YUMNA

YUMNA
Episode 146



Keesokan harinya pagi-pagi sekali kedua orang tua Dennis datang menengok .


” Apa yang kamu lakukan di video itu ? Kamu manis sekali . " Puji ayah sembari memakan roti.


" Ayah juga liat ? Ya ampun . " Jawabnya tersenyum .


" Yumna , Kamu kan sedang hamil . masa capek-capek kayak gitu . " Lontar Ibu .


" Enggak capek bu. ”


" Teman-teman ibu ingin ketemu kamu . Kamu ada waktu gak ? ”


" Kenapa teman ibu ingin ketemu aku ? ”


" Mereka penasaran ingin melihat kamu . Mereka termakan video itu . Padahal saat kalian menikah , Mereka datang kok . ”


" Istriku bukan artis . Kenapa mereka ingin menemuinya . Ibu mau pamer ya . ”


" Pamer ? Kenapa ?? Kamu tidak akan mengizinkan ibu membawa menantu ibu ? ” Cecar ibu .


" Bu , Kasian Istriku . Nanti dia lelah . ”


" Aku enggak capek kok Mas . Bisa Bu , Kapan ? ”


” Sayang . ”


" Bucin nya belum luntur-luntur Nis .Hahaha perasaan Ayah gak segitunya sama ibumu deh . " Ledek ayah .


" Ah ayah ngeledek Mulu . ”


" Nanti siang . Habis itu nanti kita belanja ya . ”.


” Oke bu . ”


Tiba-tiba handphone Yumna tidak berhenti berdering , Entah siapa yang terus-menerus mengirimi nya sebuah pesan .


” Perasaan dari aku bangun tadi , HP kamu gak berhenti bunyi deh . ” Lontar Dennis sembari menikmati sarapan .


” Oh itu Mas , Enggak tau kenapa banyak banget DM . Ada beberapa akun yang ingin endorse .. Ada juga yang menawari ku iklan shampo .. " Lontarnya sembari tersenyum .


" Apa ? ”


” Kayaknya ini gara-gara video itu deh Mas . Apa aku ambil aja ? ”


" Kamu mau jadi artis ? Enggak ah .. " Lontar Dennis sembari memasang wajah datar .


Dennis mengambil Hp Yumna dan mengeceknya .


Matanya terbelalak saat melihat hp tersebut . Dia sekrol-sekrol kebawah .


” Apa-apaan ini ? Tawaran main film juga . ” Katanya .


" Ah iya . ”


" Bagus dong Na . Ambil aja . " Kata Ayah sengaja membuat Dennis kesal .


" Waduh gak mungkin Yah . Gimana kalo Filmnya genre romantis . Bisa mati berdiri nih putra ayah . " Jawaban dari Yumna membuat kedua mertuanya tertawa .


" Bagus kalo kamu tau. Blokir semuanya .”


" Mas kenapa gak diterima aja yang endorse skin care atau yang lainnya . Lumayan uangnya .. Aku cuman mesti upload-upload doang kok ? " Pintanya .


" Kamu kekurangan uang ? Gak lah . Pokoknya gak boleh . Ini juga jangan suka upload foto ke media sosial , Gimana kalo di ambil sama orang yang tidak bertanggung jawab untuk sesuatu yang enggak-enggak . ”


” Kamu aja suka upload fotoku kok . ” gerutu Yumna.


" Ya udah nanti aku hapus . ”


" Apa sih Mas . Masa kayak gitu doang gak boleh . Kapan lagi coba ada yang nawarin aku endorse . Uang nya itu lho . ”


” Emang kamu gak pernah dikasih uang sama Dennis Na ? ” Tanya Ayah serius .


" Dikasih Yah . Tapi enggak apa-apalah kalo Yumna terima endorse lumayan buat beli kuota . ”


" Enggak Titik . ” Kata Dennis lagi agak serius .


Yumna tau betul jika Dennis benar-benar tidak akan memberinya izin . Dia kembali menaruh Hp dan Makan .


" Jangan marah . ”


” Siapa yang marah . ”


” Kamu kayak gak tau aku sayang . ”


" Iya-iya jangan dibahas Kamu gak malu sama Ayah dan ibu ? ”


" Sayang . ”


" Enggak Mas .. Aku gak marah kok .. " Lontarnya memberikan senyuman meyakinkan Dennis .


” Ya ampun ibu senang deh liat kalian harmonis kayak gini . Semenjak putra ibu menikahi Yumna ... Dia sangat ceria deh . ”


" Meski tidak menikah dengan Yumna , Dia juga pasti ceria Bu . ” Kata Yumna .


" Apa sih . Kenapa ibu membahas itu . Dan kamu juga , Aku tidak akan menikahi wanita lain . ”


" Haduh Yumna kalo ibu jadi kamu nih meleleh setiap hari . Dennis , kamu kalo gombal jangan dihadapan ayah dan ibu dong . Kan lemes denger nya . ”


Kata Ibu lagi .


" Gak ada yang tau besok dan lusa . Kalo Allah menghendakinya .. kamu bisa apa ? " Timpal Yumna .


" Cinta aku sama kamu tuh gede banget . Masa aku akan menikah dengan yang lain . ”


" Kenapa enggak ? Raka dan Jihan juga menikah tanpa cinta. ”


" Ini urusan mau dibikin panjang sayang ? Kamu masih mengira kalo perasaan ku biasa-biasa saja ? ”


" Sudah , Kenapa kamu bereaksi seperti itu tentang ucapan istrimu ? Apa yang dia katakan benar kok . Dennis-Dennis .. ayo kita berangkat . ” Ajak ayah .


" Ibu akan tinggal beberapa jam lagi , Kalian para pria pergilah berkerja lebih keras . ” Kata Ibu .


1 Jam sudah berlalu , Yumna menemani Ibu mertuanya pergi ke swalayan membeli keperluan di rumah .


Dari berbagai sudut Yumna sadar jika disekelilingnya tengah memperhatikan .


Yumna memberikan senyuman kepada mereka .


Suasana semakin sangat riuh ketika seseorang mencoba untuk mendekati .


" Permisi , Aku sangat menyukai video mu . Apa aku boleh meminta Poto ? ” Tanya seorang Ibu .


" Aku bukan artis Bu . Aku juga tidak membuat video itu . Baik Ayo kita Poto . " Jawab Yumna .


Melihat reaksi Yumna yang welcome , Membuat yang lainnya juga berambisi untuk meminta Poto bersama Yumna .


" Aku juga mau . ”


" Aku juga . ”


" Aku juga . ”


20 menit sudah berlalu , Ibu membawa Yumna ke sebuah restoran .


" Kamu gak capek Na . Kamu udah kayak artis papan atas aja . ”


" Hehe .. Aku juga heran kenapa mereka ingin minta Poto sama aku coba . Apa videonya ditonton banyak orang ? ”


" Kamu belum lihat ? Kamu ini sangat lucu .. Dennis akan marah liat kamu tersenyum ramah seperti itu kepada para pria . ”


" Putra ibu sangat pencemburu . ”


Saat mereka asik berbincang , Tiba-tiba seseorang menghampiri mereka .


” Yumna ya ? " Sapa nya .


" Tante Dewi ? ”


" Ya ampun apa kabar ? "


Mereka berpelukan dihadapan ibu Dennis .


" Bu , Kenalin ini Tante Dewi . Beliau ini ibunya teman aku .. Ibu kenal Aditya ? ”


" Iya ibu tau .. Aditya ya . ”


" Duduk Tan . Tante kapan pulang ke Jakarta ? Udah lama banget ya Tante gak pulang . ” Tanyanya sangat ramah .


” Kemarin Tante pulang dari Singapure . Adit minta Tante pulang . Dia bilang sih mau kenalin Tante sama calonnya . ”


" Oh gitu . Iya , bentar lagi Tante bakal punya menantu . Dia sangat manis dan cantik lho Tan . " Katanya lagi .


" Apa dia lebih cantik dari kamu ? "


" Ah tentu saja . Dia lebih cantik .. Pokoknya dia sangat pantas untuk Aditya . ”


” Oh ya . Tapi kamu juga sekarang kok makin cantik aja . Saat kamu jadi karyawan Aditya dulu , Kamu sangat manis .. Eh sekarang malah makin manis . ”


" Ah Tante bisa aja . Oya Tante sama siapa kesini ? Paman mana ? ”


" Dia lagi terima telepon disana . Oya .. Yumna berhubungan baik sama Adit ? ”


" Iya Tan . ”


” Apa Tante boleh minta nomer telpon Yumna ? ”


" Boleh dong Tan . Salam buat Paman ya Tan . ”


" Iya nanti Tante sampaikan sama Paman .Yumna sendiri apa sudah menikah ? ”


" Dia menantuku . " Lontar ibu Dennis.


" Oh ya . Kirain belum menikah . ”


" Ini aku lagi Hamil Tan . ”


" Ya ampun pantes wajah kamu tuh bercahaya lho sayang . Tante seneng deh ketemu kamu disini .. ”


" Iya Tan sama aku juga . ”


Melihat keakraban Yumna dengan ibu Aditya membuat Ibu mertuanya cemburu .


Dia hanya mendelik melihat keduanya . Kelakuannya persis seperti Dennis yang kesal melihat Yumna bersenda gurau dengan orang lain .


” Kemarin dia bertemu dengan ibu mantan pacarnya , Sekarang apa lagi .. Heran sama Yumna . Kenapa dia membuat semua orang menyukainya . Apa tidak cukup para pria saja yang dia buat tergila-gila kenapa ibunya pun dibuat mencintainya juga ." Gerutunya pelan .