YUMNA

YUMNA
Episode 119



Sinta pergi ke rumah Yumna . Dalam perjalanan dia melihat mobil yang di kendarai Natan .


Entah apa yang hendak dia lakukan , yang jelas dia memepet mobil Yumna dan menghadangnya di depan .


Pak Anto pun keluar dari mobil , Ingin memastikan apa yang telah Sinta lakukan dengan menghalangi mobil mereka .


Sementara itu Natan heran dengan sikap Sinta , Dia pun keluar dari mobil ..


” Maaf Non .. Ada apa ini ? ” Tanya pak Anto kepada Sinta .


Sinta melewati nya begitu saja tanpa menjawab pertanyaan pak Anto .


” Ada apa non ? " Tanya Natan masih dengan wajah yang pucat .


” Mau kemana ? Mau melarikan diri ? setelah apa yang kamu lakukan .. Mau pergi begitu saja. Hebat banget kamu ya . " Lontarnya marah .


” Menurut non apa saya bisa melakukan sesuatu ? Saya hanya bisa melukai non , Jadi saya ingin menyudahi ini . ”


" Ya harus nya setelah kamu melukaiku kamu harus bisa menyembuhkan luka di hatiku . bukan mau melarikan diri . ”


” Aku tidak mengerti Ucapan non . ” Lontar Natan bingung .


” Tetaplah tinggal di rumah Dennis . Jika kamu bukan seorang bajingan . ” Katanya lalu masuk mobil dan menyetir .


Natan masih bingung dengan pembicaraan mereka barusan .


” Pak kita balik saja ke rumah tuan . ” Pinta Natan kepada pak Anto .


" Kamu gak jadi pulang ? Barusan kalian ngomongin apa ? Apa non Sinta tidak ingin kamu pergi Tan ? " Tanya pak Anto bingung .


” Kita kembali saja pak . ”


" Baiklah . ” Pak Anto pun membawa Natan kembali ke rumah Dennis .


1 Jam sudah berlalu , Yumna mengajak Dennis ke pasar untuk belanja .


” Setelan jas sudah keren malah di ajak ke pasar . Sayang , Kenapa sih kamu gak ajak pak Danang aja ? ” Protes Dennis .


" Sayang , Kan tanggung masa aku mesti pulang dulu ke rumah . ” Jawab Yumna .


" Kan tinggal telepon aja . jemput kamu di rumah paman . ”


" Iya ya kok gak kepikiran . Ya udah gih sana kamu berangkat ke kantor aja . "


" Ah udah nyampe sini tanggung . ”


" Terus kenapa kamu ngomel ? ”


Saat Yumna asik memilih sayur , Dia tidak sadar jika ibu-ibu membicarakan suaminya .


Mereka berbisik sambil tersenyum .


" Ini berapa Bu ? ” Tanya nya .


” Sekilo 40 ribu neng . " Jawab ibu tukang sayur .


” Diskon ya saya beli banyak nih . 4 kilo 60 ya .. Saya juga mau kentang , cabe , sama wortel . ”


” Boleh neng berapa kilo ? ”


20 menit kemudian Dennis memegangi kresek hitam berisi berbagai sayur , Hal itu digunjingkan para ibu-ibu .


" Wah suaminya mampir ke pasar nemenin belanja ya mbak sebelum ke kantor . " Lontar para Ibu-ibu kepada Yumna .


" Iya Bu .. Suami saya baikkan . ” Lontarnya ramah .


" Sayang , Aku ada meeting .. Masih lama apa ? ” Keluhnya berkeringat .


" Iya sebentar . Aku belum beli daging .. Mas kamu berangkat aja deh . Nanti aku naik taksi . ”


" Emang kamu masih lama . ”


" Lumayan . ”


" Sayang cepetan sih lah . ”


” Iya tuh tukang daging nya . Bentar ya yang . ” Yumna menghampiri tukang daging .


" Pak mau dong 3kg . Berapa sekilonya ? ”


" 110 neng .. ”


" Seratus aja ya .. kan belinya 3 kg . ”


" Aduh neng gak bisa , Ngambil untungnya dikit kok saya neng .. ” Kata pedagang daging sapi .


" Ya masa gak di kurangin sih .. Ayo dong kurangin berapa kek . " Yumna sibuk tawar menawar , membuat Dennis kesal dengan hal itu .


" Sayang .. Kamu nih gimana sih . Aku udah telat dari tadi . Ini nawar Mulu sih .. Bayar aja kenapa ? Bikin lama-lama aja deh .. Heran . " Gerutunya .


" Sabar dong sayang . Ya namanya beli ya wajar kalo nawar . Kamu nih ngeluh Mulu deh dari tadi .. dibilang pergi duluan gak mau .. Nunggu gak mau .. Maunya apa sih kamu mas .. Kamu mau ngajak ribut disini ? Tau tempat dong mas . ” Gerutu Yumna sebal .


" Ya kamu dari tadi nawar-nawar Mulu . Aku pegel pegang ini sayuran ..Mana banyak banget lagi . Kalo gini caranya gimana aku ke kantor udah bau keringat gini ..”


” Ah kamu ujung-ujungnya marah ini . Ya cepetan dong sayang . Jangan nawar Mulu bikin lama tau gak .”


” Pak 3 kg dagingnya cepetan suami saya udah ngomel . " Katanya sembari mendelik .


" Siap neng . ”


" Bayar sana . kamu kan banyak uang . " Suruh Yumna ketus .


" Minta kok gak ada manis-manisnya . ” Gerutu Dennis .


” Tuh ngejawab Mulu kalo istri ngambek . Cepetan bayar . ”


" Ya gimana bayar nya ..tanganku penuh sama belanjaan .. Ngambil dompetnya gimana ? ”


" Ya makanya sini . Dari tadi disuruh ke siniin gak dengar . ”


1 Jam kemudian , Yumna menekuk wajah nya sembari membawa semua belanjaan nya tanpa meminta bantuan Dennis . Dia nampak masih kesal karena suaminya .


” Sayang , Kalo suami mau kerja jangan suka di musuhi apa . Kan aku gak fokus kerjanya . ”


" Tau ah . Udah gih sana berangkat katanya telat . ”


" Ya udah aku berangkat ya . ” Lontarnya sambil mencium kening istrinya .


Dennis masuk mobil menuju kantor .


" Bau keringat gini .. Kalo mandi lagi gak sempet . " Dennis menyemprotkan parfum ke badannya .


Di dapur .


*


Yumna bergegas menyiapkan sayuran untuk nanti memasak . Tiba-tiba dia melihat oak Anto di dapur .


” Loh pak , Bukannya nganterin Natan ? Kok disini ? ”


" Gak jadi non , Natan ingin balik kesini .. Tadi pas perjalanan ada non Sinta . Dia menghentikan kami . Pas mereka saling bicara , Natan ingin kembali Non .” Jelas pak Anto .


" Apa ? Sinta ? Pak Anto gak salah Liat ? ”


" Enggak kok non .. Kan saya juga sempat ngomong sama non Sinta . ”


" Apa ? terus Sinta bilang apa ke Natan ? ”


" Non Sinta kayak marah non . singkatnya dia nyuruh Natan untuk balik kesini aja . Itu aja yang saya tau non . ”


” Berarti Sinta Tadi pergi nemuin Natan . ”


Yumna mengambil HP nya dan menulis chat kepada Sinta


” Sin , Mbak ingin tanya . Kamu benar nyuruh Natan balik ke rumah Mbak ? ”Tulisnya .


” Ya .” Balas Sinta simpel .


" Kamu mau nya apa sih ? Kamu mau balik sama Natan ? Kamu kan udah kasih harapan sama Ken ?”


” Ya udahlah Mbak .. Mbak gak usah mikirin itu . ”


" Gak bisa dong Sin , Ini namanya kamu mempermainkan Ken . ”


Sinta tak membalas lagi pesan darinya .


.


" Sinta tuh maunya apa sih . Dulu bilang gak bisa maafin Natan .. Sekarang disaat dia dekat dengan Ken malah kayak gini . ” Gerutunya .


Tiba-tiba Natan menghampiri nya .


" Tan .. Kamu balik lagi demi Sinta ..?”


” Saya disuruh balik sama non Sinta . ”


" Tan gini ya .. Sinta sudah dekat dengan Ken , Kamu tau kan ? Harusnya kamu tanya kenapa dia minta kamu tetap tinggal disini .. Saya gak mau deh ada orang yang terluka lagi karena hal ini . ”


" Maafin saya non. saya tidak sempat bertanya . ”


" Sinta tuh maunya apa sih . Urusan jadi ribet . ”


Tiba-tiba Hp Yumna berbunyi .


" Apa ? " Tanya nya kepada Dennis menohok .


” Sayang masih marah . ”


" Kamu mau apa sih mas ? ”


" Sayang .. Kamu udah gak marah . "


" Mau Tanya itu doang ? Gak jelas banget sih kamu .” Yumna menutup telepon nya .


" Bini gue kenapa lagi coba . Bentar-bentar marah , Bentar-bentar ngambek .”