?"


" Aku perlu jawaban kamu , Kamu pernah suka sama Sinta ?"


" Suka gimana ,, ketemu aja gak pernah ."


" Terus kenapa kamu mau nikahin Sinta waktu itu ?"


" Udah dong sayang ,Kita gak kelar-kelar nih dari tadi ngebahas ini ..Ayo masuk ."


" Nanti pulang aku harus dapat jawaban nya .."


" Bu ." Panggil Dennis sambil memegang tangan Yumna menuju ruang tengah .


" Sayang ..wah pengantin baru kita sudah sampai ..Ayo sayang duduk ."


" Dimana Ayah ?"


" Ayah disini ." Lontarnya mendekati Yumna .


Yumna mencium tangan ayah mertuanya .


" Paman ."


" Di bilang tadi ..lupa Mulu sih ..Ayah ." Kata Dennis kesal .


" Iya ..Ayah ." Lontar Yumna pelan .


" Duduk Na ." Suruh Ayah .


" Bi .. Makanannya udah siap belum ? "


" Sebentar lagi Nyonya ." Jawab bibi sambil menata hidangan .


" Sayang gimana setelah menikah ? kalian bahagia kan ? " Tanya ibu kepada Yumna .


" Kok nanya gitu Bu , Yumna gak bisa jawabnya lah ,Iya kan Na .mengingat Bagaimana mereka menikah ." jelas Ayah .


" Ih ayah gak tau aja ya Nis .. Dennis sudah menaklukkan Yumna tau .."


" Menaklukkan bagaiman ?"


" Ah udah jangan tanya Mulu ..Oya Nis ikut ibu sebentar ." Ibu dan Dennis pergi ke dapur . Sementara Yumna duduk bersama Ayah Dennis .


" Yumna , Ayah ingin sekali menjadikan mu menantu dari dulu , sebelum Dennis menyakiti kamu Nak , Sekarang semuanya terkabul di saat Dennis sudah menjadi Pria yang masih menyebalkan ..maafkan putra Ayah ya , kalo dia nyakitin kamu lagi ..Jangan segan untuk mencubit nya ."


" Iya Paman ..eh Ayah ."


" Apa Dennis menekan kamu lagi ? Kamu bahkan tidak bisa bercerai dengan nya ."


" Ayah tau itu ? "


" Dennis mengatakan nya pada Ayah ."


" Dia melakukan ini padaku apa ayah tau apa alasannya ?"


" Tentu saja karena dia tidak bisa berpaling dari kamu ."


" Tapi awalnya dia akan menikahi sepupuku kan , Sedangkan pernikahan aku dengan nya hanya kebetulan karena sepupuku kabur ?"


" Kenapa Yumna tidak menanyakan langsung kepada Dennis ?"


" Dia tidak pernah menjawab..Dia hanya bilang dia masih mencintaiku .Aneh rasanya kalo dipikir ..Dia mencintaiku tapi dia bersikukuh ingin menikahi gadis lain ."


" Siasat ? Maksud Ayah ?


" Sudahlah . Jangan di bahas ..Ngomong-ngomong kemana perginya anak dan ibunya itu ?" Tanya Ayah .


Di ruang tengah .


*


*


" Gimana Yumna sudah telat belum ?"


" Telat gimana Bu , Ibu kayaknya seneng banget deh ?"


" Seneng lah ..Ayo dong Nis ,Ibu pengen cucu ."


" Sabar , Yumna masih belum sepenuh hati kepada ku .. Kemarin aku menggaulinya juga karena titik titik ."


" Apa titik-titik ? "


" Ibu tau lah .."


" Emang kamu enggak Pepet terus ? "


" Ibu ih ngomong nya gitu ..Tenang aja pasti kok dia hamil ..Tapi nanti ."


" Jangan lama-lama ..Usia kalian sudah cukup buat punya anak 2 ."


" Proses nya lama Bu ..sabar ."


" Ah kamu Nis , nanti-nanti Mulu ."Gerutunya sambil menuju meja makan .


" Dari mana saja ..Kalian meeting berdua ." Celetuk Ayah kepada istri dan anaknya yang baru tiba di meja makan .


" Kepo ih Ayah ."


" Ya udah yuk makan . Yumna mau makan ini ya ."


Lontar Ibu sembari menuang Tumis tauge .


" Makasih bu ."


" Tauge bagus buat kesuburan ..Kamu harus memakannya ya ..Ibu sengaja membuat ini ."


" Mereka baru menikah .. Kenapa ibu bersikap seperti itu ." Omel ayah .


" Ya wajar dong emang salah ? "


" Bu .."Ayah melototi nya.


" Gak apa-apa kok Yah , Yumna doyan kok .." Belanya .


1Jam berlalu Yumna dam Dennis pamit pulang .


" Kalian gak tidur disini aja sih , Ibu kangen tau ."


" Ibu kan bisa datang ke rumah ..Kayak jauh aja ."


" Biasa , ibumu kan lebay Nis ." Celetuk Ayah lagi .


" Ya udah kita pamit ya Bu , Yah ."


" Sebentar ..Ini Susu buat Yumna , di minum 1x satu hari ya ."


" Susu Apa Bu ? "


" Susu buat cepat hamil sayang ."


Yumna meringis saat mendengar perkataan ibu mertuanya . Sementara Ayah mencubit kecil pinggang isteri nya itu .


" Iya Makasih ya Bu ..Yumna pasti minum ."


" Oke ..Ibu tunggu kabar baiknya ya ." Celotehnya membuat Yumna canggung .


" Dennis cepat bawa isteri mu pulang , Ibumu semakin hilang akal ."


" Ya udah aku pamit .." Dennis dan Yumna mencium tangan mereka . Ketika Dennis memeluk ibunya ,Ibu membisikkan sesuatu padanya .


" Bekerja keraslah Nak ." Bisiknya pelan tapi Ayah dan Yumna mendengarnya .Yumna semakin canggung seolah dia paham apa yang ibu mertua nya katakan .


" Dah .. Hati-hati ya ."


" Assalamualaikum ."


" Waalaikum salam ."


Dennis dan Yumna pun masuk mobil lalu pergi .


" Apa yang ibu lakukan , Yumna jadi malu tadi .. Kenapa sih ngebahas kehamilan ?" Lontar Ayah .


"Apa sih Yah mulai deh ngomel ."


" Bu mereka itu menikah terpaksa .. bagaimana mereka akan memikirkan anak . Ibu lupa bagaimana cara anakmu mendapatkan Yumna ..Gemes deh ayah dari tadi ."


" Yeh ayah sih gak tau ..Siapa bilang buktinya Dennis sudah memberikan nafkah lahir dan batin pada Yumna ."


" Maksud ibu ? " Ayah kaget dengan perkataan ibu .


" Mereka sudah melakukan nya ."


" Ayah tau pasti Dennis yang maksa kan ?"


" Maksa atau enggak emang kenapa ? itu hak Dennis ..Yumna kan isterinya . udah ah ngomong sama ayah bikin darah tinggi." Lontar ibu sambil masuk ke dalam .


" Jadi benar Bu Dennis memaksa Yumna lagi ? Bu..Jawab dulu ." Ayah mulai geram .