
Yumna merias dirinya meskipun hari sudah sore .
" Ini seperti bukan aku .. Tapi apa boleh buat , Aku harus bisa menaklukkan nya . " Lontarnya sambil bercermin.
" Tapi aku bahkan tidak punya baju yang seksi untuk di kenakan . Harusnya tadi aku ke Mall membeli baju yang bagus .." Gerutunya .
Tiba-tiba Dennis masuk ke kamar , Dia melihat istrinya berdandan sangat cantik .
" Ya ampun kenapa disaat seperti ini , Dia melakukan ini padaku . Aku bahkan tidak bisa menyentuhnya ." Gerutunya.
" Hai Mas , Aku akan menyiapkan makan malam untukmu ." Katanya sambil menyentuh badan Dennis dengan manja .
" Jika mau masak kenapa masih di kamar ?"Jawabnya .
" Aku baru mandi nih cium gih rambutku , Aku memakai shampoo baru ." Yumna memberikan kepalanya ke wajah suaminya .
" Ini sangat harum dan aroma tubuhnya membuat ku melayang , Ya Allah kuatkan ." Gumam Dennis .
" Wangi kan Mas ." Goda Yumna .
" Aku tidak akan tergoda , Mau sekuat apapun kamu berusaha ."
" Lihat saja nanti , Aku akan membuatmu tak bisa menolak lagi ." Ancamnya .
Yumna pergi dari kamar menuju dapur .
Sementara Dennis memukul-mukuli bantal , Ia gemas dengan keadaan yang telah terjadi barusan.
" Mengapa dia berdandan secantik itu ,di saat aku tidak bisa menyentuhnya." Keluh Dennis.
Yumna memasak sambil memikirkan cara jitu untuk meruntuhkan Dennis .
" Apa aku minta bantuan Diana saja ya ? Percuma aku berdandan habis-habisan seperti ini sementara Mas Dennis tidak tergoda ..Apa bajuku kurang menggoda kali ya . Ah kenapa aku jadi memikirkan ini terus ..Lama-lama aku bisa gila ."
" Non sedang apa ? Apa ada masalah ?" Tanya bibi .
" Aku memikirkan suamiku bi , Heran sama dia ."
" Non yang sabar , Tuan memang seperti itu orangnya ."
" Seperti apa ? ngomong yang jelas dong bi ."
" Tuan memang sangat keras , Tapi dia orang yang baik ."
" Baik , kok bibi bisa bilang dia baik ? Kenapa bibi betah kerja padanya ? "
" Gak taulah Non meskipun Tuan sangat keras tapi bibi nyaman bekerja padanya ."
" Apa karena gajinya besar ya ?"
" Itu pasti .."
" Oya bi aku titip sebentar ya , Aku mau ambil HP di kamar ."
" Iya non ."
Yumna pergi ke kamar mengambil HP nya .Dia menghubungi Diana .
" Halo ."
1 Jam berlalu , Yumna dan Dennis duduk di meja makan .
Dennis terus pura-pura tak melihat kecantikan Yumna .
Dia bersikap seolah biasa saja disuguhi kecantikan Istrinya.
" Mas , Aku besok boleh shoping ya . Aku gak punya baju yang bagus . Bajuku kan di kontrakan ..Kapan-kapan aku akan ke bandung mengambil semua barang ku ."
" Pergilah ."
" Aku mungkin akan memakai kartu kredit dari kamu ya , Bolehkan ? "
" Boleh ." Jawabnya simpel .
" Dari tadi sama sekali tidak melihat wajahku , Apa dandanan ku aneh Mas ?"
" Biasa aja ..Sayang aku kayaknya malam ini mau lembur di ruang kerjaku deh gak langsung tidur .Kamu sendiri tidur gak apa-apa kan ?"
" Oke ." Jawabnya sebal .
" Tuh kan dandanan ku aneh , Buktinya Mas Dennis tidak melihatku dari tadi .Aku memang payah ..Pokoknya besok aku benar-benar harus bisa minta bantuan Diana ..Tapi perasaan ,aku bercermin lumayanlah cantik . argh dasar ." Gumam Yumna kesal .
" Aku sudah kenyang .."
" Makan yang banyak , Apa kamu tidak selera ?"
" Tidak ..Aku sedang diet ."
" Buat apa Diet ? Kamu mau sakit ? Gak ada acara diet-diet an..makan ." Jelasnya .
" Sebenarnya kamu ngomel kayak gini perduli denganku atau apa ? Aku harus makan teratur dan menjaga kecantikan agar suamiku tidak berpaling dariku ."
" Siapa yang mau berpaling sih ? Aku tergila-gila sama kamu kok."
" Pembohong .. Buktinya aku di acuhkan dari tadi ."
" Sayang , Kan kamu bilang kalo aku tergoda aku akan mencabut tuntutan ku ..gak maulah ."
" Jadi maksud kamu , Kamu sebenarnya gak kuat ya ? ngaku ??"
Keesokan harinya , Yumna dan Diana pergi ke sebuah butik .
Diana juga membawanya ke salon , Yumna di permak habis-habisan olehnya .
" Aku harus mengakuinya mengapa Tuhan memberikan wajah yang cantik padamu ? Aku iri sekali .Jika Aditya melihat mu sekarang mungkin dia akan mencampakkan aku dan mengejar mu lagi..Tolong Yumna jangan sampe Aditya ku melihatmu, Aku tidak rela ." Keluh Diana .
" Aditya lagi , Apa di otakmu hanya ada dia . Aku tidak akan mengambil siapa pun dari mu . Tenang saja ..Apa aku terlihat cantik ? "
" Lebih dari itu ."
" Mengapa jawaban mu lemas ..Aku tidak mau memakai baju ini, Terlalu seksi , pilihkan baju yang lain untukku . Tapi jangan yang Mahal-mahal dong Di ..Suamiku bisa marah ."
" Dia tidak akan jatuh miskin hanya karena kamu membeli beberapa baju . Ayo kita pulang aku sudah tidak sanggup melihatmu ."
" Sebenarnya ada apa sama kamu ?"
" Kali ini , Jika Suamimu mengabaikan mu lagi ,Iris telingaku ..Aku pastikan dia tidak akan berhenti memandang mu ."
" Lebay ..Jadi aku harus memakai baju yang mana dong ."
" Aku sudah bilang baju ini sudah sempurna . Bayar sana ."
" Oya sekali-kali aku mau traktir kamu deh ..pilihlah baju yang kamu mau sebagai tanda terimakasih ."
" Ya ampun ..Kenapa baru mengatakannya sekarang ? Baju yang aku mau tadi sudah di beli orang lain ."
" Aku yang salah lagi ? Di Di ..Cari saja yang lain ."
" Dua ya .."
" Ini uang suamiku .."
" Uang suamimu kan uang istri juga ."
" Di kasih hati malah ngerampok ."
" Asik ..tar ya aku mau pilih ." Diana pergi memilih Baju .
1Jam berlalu , Yumna keluar dari mobil .Dia berjalan menuju ruangan Dennis .
Riasan yang sempurna , gaya rambut , dan berpakaian yang elegan ,tak lupa kacamata hitam dan tas menghiasi dirinya .
Diana bear-benar merubah Yumna 100% .
Semua mata tertuju pada nya .
" Isteri si bos , Ya ampun bagaimana dia bisa secantik itu ."
" Entahlah ...Aku lemas melihat dia . " Celoteh karyawan Dennis .
Yumna masuk ke ruangan Dennis di antar Sekertaris nya .
Dennis semakin menganga melihat Isterinya itu .
" Hai Mas ."Sapa nya sambil duduk .
" Yumna, Sayang !!!" Dennis beranjak dari kursi .
" Mas , Seperti biasa aku bawa bekal makan siang mu ."
" Bibir merah itu , kenapa ujian ini begitu berat ." Gumamnya .
" Sayang , Mau makan sendiri atau aku suap in ayo ?" Goda Yumna .
" Aku tidak lapar ."
" Oh ya baiklah , Aku taruh makanan nya disini ya ..Nanti kalo kamu laper bisa makan . Ya udah aku gak mau ganggu kamu ah , Aku mau pulang ya ." Katanya sambil beranjak .
Dennis menarik pinggang Yumna hingga jatuh ke pelukan nya .
" Aku akan mencabut tuntutan ku ..Aku sudah tidak bisa menahan lagi ." Lontarnya .
" Apa ? Jadi ? " Yumna bahagia karena dia tidak sia-sia berusaha menggoda Dennis .
Dennis langsung menciuminya ..
" Sayang , Bukankah ini kantor ..nanti di rumah ." Tolaknya .
" Sudah tau kantor , Kenapa kamu kesini menggodaku ?"
" Baiklah lakukan seperlunya . Cium saja ."
" Ayo kita pulang saja ..Aku tidak bisa menahan diri ."
" Sabar sayang , Lanjutkan pekerjaanmu lebih baim aku pulang saja ..aku tidak akan mengganggu mu ."
" Kamu sudah mengganggu ku ..Dan kamu harus bertanggung jawab ."
" Sekarang kamu mau apa ? Aku akan memberimu kecupan oke ..Itu cukup kan ?"
" Enak saja ..aku ingin lebih ."
" Nanti dong sayang ah kamu .." Yumna merapikan bajunya dan pergi dari ruangan Dennis .
" Bye .Assalamualaikum suamiku ." Ucapnya sambil mengedipkan mata .
" Waalaikum salam ."