YUMNA

YUMNA
Episode 117



Yumna tiba di rumah , Dia pergi ke dapur untuk mengambil air .


Saat dia meleguk segelas air , Dennis mengejutkan nya yang berdiri di hadapan Yumna tidak terdengar kapan dia datang.


" Ya ampun .. Ngagetin aja kamu . ”


" Cepat banget udah pulang aja . ”


" Barang sudah dapet , Ya udah mau apalagi . ”


" Ah bilang aja kalo kamu gak mau ninggalin aku lama-lama . ”


" Geer . Kamu mau makan apa ? Aku masakin .”


” Apa aja .. Yang penting ada kamu . ”


” Mulai . Kamu udah mandi . ”


" Udah keren gini gak liat . Masih tanyain mandi . ”


” Kalo libur istirahat aja sana . Jangan ngapa-ngapain .. Aku mau bikin cemilan . ”


" Cemilan apa sih . Gak capek apa ..”


” Terus kamu mau apa ? Mau nambah titik-titik . Udah sana . ”


Dennis memeluk istrinya dari belakang yang sedang siap membuat kue .


" Apa sih , Ada bibi nanti . ” Protes Yumna .


” Biarin. Inikan rumahku . " Lontarnya menciumi rambut.


” Wah gak bener nih . Di rumah ini ,selain ada bibi ada Natan pak Danang .. ”


” Biarin ah ..”


” Oya aku lupa mengecek keadaan Natan . Apa dia sudah sehat . ”


" Dia sudah sehat sayang . Jangan memikirkan pria lain . ”


” Dia itu Supirmu .. Kamu mau cemburu padanya .”


” Ayo sayang kita kekamar yu .”


” Ya ampun . ” Geramnya .


” Ya udah kamu mau aku menciumi kamu disini . ”


” Kamu jangan mulai ya . Kamu mau bikin aku mandi untuk ke 3kalinya . ”


" Hanya berciuman . ”


" Heran gak bosan-bosan nih orang . ”


” Sayang aku tadi transfer uang ke rekening mu . ”


" Lama-lama aku kayak wanita panggilan . ”


" Kan biar kamu seneng . ”


" Jangan gitu mas kayak aku gak pernah kasih jatah saja pake acara ngasi uang . Aku ini istrimu .”


” Oh ya ? Ya udah deh mana sini HP kamu . Aku mau balikin uangku ke rekening ku . ”


” Nih . Memang berapa kamu transfer ke rekening ku ? ” Tanyanya sembari menuang terigu .


” Seratus ..”


Yumna langsung merampas HP di tangan suaminya .


” Seratus ribu ? Masa segitu saja mau ditarik lagi . Biarin aja buat saldo . ” Gerutunya .


” Juta dong sayang . Ngapain aku kasih kamu seratus ribu .kayak buat jajan cilok aja . ”


Yumna terbelalak mendengar perkataan suaminya .


Dia mengecek HP dan melihat saldo rekening nya .


" Sayang buat apa uang sebanyak ini ? ” Tanyanya sedikit mesem-mesem .


” Dikasih sepuluh juta aja girang nya sampe jungkir balik , Apalagi sekarang seratus , harusnya sih kamu pingsan . " Ledek Dennis .


” Sayang ..” Senyumnya mulai terukir dan mencium pipi suaminya .


” Tuh kan emang perempuan tuh kalo dikasih uang ya gini kelakuannya .”


” Kan uang yang kemarin masih ada mas , Kenapa kamu kasih uang lagi . ”


” Karena istriku ulang tahun . aku pengen kamu beli apapun yang kamu mau . ”


” Apa ? Memang ini ulang tahun ku . masa sih ? Aku aja lupa , Kok kamu ingat ? ”


" Ingat lah . Ayo ikut aku . ”


Dennis membawa nya ke kamar , Yumna sudah menghela nafa saja . Rupanya dia sudah berpikir kemana-mana karena suaminya mengajak ke kamar .


Yumna kaget melihat kamarnya penuh dengan bunga mawar , Entah kapan suaminya menata bunga-bunga yang cantik .


" Sayang .” Lontarnya terharu .


” Kamu suka ? Aku ambil kue nya ya . ”


Yumna terlihat bahagia melihat bunga-bunga yang ditata rapih di tempat tidurnya .


Dennis menyalakan lilin ..


Yumna meniup nya begitu saja tanpa disuruh suaminya .


" Sayang do'a dulu dong , Maen tiup aja . ” Lontar Dennis menggerutu .


" Aku sudah berdo'a kok . ”


" Apa harapan mu ? Apa aku boleh tau ? ”


” Semoga suamiku sehat ,Rumah tangga kita semoga bahagia , Damai dan aku segera hamil . ”


" Amin . ”


" Kok aku lupa ya .. Padahal aku malah ingat ulang tahun Diana . "


" Kamu kan gitu . Senengnya mikirin orang lain . ”


" Gak juga , Emang beneran lupa mas . ”


" Ya udah nih kado dari aku . buka gih ..”


" Apalagi sih mas ? Kamu udah kasih semuanya lho .”


Yumna membuka kado darinya dengan senyum yang masih melingkar .


Setelah dibuka , Dia terkejut melihat satu set perhiasan untuk nya .


" Sayang .. Kemarin kamu beliin aku gelang . Kenapa belikan aku lagi . Sayang nanti uangmu habis . ” Keluhnya .


" Tapi seneng kan . ”


Yumna kembali tersenyum mendengar ledekan dari suamiku . Lalu dia mencium pipi Dennis lagi .


" Mas makasih ya . Aku seneng . ”


" Gimana gak seneng , uang dapat , perhiasan dapat .”


” Sayang ih kamu kayak gak ikhlas . ”


" Makanya hari ini cuti , Aku pengen nyenengin istriku yang manis ini . " Lontarnya membelai rambut Yumna .


” Sayang aku kan jadi geer .”


Dennis mencium bibir istrinya kilat .


" Kok sebentar. ” Protes Yumna .


" Takut di begal lagi . Nanti kamu nyuruh transfer lagi . "


" Apasih . ” Yumna kembali meraih nya dan menciumi Dennis .


Tiba-tiba " Tok tok tok . ” Bibi mengetuk pintu .


Yumna pun melepaskan ciumannya lalu pergi membuka pintu .


" Si bibi gak tau orang lagi enak apa .” Gerutu Dennis .


" Ada apa bi ? ” tanya Yumna .


” Di ruang tamu ada non Shinta , Non Diana dan non Jihan .”


" Oh ya udah bilang tunggu ya . ”


" Iya non . ” Bibi kembali dan meninggalkan kamar mereka .


” Sayang yuk keruang tamu . " Ajak Yumna sembari menyisir rambut .


" Mau lagi sayang . ” Keluh nya .


” Nanti .”


Yumna keluar kamar menggandeng Dennis menuju ruang tamu .


" Hai sayang . " Sapanya .


" Selamat ulang tahun Ya Na . " Lontar Diana menciumi pipi Yumna disusul yang lainnya .


" Yumna kamu kok gak bilang ulang tahun kan tadi kita nyari kado buat Diana ?” Lontar Jihan heran .


" Aku aja gak ngeh .. Tau-tau suamiku yang ngingetin kok . ” Jawabnya masih dengan senyum .


" Mbak sehat selalu ya .. cepat-cepat hamil dong .”


" Amin . Makasih ya Sin . Nayla gak di ajak ? ”


” Nayla sekolah Mbak . ”


” Nih kado dariku ." Lontar Diana .


" Ya ampun kenapa harus repot-repot segala .”


" Enggak repot . "


" Kalo aku sih belum nyari kado na .. " Lontar Jihan .


" Enggak usah Han .. ”


" Ini dari aku Mbak ..” Kata Sinta .


Tiba-tiba Ken datang menaruh kunci mobil . Rupanya dia datang bersama Sinta .


" Hai ken . ”


" Dih Yumna ulang tahun . selamat menua . ” Ledeknya .


” Dasar . Kalian bareng ? ”


" Lo Pepet terus Ken . " Ledek Dennis .


” Apasih sayang . " Sela Yumna mencubit pipi Dennis .


" Makasih ya kalian udah Dateng kesini pake acara repot ngasi kado segala . Kalian baik banget . ”


Yumna memeluk mereka semua .


" Mana pacar kalian harusnya di ajak ? ” Tanya Dennis .


" Suamiku ke kantor begitu juga Aditya . Lagian kamu Nis biasanya aja kamu marah kalo mereka ada. tumben banget nanyain mereka . ”


” Ya gak apa-apa sih . Kayaknya mereka udah move on juga . ”


” Kalo belum Gimana ? " Goda Jihan .


” Udah ada anak masa belum move on . ”


Mereka tertawa mendengar Jawaban Dennis si tukang marah dan pecemburu .


Saat mereka asik mengobrol , Sinta pergi ke dapur untuk mengambil gelas . Dia celingukan mencari keberadaan Natan .


Diam-diam dia mencemaskan keadaannya yang sedang sakit .


Tiba-tiba bibi menghampiri .


” Non mau apa ? ”


" BI , Natan masih sakit ? " Tanyanya pelan .


” Masih non ..Tapi sedikit mendingan . ”


” Apa dia sudah ke dokter ? ”


" Sudah Non...Lagi pemulihan saja ..Non mau ketemu dia ? Ayo bibi antar . ” Ajak bibi .


” Tidak bi .. tidak usah .”


Sinta takut jika Natan mengira dia masih menyukainya .