YUMNA

YUMNA
Episode 89



Waktu menunjukkan pukul 9 siang , Yumna selesai menyuapi Dennis .


” Kamu sendiri apa sudah makan ?” Tanyanya .


” Sudah ..Aku potongin buah ya .”


Tiba-tiba datanglah Ayah dan Ibu Dennis .


” Sayang !! ” Panggil ibunya khawatir .


” Maaf kami baru datang , Ayah dan Ibu baru pulang dari luar kota ..”


” Tidak apa-apa ..” Sahutnya .


” Sebenarnya apa yang terjadi ? ” Tanya Ayah .


” Biasalah ini kerjaan Saingan bisnis ..Dia kalah dan menculik Yumna .”


” Ya ampun , Kamu tidak apa-apa Nak ? Tanya ibu mertuanya .


” Tidak Bu ..” Jawab Yumna .


” Apanya yang tidak apa-apa , kakinya penuh dengan pecahan kaca .. Aku tidak akan membiarkan mereka begitu saja .” Tegasnya .


” Ya ampun tega sekali mereka melakukan ini padamu .. Penjarakan mereka ..Ibu akan menyewa pengacara yang mahal untuk menjerat mereka dengan hukuman yang berat .”


” Ibu tak perlu repot , Aku sudah menanganinya ..”


Yumna hanya terdiam mendengar suami dan Ibu mertuanya bicara .


Kemudian datanglah Natan ,


” Tuan panggil saya ?” Tanyanya .


” Ya kemari .. bagaimana keadaan Pak Danang ? ”


” Pak Danang sudah pulih , Tadi beliau sudah dibawa pulang oleh anak dan istrinya .” Jawab Natan .


” Syukurlah .”


” Apa pak Danang mengalami luka yang serius , Aku melupakan nya ..Aku juga belum sempat menjenguk .” Lontar Yumna kepada Natan .


” Tidak Non ,, tidak ada luka yang serius ,,Non tidak usah khawatir .”


" Setelah ini aku ingin kamu mengganti kan pak Danang untuk menjadi supir isteri ku ..Aku takut hal ini terjadi lagi .”


” Apa ? Kamu mau pecat Pak Danang Mas ? Kasian dong Mas ?” Lontar Yumna .


” Enggak sayang , Aku cuman ganti aja ..Natan bisa jaga kamu ..Dia bisa melindungi kamu ..Pak Danang masih bisa kerja kok .”


” Tapi Mas .”


” Sayang ..Natan bisa berkelahi .. Tolong jangan menolak ya .”


” Tapi tuan , Saya ..saya ingin berhenti bekerja pada anda .” Lontar Natan .


” Kenapa ? Apa bayaran nya belum cukup ? ”


” Tidak bukan seperti itu Tuan ..Aku ingin mencari pekerjaan lain saja .”


” Sudahlah , Aku tak mau dengar penolakan mu .. Dimana kamu bisa mencari pekerjaan dengan gaji yang lebih besar dariku ? Atau apa ini karena Gadis itu ? ”


Natan tak menjawab apapun .


” Mas , Tolong jangan bersikap seperti ini ..Natan berhak menolak ..Kamu gak bisa neken semua orang .” Lontar Yumna membela .


” Sayang ini semua buat kamu .”


” Jika dia tidak mau , Cari saja yang lain.. Kenapa kamu harus repot-repot dan memaksa nya . Sikapmu yang seperti ini yang bisa membuatmu kehilangan istrimu .” Lontar Ayah .


Dia masih membela Yumna daripada Putranya .


Dennis mati kutu di hadapan mereka , Dia menyesalkan mengapa Ayah nya terang-terangan mengatakan hal itu kepadanya dihadapan Yumna langsung .


” Baiklah , Terserah jika kamu tak mau .. banyak orang yang lebih kuat darimu yang mau bekerja kepada ku .. Sekarang pergi sana .” Usir nya .


” Mas jangan seperti itu .”


” Baiklah Tuan saya permisi .” Lontar Natan lalu pergi meninggalkan ruangan Dennis .


” Mas , aku mau mengambil Handphone ku di ruangan ku ..aku tinggal sebentar ya .”


” Ayah antar ya .”


” Ah tidak Yah ,Jangan repot aku bisa kok .”


Yumna mengayuh kursi roda nya sendiri , Ayah dan ibu membantu nya membuka kan pintu .


Dennis cemberut menatap kepada Ayahnya .


” Apa ? ” Tanyanya seperti orang yang mengajak ribut .


” Kenapa Ayah bicara seperti itu padaku didepan Yumna . Aku ini putra Ayah ..”


” Memang semua yang ayah bilang benarkan ? Sikapmu terlalu memaksa kan kehendak .. Masih sama . Berubah lah Nis .. Yumna takkan menyukai nya .”


” Ya kalo di depan Yumna jangan gitu dong Yah . Kebiasaan banget kalo bicara suka memojokkan anak sendiri ..Aku curiga jangan-jangan aku ini bukan darah daging mu .”


” Hush ..Kok ngomongnya gitu sih ..Memang kamu pikir Ibu menikahi pria lain selain Ayahmu ..Kamu bucin banget sih Sayang . Bisa gak biasa aja ?”


” Dih perasaan biasa aja .”


Mereka berdebat tak menemukan Titik temu , Sementara diluar , Yumna pergi menemui Natan ..Dia menggoes kursi roda nya hingga keluar rumah sakit .


” Natan .” Panggilnya .


Natan menoleh dan menghampiri Yumna .


” Ada apa Non ?”


” Aku ingin meminta maaf atas Suamiku .”


” Ah non tidak usah khawatir , Saya mengenal sifat tuan kok..”


” Syukurlah ..Kamu sudah bicara dengan Sinta ?”


” Sudah kemarin non ..”


" Apa alasan mu meninggalkan nya ? Apa karena suami ku ? Natan .. harus nya kamu tak melakukan ini .. Setidaknya kamu jangan memberi harapan kepada Sinta .”


” Aku juga tidak tau akan menjadi seperti ini non..Aku kira setelah membuat non menikahi tuan ..Aku bisa meninggalkan Sinta dan putus ..Tapi .” Ucapannya terhenti , Membuat Yumna mengerti jika Natan sungguh-sungguh menyukai Sinta ..


” Baiklah jika masalah kalian sudah selesai ..Aku berharap kelak kamu dan Sinta bisa menemukan pasangan yang membuat kalian lebih bahagia .”


" Kalo begitu saya permisi ya Non .”


" Iya .”


Natan pergi meninggalkan Yumna , Sementara Yumna kembali mengayuh kursi roda nya dan berniat kembali ke ruangan Dennis .


Tiba-tiba , Datang lah Jihan dan Diana bermaksud menjenguk nya .


” Sedang apa sendiri disini ?” Tanya Diana .


” Aku habis mencari Udara segar ..Kalian mau menengok ku ? ”


” Iya ..Apa yang terjadi , Aditya bilang .. Dennis kena tembak dan kamu terluka ?” Tanya Diana khawatir .


” Ya aku juga tidak menyangka akan seperti ini kejadiannya .”


” Sekarang apa yang sakit ? ”


” Hanya tinggal kaki saja kok , Terkena pecahan kaca ..”


” Ya ampun .. Sebenarnya apa masalahnya sih sampe mereka menculik kamu .”


” Persaingan bisnis .. Tapi semuanya udah baik-baik aja .”


” Yumna .. Dennis pasti sangat marah dengan apa yang menimpa kalian .” Lontar Jihan .


” Ya .. Dia pasti memberatkan hukuman untuk mereka . Tapi aku tak mau mengomentari tentang hal itu .. ”


” Lalu kenapa wajahmu tampak sedih .. Apa ada hal yang lainnya ? ” Tanya Diana sambil menatap nya .


” Kita mengobrol di taman sebentar Yuk .” Ajak Yumna .


” Oke .” Diana mendorong kursi roda Yumna menuju Taman rumah sakit yang cukup luas .


Setibanya disana , Yumna menceritakan semua yang dilakukan Dennis kepada Paman dengan berurai air mata .


Dia begitu bingung , Dia merasa Dennis sangat keterlaluan kepada pamannya Sementara di sisi lain Dennis menunjukkan jika dia begitu mencintainya karena kemarin dia lebih memilih menyelamatkan nya daripada memikirkan nyawa dirinya sendiri .


Jihan dan Diana tampak shock mendengar cerita dari Yumna .


” Aku tidak tau harus berbuat apa ? Menurut kalian apa yang harus aku lakukan ? Aku mencintainya.. Satu hal yang aku takutkan , Aku takut jika Paman ku tau .. Dia pasti sangat kecewa dan mengira jika Dennis orang yang jahat .” Keluhnya .


” Kamu yang sabar ya Na , Ini cobaan yang paling berat buat kamu .. Meski Dennis melakukan kesalahan , Tapi aku yakin dia hanya ingin kembali padamu dengan caranya yang mungkin sangat salah .. Sebenarnya dia pria yang baik Na .. ” Lontar Jihan .


” Aku cuman ngerasa bersalah sama Pamanku , Karena aku Paman ,Bibi ,dan sepupuku Sinta harus mengalami itu semua . Sejauh ini itu yang mengganggu pikiran ku ..”


” Semua akan baik-baik aja kok .. Aku tau kamu kuat .. Percayalah .”