YUMNA

YUMNA
Episode 213



Yumna tiba di depan sekertaris sang suami . Dia datang tanpa melihat pakaian dan sandal yang ia pake .


” Suamiku ada di dalam ? ”


” Beliau sedang berada di ruang meeting Bu .." Lontar sekertaris nya memberi jawaban seperti yang Dennis suruh .


" Kalo dia lagi meeting , Kenapa kamu gak ikut dia ? kamu kan sekertaris nya ?? " Lontar Yumna lalu berjalan menuju ruangan Dennis .


Sang sekertaris hanya meringis mendapati dirinya yang tidak pandai mengelabui .


Yumna segera masuk tanpa mengetuk pintu , Dia melihat Dennis sedang berdiri di depan kaca .


" Hai mas . ” Sapa Yumna dengan wajah mendelik .


" Kamu ngapain disini ? Mana banyu ?? kamu tinggalkan dia ?? ”


" Gak usah mengalihkan pembicaraan . Kamu tau betul mau apa aku kesini ? ”..


" Apa sih sayang . aku ada salah ?? ”


" Kamu bikin masalah dengan ayah mas Rendy ? ” Tanyanya menyilang kan tangan .


” Aku mesti kasih dia pelajaran ..”


" Ya ampun . kamu lupa ya mas Rendy sempat bantu kita malam itu . dia yang pergi mencari dokter dan paraji . tapi apa yang kamu lakukan ?? ”


" Dia masih menyukaimu . dia harus tau akibat dari semua ulahnya . ”


" Apa ? jaga sikapmu .. Harusnya kamu berterima kasih padanya karena sudah menolong kita . kamu ini gimana sih ? ”


" Kamu gak perlu ikut pusing dengan semua ini . jangan mencoba untuk bertengkar dengan ku .. ”


" Kapan mau dewasanya sih . jadi kamu gak mau menggubris ucapan ku ?? kamu sanggup tidak bertemu dengan ku beberapa hari ?? ” Ancam Yumna membuat Dennis marah .


" Kamu lagi mengancam ? ”


" Aku bosan bicara baik-baik padamu . Pilihan ada di tanganmu .. ”


" Jangan menguji kesabaran ku Yumna . sebelum ini kamu tau bagaimana sikapku .. ”


" Haruskah kamu membalas semua orang yang kamu pikir telah melukai mu ?? Kalaupun ya mas Rendy masih menyukaiku .. itu haknya .. kamu pikir mudah mengubah perasaan seseorang ? apa dia tidak berusaha untuk menerima kenyataan ini ?? dia mencoba menerima Nadia , Dan memilih melepaskan ku . ”


" Tapi hasilnya ?? dia masih mengirimkan buket bunga dan kata-kata menjijikkan . ”


" Aku harus apa untuk membuat mu paham . dia hanya perlu sedikit lagi waktu . beri dia kesempatan untuk melakukannya .. aku kecewa sama kamu .. kenapa kamu gunakan semua kekuasaan mu untuk seluruh ego itu ? Aku tidak mengerti harus berbuat apa untuk membuat mu yakin .. aku yang bodoh dan mati-matian kamu cemburui ini teramat menyukaimu ? apa tidak cukup kita hidup dengan baik ? perlukah semua drama balas dendam atau apapun itu ?? aku tidak suka kamu selalu melukai banyak orang , Terlebih itu karena ku . ”


Dennis hanya diam melihat reaksi sang istri yang kembali membuatnya merasa bersalah .


" Lihat aku .. apa yang membuat mu berpikir untuk melakukan kejahatan . ”


" Aku tidak melakukan kejahatan apapun . aku hanya menarik seluruh uang ku dari mereka . itu bukan kejahatan Yumna . ”


” Oya ? aku malah berpikir kalo kamu menjebak mereka , Kamu beri mereka kerja sama yang menggiurkan untuk jaga-jaga kalau suatu saat mas Rendy macam-macam kamu bisa menghancurkannya dengan mudah ? ”


" Aku tidak selicik itu . Mereka yang datang padaku , Bersusah payah ingin bekerjasama dengan ku . jadi apa salahnya kalo aku mau ? ”


" Syukurlah kalo itu benar . semoga ucapan mu kali ini benar . tidak seperti apa yang kamu lakukan pada pamanku . ”


" Maksud mu ?? bicara yang benar ?? ”


” Kamu mencoba memberi kerjasama yang menguntungkan pada paman kan , padahal kamu ingin mendapatkan keuntungan dari semua kerjasama itu .. adalah dengan cara membuat pamanku berhutang , kamu bisa menekan mengancam dia dan memintanya menikahiku .. Itu adalah kejahatan . ”


" Yumna !!! " Hardiknya .


" Jangan berteriak . itu memang benar . ”


" Kita sudah pernah bahas ini sebelum nya . Aku hanya menggertak paman . kamu tau itu .. kamu datang kemari untuk bertengkar karena pria itu , mengungkit masa lalu dan menyambungkan nya dengan hal ini ? Aku ini suamimu .. ”


” Apa aku pernah meminta mu hal yang tidak-tidak ? aku hanya mau kamu bersikap biasa saja . pisahkan urusan pribadi mu dan kerjaan . bisa ?? ”


” Aku hanya tidak suka sikapnya . kenapa aku harus diam saja melihat istriku di beri bunga ? apa gak wajar kalo aku marah ?? ”


" Tidak cukup kah dengan kamu menghajarnya habis-habisan kemarin ? berapa kali aku bilang jaga sikapmu . ”


Dennis sudah tidak sanggup memandang wajah sang istri , Dia kembali terdiam kehabisan kata .


" Kalo kamu pikir aku datang untuk bertengkar demi pria lain , kamu salah .. aku hanya tak suka semua yang kamu lakukan itu . Tolong jangan melukai siapapun karena ku .. ”


" Yumna . ”


Dennis menarik Yumna dan kemudian memeluknya erat , " Maaf kalo kamu pikir ini salah . ”


" Hentikan kebiasaan mu yang buruk ini . Meskipun dunia ada dalam genggaman mu , Tidak sepatutnya kamu bisa seenaknya melakukan apapun yang kamu suka , Terlebih untuk melukai banyak orang . ”


" Jangan bicara lagi . ”


" Nenek juga akan sedih jika beliau masih ada . tega kamu bikin nenek sedih ? ”


" Oke .. aku kalah . ” Lontarnya kembali mencoba menahan emosi .


" Seberharga apapun aku bagimu , jangan memilih untuk menyelesaikannya dengan ego . kamu memiliki seluruh hatiku .. jadi apa yang harus kamu pikirkan . ”


Dennis tidak bisa melawan Yumna untuk beberapa hal , dia begitu takut Yumna serius dengan ancamannya .


" Tahan dirimu Dennis , pikirkan jalan yang lain untuk mengatasi ini . Kali ini Yumna bereaksi seperti hari itu .. hari dimana dia akan meninggalkan mu . ” Batinnya .


" Jadi . ”


" Aku akan perbaiki semuanya. ”


” Terimakasih . dan maaf karena aku bersikap keras padamu . ”


" Ya . itu bukan apa-apa . ”


" Aku tidak bermaksud untuk mengancam . ”


" Apa lagi yang bisa kamu lakukan selain itu Na . aku memang payah dan kalah kalau berurusan dengan mu . " Batinnya lagi .


" Ya sudah aku mau balik . kamu bisa balik kerja . ”


" Yumna . ”


" Hmmm ???? ”


" Jika kita bertengkar , bisakah kamu mengancam ku dengan hal lain ?? jangan mengancam ku untuk meninggalkan ku .. Itu sangat melukai . ”


” Kamu juga melakukan segalanya dengan uang mu . sementara aku ? aku punya apa untuk membuat mu terancam ? ” Katanya membuat Dennis mengerutkan kening .


" Ya bilang saja kalo kita tidak akan saling bicara untuk beberapa hari . bisakan ? ”


” Kalo hal lain , aku yakin kamu tidak akan menyerah . ”


" Jadi kamu sudah pintar sekarang ?? ”..


" Belajar menghadapi mu dengan baik . Tidak perlu banyak drama dan air mata kan . beres !! ”


" Pulang sana . lihat pakaian mu .. gak malu ke kantor dengan keadaan mu seperti itu . ”


" Kamu malu ? siapa suruh tidak menjawab dan membalas pesanku. ”


" Aku tidak melihat hp ku .. lagian hp ku dalam keadaan silent .mana aku tau kalo kamu kirim pesan . ”


" Kamu tau , makanya kamu mengubahnya ke silent . supaya kamu tidak terlihat membaca dan membuka pesanku . ”


" Sayang !!! ” Gerutunya kehabisan kata .


” Aku tau apa isi kepalamu . selain datang kesini , bagaimana aku bisa mengatasi ini .. ”


” Oke . " Jawabnya simpel untuk mengakhiri perdebatan .


" Kalo di panjangin . dia tidak akan mau bicara dan tidak akan bersikap baik padaku . " Batin Dennis semakin ciut menghadapi sang istri .


" Aku mengalah bukan karena aku takut istri . tapi , Aku takut kamu marah dan mengabaikan ku . ”


" Lebih tepatnya .. terlalu kecintaan , orang lain menyebut itu dengan bucin . " Ledek Yumna ..


" Diam dan pulanglah . Banyu pasti sedang mencarimu . ”


" Aku pamit ya sayang . Aku mencintaimu .. ” Lontarnya tersenyum dan segera keluar dari ruangan .


Saat ke luar , Yumna melihat wajah sekertaris Dennis yang tampak menciut .


" Berbohong itu harus dengan otak . " Lontarnya lalu segera berlalu.