YUMNA

YUMNA
Episode 206



Sinta mengejar Yumna hingga ke pintu, dia tidak mau membuat Yumna salah paham akan sikapnya .


” Mbak .. please , Mbak tau semua maksudku . dari awal aku tidak bisa kembali padanya . ” katanya mengejar Yumna .


” Tidak perlu berlari . kamu jangan lupa bayimu , sudahlah sin .. kamu gak perlu merasa gak enak . Mbak paham ..” Tepis Yumna.


Sinta meraih tangan Yumna agak pelan , pandangan nya amat teduh .


” Bayi ini sekarang adalah salah satu dari tujuan hidupku Mbak . aku ingin hidup dengan tenang dan baik-baik saja . apa salah jika aku ingin fokus merawatnya saja tanpa memikirkan seorang pria ? Jalan kak Natan masih panjang . dia pasti bisa melupakan aku . ”


" Sekarang Mbak tanya sama kamu , jika seandainya Natan benar-benar melupakan mu dan menyukai gadis lain .. apa kamu rela ? ”


” Ya . memang itulah yang terbaik buatnya . sudah ku bilang berkali-kali kalo dia layak mendapatkan gadis yang lebih baik dariku . ”


” Itu menurut versi mu , tapi untuk Natan , keputusan kamu ini malah membuatnya amat terluka . kamu lupa bagaimana dia merelakan kamu dengan Kenan agar kamu bahagia , tapi sekarang apa yang mempengaruhi pikiranmu hingga kamu berpikir seperti ini . maaf mbak begitu ikut campur , mbak perduli sama kamu . kamu tau itu kan ?? “


“ Aku tau . aku minta maaf karena sering membuat mbak , ayah dan ibu sedih . “ Katanya berurai air mata .


“ Saat paman dan bibi tidur , lihatlah wajah mereka .. kesedihan itu pasti terlihat nyata . mbak pamit , katakan pada bibi , mbak tidak sempat pamit . “


Yumna segera masuk ke dalam mobil meninggalkan kekalutan di wajah sinta .


Kemudian dia segera berbalik dan masuk ke dalam rumah , saat langkahnya terasa begitu berat .. tiba-tiba bibi sudah tampak berdiri di hadapannya .


“ Yumna sudah pulang ? perutnya sudah besar , dia masih sempat mengunjungi kita . “ Puji bibi memberikan sedikit senyuman .


Sinta memandangi ibunya seperti ucapan Yumna barusan . tentu saja Sinta tau jika dari awal ibunya memang tiada henti menangis dengan apa yang menimpa dirinya .


” Jangan tersenyum jika tidak mau Bu . aku tidak memerlukan itu . maaf sudah membuat ibu semakin sedih . ”


” Enggak sayang , bukankah kita sudah membahas ini . kita akan bahagia dengan apa yang sudah terjadi. ”


” Tadi ibu bicara apa pada Mbak ? Mbak Yumna tampak kesal padaku Bu . dia tidak pernah bicara seperti itu pada ku . saat datang Mbak langsung membicarakan keputusan ku tentang kak Natan . ”


” Maafkan ibu . tadi Yumna melihat ibu lagi agak melamun. ”


” Ibu masih khawatir karena aku melahirkan bayi ini seorang diri ? ” Tanya Sinta membuat bibi sedih .


Bibi menggelengkan kepala untuk membuat Sinta tak mengkhawatirkan nya lagi .


” Aku tau jawabannya dari mata ibu . sampai hari ini , aku hanya mampu memberikan air mata buat kalian . ”


” Sin . ”


Sinta masuk ke dalam rumah tanpa ibunya , dia begitu rapuh namun dia sadar jika apa yang dia lakukan memang yang terbaik meski salah di mata Yumna dan bibi .


1 Jam kemudian , Yumna menyiapkan bahan masakan di dapur .


” Aku harus apa untuk meluluhkan hati Sinta .. dia begitu keras kepala . ” Katanya sembari memotong sayuran .


Tiba-tiba handphone Yumna berdering , Yumna meraihnya dan heran dengan nomor baru tersebut .


” Halo ..” Sapanya .


” Non , ini saya .. Natan . non saya tidak bisa kerja lagi , tolong sampaikan permohonan maaf untuk tuan juga . terima kasih untuk kebaikan kalian berdua selama ini . ” ucap Natan membuat Yumna semakin tersengal mendengarnya .


" Tapi Tan .. kenapa ? kamu bilang akan balik setelah cuti ?? ”


” Tidak bisa non .. maafkan saya , saya tidak bisa lama . sekali lagi terima kasih non . ” Katanya lalu sambungan telepon nya segera terputus .


” Natan .. kok buru-buru amat sih telepon nya . kenapa dia pake nomor telepon dengan kode seperti ini . apa dia juga harus mengganti nomor telepon demi untuk melupakan Sinta . mereka yang berpisah , kenapa aku yang galau . ” Gerutu Yumna terdengar oleh bibi yang baru masuk ke ruangan itu .


” Kenapa non ?? ”


” Natan bi , dia gak mau kerja lagi . barusan dia telepon . ”


” Kasian ya mas Natan . gak apa-apa lah non .. mungkin berat buat dia kalo masih harus kerja disini takut ketemu dengan non Sinta . ”


” Terus gimana dong ?? ”


” Tuan bisa kok cari sopir plus bodyguard yang lain . nona tenang aja . ”


” Hmmm bukan gitu bi ..”


” Bibi tau , non pengen mereka sama-sama lagi ya ?? ”


" Kalo boleh jujur sih iya , tapi mana bisa bi . Sinta nya aja kayak gitu . ”


” Udahlah non jangan mikirin mereka . non fokus aja sama bayi . bentar lagi mau lahiran . ”


” Iya sih bi .. ” Yumna nampak tidak semangat dengan apa yang terjadi .


” Sana istirahat , biar bibi yang masak . ”


" Gak apa-apa ? ”


” Gak apa-apa lah . ”


Yumna segera berdiri dan pergi dari dapur .


“ Telepon mas Dennis kali ya , tapi .. takut dia lagi sibuk . ya ampun kenapa sih semuanya malah jadi kayak gini . ” Lontarnya bingung .


Tiba-tiba terdengar suara bel dari luar , Yumna mencari tau siapa yang datang . ia melihat kaca dan memperhatikan sebuah mobil yang baru saja masuk ke dalam garasi rumahnya .


Rupanya yang datang adalah Nadia , dia datang seorang diri .


Yumna bergegas ke depan untuk menyapanya .


” Tumben Nad . ” Sapa Yumna .


” Di kantor bete banget na .. ayahku lagi ke Bandung . gak apa-apa kan kalo aku kesini ? ”


” Kamu datang bukan untuk melabrak ku lagi ? bagaimana hubunganmu dengan mas Rendy ?? coba perbaikilah . ”


” Suruh aku duduk dan tawari aku minum dulu . kenapa kamu harus menanyakan itu sih ?? ” Omelnya sebal .


” Sejak kapan wanita seperti mu harus disuruh dulu untuk duduk . ”


” Aku tamu di rumah ini . ”


" Duduk lah Nad , aku akan berbaik hati padamu sekarang . jadi gimana ? ” Tanyanya lagi amat penasaran .


” Apa nya yang gimana , aku sudah mengumpulkan berkas untuk menggugat nya . ”


” 2 orang harus berpisah karena sesuatu yang rumit . Nadia ataupun Sinta , mengapa mereka membuat ku khawatir . ” gumam Yumna lirih .


” Jangan merasa bersalah , ini bukan salahmu kok . bukan salahmu jika suamiku masih tergila-gila dengan mu . ” Ucap Nadia membuyarkan lamunan .


” Tidak bisakah kamu memberi nya kesempatan . aku yakin semua akan baik-baik saja . ”


” Ayahku bilang aku tidak punya harga diri sebagai seorang perempuan , sudah tau tidak diinginkan .. masih saja mempertahankan pernikahan . ”


” Kenapa kamu menyadarinya saat kamu sudah melangkah sangat jauh ? ”


” Aku pikir aku bisa meluluhkan hatinya , menggantikan posisi mu dihatinya , rupanya setelah aku jalani .. semua itu cukup membuatku sengsara . aku tidak bisa lagi berdiri mengejarnya .. ”


Yumna hanya diam mendengar ucapan Nadia yang begitu terluka namun masih bisa tersenyum padanya.


” Di dunia ini tidak ada yang menginginkan aku sepertimu , aku heran .. apa aku kurang cantik atau kurang seksi sih ? ” upayanya agar yumna tidak memasang wajah sedih .


” Jangan mengasihani ku . aku bukan pengemis . aku akan move on dan menerima takdir ini . ”


” Pulanglah , aku tidak mau dengar apapun lagi . kalian berdua selesaikan urusan kalian sana . ”


” Apa yang harus di selesaikan , semua sudah selesai ..”


Sore pun tiba , waktu menunjukkan pukul 5 .. Dennis selesai mandi dan pergi ke ruang kerjanya .


Yumna datang dengan segelas kopi di tangannya .


” Mas . kamu banyak kerjaan ya ? kamu kan baru pulang . kok udah ngecek berkas lagi . ”


” Iya sayang . kerjaan aku lagi banyak banget . kenapa ?? wajah kamu sedih gitu sih ?? ”


” Natan .. tadi dia telepon , dia gak bisa kerja lagi sama kita . ”


” Iyalah , gimana dia mau kerja lagi .. sekarang dia lagi di tahan polisi kok . ” Lontarnya datar sembari memandangi laptop .


" Apa ?? Maksud kamu gimana ? kok bisa ?? ” Tanya Yumna khawatir .


” Anak buah ku yang bilang tadi pagi . katanya si Natan di klub tertangkap tangan lagi beli sabu . dia di bawa polisi . ”


" Kok kamu gak bilang aku sih mas ? kenapa sih kamu kayaknya gak shock dia di amankan polisi ?? ”


" Ya terus aku harus gimana ? lagian kejadiannya juga jauh .. dia kan pergi ke malang . ”


” Tapi mas anak buah kamu kan banyak , kamu gak kirim salah satu dari mereka buat bantu Natan ? ”


" Ngapain ?? dia juga gak mau kerja lagi kan . ”


" Kok gitu sih , aku gak nyangka ya kamu gak punya perasaan banget jadi orang . dia kerja lama sama kita lho , kok bisa kamu sesantai ini ? " Tanya Yumna heran .


” Sayang , kita gak perlu ngurusin hidup banyak orang . buat apa ? ”


Yumna semakin kesal dengan ucapan Dennis , dia segera pergi tanpa mengatakan apapun lagi .


" Salah lagi . ini Yumna kenapa sih selalu membesar besarkan masalah orang lain . sayang .. jangan ngambek dong . ” Lontarnya lalu menyusul sang istri .


" Yumna , sayang !!! ” Panggilnya namun sama sekali tidak di gubris oleh Yumna .


Dia pergi ke kamar dan duduk di sudut ranjang .


” Aku gak mau kita ribut , apa yang salah dari ucapanmu tadi .. coba bilang ? " Pintanya mendekati .


” Natan bukan sekedar sopir disini , dia jaga aku , mematuhi semua keinginan kita .. dia tidak pernah berperilaku buruk . ”


” Semua orang yang bekerja padaku juga mematuhi semua keinginanku , ”


” Ya justru itu , kamu gak bisa dong gak perduli kayak gitu sama semua karyawan kamu . ”


” Karyawan ku lebih dari 20ribu orang , apa aku harus ikut andil dengan semua yang mereka alami ? ”


” Natan kan beda mas . kamu ngerti itu gak sih ? ”


” Oke , jadi sekarang kamu maunya apa ? ”


" Ya kamu kasih bantuan lah sama dia kirim pengacara atau apa buat dia . ”


” Iya , oke .. nanti kalo dia udah di pindahin ke Jakarta . orang-orang ku akan suruh memantau kasusnya . ”


” Gitu dong . tapi mas kenapa dia bisa sampai membeli barang itu ?? ”


” Mungkin dia butuh ketenangan sayang . orang patah hati itu bisa melakukan apapun kan ? ”


” Aku tidak melakukan apapun saat patah hati . ”


" Ya kalo buat para pria yang lemah imannya mungkin lain . ”


” Kalo kamu ? apa yang kamu lakukan saat patah hati ? ” Tanyanya sembari memandangi dengan sinis .


” Hmmmm .. ”


” Kamu juga melakukan itu ? membeli barang seperti itu. uangmu kan banyak ?? ”


” Enggak , aku sayang ibuku .. jika aku memakai barang itu , ayahku sudah mengancam akan menghabisi ku . ”


" Apapun yang kamu alami , kamu tidak patut memakai barang itu . terlebih hanya karena seorang perempuan seperti ku ..” Katanya menasehati .


" Apa yang kamu bilang , kamu bukan sekedar seorang perempuan buatku . jangan katakan seperti kamu tidak berharga untukku . ”


” Memang iya . lalu apa yang kamu lakukan saat kita putus ?? ” Hardiknya .


” Saat aku patah hati , aku malah berpikir dengan keras untuk mendapatkan kamu kembali . aku harus punya kekuatan untuk membuatmu kembali . ”


” Dengan menjadi orang sukses dan mengancam pamanku ?? ”


” Sayang !!! itu hanya rencana . ”


Yumna mendelik melihat wajah suaminya yang mengelak .


” Kenyataan nya kamu memang begitu . ”


" Iya deh biar pertikaian ini berakhir. ”