
Waktu menunjukkan pukul 9 siang , Yumna selesai menyuapi Dennis .
” Kamu sendiri apa sudah makan ?” Tanyanya .
” Sudah ..Aku potongin buah ya .”
Tiba-tiba datanglah Ayah dan Ibu Dennis .
” Sayang !! ” Panggil ibunya khawatir .
” Maaf kami baru datang , Ayah dan Ibu baru pulang dari luar kota ..”
” Tidak apa-apa ..” Sahutnya .
” Sebenarnya apa yang terjadi ? ” Tanya Ayah .
” Biasalah ini kerjaan Saingan bisnis ..Dia kalah dan menculik Yumna .”
” Ya ampun , Kamu tidak apa-apa Nak ? Tanya ibu mertuanya .
” Tidak Bu ..” Jawab Yumna .
” Apanya yang tidak apa-apa , kakinya penuh dengan pecahan kaca .. Aku tidak akan membiarkan mereka begitu saja .” Tegasnya .
” Ya ampun tega sekali mereka melakukan ini padamu .. Penjarakan mereka ..Ibu akan menyewa pengacara yang mahal untuk menjerat mereka dengan hukuman yang berat .”
” Ibu tak perlu repot , Aku sudah menanganinya ..”
Yumna hanya terdiam mendengar suami dan Ibu mertuanya bicara .
Kemudian datanglah Natan ,
” Tuan panggil saya ?” Tanyanya .
” Ya kemari .. bagaimana keadaan Pak Danang ? ”
” Pak Danang sudah pulih , Tadi beliau sudah dibawa pulang oleh anak dan istrinya .” Jawab Natan .
” Syukurlah .”
” Apa pak Danang mengalami luka yang serius , Aku melupakan nya ..Aku juga belum sempat menjenguk .” Lontar Yumna kepada Natan .
” Tidak Non ,, tidak ada luka yang serius ,,Non tidak usah khawatir .”
" Setelah ini aku ingin kamu mengganti kan pak Danang untuk menjadi supir isteri ku ..Aku takut hal ini terjadi lagi .”
” Apa ? Kamu mau pecat Pak Danang Mas ? Kasian dong Mas ?” Lontar Yumna .
” Enggak sayang , Aku cuman ganti aja ..Natan bisa jaga kamu ..Dia bisa melindungi kamu ..Pak Danang masih bisa kerja kok .”
” Tapi Mas .”
” Sayang ..Natan bisa berkelahi .. Tolong jangan menolak ya .”
” Tapi tuan , Saya ..saya ingin berhenti bekerja pada anda .” Lontar Natan .
” Kenapa ? Apa bayaran nya belum cukup ? ”
” Tidak bukan seperti itu Tuan ..Aku ingin mencari pekerjaan lain saja .”
” Sudahlah , Aku tak mau dengar penolakan mu .. Dimana kamu bisa mencari pekerjaan dengan gaji yang lebih besar dariku ? Atau apa ini karena Gadis itu ? ”
Natan tak menjawab apapun .
” Mas , Tolong jangan bersikap seperti ini ..Natan berhak menolak ..Kamu gak bisa neken semua orang .” Lontar Yumna membela .
” Sayang ini semua buat kamu .”
” Jika dia tidak mau , Cari saja yang lain.. Kenapa kamu harus repot-repot dan memaksa nya . Sikapmu yang seperti ini yang bisa membuatmu kehilangan istrimu .” Lontar Ayah .
Dia masih membela Yumna daripada Putranya .
Dennis mati kutu di hadapan mereka , Dia menyesalkan mengapa Ayah nya terang-terangan mengatakan hal itu kepadanya dihadapan Yumna langsung .
” Baiklah , Terserah jika kamu tak mau .. banyak orang yang lebih kuat darimu yang mau bekerja kepada ku .. Sekarang pergi sana .” Usir nya .
” Mas jangan seperti itu .”
” Baiklah Tuan saya permisi .” Lontar Natan lalu pergi meninggalkan ruangan Dennis .
” Mas , aku mau mengambil Handphone ku di ruangan ku ..aku tinggal sebentar ya .”
” Ayah antar ya .”
” Ah tidak Yah ,Jangan repot aku bisa kok .”
Yumna mengayuh kursi roda nya sendiri , Ayah dan ibu membantu nya membuka kan pintu .
Dennis cemberut menatap kepada Ayahnya .
” Apa ? ” Tanyanya seperti orang yang mengajak ribut .
” Kenapa Ayah bicara seperti itu padaku didepan Yumna . Aku ini putra Ayah ..”
” Memang semua yang ayah bilang benarkan ? Sikapmu terlalu memaksa kan kehendak .. Masih sama . Berubah lah Nis .. Yumna takkan menyukai nya .”
” Ya kalo di depan Yumna jangan gitu dong Yah . Kebiasaan banget kalo bicara suka memojokkan anak sendiri ..Aku curiga jangan-jangan aku ini bukan darah daging mu .”
” Hush ..Kok ngomongnya gitu sih ..Memang kamu pikir Ibu menikahi pria lain selain Ayahmu ..Kamu bucin banget sih Sayang . Bisa gak biasa aja ?”
” Dih perasaan biasa aja .”
Mereka berdebat tak menemukan Titik temu , Sementara diluar , Yumna pergi menemui Natan ..Dia menggoes kursi roda nya hingga keluar rumah sakit .
” Natan .” Panggilnya .
Natan menoleh dan menghampiri Yumna .
” Ada apa Non ?”
” Aku ingin meminta maaf atas Suamiku .”
” Ah non tidak usah khawatir , Saya mengenal sifat tuan kok..”
” Syukurlah ..Kamu sudah bicara dengan Sinta ?”
” Sudah kemarin non ..”
" Apa alasan mu meninggalkan nya ? Apa karena suami ku ? Natan .. harus nya kamu tak melakukan ini .. Setidaknya kamu jangan memberi harapan kepada Sinta .”
” Aku juga tidak tau akan menjadi seperti ini non..Aku kira setelah membuat non menikahi tuan ..Aku bisa meninggalkan Sinta dan putus ..Tapi .” Ucapannya terhenti , Membuat Yumna mengerti jika Natan sungguh-sungguh menyukai Sinta ..
” Baiklah jika masalah kalian sudah selesai ..Aku berharap kelak kamu dan Sinta bisa menemukan pasangan yang membuat kalian lebih bahagia .”
" Kalo begitu saya permisi ya Non .”
" Iya .”
Natan pergi meninggalkan Yumna , Sementara Yumna kembali mengayuh kursi roda nya dan berniat kembali ke ruangan Dennis .
Tiba-tiba , Datang lah Jihan dan Diana bermaksud menjenguk nya .
” Sedang apa sendiri disini ?” Tanya Diana .
” Aku habis mencari Udara segar ..Kalian mau menengok ku ? ”
” Iya ..Apa yang terjadi , Aditya bilang .. Dennis kena tembak dan kamu terluka ?” Tanya Diana khawatir .
” Ya aku juga tidak menyangka akan seperti ini kejadiannya .”
” Sekarang apa yang sakit ? ”
” Hanya tinggal kaki saja kok , Terkena pecahan kaca ..”
” Ya ampun .. Sebenarnya apa masalahnya sih sampe mereka menculik kamu .”
” Persaingan bisnis .. Tapi semuanya udah baik-baik aja .”
” Yumna .. Dennis pasti sangat marah dengan apa yang menimpa kalian .” Lontar Jihan .
” Ya .. Dia pasti memberatkan hukuman untuk mereka . Tapi aku tak mau mengomentari tentang hal itu .. ”
” Lalu kenapa wajahmu tampak sedih .. Apa ada hal yang lainnya ? ” Tanya Diana sambil menatap nya .
” Kita mengobrol di taman sebentar Yuk .” Ajak Yumna .
” Oke .” Diana mendorong kursi roda Yumna menuju Taman rumah sakit yang cukup luas .
Setibanya disana , Yumna menceritakan semua yang dilakukan Dennis kepada Paman dengan berurai air mata .
Dia begitu bingung , Dia merasa Dennis sangat keterlaluan kepada pamannya Sementara di sisi lain Dennis menunjukkan jika dia begitu mencintainya karena kemarin dia lebih memilih menyelamatkan nya daripada memikirkan nyawa dirinya sendiri .
Jihan dan Diana tampak shock mendengar cerita dari Yumna .
” Aku tidak tau harus berbuat apa ? Menurut kalian apa yang harus aku lakukan ? Aku mencintainya.. Satu hal yang aku takutkan , Aku takut jika Paman ku tau .. Dia pasti sangat kecewa dan mengira jika Dennis orang yang jahat .” Keluhnya .
” Kamu yang sabar ya Na , Ini cobaan yang paling berat buat kamu .. Meski Dennis melakukan kesalahan , Tapi aku yakin dia hanya ingin kembali padamu dengan caranya yang mungkin sangat salah .. Sebenarnya dia pria yang baik Na .. ” Lontar Jihan .
” Aku cuman ngerasa bersalah sama Pamanku , Karena aku Paman ,Bibi ,dan sepupuku Sinta harus mengalami itu semua . Sejauh ini itu yang mengganggu pikiran ku ..”
” Semua akan baik-baik aja kok .. Aku tau kamu kuat .. Percayalah .”