
Yumna tiba di rumah , Dia pergi ke dapur untuk mengambil air .
Saat dia meleguk segelas air , Dennis mengejutkan nya yang berdiri di hadapan Yumna tidak terdengar kapan dia datang.
" Ya ampun .. Ngagetin aja kamu . ”
" Cepat banget udah pulang aja . ”
" Barang sudah dapet , Ya udah mau apalagi . ”
" Ah bilang aja kalo kamu gak mau ninggalin aku lama-lama . ”
" Geer . Kamu mau makan apa ? Aku masakin .”
” Apa aja .. Yang penting ada kamu . ”
” Mulai . Kamu udah mandi . ”
" Udah keren gini gak liat . Masih tanyain mandi . ”
” Kalo libur istirahat aja sana . Jangan ngapa-ngapain .. Aku mau bikin cemilan . ”
" Cemilan apa sih . Gak capek apa ..”
” Terus kamu mau apa ? Mau nambah titik-titik . Udah sana . ”
Dennis memeluk istrinya dari belakang yang sedang siap membuat kue .
" Apa sih , Ada bibi nanti . ” Protes Yumna .
” Biarin. Inikan rumahku . " Lontarnya menciumi rambut.
” Wah gak bener nih . Di rumah ini ,selain ada bibi ada Natan pak Danang .. ”
” Biarin ah ..”
” Oya aku lupa mengecek keadaan Natan . Apa dia sudah sehat . ”
" Dia sudah sehat sayang . Jangan memikirkan pria lain . ”
” Dia itu Supirmu .. Kamu mau cemburu padanya .”
” Ayo sayang kita kekamar yu .”
” Ya ampun . ” Geramnya .
” Ya udah kamu mau aku menciumi kamu disini . ”
” Kamu jangan mulai ya . Kamu mau bikin aku mandi untuk ke 3kalinya . ”
" Hanya berciuman . ”
" Heran gak bosan-bosan nih orang . ”
” Sayang aku tadi transfer uang ke rekening mu . ”
" Lama-lama aku kayak wanita panggilan . ”
" Kan biar kamu seneng . ”
" Jangan gitu mas kayak aku gak pernah kasih jatah saja pake acara ngasi uang . Aku ini istrimu .”
” Oh ya ? Ya udah deh mana sini HP kamu . Aku mau balikin uangku ke rekening ku . ”
” Nih . Memang berapa kamu transfer ke rekening ku ? ” Tanyanya sembari menuang terigu .
” Seratus ..”
Yumna langsung merampas HP di tangan suaminya .
” Seratus ribu ? Masa segitu saja mau ditarik lagi . Biarin aja buat saldo . ” Gerutunya .
” Juta dong sayang . Ngapain aku kasih kamu seratus ribu .kayak buat jajan cilok aja . ”
Yumna terbelalak mendengar perkataan suaminya .
Dia mengecek HP dan melihat saldo rekening nya .
" Sayang buat apa uang sebanyak ini ? ” Tanyanya sedikit mesem-mesem .
” Dikasih sepuluh juta aja girang nya sampe jungkir balik , Apalagi sekarang seratus , harusnya sih kamu pingsan . " Ledek Dennis .
” Sayang ..” Senyumnya mulai terukir dan mencium pipi suaminya .
” Tuh kan emang perempuan tuh kalo dikasih uang ya gini kelakuannya .”
” Kan uang yang kemarin masih ada mas , Kenapa kamu kasih uang lagi . ”
” Karena istriku ulang tahun . aku pengen kamu beli apapun yang kamu mau . ”
” Apa ? Memang ini ulang tahun ku . masa sih ? Aku aja lupa , Kok kamu ingat ? ”
" Ingat lah . Ayo ikut aku . ”
Dennis membawa nya ke kamar , Yumna sudah menghela nafa saja . Rupanya dia sudah berpikir kemana-mana karena suaminya mengajak ke kamar .
Yumna kaget melihat kamarnya penuh dengan bunga mawar , Entah kapan suaminya menata bunga-bunga yang cantik .
" Sayang .” Lontarnya terharu .
” Kamu suka ? Aku ambil kue nya ya . ”
Yumna terlihat bahagia melihat bunga-bunga yang ditata rapih di tempat tidurnya .
Dennis menyalakan lilin ..
Yumna meniup nya begitu saja tanpa disuruh suaminya .
" Sayang do'a dulu dong , Maen tiup aja . ” Lontar Dennis menggerutu .
" Aku sudah berdo'a kok . ”
" Apa harapan mu ? Apa aku boleh tau ? ”
” Semoga suamiku sehat ,Rumah tangga kita semoga bahagia , Damai dan aku segera hamil . ”
" Amin . ”
" Kok aku lupa ya .. Padahal aku malah ingat ulang tahun Diana . "
" Kamu kan gitu . Senengnya mikirin orang lain . ”
" Gak juga , Emang beneran lupa mas . ”
" Ya udah nih kado dari aku . buka gih ..”
" Apalagi sih mas ? Kamu udah kasih semuanya lho .”
Yumna membuka kado darinya dengan senyum yang masih melingkar .
Setelah dibuka , Dia terkejut melihat satu set perhiasan untuk nya .
" Sayang .. Kemarin kamu beliin aku gelang . Kenapa belikan aku lagi . Sayang nanti uangmu habis . ” Keluhnya .
" Tapi seneng kan . ”
Yumna kembali tersenyum mendengar ledekan dari suamiku . Lalu dia mencium pipi Dennis lagi .
" Mas makasih ya . Aku seneng . ”
" Gimana gak seneng , uang dapat , perhiasan dapat .”
” Sayang ih kamu kayak gak ikhlas . ”
" Makanya hari ini cuti , Aku pengen nyenengin istriku yang manis ini . " Lontarnya membelai rambut Yumna .
” Sayang aku kan jadi geer .”
Dennis mencium bibir istrinya kilat .
" Kok sebentar. ” Protes Yumna .
" Takut di begal lagi . Nanti kamu nyuruh transfer lagi . "
" Apasih . ” Yumna kembali meraih nya dan menciumi Dennis .
Tiba-tiba " Tok tok tok . ” Bibi mengetuk pintu .
Yumna pun melepaskan ciumannya lalu pergi membuka pintu .
" Si bibi gak tau orang lagi enak apa .” Gerutu Dennis .
" Ada apa bi ? ” tanya Yumna .
” Di ruang tamu ada non Shinta , Non Diana dan non Jihan .”
" Oh ya udah bilang tunggu ya . ”
" Iya non . ” Bibi kembali dan meninggalkan kamar mereka .
” Sayang yuk keruang tamu . " Ajak Yumna sembari menyisir rambut .
" Mau lagi sayang . ” Keluh nya .
” Nanti .”
Yumna keluar kamar menggandeng Dennis menuju ruang tamu .
" Hai sayang . " Sapanya .
" Selamat ulang tahun Ya Na . " Lontar Diana menciumi pipi Yumna disusul yang lainnya .
" Yumna kamu kok gak bilang ulang tahun kan tadi kita nyari kado buat Diana ?” Lontar Jihan heran .
" Aku aja gak ngeh .. Tau-tau suamiku yang ngingetin kok . ” Jawabnya masih dengan senyum .
" Mbak sehat selalu ya .. cepat-cepat hamil dong .”
" Amin . Makasih ya Sin . Nayla gak di ajak ? ”
” Nayla sekolah Mbak . ”
” Nih kado dariku ." Lontar Diana .
" Ya ampun kenapa harus repot-repot segala .”
" Enggak repot . "
" Kalo aku sih belum nyari kado na .. " Lontar Jihan .
" Enggak usah Han .. ”
" Ini dari aku Mbak ..” Kata Sinta .
Tiba-tiba Ken datang menaruh kunci mobil . Rupanya dia datang bersama Sinta .
" Hai ken . ”
" Dih Yumna ulang tahun . selamat menua . ” Ledeknya .
” Dasar . Kalian bareng ? ”
" Lo Pepet terus Ken . " Ledek Dennis .
” Apasih sayang . " Sela Yumna mencubit pipi Dennis .
" Makasih ya kalian udah Dateng kesini pake acara repot ngasi kado segala . Kalian baik banget . ”
Yumna memeluk mereka semua .
" Mana pacar kalian harusnya di ajak ? ” Tanya Dennis .
" Suamiku ke kantor begitu juga Aditya . Lagian kamu Nis biasanya aja kamu marah kalo mereka ada. tumben banget nanyain mereka . ”
” Ya gak apa-apa sih . Kayaknya mereka udah move on juga . ”
” Kalo belum Gimana ? " Goda Jihan .
” Udah ada anak masa belum move on . ”
Mereka tertawa mendengar Jawaban Dennis si tukang marah dan pecemburu .
Saat mereka asik mengobrol , Sinta pergi ke dapur untuk mengambil gelas . Dia celingukan mencari keberadaan Natan .
Diam-diam dia mencemaskan keadaannya yang sedang sakit .
Tiba-tiba bibi menghampiri .
” Non mau apa ? ”
" BI , Natan masih sakit ? " Tanyanya pelan .
” Masih non ..Tapi sedikit mendingan . ”
” Apa dia sudah ke dokter ? ”
" Sudah Non...Lagi pemulihan saja ..Non mau ketemu dia ? Ayo bibi antar . ” Ajak bibi .
” Tidak bi .. tidak usah .”
Sinta takut jika Natan mengira dia masih menyukainya .