
Yumna tiba di depan sekertaris sang suami . Dia datang tanpa melihat pakaian dan sandal yang ia pake .
” Suamiku ada di dalam ? ”
” Beliau sedang berada di ruang meeting Bu .." Lontar sekertaris nya memberi jawaban seperti yang Dennis suruh .
" Kalo dia lagi meeting , Kenapa kamu gak ikut dia ? kamu kan sekertaris nya ?? " Lontar Yumna lalu berjalan menuju ruangan Dennis .
Sang sekertaris hanya meringis mendapati dirinya yang tidak pandai mengelabui .
Yumna segera masuk tanpa mengetuk pintu , Dia melihat Dennis sedang berdiri di depan kaca .
" Hai mas . ” Sapa Yumna dengan wajah mendelik .
" Kamu ngapain disini ? Mana banyu ?? kamu tinggalkan dia ?? ”
" Gak usah mengalihkan pembicaraan . Kamu tau betul mau apa aku kesini ? ”..
" Apa sih sayang . aku ada salah ?? ”
" Kamu bikin masalah dengan ayah mas Rendy ? ” Tanyanya menyilang kan tangan .
” Aku mesti kasih dia pelajaran ..”
" Ya ampun . kamu lupa ya mas Rendy sempat bantu kita malam itu . dia yang pergi mencari dokter dan paraji . tapi apa yang kamu lakukan ?? ”
" Dia masih menyukaimu . dia harus tau akibat dari semua ulahnya . ”
" Apa ? jaga sikapmu .. Harusnya kamu berterima kasih padanya karena sudah menolong kita . kamu ini gimana sih ? ”
" Kamu gak perlu ikut pusing dengan semua ini . jangan mencoba untuk bertengkar dengan ku .. ”
" Kapan mau dewasanya sih . jadi kamu gak mau menggubris ucapan ku ?? kamu sanggup tidak bertemu dengan ku beberapa hari ?? ” Ancam Yumna membuat Dennis marah .
" Kamu lagi mengancam ? ”
" Aku bosan bicara baik-baik padamu . Pilihan ada di tanganmu .. ”
" Jangan menguji kesabaran ku Yumna . sebelum ini kamu tau bagaimana sikapku .. ”
" Haruskah kamu membalas semua orang yang kamu pikir telah melukai mu ?? Kalaupun ya mas Rendy masih menyukaiku .. itu haknya .. kamu pikir mudah mengubah perasaan seseorang ? apa dia tidak berusaha untuk menerima kenyataan ini ?? dia mencoba menerima Nadia , Dan memilih melepaskan ku . ”
" Tapi hasilnya ?? dia masih mengirimkan buket bunga dan kata-kata menjijikkan . ”
" Aku harus apa untuk membuat mu paham . dia hanya perlu sedikit lagi waktu . beri dia kesempatan untuk melakukannya .. aku kecewa sama kamu .. kenapa kamu gunakan semua kekuasaan mu untuk seluruh ego itu ? Aku tidak mengerti harus berbuat apa untuk membuat mu yakin .. aku yang bodoh dan mati-matian kamu cemburui ini teramat menyukaimu ? apa tidak cukup kita hidup dengan baik ? perlukah semua drama balas dendam atau apapun itu ?? aku tidak suka kamu selalu melukai banyak orang , Terlebih itu karena ku . ”
Dennis hanya diam melihat reaksi sang istri yang kembali membuatnya merasa bersalah .
" Lihat aku .. apa yang membuat mu berpikir untuk melakukan kejahatan . ”
" Aku tidak melakukan kejahatan apapun . aku hanya menarik seluruh uang ku dari mereka . itu bukan kejahatan Yumna . ”
” Oya ? aku malah berpikir kalo kamu menjebak mereka , Kamu beri mereka kerja sama yang menggiurkan untuk jaga-jaga kalau suatu saat mas Rendy macam-macam kamu bisa menghancurkannya dengan mudah ? ”
" Aku tidak selicik itu . Mereka yang datang padaku , Bersusah payah ingin bekerjasama dengan ku . jadi apa salahnya kalo aku mau ? ”
" Syukurlah kalo itu benar . semoga ucapan mu kali ini benar . tidak seperti apa yang kamu lakukan pada pamanku . ”
" Maksud mu ?? bicara yang benar ?? ”
” Kamu mencoba memberi kerjasama yang menguntungkan pada paman kan , padahal kamu ingin mendapatkan keuntungan dari semua kerjasama itu .. adalah dengan cara membuat pamanku berhutang , kamu bisa menekan mengancam dia dan memintanya menikahiku .. Itu adalah kejahatan . ”
" Yumna !!! " Hardiknya .
" Jangan berteriak . itu memang benar . ”
" Kita sudah pernah bahas ini sebelum nya . Aku hanya menggertak paman . kamu tau itu .. kamu datang kemari untuk bertengkar karena pria itu , mengungkit masa lalu dan menyambungkan nya dengan hal ini ? Aku ini suamimu .. ”
” Apa aku pernah meminta mu hal yang tidak-tidak ? aku hanya mau kamu bersikap biasa saja . pisahkan urusan pribadi mu dan kerjaan . bisa ?? ”
” Aku hanya tidak suka sikapnya . kenapa aku harus diam saja melihat istriku di beri bunga ? apa gak wajar kalo aku marah ?? ”
" Tidak cukup kah dengan kamu menghajarnya habis-habisan kemarin ? berapa kali aku bilang jaga sikapmu . ”
Dennis sudah tidak sanggup memandang wajah sang istri , Dia kembali terdiam kehabisan kata .
" Kalo kamu pikir aku datang untuk bertengkar demi pria lain , kamu salah .. aku hanya tak suka semua yang kamu lakukan itu . Tolong jangan melukai siapapun karena ku .. ”
" Yumna . ”
Dennis menarik Yumna dan kemudian memeluknya erat , " Maaf kalo kamu pikir ini salah . ”
" Hentikan kebiasaan mu yang buruk ini . Meskipun dunia ada dalam genggaman mu , Tidak sepatutnya kamu bisa seenaknya melakukan apapun yang kamu suka , Terlebih untuk melukai banyak orang . ”
" Jangan bicara lagi . ”
" Nenek juga akan sedih jika beliau masih ada . tega kamu bikin nenek sedih ? ”
" Oke .. aku kalah . ” Lontarnya kembali mencoba menahan emosi .
" Seberharga apapun aku bagimu , jangan memilih untuk menyelesaikannya dengan ego . kamu memiliki seluruh hatiku .. jadi apa yang harus kamu pikirkan . ”
Dennis tidak bisa melawan Yumna untuk beberapa hal , dia begitu takut Yumna serius dengan ancamannya .
" Tahan dirimu Dennis , pikirkan jalan yang lain untuk mengatasi ini . Kali ini Yumna bereaksi seperti hari itu .. hari dimana dia akan meninggalkan mu . ” Batinnya .
" Jadi . ”
" Aku akan perbaiki semuanya. ”
” Terimakasih . dan maaf karena aku bersikap keras padamu . ”
" Ya . itu bukan apa-apa . ”
" Aku tidak bermaksud untuk mengancam . ”
" Apa lagi yang bisa kamu lakukan selain itu Na . aku memang payah dan kalah kalau berurusan dengan mu . " Batinnya lagi .
" Ya sudah aku mau balik . kamu bisa balik kerja . ”
" Yumna . ”
" Hmmm ???? ”
" Jika kita bertengkar , bisakah kamu mengancam ku dengan hal lain ?? jangan mengancam ku untuk meninggalkan ku .. Itu sangat melukai . ”
” Kamu juga melakukan segalanya dengan uang mu . sementara aku ? aku punya apa untuk membuat mu terancam ? ” Katanya membuat Dennis mengerutkan kening .
" Ya bilang saja kalo kita tidak akan saling bicara untuk beberapa hari . bisakan ? ”
” Kalo hal lain , aku yakin kamu tidak akan menyerah . ”
" Jadi kamu sudah pintar sekarang ?? ”..
" Belajar menghadapi mu dengan baik . Tidak perlu banyak drama dan air mata kan . beres !! ”
" Pulang sana . lihat pakaian mu .. gak malu ke kantor dengan keadaan mu seperti itu . ”
" Kamu malu ? siapa suruh tidak menjawab dan membalas pesanku. ”
" Aku tidak melihat hp ku .. lagian hp ku dalam keadaan silent .mana aku tau kalo kamu kirim pesan . ”
" Kamu tau , makanya kamu mengubahnya ke silent . supaya kamu tidak terlihat membaca dan membuka pesanku . ”
" Sayang !!! ” Gerutunya kehabisan kata .
” Aku tau apa isi kepalamu . selain datang kesini , bagaimana aku bisa mengatasi ini .. ”
” Oke . " Jawabnya simpel untuk mengakhiri perdebatan .
" Kalo di panjangin . dia tidak akan mau bicara dan tidak akan bersikap baik padaku . " Batin Dennis semakin ciut menghadapi sang istri .
" Aku mengalah bukan karena aku takut istri . tapi , Aku takut kamu marah dan mengabaikan ku . ”
" Lebih tepatnya .. terlalu kecintaan , orang lain menyebut itu dengan bucin . " Ledek Yumna ..
" Diam dan pulanglah . Banyu pasti sedang mencarimu . ”
" Aku pamit ya sayang . Aku mencintaimu .. ” Lontarnya tersenyum dan segera keluar dari ruangan .
Saat ke luar , Yumna melihat wajah sekertaris Dennis yang tampak menciut .
" Berbohong itu harus dengan otak . " Lontarnya lalu segera berlalu.