
Yumna bermaksud pergi menemui Paman dan bibi di rumah nya , Dia ingin memastikan apa Sinta masih sedih dengan perpisahan nya dengan Natan .
Dalam perjalanan menuju rumah paman , Yumna ditemani supir .
Dia melihat Nadia bersama Rendy sedang bertengkar di pinggir jalan.
Dia memutuskan untuk berhenti dan menghampiri mereka .
” Kalian sudah dewasa , Tapi bertengkar di sisi jalan seperti anak kecil . Semua orang melihat kalian .” Lontarnya sambil menutup pintu mobil .
” Ini bukan urusan mu .” Jawab Nadia kesal .
” Tadinya aku pikir , Aku bisa menengahi kalian . Tapi sepertinya aku salah .”
” Jangan dengarkan dia ..” Lontar Rendy pelan penuh perasaan .
” Apa yang dilakukan wanita ini padamu ? Apa dia menyulitkan mu ?”
” Ya , Mantan bos mu ini membuatku agak stres . Dia ingin aku menikahinya dan menjadikannya yang kedua ..Apa dia gila .” Lontar Rendy .
”Aku tidak perduli meski aku di anggap gila .”
” Temui saja ayahku ,Bicara padanya jika kamu ingin menikahiku . ” Jelas Rendy lagi .
” Aku akan temui dia .” Tantang Nadia .
” Kamu punya apa untuk membujuk ayahku ? Setidaknya Kamu harus memberikan saham kepada ayahku seperti yang dilakukan calon istri ku .”
” Aku akan lakukan apapun untuk itu , Jika perlu aku akan memohon kepada ayah ku .” Lontar Nadia .
” Sebagai Wanita dimana harga dirimu Nad ?” Tanya Yumna .
” Keberadaan mu tidak diinginkan disini , Jadi lebih baik pergilah .” Usir Nadia .
” Mas .. Dia menjadi bersikap jahat kepada ku karena mu . Dia menyalahkan aku terus menerus .. Baiklah aku pergi saja dari sini .”
” Yumna , Aku ingin bicara dengan mu .” Pinta Rendy membuat langkahnya berhenti .
” Ayolah Mas , Jangan membuat wanita ini semakin jahat kepadaku . Dia akan membunuhku kalo kita masih bicara .. ”
” Itu benar .” Jawab Nadia sinis .
” Aku akan menikahi seorang gadis dalam waktu dekat .Tapi Itu tidak berarti apa-apa buatku .. Itu tidak akan merubah perasaan ku .” Jelasnya .
” Lalu kenapa Mas mengatakan semua itu padaku ? Setiap hari aku berdo'a agar kamu bahagia dengan jalanmu sendiri . Jangan membuatku semakin melukaimu Mas , Berat sekali untuk mengatakan ini padamu , Aku sungguh tidak bisa kembali bersama mu .” Lontar Yumna pelan .
” Dengarkan dia , Jadi buka matamu . Bahwa hanya aku yang mencintaimu .” Pangkas Nadia lagi .
Yumna masuk mobil dan berlalu tanpa menoleh lagi kepada Rendy , Sementara Rendy masih sedih dengan semua perpisahan diantara mereka . Dia tidak berhenti menatap kepergian mobil yang semakin menjauh dari pandangannya .
Wajah penuh kesedihan itu disadari Nadia yang memandangi pria yang dicintainya itu .
Seperti dirinya ,Dia juga sangat terluka .Tapi dia memutuskan untuk tegar menghadapi sikap Rendy yang selalu menolaknya .
“ Aku akan terus menetesi batu yang keras itu hingga dia luluh .“ Lontar Nadia membuyarkan lamunan Rendy yang masih menatap mobil Yumna .
“ Apa aku sekeras batu ? Bukankah kamu yang sekeras batu . Sudah tau aku tidak menyukaimu masih Keukeh saja .”
” Aku dan kamu memang batu yang cocok . Cocok jika kita bersama .” Ocehannya membuat Rendy sedikit tersenyum .
” Sudahlah aku bisa gila bicara dengan mu .”
Nadia masih memandang penuh cinta kepadanya .
1Jam berlalu , Yumna berusaha membujuk Sinta untuk keluar dengannya.
Dia masih merasa jika Sinta bersedih meski dia menyembunyikan nya dari Yumna .
” Mbak akan mentraktir mu deh. .Kamu boleh beli apapun yang kamu mau . Suamiku memberiku uang yang cukup banyak untuk shopping .” Bujuknya .
” Dengar sayang ..Ibu dan Ayah mu sedih karena kamu berdiam diri di kamar seperti ini terus . Mbak sudah bilang jangan bersedih terlalu lama karenanya .”
” Aku sudah melupakan dia , Apa aku terlihat masih sedih ? ”
” Ya Mbak merasa begitu .”
” Baiklah ayo kita pergi . Aku berdiam diri di kamar karena aku ingin istirahat saja Mbak ..Kenapa kalian khawatir .” Lontarnya sedikit tersenyum berusaha meyakinkan .
” Sin .” Lontarnya menatap dalam dan memeluk Sinta .
Sinta berusaha tegar dihadapan Yumna , Pelukan darinya membuat Air mata nya hampir terjatuh .
Sinta tau betul jika Yumna begitu khawatir dan kasihan padanya jika Sinta terus menunjukan kesedihan .
Perlahan Yumna melepaskan pelukannya , Lalu memegang wajah Sinta dengan kedua tangannya .
” Wanita yang baik hanya untuk Laki-laki yang baik . Kamu tau , Semua akan baik-baik saja dengan berjalannya waktu . Waktu yang akan menghapus rasa sakit mu ..Mbak akan selalu ada untukmu .Bukan hanya Mbak tapi kita semua selalu ada kapanpun Sin .” Lontar Yumna menguatkan.
” Mbak , Terimakasih untuk semua ini . Aku tidak akan lupa bagaimana Mbak memberi ku semangat dan .” Lontarnya berkaca-kaca tak mampu melanjutkan ucapannya .
” Dalam keluarga tidak ada kata Terimakasih .”
” Aku tidak tau Mbak ini terbuat dari apa . Meski aku sudah melukaimu Mbak masih mau perhatian padaku .Padahal aku yang membuat Mbak terpaksa menikahi Mas Dennis .”
” Jangan mengungkit itu. ” Pintanya .
” Kenapa ? Apa hubungan kalian tidak baik ? Tentu saja bagaimana kalian akan baik-baik saja mengingat cara kalian menikah . Mbak apa Suamimu melukaimu ? Apa dia menghargai mu ? Aku bahkan lupa menanyakan keadaan mu .Bagaiman Mbak menjalani pernikahan itu .” Lontarnya tersedu-sedu .
” Sinta .” Lontar Yumna menatap sedih .
” Aku ini memang biang masalah . Aku bahkan melukai kedua orang tua ku hanya karena pria yang dalam beberapa hari mencampakkan ku . Harusnya aku diberi ganjaran untuk semua kesalahanku .”
” Semakin kamu bicara , Kamu akan semakin sakit .
Dengar Mbak , Mbak tidak apa-apa . Mas Dennis memperlakukanku dengan baik. Harus nya kamu menikahinya waktu itu .”
” Apa ? Syukurlah jika begitu . Maaf aku baru menanyakan ini , Bagaimana dengan Kak Rendy ?”
” Kami sudah menyelesaikan ini dengan baik ..Kita tidak perlu bahas ini lagi .”
“ Aku tidak tau harus berbuat apa untuk menebus semua kesalahanku .“
“ Sin , Sebenarnya ada sesuatu yang belum kamu tau mengenai aku dan Mas Dennis . Sebelum aku bertemu kalian , Aku dan Mas Dennis sempat berhubungan .”
” Apa ?” Lontar Sinta kaget .
” Kami bersama dalam jangka waktu yang singkat . Dia adalah pria yang masuk kedalam hatiku dengan tidak mudah , Tapi dia melepaskan aku sangat mudah . Aku memberi hatiku padanya . Hingga akhirnya ada hal yang membuat kami putus .Makanya saat Mbak tau dia memaksa ayahmu untuk menikahimu ,Mbak kaget . Mengapa dia lakukan ini padamu .”
” Mbak ..Lalu kenapa waktu itu Mbak gak kasi tau aku ? ”
” Mbak bingung Sin , ini terlalu mendadak waktu itu ..Saat kamu sedih dan terpaksa mau menikahi nya , Mbak ke Jakarta menemui Mas Dennis. Aku bertanya kepada nya , Mengapa dia memaksa Paman untuk menikahi mu .Dia tidak mengatakan apapun padaku , Sikapnya malah masih seperti dulu saat aku dengan nya menjalin hubungan . Dia bilang dia merindukan ku . Matanya masih berbinar saat melihatku . Dia sama sekali tidak membahas mu ..Semakin aku menaikan nada bicara ku , Dia malah terus menerus menggoda ku . Sampai sekarang Mbak tidak tau mengapa waktu itu dia ingin menikahi mu , Dia selalu mengelak jika Mbak singgung mengenai hal itu . Apa dia menyukaimu ? pertanyaan Itu masih ada didalam hatiku ..”
” Aku rasa itu tidak mungkin , Kami tidak pernah bertemu sebelumnya . Jadi mana mungkin Mas Dennis menyukai ku .”
” Lalu menurut mu kenapa dia ingin menikahimu ?”
” Entahlah Mbak aku tidak tau , Aku juga tidak bisa menebak . Mengingat kami tidak pernah saling bicara apalagi mengenal nya .”
” Ah kita malah membahas Mas Dennis ya. ”
” Aku penasaran deh Mbak ..Ceritain dong dulu bagaimana kalian bersama ?”
” Mbak malu .”
” Kok malu ? ”