YUMNA

YUMNA
Episode 197



Natan membawa Sinta pulang ke rumah nya , Sinta menolak di ajak ke rumah Yumna . dia tidak ingin terus membebani Mbak nya itu .


Setibanya di rumah , bibi melihat Sinta di antar oleh Natan .


" Assalamualaikum Bu , aku pulang . ” Katanya sembari menutup pintu .


Lalu ibu segera menghampiri putrinya .


" Waalaikum salam . Kamu habis jalan sama Natan ? " Tanyanya tanpa basa-basi .


Sinta duduk di sofa dan memandang ibunya .


" Kebetulan ketemu di jalan , kak Natan maksa aku naik dan mengantar pulang . ”


” Kenapa harus di paksa ? emang kamu gak mau di antar sama dia ?? ”


" Malu lah bu . ibu lupa bagaimana dulu aku meninggalkan dia untuk memenuhi keinginan ibu ? setelah aku menjadi sampah , ibu pikir aku akan kembali padanya ? ” Katanya ber api-api .


” Sampah ? siapa yang bilang kalau kamu sampah . itu melukai ibu ? " Tanyanya sedih sembari menghampiri Sinta .


” Memang aku sudah tidak layak baginya . ”


" Sayang !! tolong jangan katakan itu nak .. ibu sedih . ” Pinta ibu sembari menyentuh rambut Sinta .


Mereka saling memandang dan berkaca-kaca .


” Aku hamil !!! ” Lontarnya begitu saja kembali membuat ibunya sesak di dada .


” Ampuni aku . aku akan membiarkan bayi ini lahir . ” Katanya lagi lalu menunduk .


” Kenapa kamu biarkan dia menggaulimu sementara dia berani memukul . ”


" Apa yang bisa aku lakukan , aku ini seorang istri .. aku harus terima apapun yang dia lakukan . ” Jawabnya berupaya tegar .


” Kamu tidak selemah itu sebelum kamu menikahinya . kamu lupa bagaimana kamu berusaha mempertahankan hubungan kamu dengan Natan saat ibu membencinya ?? lalu kenapa kamu menjadi lemah saat kamu di lukai pria itu ?? ”


” Tidak ada yang bisa aku lakukan selain menjaga perasaan ibu dan ayah . aku tidak mau ibu merasa sedih karena sudah membuat ku menikahi kak Kenan . ”


Ibu menangis mendengar ucapan putrinya , rasa bersalah nya kini semakin dalam .


” Biarkan aku melahirkan bayi ini Bu . ”


" Kenapa kamu harus mengalami ini nak . kamu harus hamil saat suamimu tidak bertanggungjawab . ”


” Tidak Bu , justru dia ingin aku melahirkan bayi ini dan memberikannya pada ibu mertua . dia ingin bayi ini hidup . ”


” Jadi kamu mau mendengarkan dia ? kamu mau penuhi maunya ?? ”


” Aku mau melahirkan bayi ini bukan untuk kak Kenan . tidak ada alasan apapun buatku menggugurkan bayi ini . dia cucu ibu . ”


” Lalu bagaimana kelanjutan hidupmu ? kamu mau membesarkannya tanpa seorang ayah seperti ibu dulu ? ”


” Ya , ibu juga melahirkan aku tanpa ayah . jadi , aku juga bisa melakukannya . ”..


” Ibu kuat karena ayahmu Hassan . lalu kamu ? siapa pria yang mau menerima mu dengan bayi ini ? ”


” Itu tidak perlu . aku sanggup melakukannya sendiri . ”


" Ibu yang tidak sanggup nak . melihat kamu membesarkan seorang anak sendiri . tidak .. ibu tidak mau . ”


” Lalu ibu ingin aku mengugurkan bayi ini ? . ”


" Demi kelangsungan hidupmu . kamu bercerai darinya dan menikahi pria lain yang mau menerima bayi ini . “


” Tidak ada pria sebaik ayah yang sanggup menerima bayi orang lain . jangan samakan aku dengan ibu. ”


” Tapi Natan , sepertinya dia masih perduli dengan mu . ”


” Jangan katakan itu lagi Bu , mengapa ibu ingin aku tega padanya. kak Natan hanya kasian padaku tidak lebih. ”


” Lalu ?? kamu mau apa dengan janin ini ?? ”


” Melahirkan dan membesarkan nya . maafkan aku Bu , aku mau ke kamar dulu . ” Katanya sembari beranjak menuju kamar .


Ibu menangis tersedu-sedu , dia tidak mampu melewati cobaan demi cobaan yang menimpanya.


Sama halnya dengan Sinta , dia mengunci pintu dan menangis .


” Ayah .. apa yang harus aku lakukan dengan bayi ini ? apa yang sedang Allah coba hadirkan kepada ku ?? ” Jeritan hati nya sembari terisak berupaya agar tidak terdengar suara .


Sinta membungkam mulutnya dengan kedua tangan , betapa itu sangat menyiksa baginya .


1 Jam berlalu , Yumna datang bersama Natan ke rumah bibi .


Dia khawatir dengan keadaan sinta, Bibi pun mengeluh padanya .


” Bicaralah dengannya Na . dia tidak mau mendengarkan ibunya . ” Pinta bibi .


” Bi , sejahat apapun Kenan . bibi tidak boleh meminta Sinta menggugurkan kandungan nya . dia tidak salah apapun . bibi harus kuat , aku percaya semua ini pasti kehendak Alloh yang terbaik . ”


" Dia akan melahirkan bayi tanpa ayah . bagaimana dia bisa menjalani sisa hidupnya nanti ?? ”


” Jangan samakan ibu denganmu ? ”


" Kenapa ?? apa yang beda ? Bu , aku tidak mau melakukan kesalahan lagi .. jangan meminta ku untuk menggugurkan bayi ini . walaupun berat , tapi aku mau melewatinya . " Pinta Sinta memohon .


Ibu hanya kembali diam , dadanya terasa sesak .


” Bibi gak sendirian . kita akan sama-sama melewati ini , memberi kekuatan kepada Sinta . bi , bibi gak mau kan bikin kesalahan lagi ?? bayi ini nanti yang akan menguatkan Sinta . seperti Sinta menguatkan bibi . " Kata Yumna melembutkan hati bibi .


” Anak adalah anugerah , bagaimana bibi bisa menolak kehadirannya ? jika bibi mengira dia akan menjadi beban untuk Sinta , bibi salah . dia akan membuat keluarga ini semakin kuat . terimalah dia , percaya sama Yumna .. rasa sakit yang sedang Sinta dan keluarga ini rasakan akan terbayar dengan kebahagiaan .. kebahagiaan yang di bawa oleh bayi ini . kita sama-sama ya .. ” Sambung Yumna lagi semakin melunakkan hati bibi .


Bibi menangis lalu memeluk Sinta ,


” Ibu tidak tau harus mengatakan berapa kali kata maaf padamu nak . itu tidak akan pernah mengurangi hancurnya hatimu . tapi percayalah nak .. ibu tidak mau kamu terluka lagi . ibu tidak rela jika kamu . ”


Sinta menutup mulut ibunya , dia enggan mendengar kata-kata apapun lagi .


” Tidak Bu . ayo kita terima dan lewati ini seperti orang lain . kita tinggalkan kesedihan ini . Aku hanya punya ibu ayah dan seorang adik , aku sudah tidak mau membuang waktu untuk bersedih lagi .ini sudah cukup ..” Pangkas Sinta menguatkan ibu .


” Ibu janji akan menerima ini . ” Mereka berpelukan dan saling berjanji .


Yumna mengusap air matanya , dia lega karena bibi sudah luluh .


Sementara itu di luar , Natan terdiam di dalam mobil . entah apa yang sedang ia pikirkan .


Raut wajahnya tampak sedih , ia merasa di tolak dan semuanya telah berakhir .


Natan terus memandangi poto Sinta di layar ponselnya .


” Jika semuanya tidak mungkin , mudahkan aku untuk melupakannya . ” gumamnya pelan tidak menyadari bahwa ayah Sinta sedang berdiri di samping mobil menyapa Natan , namun dia tidak mendengarnya .


Paman melihat jika pikiran Natan kemana-mana .


” Kamu masih menyimpannya ? " Kata Paman membuyarkan lamunan .


Natan langsung memasukkan handphone lalu segera keluar dari mobil .


” Masuklah . kenapa diam di mobil ? " Ajak Paman .


” Tidak pak . saya disini saja .. saya bukan tamu , saya supir . ” Tolak Natan .


” Putriku pasti bersikap keras padamu ya ?? Nak , dia merasa tak pantas untukmu . carilah kebahagiaanmu sendiri .. kamu layak mendapatkan wanita yang lebih . ”


Natan hanya menunduk mendengar ucapan Paman .


” Jika dia memintamu menjauh atau pergi , maka lakukanlah . dia tau apa yang baik baginya . ”


" Jadi saya tidak baik untuk non ? saya ingin bicara dengan non jika dia merasa seperti itu . ”


" Baiklah . saya akan minta dia keluar .. bicara dengannya , katakan apapun yang mau kamu katakan . ” Kata Paman lalu segera masuk ke dalam rumah meninggalkan Natan .


Setibanya di dalam , Paman mendapati 3 wanita itu sedang saling menguatkan dengan linangan air mata .


” Sekarang apa lagi ? apa ayah melewatkan sesuatu ?? ” Tanyanya .


” Duduklah yah .. ” Pinta ibu .


" Kenapa ayah pulang ? ”


" Berkas ayah ketinggalan . ”


” Aku hamil ..” Kata Sinta begitu saja tanpa memberi waktu untuk ayahnya bernafas dan duduk dengan nyaman .


” Apa ? ”


” Aku tidak akan menggugurkan bayi ini . jika ayah tidak terima .. aku akan keluar dari rumah . ” Tegas Sinta lagi .


” Apa sih kamu ? kamu beneran hamil ?? jadi ayah akan punya cucu ?? selamat ya sayang . " Kata ayah bahagia dan penuh haru membuat Sinta salah mengira .


” Ayah terima bayi kak Kenan ? ”


” Apa yang kamu katakan ? dia cucuku , terlepas siapa ayahnya . tentu saja dia bayi Kenan .. kalian sudah menikah . ” Jawabnya .


” Ayah . ” Sinta memeluk ayah bahagia .


” Selamat ya nak ..”


" Mengapa ayah begitu memahami ku ? Ayah lakukan apapun yang aku suka , ayah tidak pernah membuat ku sedih .. kenapa ayah sangat baik ?? ” Katanya sembari terisak di pelukan ayah sambungnya .


” Apa yang sedang kamu bilang barusan , tentu saja karena ayah adalah ayahmu .. tugasku membahagiakan kamu , putriku yang cantik .. putriku yang manja ini . ”


" Ayah .. aku kuat , aku kuat karena ayah .. aku janji , tidak akan menyerah untuk hidup ini . karena aku punya ayah . ”


” Sayangku .. kemarilah gadis kecil ayah . ayah mencintaimu dengan segenap hatiku .. kamu lebih apapun nak .. bahkan lebih berharga daripada nyawa ayah sendiri . akan ayah lakukan apapun itu demi kebahagiaan mu .. ayah tidak akan pernah membiarkan pria manapun melukaimu lagi .. ”


Bibi dan Yumna ikut haru menyaksikan hubungan antara ayah dan anak tersebut.


" Terimakasih .. hanya itu yang bisa aku katakan pada ayah . ”


” Sayangku . ”