YUMNA

YUMNA
Prolog Perkenalan tokoh Kisah 1



Yumna Putri adalah sosok gadis yatim piatu, ya sejak berumur 6 th Yumna tinggal di panti asuhan yang sekaligus pondok pesantren.


Umi dan Abah adalah panggilan Yumna kepada pemilik panti sekaligus pondok, mereka sudah menganggap Yumna seperti putri kandungnya.


Keluarga Adi Wijaya adalah keluarga yang selalu tetap menjadi donatur di panti asuhan yang di asuh oleh Abah.


Putra Rahardian Wijaya adalah putra dari keluarga Adi Wijaya.


Hasan adalah putra tunggal Umi dan Abah, dia beda umur 7 th dengan Yumna dan Hasan sedang melanjutkan sekolah di Turki.


Mohon maaf jika ceritanya nanti amburadul ya 🙂 karena Autho masih belajar menulis, ilham dan ide kadang muncul tiba tiba.


...****************...


Hari itu pondok kedatangan tamu yaitu keluarga Adi Wijaya, donatur tetap yang selalu memberi sumbangan buat panti asuhan tempat Yumna.


" Assalamualaikum... silahkan Bpk Ibu di minum..." kata Yumna mengantar suguhan minuman ke ruang tamu.


" Walaikumsallam terima kasih Na..." jawab Umi


Di saat Yumna sudah kembali ke belakang tanpa di sadari Istri tuan Adi Wijaya memperhatikan Yumna.


" maaf ibu itu tadi anak didik panti dan ponpes ?" tanya Istri Pak Wijaya


" ooo itu barusan... iya dia sejak umur 6 tahun sudah berada di sini, kedua orang tuanya sudah meninggal hidupnya kasihan sebatang kara tapi dia tidak pernah menangis dan membuat kami sayang kepada dia " kata Umi menjelaskan sosok Yumna


Sementara Yumna sibuk di halaman depan menyapu dan menjaga adik adiknya bermain di halaman.


Tanpa Yumna sadarin istri Pak Wijaya selalu memperhatikan Yumna.


Di dalam perjalanan pulang dari pondok, istri Pak Wijaya hanya diam


" Mami kenapa melamun terus sejak tadi " tegur Pak Wijaya di dalam mobil


" Papi... Mami suka dengan gadis tadi si Yumna, Mami mau jodohin sama putra kita ya... ya ampun solehah sekali dia Pi " kata Bu Wijaya


" tanya Putra dulu Mi...itu anakmu susah susah gampang " jawab Pak Wijaya.


💙💙💙


PUTRA RAHARDIAN WIJAYA yahhh inilah nama putra tunggal keluarga Adi Wijaya.


Dia berwajah tampan, baru lulus dari fakultas kedokteran , saat ini bekerja di salah satu rumah sakit milik keluarganya yang terbesar di kota "B".


Panggilannya adalah Putra , saat ini dia bekerja sambil meneruskan di kuliah spesialis Kandungan.


Putra memiliki seorang pacar bernama CINDI dia adalah teman semasa SMA nya dulu.


Hubungan Putra - Cindi tidak di restui Ibunda Putra karena Cindi adalah wanita modern yang selalu menampakkan aurat.


Cindi selalu memperalat Putra dengan meminta barang barang branded.


" morning Mamikuuuu ..." sapa Putra mencium Maminya di meja makan pagi itu


" gunakan bahasa daerah kita , salam yang bener... Mami gak suka gaya aneh aneh " jawab Mami Putra


" Mamiku sedang sensi gampang ngambek, awas cepet tua loooo " goda Putra sambil sarapan menikmati makanan buatan Maminya.


" biarin tapi sebelum tua Mami Papi sudah pingin menggendong cucu , kapan kamu beri kami cucu nak ?" kata Mami Putra


Seketika Putra makan langsung tersedak kaget dengan permintaan orang tuanya


" hhuukkkkk... " kata Putra


" makamya makan yang bener dan yang utama jangan berpikir jelek sama Mamimu ini" jawab Mami.


" siapa calonmu nak ?" tanya Ayah Putra membuka pembicaraan


" Putra masih.... sama.... Cindi , Pi " jawab Putra pelan


" sampe kapan pun Mami gak merestui hubungahmu dengan Cindi...titik " jawab ibunda Putra yang segera beranjak dari meja makan.