
Waktu menunjukan pukul 14: 20 Yumna pergi ke sebuah cafe , Dia janjian ketemu dengan Nadia .
" Ya ampun kamu mau kemana berdandan seperti ini ?"
" Aku sudah menggoda suamiku tadi ..Bagaimana penampilanku ?" Lontarnya sambil duduk .
" Semua orang melihatmu , Sadar tidak . Kenapa sih dandan seperti ini ?"
" Sirik aja sih ..Kenapa ? Gak boleh ya aku lebih dari kamu ? Hahaha."
" Dih males .."
" Akui saja ."
"Sudah , Ada apa ingin menemui ku ? " Tanyanya.
" Aku boleh minta tolong sama kamu ? Berikan ini ke Mas Rendy . Sampaikan juga permintaan maaf dariku ."
" Ini apa ?"
" Itu Cincin .. Aku harus mengembalikan padanya . Nad , Apa dia sudah sehat ? Aku menyesal tidak bisa melakukan apapun untuknya ."
" Kenapa , apa kamu menyesal menikahi Dennis ? "
" Aku menyesal menyakiti Mas Rendy , kalo tau begini dari awal aku tidak akan pernah memberi Mas Rendy kesempatan . Tolong temani dia ."
" Meskipun aku sudah berteman baik dengannya , Tapi aku tidak bisa mencampuri urusannya lebih dalam .Apalagi menyuruhnya melupakanmu ."
"Ayolah Nad , Dia harus melanjutkan hidupnya ."
" Yumna , Apa kamu bahagia menikahi Dennis ? Apa kamu sempat menyukai Mas Rendy ?"
" Jujur saja awalnya aku benci dia . Tapi , Setelah aku jalani semuanya Aku menyadari perasaanku masih utuh untuknya . Aku masih mencintainya ."
" Jadi kamu tidak menyukai Mas Rendy ?"
" Tadinya aku akan berusaha menyukainya setelah aku menerimanya . "
" Baiklah aku akan membantumu ."
" Nad , sebaiknya kamu jangan memberikan nomor teleponku pada Mas Rendy , Bilang saja kalo kamu tidak punya nomer ku . Mas Dennis akan lebih marah lagi jika tau ."
" Apa dia begitu pencemburu ?"
" Kamu pikir kenapa Mas Rendy habis babak belur . Dari dulu dia memang seperti itu , Dia tidak ingin aku berteman ataupun hanya bertegur sapa dengan pria lain ."
" Segitunya .Sebel ih .."
" Ya udah aku harus pulang .Thanks ya ."
" Kamu gak pengen minum atau makan kek ?"
" Enggak ah , Aku mau masak buat suamiku ."
" Jiah isteri soleha ."
" Kamu tidak tau rasanya memasak buat suami , Pahalanya mantap ..Makanya cepat sana menikah ."
" Aku bahkan tidak punya pacar , Sekalinya suka sama orang , Dia malah menyukai isteri orang . Jika dibuat sinetron mungkin akan seru .. judulnya mau tau gak ?"
" Apa ?"
" Kekasihku mencintai temanku yang tidak lain adalah isteri dari temanku di SMA ." celoteh Nadia .
Yumna tertawa terbahak-bahak mendengar Ucapan Nadia yang polos .
" Aku harus pulang , Jadi hentikan ocehan mu ."
" Aku tidak suka padamu , Jadi jangan se-akrab itu denganku ."
" Apa salahku ? sikapmu berubah saat aku berpacaran dengan Mas Rendy , setelah kami putus ,kamu masih rese saja ."
" Aku kesal padamu , Kenapa dia begitu menyukaimu ."
" Sudahlah sebelum kamu hilang akal , Lebih baik aku pulang saja ."
" Pergi yang jauh ."
Yumna hanya tersenyum menanggapi kelakuan Nadia .
" Aku pergi ."
Yumna pergi meninggalkan Nadia seorang diri .Dia bertemu dengan Aditya dan Diana di luar Cafe .
" Hai .." Sapa Yumna .
Diana mengerutkan Dahinya .
" Yumna ini , gak bisa apa pura-pura tidak lihat ..Adit kan jadi lihat dia secantik ini ..kesel ." Gumamnya .
" Kalian mau makan ? "
" Iya ."
Aditya tak mengatakan apapun padanya .
" Oke duluan yah ." Yumna pergi terburu-buru meninggalkan mereka , Yumna sadar jika kehadirannya tidak berkenan untuk mereka .
"Ayo dit ." Ajak Diana .
" Iya ."
" Yumna sangat cantik ya ..Tadi aku make over dia ."
" Oh ."
" Sekarang bagaimana perasaanmu padanya ..Melihat dia semakin cantik apa kamu tidak ingin ."
" Hanya bertanya saja ..biar bagaimana pun kamu pernah tergila-gila padanya ."
" Terus kamu mau bahas ini terus menerus ? kalo gitu aku pergi aja .Males sama kamu ."Aditya pergi begitu saja ..Lalu Diana mengejar .
" Apa aku salah Dit ? "
" Menurut kamu ? Kenapa Sih perasaan kamu seneng banget ungkit-ungkit Yumna padaku ?"
" Aku hanya ngomong kalo Yumna sangat cantik , Apa salahnya ?"
" Aku males deh sama kamu ."
" Iya iya aku minta maaf ..Aku salah ."
" Kamu kalo kayak gini lagi udahlah aku udah males sama kamu ."
" Kok kamu baper sih ..Kalo kamu udah gak ada rasa sama Yumna , Kenapa kamu harus marah kalo aku bahas dia ?"
" Karena Yumna pernah membuat aku tidak di inginkan ..Dan itu menyakitkan ."
" Aku juga pernah dibuat olehmu seperti itu , Tapi aku santai ,, Malahan aku masih berteman baik dengannya .."
"Kamu mau nya apa sekarang ? Bukannya kita sudah bersama ? Tapi kenapa kamu masih ngomongin dia sama aku ?"
" Ya aku merasa saja kalo kamu masih suka Yumna ."
" Capek ngomong sama kamu ." Adit meninggalkan Diana sendiri .
" Dit dit ...Adit .." Panggilnya , Tapi ia enggan menoleh .
" Apa dia harus se marah itu ?"
Diana kembali ke cafe sendiri , Dia tidak habis pikir mengapa Aditya harus marah dan meninggalkannya .
" Omongan ku yang mana yang membuatnya kesal .. baper banget sih jadi cowok ." Celetuknya sambil memainkan HP .
Tiba-tiba Nadia menghampiri dia .
" Kamu temannya Yumna kan ? "Tanyanya .
" Iya , Kamu ?"
" Boleh duduk disini ? "
" Boleh saja .."
" Ngomong-ngomong sendiri aja ?"
" Tadi aku datang dengan pacarku , Tapi dia pergi karena ada urusan ."
" Dia pergi karena bertengkar denganmu ya ?"
" Kok kamu tau ?"
" Tadi aku melihat kalian .. Apa ini gara-gara Yumna ?"
" Tidak , Aku yang bersalah . Aku masih menyinggung Yumna pada pacarku . Jadi dia marah ."
" Oh aku tau , Dia menyukai Yumna sebelumnya ?"
" Bisa dibilang seperti itu ."
" Aku heran mengapa semua laki-laki menyukainya ."
" Tidak semua , Hanya beberapa ."
" Sepertinya kamu sahabat yang baik buat Yumna , Kamu terus membelanya .Padahal dia adalah wanita yang di sukai pacarmu ."
" Aditya menyukainya sebelum aku mengenal dia ..Jadi itu tidak salah ."
" Berarti kita senasib ya ."
" Maksudnya ?"
" Aku menyukai Mas Rendy dan saat dia menjadi kekasih Yumna . Tapi sikapku pada Yumna tidak sepertimu . Aku agak judes sih sama dia ."
" Yumna wanita yang baik . Dia tidak pernah memikirkan dirinya sendiri . Mungkin itu yang membuatnya sangat menarik . Jadi kamu salah jika kamu memusuhinya hanya karena ini ."
" Aku tidak memusuhinya hanya sikapku sedikit berbeda ."
" Itu hak mu , Tapi sebuah perasaan tidak bisa di paksa .Jika pria yang kita cintai mencintainya ,Kita tidak berhak untuk marah ataupun membenci Yumna .Mereka bersama sebelum kita datang ."
" Kata-katamu bak malaikat ."
" Malaikat ? Malaikat apa yang terus ber pra
sangka buruk sepertiku ..Aku tetap takut jika pacarku bertemu dengan Yumna . Padahal Yumna tidak pernah ingin melukaiku , Tapi apa yang aku lakukan padanya ? Aku malah terus ketakutan seperti ini ."
" Ya ampun..Orang Naif berteman dengan orang Naif Ya seperti ini jadinya ."
" Jadi apa menurutmu aku ini Naif ?"
" Iya .Itu Jelas ."
" Jadi kamu sendiri bagaimana hubunganmu dengan pria itu ?"
" Dia sedang galau karena pacarnya direbut orang ..kami hanya berteman saja ."
" Dennis tidak merebutnya ..Dari dulu dia memang pacar Yumna . "
" Apa ? Jadi mereka masih saling menyukai ?
" i
Iya ..Mereka pasangan kekasih , Tapi mereka harus putus untuk beberapa alasan ."