YUMNA

YUMNA
Episode 116



Yumna tiba di cafe menemui Jihan .


“ Gak salah nih kamu Na . janji ketemu jam 8 , Baru nyampe jam 11 ? “ Protes Jihan kesal .


” Maaf ya Han , Tadinya aku sudah siap mau berangkat .. Tapi . ”


Yumna membisikkan sesuatu kepada Jihan .


Jihan terbelalak mendengar pengakuan dari nya .


" Apa dia tidak tau waktu ? ”


" Ah dia itu memang senang sekali menggodaku entah dimana dan kapan pun waktunya . ”


" Aku kesel deh sama kamu . Nunggu kamu 4 jam lho Na . ”


” Iya makanya aku minta maaf . ”


" Tau ah , mana si El gak mau diem dari tadi .”


” Ya udah sini , aku yang gendong El ..” Katanya sembari menggendong bayi Jihan .


” Ya udah ayo . ” Ketus Jihan lagi .


Yumna dan Jihan masuk mobil menuju Mall .


” Aku dengar kamu kerampokan ? ”


” Iya , kok kamu tau ? ”


” Dennis yang bilang . ”


" Dia sudah mengganti semuanya . ”


” Kamu bahagia sama dia ? Apa dia sudah tidak pernah memaksamu ? ”.


" Sesekali sih . Aku heran sama dia , Masalah kecil saja jadi gede . Contohnya kemarin waktu mertuamu meng-upload Poto ku dengannya , Dia pergi memperingatkan Tante Dewi . Kesal sekali .. ”


” Tentu saja dia marah , Caption nya saja seperti itu . ” Jawab Jihan .


" Kamu lihat postingan ibu mertuamu ? ”


” Ya lah , Dia masih saja mengharapkan kamu .


Aku sih gak heran dulu kamu dan dia kan dekat . Kamu tau gak , Mas Raka sampe gak mau kami tinggal di rumah ibunya karena dia selalu membahas tentang hubungan kalian . Mas Raka tidak ingin aku tersinggung .. Jadi kami tinggal di apartemen . ”


Yumna sedih dengan Cerita Jihan , Tapi dia masih saja tersenyum Meski itu sedikit melukai nya .


" Jadi aku masih menjadi bayang-bayang dalam rumah tangga kalian . Aku tidak tau jika kamu harus menghadapi hal seberat ini . " Lontarnya lirih .


” Apa yang aku hadapi tidak seberat yang kamu hadapi . Jika aku jadi kamu , Mungkin aku tidak akan pernah ingin bertemu dan berteman lagi, Lain dengan kamu sampai detik ini kamu masih mau menerimaku . Menurut ku wajar jika mertuaku sangat menyukai mu . Kamu tau Na , Setelah pernikahan kalian gagal , Ibu mertuaku mengusir mas Raka dari rumah . Padahal saat itu mas Raka lebih hancur daripada dirinya . ”


" Aku tidak seistimewa itu .. ”


" Dennis saja melakukan kejahatan hanya karena menginginkan kamu . Aku tidak tau kapan dia berubah .Yang jelas Dennis yang aku kenal seperti bukan dirinya saat ini . ”


" Suamiku bisa berubah lebih menakutkan saat dia cemburu dan marah . Makanya aku selalu panik jika ada hal yang menyangkut Raka , Aditya atau Mas Rendy . Padahal Itukan bagian dari masa lalu . ”


" Tapi kamu mencintainya kan ? ”


” Selain menyebalkan dia itu sangat tampan . gimana aku gak baper coba .. Suamiku itu , Dia lucu sekali ..” Lontar Yumna membuat Jihan bingung .


” Jahat dan lucu 2hal yang berbeda . ”


" Ah pokoknya aku selalu berdo'a semoga kita bahagia dengan pasangan kita masing-masing . Aku dan suamiku , Kamu dan Raka , Diana dan Aditya , Mas Rendy dan kedua istrinya . ”


" Jika Diana dengar , Dia akan marah denger kamu bahas Nadia . ”


" Apa salahnya mendo' akan kebahagiaan seseorang , Itu tidak akan membuat kita bangkrut . "


" Kamu masih saja mendo' akan orang yang pernah jahat sama kamu . Biar bagaimanapun Nadia pernah memusuhi kamu . Please deh Na .. Kamu tuh bukan pemeran utama dalam sebuah film . ”


” Jiah , Apa aku terlihat berlebihan ? Aku hanya pernah mendo'akan dia bahagia . Apa salahnya . "


" Tetap saja .. "


" Ya udah deh aku gak akan do'akan dia lagi .”


" Kenapa kamu termakan omongan ku . Lakukan saja yang menurut mu benar . Jangan terprovokasi oleh setan . ”


" Maksud mu kamu setan ? ”


” Dasar . " Jihan tersenyum .


1 Jam sudah berlalu , Yumna dan Jihan sudah menemukan barang untuk kado Diana , Mereka mampir ke sebuah restoran .


Dia adalah ibu mertua Jihan . ” Yumna ..” Panggil nya .


” Tan .. Dari mana ? " Tanya nya sembari mencium tangan .


Jihan nampak canggung melihat kedatangan nya ,


" lagi belanja bulanan aja . Terus mampir kesini . ”


” Oya Tan maaf suamiku datang kerumah Tante ya . ”


" Oh soal itu . Suamimu datang menakutkan . Kenapa Suamimu sampe melabrak Tante seperti itu , Dia takut banget sih kehilangan kamu . Ya ampun , Kamu mendapatkan suami seorang pak Dennis . Aku tidak pernah tau jika dia memperistri kamu . ” Lontarnya tanpa menyapa Jihan menantunya .


" Memang nya Tante mengenal suamiku ? ”


" Siapa yang tidak kenal dia , Dia kan pengusaha sukses . Uangnya banyak ya . ”


” Apa ? ” Yumna tertegun mendengar perkataannya .


" Na , Aku ke toilet dulu ya , Kayaknya El buang air . " Lontar Jihan .


" Oh iya . ”


Jihan pergi membawa bayi El , Sementara itu Ibu mertuanya nampak biasa seperti tidak memperdulikan . Hal itu terlihat oleh Yumna , hubungan mereka memang tidak baik .


” Tan , Maaf jika aku harus ngomong ini . Jihan adalah wanita yang baik . Dia memberimu seorang cucu .. aku merasa Tante tidak memperdulikan dirinya .”


" Wanita yang baik tidak akan mengkhianati temannya . Jika bukan karenanya , Raka sudah memiliki putra darimu . Pernikahan itu masih menghancurkan hatiku . Mereka merenggut kebahagiaan kita .. Bagaimana hubungan kami akan membaik . ” Jawabnya.


" Tan aku sudah memaafkan mereka kok . Aku percaya jika ini takdir . Aku bukanlah yang terbaik untuk Raka . Kalo Tante masih menengok kebelakang , Itu percuma .. Tante gak akan dapat apapun selain saling melukai . Terimalah Jihan sebagai menantumu setidaknya lakukan itu untukku . Dia lebih dari sekedar teman bagiku .”


" Itulah yang membuat Tante jatuh hati dengan mu , Kamu masih memikirkan orang lain meski mereka pernah sangat melukaimu . Yumna , Aku tidak tau bagaimana ibumu bisa mendidik mu hingga kamu memiliki hati yang luar biasa . " Lontar Tante .


” Awalnya aku juga sangat membenci dia dan Raka , Tapi dengan berjalannya waktu aku sadar jika itu adalah takdir . Aku tidak mau kehilangan dia hanya karena hal apapun . Jika dipikir lagi , Mereka tidak bersalah kok Tan. Raka melakukan hal itu karena mabuk , Sementara Jihan , Dia tidak bisa melepaskan diri nya dari Raka . Tante berjanji lah .. Jika Tante mau mencobanya .. Tante maukan Terima Jihan ? ”


” Tante gak janji ya . ”


Yumna memeluk Tante girang , Dia berharap jika hubungan keduanya membaik .


" Lalu kamu sendiri , Apa kamu bahagia dengan pernikahan itu ? ”


” Aku bahagia .. Aku mencintai suamiku . ”


" Tapi kayaknya dia lebih mencintaimu . ”


" Kok Tante bisa mengira begitu ? ”


" Cara dia datang melabrak , Dia begitu menyukaimu . Kamu tau dia mengancam ku .”


" Maafkan suamiku sekali lagi ya tan . Aku jadi gak enak . ”


" Gak apa-apa kok .”


Tiba-tiba Jihan datang bersama bayinya .


” Han kita pulang yuk . " Ajak Yumna .


" Na , Biar Tante yang antar Jihan ." Kata Tante membuat Jihan kaget .


Yumna tersenyum lalu mengangguk saja tanpa menanyai Jihan lagi .


” Baiklah . ”


" Ayo , Biar ibu menggendong El . ” Pintanya sembari mengambil El dari pelukan Jihan .


” Iya Bu . ” Jihan terharu dan speechless dengan hal itu . Dia memandang wajah Yumna .


” Entah apa yang sudah dia lakukan hingga mampu meruntuhkan kerasnya hati ibu mertua ku . Yumna , Aku tidak tau kamu itu apa . Lagi-lagi kamu membuat semuanya membaik . ” Batin Jihan berkaca-kaca .


” Pergilah , Ibu mertuamu sudah jalan sana . ” Lontar Yumna .


Jihan memeluk nya sembari berkaca-kaca .


" Yumna aku tidak tau harus berbuat apa karena semua yang kamu lakukan selalu mengupayakan yang terbaik untuk ku . ”


" Itu gunanya teman . Lagipula aku tidak melakukan apapun untuk mu . ”


" Jika kamu tidak melakukan apapun , Kenapa ibu mertua ku mau mengantar ku ? ”


" Pergilah , Kamu bisa ketinggalan . Aku tidak suka melihat kamu nangis . gak tau kenapa wajah kamu kok menjadi jelek kalo nangis . ” Ledeknya .


" Aku pergi ya . " Jihan melambaikan tangan dan berlalu menyusul El dan ibu mertuanya .