
Sinta pergi ke rumah Yumna . Dalam perjalanan dia melihat mobil yang di kendarai Natan .
Entah apa yang hendak dia lakukan , yang jelas dia memepet mobil Yumna dan menghadangnya di depan .
Pak Anto pun keluar dari mobil , Ingin memastikan apa yang telah Sinta lakukan dengan menghalangi mobil mereka .
Sementara itu Natan heran dengan sikap Sinta , Dia pun keluar dari mobil ..
” Maaf Non .. Ada apa ini ? ” Tanya pak Anto kepada Sinta .
Sinta melewati nya begitu saja tanpa menjawab pertanyaan pak Anto .
” Ada apa non ? " Tanya Natan masih dengan wajah yang pucat .
” Mau kemana ? Mau melarikan diri ? setelah apa yang kamu lakukan .. Mau pergi begitu saja. Hebat banget kamu ya . " Lontarnya marah .
” Menurut non apa saya bisa melakukan sesuatu ? Saya hanya bisa melukai non , Jadi saya ingin menyudahi ini . ”
" Ya harus nya setelah kamu melukaiku kamu harus bisa menyembuhkan luka di hatiku . bukan mau melarikan diri . ”
” Aku tidak mengerti Ucapan non . ” Lontar Natan bingung .
” Tetaplah tinggal di rumah Dennis . Jika kamu bukan seorang bajingan . ” Katanya lalu masuk mobil dan menyetir .
Natan masih bingung dengan pembicaraan mereka barusan .
” Pak kita balik saja ke rumah tuan . ” Pinta Natan kepada pak Anto .
" Kamu gak jadi pulang ? Barusan kalian ngomongin apa ? Apa non Sinta tidak ingin kamu pergi Tan ? " Tanya pak Anto bingung .
” Kita kembali saja pak . ”
" Baiklah . ” Pak Anto pun membawa Natan kembali ke rumah Dennis .
1 Jam sudah berlalu , Yumna mengajak Dennis ke pasar untuk belanja .
” Setelan jas sudah keren malah di ajak ke pasar . Sayang , Kenapa sih kamu gak ajak pak Danang aja ? ” Protes Dennis .
" Sayang , Kan tanggung masa aku mesti pulang dulu ke rumah . ” Jawab Yumna .
" Kan tinggal telepon aja . jemput kamu di rumah paman . ”
" Iya ya kok gak kepikiran . Ya udah gih sana kamu berangkat ke kantor aja . "
" Ah udah nyampe sini tanggung . ”
" Terus kenapa kamu ngomel ? ”
Saat Yumna asik memilih sayur , Dia tidak sadar jika ibu-ibu membicarakan suaminya .
Mereka berbisik sambil tersenyum .
" Ini berapa Bu ? ” Tanya nya .
” Sekilo 40 ribu neng . " Jawab ibu tukang sayur .
” Diskon ya saya beli banyak nih . 4 kilo 60 ya .. Saya juga mau kentang , cabe , sama wortel . ”
” Boleh neng berapa kilo ? ”
20 menit kemudian Dennis memegangi kresek hitam berisi berbagai sayur , Hal itu digunjingkan para ibu-ibu .
" Wah suaminya mampir ke pasar nemenin belanja ya mbak sebelum ke kantor . " Lontar para Ibu-ibu kepada Yumna .
" Iya Bu .. Suami saya baikkan . ” Lontarnya ramah .
" Sayang , Aku ada meeting .. Masih lama apa ? ” Keluhnya berkeringat .
" Iya sebentar . Aku belum beli daging .. Mas kamu berangkat aja deh . Nanti aku naik taksi . ”
" Emang kamu masih lama . ”
" Lumayan . ”
" Sayang cepetan sih lah . ”
” Iya tuh tukang daging nya . Bentar ya yang . ” Yumna menghampiri tukang daging .
" Pak mau dong 3kg . Berapa sekilonya ? ”
" 110 neng .. ”
" Seratus aja ya .. kan belinya 3 kg . ”
" Aduh neng gak bisa , Ngambil untungnya dikit kok saya neng .. ” Kata pedagang daging sapi .
" Ya masa gak di kurangin sih .. Ayo dong kurangin berapa kek . " Yumna sibuk tawar menawar , membuat Dennis kesal dengan hal itu .
" Sayang .. Kamu nih gimana sih . Aku udah telat dari tadi . Ini nawar Mulu sih .. Bayar aja kenapa ? Bikin lama-lama aja deh .. Heran . " Gerutunya .
" Sabar dong sayang . Ya namanya beli ya wajar kalo nawar . Kamu nih ngeluh Mulu deh dari tadi .. dibilang pergi duluan gak mau .. Nunggu gak mau .. Maunya apa sih kamu mas .. Kamu mau ngajak ribut disini ? Tau tempat dong mas . ” Gerutu Yumna sebal .
" Ya kamu dari tadi nawar-nawar Mulu . Aku pegel pegang ini sayuran ..Mana banyak banget lagi . Kalo gini caranya gimana aku ke kantor udah bau keringat gini ..”
” Ah kamu ujung-ujungnya marah ini . Ya cepetan dong sayang . Jangan nawar Mulu bikin lama tau gak .”
” Pak 3 kg dagingnya cepetan suami saya udah ngomel . " Katanya sembari mendelik .
" Siap neng . ”
" Bayar sana . kamu kan banyak uang . " Suruh Yumna ketus .
" Minta kok gak ada manis-manisnya . ” Gerutu Dennis .
” Tuh ngejawab Mulu kalo istri ngambek . Cepetan bayar . ”
" Ya gimana bayar nya ..tanganku penuh sama belanjaan .. Ngambil dompetnya gimana ? ”
" Ya makanya sini . Dari tadi disuruh ke siniin gak dengar . ”
1 Jam kemudian , Yumna menekuk wajah nya sembari membawa semua belanjaan nya tanpa meminta bantuan Dennis . Dia nampak masih kesal karena suaminya .
” Sayang , Kalo suami mau kerja jangan suka di musuhi apa . Kan aku gak fokus kerjanya . ”
" Tau ah . Udah gih sana berangkat katanya telat . ”
" Ya udah aku berangkat ya . ” Lontarnya sambil mencium kening istrinya .
Dennis masuk mobil menuju kantor .
" Bau keringat gini .. Kalo mandi lagi gak sempet . " Dennis menyemprotkan parfum ke badannya .
Di dapur .
*
Yumna bergegas menyiapkan sayuran untuk nanti memasak . Tiba-tiba dia melihat oak Anto di dapur .
” Loh pak , Bukannya nganterin Natan ? Kok disini ? ”
" Gak jadi non , Natan ingin balik kesini .. Tadi pas perjalanan ada non Sinta . Dia menghentikan kami . Pas mereka saling bicara , Natan ingin kembali Non .” Jelas pak Anto .
" Apa ? Sinta ? Pak Anto gak salah Liat ? ”
" Enggak kok non .. Kan saya juga sempat ngomong sama non Sinta . ”
" Apa ? terus Sinta bilang apa ke Natan ? ”
" Non Sinta kayak marah non . singkatnya dia nyuruh Natan untuk balik kesini aja . Itu aja yang saya tau non . ”
” Berarti Sinta Tadi pergi nemuin Natan . ”
Yumna mengambil HP nya dan menulis chat kepada Sinta
” Sin , Mbak ingin tanya . Kamu benar nyuruh Natan balik ke rumah Mbak ? ”Tulisnya .
” Ya .” Balas Sinta simpel .
" Kamu mau nya apa sih ? Kamu mau balik sama Natan ? Kamu kan udah kasih harapan sama Ken ?”
” Ya udahlah Mbak .. Mbak gak usah mikirin itu . ”
" Gak bisa dong Sin , Ini namanya kamu mempermainkan Ken . ”
Sinta tak membalas lagi pesan darinya .
.
" Sinta tuh maunya apa sih . Dulu bilang gak bisa maafin Natan .. Sekarang disaat dia dekat dengan Ken malah kayak gini . ” Gerutunya .
Tiba-tiba Natan menghampiri nya .
" Tan .. Kamu balik lagi demi Sinta ..?”
” Saya disuruh balik sama non Sinta . ”
" Tan gini ya .. Sinta sudah dekat dengan Ken , Kamu tau kan ? Harusnya kamu tanya kenapa dia minta kamu tetap tinggal disini .. Saya gak mau deh ada orang yang terluka lagi karena hal ini . ”
" Maafin saya non. saya tidak sempat bertanya . ”
" Sinta tuh maunya apa sih . Urusan jadi ribet . ”
Tiba-tiba Hp Yumna berbunyi .
" Apa ? " Tanya nya kepada Dennis menohok .
” Sayang masih marah . ”
" Kamu mau apa sih mas ? ”
" Sayang .. Kamu udah gak marah . "
" Mau Tanya itu doang ? Gak jelas banget sih kamu .” Yumna menutup telepon nya .
" Bini gue kenapa lagi coba . Bentar-bentar marah , Bentar-bentar ngambek .”