
Yumna dan Dennis berada di rumah ayah , mereka memenuhi keinginan ibu untuk makan malam .
Ayah terus memandangi wajah menantu satu-satunya itu .
” Jangan pandangi istriku seperti itu ayah , aku pencemburu . ” Kata Dennis sembari melahap hidangan makan malam nya .
” Kamu kira ayah suka dengan Yumna karena dia seorang perempuan ?? dia menantu di rumah ini . ” Jawab ayah santai .
” Tetap aja ayah seorang lelaki . aku tidak suka .
.”
” Anak mu Bu , dia tidak suka hanya karena aku memandangi wajah istrinya . ayah sedang mencermati Yumna ...dari tadi matanya berbinar dan tersenyum .. ayah takut aja kalo dia sedang bersandiwara di depan kita . ” Lontarnya membuat Dennis meletakkan sendok .
" Ayah kira istriku menderita hidup denganku ? aku ini putra ayah ... tampan dan baik hati , bagaimana ayah bisa mengira dia tersiksa ?? ”
” Justru karena aku ini ayahmu , aku tau perilaku putraku . Nak , biarkan ayah menanyai mu hal ini lagi .. dia tidak merepotkan mu ?? apa dia masih sering memaksakan kehendaknya ?? ” Tanyanya sembari memandangi Yumna .
Dennis mendengus dan melontarkan senyuman yang heran .
Dia masih saja mengkhawatirkan Yumna karena putranya sendiri .
” Tidak ayah , sekarang putra ayah sudah bisa di ajak bicara baik-baik . dia tidak seperti dulu kok . ” Jawab Yumna membuat Dennis mendelik .
Yumna malah tersenyum melihat reaksi wajah suaminya yang kesal .
” Berarti hanya kamu yang bisa mengendalikan nya . ayah dan ibu saja kewalahan mengurusi dia .. tidak bisa di ajak damai dalam hal apapun . ” Ledek ayah membuat mood Dennis semakin berantakan .
” Apa sih , ayah sukanya ngecengin Dennis deh . dia itu putra kita , darah daging mu .. kenapa kali kalo ketemu pengennya nyari masalah . ” Cecar ibu .
” Hahaha .. kenapa kamu begitu serius ? wajar kan kalo aku mengkhawatirkan menantu ?? Dennis kan amat menjengkelkan .. ” Omel ayah .
” Sama anak gak ada sayang-sayangnya . ”
” Sudah-sudah , abisin makannya .. Oya Yumna , perkembangan janinmu gimana ? normal kan ?? " Tanya ibu .
" Alhamdulillah Bu normal .. kita udah cek ke bidan . perkiraan lahir sebulan lagi bu , aku dan mas Dennis udah gak sabar Bu . ”
” Oh iya itu pasti dong , kabari ibu ya kalo Yumna udah kontraksi .. ibu mau temenin . ”
" Pasti Bu .. ”
" Ibu do'akan semoga lancar , sehat bayi dan ibunya .. Bentar lagi kita akan di panggil nenek dan kakek yah . ” Lontar ibu gembira .
” Iya , sehat-sehat ya Na . jangan terlalu capek apalagi banyak pikiran . semoga kamu dan bayimu sehat ya ..”
" Makasih yah , Bu .. ” Lontarnya agak berkaca-kaca .
” Sayang kenapa kok nangis ?? ” tanya Dennis sedih .
” Terharu aja mas . aku mungkin orang paling beruntung di dunia ini .. punya mertua yang sayang sama aku .. ibu dan ayah tuh berasa kayak orangtua ku sendiri .. ” Lontarnya haru .
” Kita udah anggap kamu anak sendiri sebelum kamu menikahi putra ayah . ”
Jawaban dari ayah malah membuat Yumna semakin tidak bisa mengontrol airmata bahagia nya .
Dia terus mengusap dan memandangi wajah orang tua itu .
” Apa seperti ini ya rasanya punya orang tua ?? apalagi kasih sayang seorang ayah .. Yumna tidak pernah merasakan itu dari kecil . Yumna rindu mereka .. " Katanya semakin larut .
” Sayang , kontrol ya .” pinta Dennis menguatkan .
" Kamu beruntung lho mas , orang tua kamu masih disini sama kamu .. masih ngomelin kamu , bercanda , ngedoa'a in kamu . ”
" Iya Yumna .. aku tau , tapi kamu jangan sedih gitu ah . ”
” Ya jelas lah . kamu kan lagi hamil besar gini . kalo mood kamu gak baik kan gak bagus buat janin ..”
” Ya ampun .. ibu meleleh banget deh liat kalian . beda banget sama ayah dulu memperlakukan ibu saat hamil kamu nak . ” Gerutu ibu membuat suaminya memandang .
" Emang gimana ayah Bu ? ”
" Dia sih gak se sweet kamu . ekspresi mukanya aja kayak gitu tuh kalo pandang ibu .. enggak kayak kamu gini . ” Cecar ibu .
" Dih .. jangan samakan aku dengan dia ya . beda dong .. Dennis kan emang bucin sama Yumna dari dulu . nah kalo aku ? kan kamu yang ngejar-ngejar ? " Jawab ayah menghancurkan suasana .
" Hahaha . ” Tawa tengil Dennis , sementara Yumna mencubitnya .
” Aw . ”
" Si ayah kalo ngomong . harga diri ibu kan rusak . ” Keluh ibu .
” Emang iya . ya kamu akui aja .. jadi ya Dennis sikap kamu yang selalu mikirin diri sendiri itu turun dari ibumu ini termasuk bucin nya ..”
" Ayah !!! ” Hardik ibu .
” Dia tuh kayak kamu kalo ayah di kampus lagi sama cewek Laen , dia gerak cepat .. gak tau apa yang dia lakuin pasti cewek-cewek yang lagi duduk santai dekat ayah selalu pergi . ayah suka heran sama ibumu .." Ledek ayah puas .
Dennis tersenyum mendengar ucapan ayah yang kali ini sangat lucu .
Sementara Yumna berupaya untuk tidak tersenyum sedari tadi , dia tidak ingin membuat ibu mertua merasa malu .
Yumna terus menepuk paha suaminya agar dia berhenti tertawa meledek ibu .
Dennis malah tidak mau mengerti dengan tanda peringatan dari sang istri ,
" Bongkar aja semuanya , biar ayah puas . ” Kata ibu sembari menyendok nasi lagi .
" Ibu laper ya ? tumben biasanya makan secuil . ” Tanya ayah meledek lagi .
” Laper banget yah . aku mesti mengumpulkan tenaga buat menghajar guling di kamar nanti . " Cecar ibu .
" Hahaha .. ibu nih kesal ya . ” Ledek putranya .
" Kamu jangan ikutan nak .. ibu menyayangi mu .. ”
20 menit kemudian , Yumna dan Dennis diminta untuk menginap .
Saat Dennis dan ayah sudah ke kamar , ibu melihat Yumna membantu bibi Merapikan meja makan . lalu ibu mertua menghampiri .
” Na .. gak usah . sana gih kamu istirahat . ”
" Iya Bu sebentar .. aku cuman bantu dikit . ”
" Sini duduk .. ” Pinta ibu .
” Kenapa Bu ? ”
” Makasih ya kamu udah kasih kesempatan untuk putra ibu . dia sangat bahagia sama pernikahan ini . ibu tidak tau harus balas kamu dengan apa .. yang jelas kebahagiaan Dennis itu prioritas ibu .. dia putraku satu-satunya . kamu nanti juga akan merasakan perasaan menjadi seorang ibu . kamu tau Na ? ibu pernah berpikir kalo kamu tidak akan pernah menerima Dennis karena sikap Dennis yang seperti itu . kamu tau lah maksud ibu . meski dia selalu melakukan apapun maunya sendiri , percayalah dia masih punya sikap baik . ”
" Apa yang ibu bilang ? mas Dennis memperlakukan aku memang terkesan memaksa .. karena ya .. dia amat memaksakan kehendaknya padaku . tapi aku tau jika dia hanya menyukaiku . mungkin karena aku pernah menerima pria lain yang membuatnya berlebihan . dia terlalu takut .. itu saja . ”
" Ibu bersyukur kamu punya pemikiran seperti itu . beribu-ribu rasa terimakasih dari ibu tidak akan cukup untuk mewakili perasaan bahagia dari ibu untuk kamu . ”
" Bu .. aku hanya mencoba menerimanya . tidak ada yang aku lakukan . ”
” Tetap saja itu berarti . ” Katanya agak berkaca-kaca , Yumna berupaya memeluk ibu mertua .
” Akulah yang harus berterima kasih , bukan ibu , ayah atau mas Dennis . ” ungkapnya