YUMNA

YUMNA
Episode 184



Yumna menyiapkan makan malam untuk suaminya , setelah semua sudah siap , Yumna duduk sembari celingukan mencari Dennis yang tak kunjung keluar dari kamar.


” Kok mas Dennis gak keluar-keluar kamar ya . ” Lontarnya lalu beranjak dan pergi menemui sang suami .


” Sayang . ” Panggilnya sembari membuka pintu kamar .


Didapatinya sedang tiduran di ranjang .


” Mas kok tiduran , kamu gak laper ? ayo makan . aku udah siapin makan malam . ” Katanya seraya mendekati .


” Aku gak laper , kamu aja makan gih . ”


” Lho kok .. masa aku makan sendiri sih . mana enak .. ayo bangun . ” Pintanya manja .


” Enggak sayang .. aku beneran gak laper . ”


” Kamu masih kesel sama aku soal tadi siang ? “


” Enggak biasa aja . “


“ Ya udah kalo kamu gak laper , aku makan sendiri aja . “ Katanya lalu kembali beranjak meninggalkan suaminya .


Dennis menatap kepergian istrinya dengan kesal .


” Dasar . suami ngambek bukannya di rayu . malah pergi gak peka banget . dia itu gak punya perasaan banget sih . ” Gerutunya sembari melempar bantal ke lantai .


Sementara itu Yumna menikmati makan malamnya sendirian . dia tidak curiga kalo suaminya berbohong .


Tiba-tiba bibi menghampiri


” Kok sendiri non ? ”


” Mas Dennis gak laper katanya bi . ”


” Oh . ”


” Ya udah sini bibi temenin .. duduk . ” Pinta Yumna .


" Ah jangan non . gak enak .. ”


” Gak apa-apa .. daripada aku makan sendiri . ”


Bibi pun duduk sembari celingukan mencari keberadaan Dennis .


" Apa gak apa-apa kalo bibi duduk disini ? ”


” Gak apa-apa . gak ada yang larang kok .. ”


” Bibi gak enak aja . ”


” Ah bibi .. udah situ ambil piring nya . maafin mas Dennis ya bi kalo dia suka keterlaluan .. tapi sebenarnya dia itu baik lho . ”


” Bibi tau non . Dia bersikap seperti itu karena dia terlalu dimanjain sama tuan dan nyonya .. bibi sudah tau wataknya kok . ”


” Tapi dulu dia gak gitu bi .. dia itu manis . dia berubah waktu aku balik dari Bandung . aku ketemu dia malah udah berubah banget . ”


” Emang non gak merasa kalo tuan berubah saat kalian putus ? saat non pergi ke luar kota , dia diam di kamar tidak bicara dan melakukan apapun . setiap hari nyonya menangis karena putra satu-satunya menyia-nyiakan hidupnya . sementara tuan , dia tetap mengomeli putranya itu .. dia bilang itu salahmu karena sudah tidak mempercayai dia . kenapa kamu bersikap menyedihkan .. itu tidak akan membuat Yumna kembali . tuan selalu menyudutkan tuan muda . sampai dia pergi dari rumah dan memutuskan untuk punya rumah sendiri . ”


” Aku enggak se spesial itu bi . dia marah padaku karena aku tidak memberinya kesempatan itu aja . ”


” Haha kenapa non enggak percaya . apa perlu bibi mengatakan ini .. di setiap sudut kamar tuan , penuh dengan poto nona . dia marah saat asisten rumah tangga menyenggol poto non sampe pecah karena jatuh ke lantai . ”


" Jangan bikin hidungku terbang dong bi . ”


” Emang iya kok non . bibi sih gak ngerti ya kenapa tuan gak bisa move on ? ”


” Jangankan bibi , aku aja bingung . ”


" Tapi bibi seneng tuan bisa nikah sama non . bibi lihat wajahnya bahagia .. tidak ada hal yang membuat dia tersenyum selain karena non . ”


” Si bibi ini kalo ngomong kayak iya aja . aku sering liat dia tersenyum bukan karena aku kok . ”


” Ah .. Resepnya apa dong non ? bibi kepo ? ”


” Emang masakan , pake resep ?? aku aja bingung .. ”


" Non gak percaya kalo tuan tergila-gila ? ”


” Ada juga sebaliknya , aku yang tergila-gila sama dia . ”


" Kenapa ?? ”


” Ya liat aja suamiku keren gitu kan ? kok mau-maunya sama ni perempuan yang gak terlalu gimana-gimana ini hahaha . ” Katanya sembari ketawa lantang .


” Tapi kok waktu kalian baru menikah , nona keliatan benci banget non ?? ”


pertanyaan bibi membuat tawa lebar Yumna mengerucut .


” Apa harus bahas itu ?? ” Katanya sembari berat mengangkat sendok ke mulutnya .


” Gak di jawab juga gak apa-apa non .. bibi kan bukan apa-apa ? ”


" Si bibi ini .. ”


” Emang bibi gak tau kalo mas Dennis dulu memaksa menikahi sepupuku Sinta ? ”


" Jangankan bibi , tuan dan nyonya aja gak tau kalo putranya mau menikahi siapa waktu itu . ”


” Apa ? masa sih bi kok bisa ?? ”


” Heran kan ? tuan ngasih tau mau nikah seminggu sebelum hari H . semua orang dibikin geleng kepala . minta nikah kayak minta permen . ”


Yumna kehabisan kata mendengar ucapan bibi, dia sudah tidak sanggup untuk menghabiskan sisa makanannya yang tinggal beberapa suap lagi.


” Itu saking ngebet pengen nikahi sinta ? ”


” Ya non tau sendiri lah kalo semua itu taktik , tau-tau nya dia maksa nikahin non kan ? ”


" Kok bibi tau ? ”


” Waktu itu bibi dengar ucapan tuan . bibi gak habis pikir sama dia .. bisa-bisanya dia menghalalkan segala cara , tapi .. bibi percaya kalo dia orang yang baik . ”


” Jadi kesimpulannya adalah , dia memang melakukan nya karena aku . ”


” Harusnya bibi gak membicarakan ini . ”


” Aku tau itu bi entah kenapa dadaku terasa sakit kalo ingat apa yang dia lakukan . meski aku mencintainya , tapi aku tidak membenarkan perbuatan nya , aku menyukainya dengan waktu yang singkat . tapi , aku tidak pernah sekalipun melupakan dia meski untuk waktu yang cukup lama . walaupun aku mencoba membuka hatiku untuk pria lain , itu tidak membuat ku lupa. ”


” Non .. ”


” Dia egois dan keterlaluan .. tapi aku tetap saja sukai dia . ” Katanya sembari menaruh sendok dan garpu .


” Semua orang punya kesalahan , bibi liat tuan mulai memperbaiki semuanya . ”


” Memperbaiki apa ? dia mengeluh saat aku minta dia membantu perusahaan paman . padahal uang nya banyak .. sekertaris paman bilang jika hanya suamiku yang bisa menolong Paman .. itu berarti dia punya cukup uang kan ? ”


” Dia hanya mencintai nona saja , yang lainnya mungkin tidak . ”


” Aku menyukai dia dengan semua yang dia miliki , aku menyayangi Ayah dan ibunya , kenapa dia hanya mencintaiku saja . ”


" Tanyakan itu pada tuan , bibi tidak punya jawaban . ”


” Ah sudahlah .. itu cuman akan membuat pertengkaran diantara kami . ngomong-ngomong aku sudah kenyang , aku duluan ya bi . ”


” Iya non .. terimakasih untuk makan malam nya . ”


Yumna beranjak dan tersenyum dengan tingkah polah bibi yang seakan menyudutkan Dennis tapi tetap saja membela tuannya .


Yumna pun ke kamar , dia mendapatkan suaminya sedang mondar-mandir memegangi perut dengan wajah semerawut .


” Sayang kamu ngapain ? katanya mau tidur ?? ” Tanya nya heran .


” Aku gak bisa tidur .. ”


” Ooh sayang kamu gak bisa tidur karena gak ada aku ya ? ” Lontarnya percaya diri sembari tersenyum memandang wajah suaminya .


” Boro-boro bisa tidur dengan perut keroncongan gini . ” Gumam hatinya


” Ya udah yuk tidur yuk .. ”


” Ii ya . ”


Yumna menggandeng mesra suaminya ke tempat tidur , dia meraih selimut dan tidur di bahu Dennis seraya menatap wajah suaminya Tiba-tiba .. perut Dennis berbunyi menandakan jika dia lapar .


” Kamu laper Mas ? " Tanyanya sembari memandang curiga .


” A aku ... ” Jawaban terbata-bata dari suaminya membuat Yumna yakin .


" Jadi kamu gak bisa tidur bukan karena gak ada kamu di samping kamu ya ? tapi kamu laper ? ”


” Dua-duanya . ”


” Bohong . kepedean banget deh aku mas .. kan malu . ”


” Gak apa-apa sih . tapi sayang .. aku laper .. aku mau nyari makan ke bawah sebentar . kamu tidur duluan aja . ”


” Kamu nih kenapa tadi di ajak makan gak mau .. sekarang laper ? ”


” Tadi kan emang aku gak laper sayang . baru kerasa sekarang . ”


" Terus tadi kamu ngapain mondar-mandir ? kelaparan kan ? kenapa gak nemuin aku di bawah lagi makan .. kamu bikin aku kayak istri yang gak baik deh .. makan sendiri , sementara suami di kamar kelaparan .”


” Ya abis kamu gak peka sih. ”


” Peka tentang apa ? ”


” Aku laper sayang .. masa ditanya-tanya Mulu sih ? ”


" Ya udah aku ambilin . ”


” Gak ah .. kamu kan lagi hamil .. masa aku tega sih ..aku ambil sendiri aja . tidur duluan aja . ”


Dennis mencium kening istrinya lalu pergi ke bawah.


” Ya ampun .. kenapa coba aku makan sendiri sementara suamiku belum makan . dasar .. ”