YUMNA

YUMNA
Episode 73



Yumna merias dirinya meskipun hari sudah sore .


" Ini seperti bukan aku .. Tapi apa boleh buat , Aku harus bisa menaklukkan nya . " Lontarnya sambil bercermin.


" Tapi aku bahkan tidak punya baju yang seksi untuk di kenakan . Harusnya tadi aku ke Mall membeli baju yang bagus .." Gerutunya .


Tiba-tiba Dennis masuk ke kamar , Dia melihat istrinya berdandan sangat cantik .


" Ya ampun kenapa disaat seperti ini , Dia melakukan ini padaku . Aku bahkan tidak bisa menyentuhnya ." Gerutunya.


" Hai Mas , Aku akan menyiapkan makan malam untukmu ." Katanya sambil menyentuh badan Dennis dengan manja .


" Jika mau masak kenapa masih di kamar ?"Jawabnya .


" Aku baru mandi nih cium gih rambutku , Aku memakai shampoo baru ." Yumna memberikan kepalanya ke wajah suaminya .


" Ini sangat harum dan aroma tubuhnya membuat ku melayang , Ya Allah kuatkan ." Gumam Dennis .


" Wangi kan Mas ." Goda Yumna .


" Aku tidak akan tergoda , Mau sekuat apapun kamu berusaha ."


" Lihat saja nanti , Aku akan membuatmu tak bisa menolak lagi ." Ancamnya .


Yumna pergi dari kamar menuju dapur .


Sementara Dennis memukul-mukuli bantal , Ia gemas dengan keadaan yang telah terjadi barusan.


" Mengapa dia berdandan secantik itu ,di saat aku tidak bisa menyentuhnya." Keluh Dennis.


Yumna memasak sambil memikirkan cara jitu untuk meruntuhkan Dennis .


" Apa aku minta bantuan Diana saja ya ? Percuma aku berdandan habis-habisan seperti ini sementara Mas Dennis tidak tergoda ..Apa bajuku kurang menggoda kali ya . Ah kenapa aku jadi memikirkan ini terus ..Lama-lama aku bisa gila ."


" Non sedang apa ? Apa ada masalah ?" Tanya bibi .


" Aku memikirkan suamiku bi , Heran sama dia ."


" Non yang sabar , Tuan memang seperti itu orangnya ."


" Seperti apa ? ngomong yang jelas dong bi ."


" Tuan memang sangat keras , Tapi dia orang yang baik ."


" Baik , kok bibi bisa bilang dia baik ? Kenapa bibi betah kerja padanya ? "


" Gak taulah Non meskipun Tuan sangat keras tapi bibi nyaman bekerja padanya ."


" Apa karena gajinya besar ya ?"


" Itu pasti .."


" Oya bi aku titip sebentar ya , Aku mau ambil HP di kamar ."


" Iya non ."


Yumna pergi ke kamar mengambil HP nya .Dia menghubungi Diana .


" Halo ."


1 Jam berlalu , Yumna dan Dennis duduk di meja makan .


Dennis terus pura-pura tak melihat kecantikan Yumna .


Dia bersikap seolah biasa saja disuguhi kecantikan Istrinya.


" Mas , Aku besok boleh shoping ya . Aku gak punya baju yang bagus . Bajuku kan di kontrakan ..Kapan-kapan aku akan ke bandung mengambil semua barang ku ."


" Pergilah ."


" Aku mungkin akan memakai kartu kredit dari kamu ya , Bolehkan ? "


" Boleh ." Jawabnya simpel .


" Dari tadi sama sekali tidak melihat wajahku , Apa dandanan ku aneh Mas ?"


" Biasa aja ..Sayang aku kayaknya malam ini mau lembur di ruang kerjaku deh gak langsung tidur .Kamu sendiri tidur gak apa-apa kan ?"


" Oke ." Jawabnya sebal .


" Tuh kan dandanan ku aneh , Buktinya Mas Dennis tidak melihatku dari tadi .Aku memang payah ..Pokoknya besok aku benar-benar harus bisa minta bantuan Diana ..Tapi perasaan ,aku bercermin lumayanlah cantik . argh dasar ." Gumam Yumna kesal .


" Aku sudah kenyang .."


" Makan yang banyak , Apa kamu tidak selera ?"


" Tidak ..Aku sedang diet ."


" Buat apa Diet ? Kamu mau sakit ? Gak ada acara diet-diet an..makan ." Jelasnya .


" Sebenarnya kamu ngomel kayak gini perduli denganku atau apa ? Aku harus makan teratur dan menjaga kecantikan agar suamiku tidak berpaling dariku ."


" Siapa yang mau berpaling sih ? Aku tergila-gila sama kamu kok."


" Pembohong .. Buktinya aku di acuhkan dari tadi ."


" Sayang , Kan kamu bilang kalo aku tergoda aku akan mencabut tuntutan ku ..gak maulah ."


" Jadi maksud kamu , Kamu sebenarnya gak kuat ya ? ngaku ??"


Keesokan harinya , Yumna dan Diana pergi ke sebuah butik .


Diana juga membawanya ke salon , Yumna di permak habis-habisan olehnya .


" Aku harus mengakuinya mengapa Tuhan memberikan wajah yang cantik padamu ? Aku iri sekali .Jika Aditya melihat mu sekarang mungkin dia akan mencampakkan aku dan mengejar mu lagi..Tolong Yumna jangan sampe Aditya ku melihatmu, Aku tidak rela ." Keluh Diana .


" Aditya lagi , Apa di otakmu hanya ada dia . Aku tidak akan mengambil siapa pun dari mu . Tenang saja ..Apa aku terlihat cantik ? "


" Lebih dari itu ."


" Mengapa jawaban mu lemas ..Aku tidak mau memakai baju ini, Terlalu seksi , pilihkan baju yang lain untukku . Tapi jangan yang Mahal-mahal dong Di ..Suamiku bisa marah ."


" Dia tidak akan jatuh miskin hanya karena kamu membeli beberapa baju . Ayo kita pulang aku sudah tidak sanggup melihatmu ."


" Sebenarnya ada apa sama kamu ?"


" Kali ini , Jika Suamimu mengabaikan mu lagi ,Iris telingaku ..Aku pastikan dia tidak akan berhenti memandang mu ."


" Lebay ..Jadi aku harus memakai baju yang mana dong ."


" Aku sudah bilang baju ini sudah sempurna . Bayar sana ."


" Oya sekali-kali aku mau traktir kamu deh ..pilihlah baju yang kamu mau sebagai tanda terimakasih ."


" Ya ampun ..Kenapa baru mengatakannya sekarang ? Baju yang aku mau tadi sudah di beli orang lain ."


" Aku yang salah lagi ? Di Di ..Cari saja yang lain ."


" Dua ya .."


" Ini uang suamiku .."


" Uang suamimu kan uang istri juga ."


" Di kasih hati malah ngerampok ."


" Asik ..tar ya aku mau pilih ." Diana pergi memilih Baju .


1Jam berlalu , Yumna keluar dari mobil .Dia berjalan menuju ruangan Dennis .


Riasan yang sempurna , gaya rambut , dan berpakaian yang elegan ,tak lupa kacamata hitam dan tas menghiasi dirinya .


Diana bear-benar merubah Yumna 100% .


Semua mata tertuju pada nya .


" Isteri si bos , Ya ampun bagaimana dia bisa secantik itu ."


" Entahlah ...Aku lemas melihat dia . " Celoteh karyawan Dennis .


Yumna masuk ke ruangan Dennis di antar Sekertaris nya .


Dennis semakin menganga melihat Isterinya itu .


" Hai Mas ."Sapa nya sambil duduk .


" Yumna, Sayang !!!" Dennis beranjak dari kursi .


" Mas , Seperti biasa aku bawa bekal makan siang mu ."


" Bibir merah itu , kenapa ujian ini begitu berat ." Gumamnya .


" Sayang , Mau makan sendiri atau aku suap in ayo ?" Goda Yumna .


" Aku tidak lapar ."


" Oh ya baiklah , Aku taruh makanan nya disini ya ..Nanti kalo kamu laper bisa makan . Ya udah aku gak mau ganggu kamu ah , Aku mau pulang ya ." Katanya sambil beranjak .


Dennis menarik pinggang Yumna hingga jatuh ke pelukan nya .


" Aku akan mencabut tuntutan ku ..Aku sudah tidak bisa menahan lagi ." Lontarnya .


" Apa ? Jadi ? " Yumna bahagia karena dia tidak sia-sia berusaha menggoda Dennis .


Dennis langsung menciuminya ..


" Sayang , Bukankah ini kantor ..nanti di rumah ." Tolaknya .


" Sudah tau kantor , Kenapa kamu kesini menggodaku ?"


" Baiklah lakukan seperlunya . Cium saja ."


" Ayo kita pulang saja ..Aku tidak bisa menahan diri ."


" Sabar sayang , Lanjutkan pekerjaanmu lebih baim aku pulang saja ..aku tidak akan mengganggu mu ."


" Kamu sudah mengganggu ku ..Dan kamu harus bertanggung jawab ."


" Sekarang kamu mau apa ? Aku akan memberimu kecupan oke ..Itu cukup kan ?"


" Enak saja ..aku ingin lebih ."


" Nanti dong sayang ah kamu .." Yumna merapikan bajunya dan pergi dari ruangan Dennis .


" Bye .Assalamualaikum suamiku ." Ucapnya sambil mengedipkan mata .


" Waalaikum salam ."