YUMNA

YUMNA
Kisah 34



Pertemuan Putra - Cindi


🌜🌜🌜🌜🌜


Pagi itu dr Putra di temani perawat melakukam visite ke ruangan pasien yang opname dan saa masuk ke ruangan Cindi , di sana ada Cindi di temani lelaki yang saat itu calonnya.


Mereka sedang ngobrol dan si laki laki sedang menyuapi makanan ke mulut Cindi


" mohon maaf mengganggu , dokter akan melakukan visite pemeriksaan buat nona Cindi " kata perawat menyapa pasien yang bernama Cindi.


Betapa kagetnya Cindi saat melihat Putra Adi Wijaya berada di depannya.


" Putraaaa " kata Cindi pelan


" maksudmu ? " tanya laki laki yang sedang bersama dirinya kaget tunangannya menyebut nama yang gak asing dia pernah denger.


" ooohh anda dokter ... " sapa lelaki tersebut


Putra lalu memeriksa keadaan Cindi.


" keadaan calon istri anda sudah membaik dan mungkin besok bisa pulang " kata Putra memberitahu hasilnya


Saat Putra bicara dengan lelaki yang ternyata calon Cindi tiada henti Cindi memandang Putra


" Apa kamu mengenal dokter ? " tanya laki laki tersebut yang bernama Rudi ke Cindi


" hhhhhmmmm kaaa ... mii.... " kata Cindi bingung


" kami teman saat sekolah dulu, tapi itu dulu kok , okeehh jaga kondisimu nona Cindi ... jangan melakukan hal konyol lagi ya dan saya ikut berduka atas kejadian keguguran calon anak kalian " jawab Putra menjelaskan


Rudi hanya senyum mwndengar penjelasan dokter Putra.


Sementara Cindi merasa bahagia bisa tahu keberadaan Putra Adi Wijaya, laki laki yang dia cintai sejak dulu , selama beberapa tahun ini Putra menghilang bagai di telan angin.


💚 💚 💚 💚 💚


Malam itu ... Putra menelpon Yumna melalui video call untuk melihat kabar anaknya


Assalamualaikum Na ...


Walaikumsallam wr wb Mas


juniorku apakah sudah tidur Dek ?


baru bangun Mas , ini ...


Yumna segera mengarahkan hapenya ke arah bayinya dan terlihat interaksi antara Ayah dan anaknya yang begitu dekat.


Rizki nama bayi mereka sangat bahagia melihat Papanya melalui telpon dan begitu cerewetnya Rizki terhadap Putra.


Yumna hanya diam dan senyum menjawab kata kata Putra.


Na ... mau di beliin oleh oleh apa dari sini ? InshaAllah minggu depan Mas ke Jakarta ... tanya Putra di hapenya.


Tidak ada Mas , kesehatan dan keselamatan Mas aja ... jawab Yumna pelan


Ya ampunnn Na kenapa jiwamu masih tertutup buatku , aku rindu kamu yang dulu Yumna - ku ... batin Putra.


💚 💚 💚 💚 💚


Siang itu Putra off kerja dan dia pergi ke mall untuk beli hadiah buat anaknya yang kini sudah berumur 1 tahun.


" selamat siang .... apakah dokter Putra ada ?" tanya wanita muda ke rumah sakit tempat Putra bekerja.


" siang , maaf hari ini dokter off ... " jawab perawat di ruangan tempat Putra kerja.


Cindi lalu berlalu dari pandangan perawat Putra dengan kecewa karena niatnya mau brrtemu Putra gagal.


Bukan Cindi si nenek sihir namanya kalo belum dapat info tentang dokter Putra.


Cindi akhirnya mencari tahu alamat tempat tinggal Putra tinggal selama di Sumatra.


💚 💚 💚 💚 💚


Pagi itu Putra sudah berada di bandara untuk segera naik pesawat menuju Jakarta, dia sudah begitu kangen untuk jumpa putranya yang bernama Rizki yang makin hari makin pintar lucu dan begitu gemesin.


Perjalanan udara Sumatra - Jakarta membutuhkan waktu 60 mnt.


Sementara di Sumatra , 3 jam setelah keberangkatan Putra ke kota Jakarta , Cindi datang dan mengetuk rumah yang mungil dengan cat berwarna krem tersebut


Maaf mencari siapa Mba ? tanya laki laki berumur yang ternyata tetangga rumah Putra


Mau mencari yang nempati rumah ini kata Cindi tegas


Maksud anda dokter Putra ? dia baru aja berangkat ke bandara liburan di Jakarta kata lelaki tersebut


Ooo ya kah , berapa lama liburannya Pak ? tanya Cindi memcari tau


Kalo itu saya kurang paham tapi dokter sekarang sering pulang ke Jakarta katanya selalu kangen putranya ... jawab lelaki tersebut


Maksud Bpk ?? apakah dokter sudah punya anak ? Tanya Cindi heran dan kaget


Ya begitulah ... katanya anaknya baru berumur 1 tahun ... jawab laki laki tersebut.


Ooo ya ya terima kasih Pak ... jawab Cindi pelan dan masuk ke dalam mobilnya


" Anak ???? apakah Putra sudah memiliki anak dari perempuan itu ??? ku rasa tidak mungkin , Putra tidak mencintai wanita itu " kata Cindi di dalam mobil