
Rendy masih berdiri kokoh di samping mobil Yumna . Dia tidak perduli meski dirinya sudah basah kuyup oleh air hujan . Lalu datanglah Natan dengan Juna .
Natan tidak memperdulikan keberadaan Rendy , Dia melewatinya dan segera membuka pintu mobil .
” Non .. Saya gak dapet taksi , Tadi saya ketemu tuan Juna .. Dia gak keberatan antar non katanya. ” Lontar Natan .
Yumna keluar dari mobil dan menatap wajah pria di sampingnya itu .
” Pulang lah , Jangan menyiksaku seperti ini . Aku sudah menyakiti hatimu kan ? Lalu kenapa kamu mau membuatku merasa bersalah dengan menyakiti ragamu juga . Harus nya kamu belajar dari kesalahan , Karena sikap mu kepada ku , istrimu yang baik telah berubah dan menyerang ku . Apa kamu mau membuat Nadia juga melakukan hal itu ? Tolong sadarlah . ” Lontarnya lalu pergi meninggalkan Rendy yang hanya terpaku .
Sementara itu Juna memperhatikan Rendy di dalam mobil . Dia bingung dengan pria itu yang membiarkan dirinya kehujanan .
” Jun ... Maaf ya aku nyusahin kamu . ”
" Saya titip Nona ya .. Hati-hati . ” Kata Natan lalu menutup pintu mobil .
” Oke .. yuk . ”
Juna mengemudikan mobilnya pelan , Dia menawari jaket .
” Pake Mbak .. lumayan anget kok . ”
” Makasih Jun .. ”
” Ngomong-ngomong tadi siapa ? ”
” Suami temanku . ”
” Oya ? Kok pandangan nya laen ? ”
" Laen gimana ? ”
” Hehehe tatapannya mengandung cinta . ”
” Apa sih . ”
” Akui saja , Aku tipe orang yang bisa memegang rahasia kok . ”
” Apa yang harus aku akui ? Emang kamu kira apa ? ”
” Boleh tebak ?? ”
” Monggo ..”
” Mantan pacar yang belum move on ?? ” Lontarnya agak menusuk ke relung hati Yumna .
” Hmmm .. . ” Jawabnya malas .
” Kenapa sih Mbak itu sangat mempesona . Apa yang Mbak lakukan dengan para pria itu .. ” Keluhnya sembari menyetir .
” Para pria ? Apa maksud kamu ?? ” Katanya melotot .
” Eits jangan marah , Maksud ku adalah Kenapa Mbak sangat lucu . Hehehe . ”
" Jangan beri tau suamiku tentang dia ya . ”
” Kenapa ? ”
" Urusan bakal jadi ribet .. Please ?? ”
” Tergantung .. Mbak punya apa buat sumpel mulutku ? ”
” Dih .. Kamu mau apa ?? ”
” Apa ya .. Ntar aku kabarin ya apa mauku . ”
” Jangan aneh-aneh . ”
Juna tersenyum mendengar ucapan Yumna , Saat dia tiba di depan lampu merah .
Mereka berdua melihat ada banyak polisi di jembatan layang .
” Ada apa ya ? ”
” Mungkin ada yang kecelakaan . ”
” Bakalan macet . ”
Juna membuka pintu kaca mobil untuk bertanya kepada polisi tersebut ..
” Pak ada apa ? ”
” Ada seorang wanita mau bunuh diri di atas .. Kami berusaha membujuknya tapi susah banget . ”
” Bunuh diri .. Makasih ya pak . ”
Juna kembali menutup kaca mobil .
” Mana suasana lagi ujan lebat kayak gini .. ngeri deh ..” Kata Yumna .
” Iya .. bunuh diri kok di jembatan layang .. Nyusahin banyak orang . ”
Yumna mengotak-atik Hp dan mendapatkan pesan wa dari Nomor baru .
” Hai Na .. Ini aku . ” diterima 1 Jam yang lalu . ”
" Nomer siapa nih . ”
” Ahhhh !!!! ” Teriak Juna mengagetkan Yumna .
” Apa sih ? ”
" Dia lompat tuh . ”
Betapa terkejutnya dia ternyata Wanita yang hendak bunuh diri tepat di atas mobilnya adalah Dessy .
Meski cukup jauh , Tapi Yumna yakin jika itu adalah Dessy .
” Dessy bukan sih ? ”
” Mbak kenal ? ”
" Aku kenal .. Ya Alloh semoga bukan dia . ”
” Kok aku jadi penasaran, Tapi kayaknya berhasil di tarik sama polisi .. ”
” Kita bisa gak memastikan kesana kok aku jadi parno gini sih . ”
” Mbak yakin dia temen Mbak ? ”
" Gak yakin sih , Tapi look nya kayak dia . ”
” Ya udah kita pastikan kesana aja dari pada penasaran . ” Lontar Juna .
20 menit kemudian , Yumna dan Juna di arahkan polisi pergi ke klinik terdekat dari tempat kejadian itu .
” Kenapa dibawa ke klinik pak ? Apa dia terluka ? ”
" Iya tangannya terluka ..” Jelas polisi .
" Pak apa kalian sudah tau namanya ? ” Tanya Yumna penasaran .
" Dari KTP yang kami periksa , Namanya Dessy Novita antari . ”
” Hah ... Baik terimakasih pak . ”
” Gimana Mbak ? kita tengok kesana apa gimana ? ” Tanya Juna .
” Ya udah boleh , Aku pengen pastikan dia Dessy yang aku kenal atau bukan . Tapi kamu gak repot Jun ? ”
" Enggak .. Ayo . ”
Juna meminta alamat klinik tersebut kepada polisi .
Setibanya di klinik , Yumna dan Juna keluar dari mobil . Belum apa-apa mereka dikagetkan dengan pemberontakan yang Dessy lakukan . Dia mengambil sebuah pistol dari polisi yang membawanya ke klinik .
Dia berteriak kepada mereka dan menodongkan pistol tersebut .
Alhasil semua orang yang berada di area klinik pun menjadi panik .
” Aku tidak perlu obat , Aku sudah hancur . Kenapa kalian menghentikan ku , Aku sudah tidak sanggup lagi untuk hidup . Hidup seperti apa ini Hah ?? Aku benci .. Benci semuanya !! " Teriaknya sembari menodongkan senjata itu ke arah Polisi .
Yumna berjalan ke arah Dessy , Dia berusaha untuk menenangkan perempuan itu .
” Hey Des .. Apa yang sedang kamu lakukan ? Apa yang telah terjadi ?? Kenapa kamu bereaksi kayak gini ?? Tadi pagi kita bertemu baik-baik saja.. Kenapa sekarang jadi kayak gini . Letakkan pistol itu . Disini ada anak kecil .. Kamu sudah membuatnya takut . ” Lontarnya .
" Enggak Yumna , Mereka semua menghalangi jalanku .. Mereka menarik ku .. Mereka tidak membiarkan aku mati .. Apa yang mereka tau tentang hidup ku ?? mereka gak akan pernah tau betapa menyakitkan nya hidupku .. Aku tidak ingin apapun , Aku hanya ingin tiada . Aku tidak sanggup .. ” Lontarnya putus asa .
” Baiklah .. Tapi beri aku alasan kenapa kamu melakukan ini ? Duduklah , Aku mau dengar penderitaan mu ?? Ayo kita bicara . ” Bujukannya pelan sembari menyentuh tangan Dessy .
” Aku tidak ingin bicara .. itu terlalu menyakitkan buatku . Kamu juga jangan pernah mencoba untuk menghalangiku . ”
” Enggak .. Itu pilihan mu . Tapi jika ingin mati tolong jangan menyusahkan banyak orang . Lompat dari jembatan dan menodongkan senjata itu tidak baik . Kamu harus ambil cara lain .. ”
Dessy malah menangis mendengar ucapan Yumna .
" Pak ,, Saya ingin membawa wanita ini ke sebuah ruangan . Boleh izinkan saya bicara dengannya ? ” Pinta Yumna pada pak polisi .
" Baik .. Tapi apa dia tidak berbahaya . Saya takut dia menyerang anda jika kalian berada di ruangan berdua ? ”
" Biar saya yang menjaganya pak . ” Lontar Juna .
" Baik .. Silahkan .. Kalian bisa menggunakan ruangan dokter . ”
Yumna membawa Dessy ke ruangan tersebut bersama Juna . Dia terus mendekati Yumna , Juna takut jika Dessy macam-macam kepadanya .
” Duduk Yuk . Tenangkan dirimu .. Jangan pikirkan hal yang menurutmu berat . Dessy yang aku temui tadi pagi tidak seperti ini .. Aku gak tau apa yang terjadi 2-3 Jam setelah kita bertemu tadi pagi . Tapi apapun itu aku tidak akan memaksamu untuk bercerita . Setiap manusia pasti pernah mengalami hal berat .. Tapi tidak semua orang memilih untuk mengakhiri hidupnya . Apa kamu yakin mau selesai seperti ini saja ? Kalo ya maka lakukan . ”
” Apa yang harus aku lakukan untuk hidupku setelah ini Yumna ? Semua tidak adil dan terlalu menyakitkan buatku . ” Lontarnya berurai air mata .
” Kamu mau menikah kan .. Undangan sudah di sebar , Jika kamu tiada bagaimana dengan calon suamimu ? Dia akan sedih , Kamu gak mikirin dia ? ”
” Dia tidak akan sedih Yumna ..Dia B***Ng*n . ”
” Kamu bertengkar dengannya ? ” Tanyanya pelan .
” Bagaimana aku bisa menyukai pria seperti nya . Aku habiskan waktu dan seluruh hidup ku untuknya . Aku tidak pernah sekalipun melukai dia .. tapi apa yang aku dapat darinya ? Dia mengkhianati ku .. Dia bahkan menghamili Kakak perempuan ku . Apa yang tersisa sekarang Yumna ? Gak ada ??? jadi untuk apa aku hidup ?? Kakak ku sendiri menusuk ku dari belakang Yumna .. Mereka berdua mengkhianati ku .. Kenapa , Kenapa Yumna !!! ” Jerit Dessy hampir tak mampu untuk bicara lagi .
” Jadi kamu ingin mengakhiri hidupmu karena pria sampah seperti dirinya ?? Rugi ...jika kamu mati , Kakak dan pacarmu itu akan merasa lega karena kamu telah tiada .. Mereka akan hidup dengan damai . Percaya deh . ” Bujukannya mencoba meyakinkan .
" Lalu apa yang harus aku lakukan ? ”
" Tunjukkan kalo kamu tidak perlu pria seperti dia . Sudah di sakiti seperti ini , Bukannya malah putus asa , Tapi kamu harus kuat . bangun dan balas mereka . ”
” Bicara itu mudah Yumna . 3 Tahun aku menjaga kesucian cinta kami .. Setiap hari aku hanya memikirkan dia saja . Bagaimana ini bisa terjadi .. Yang membuat ku lebih hancur kenapa harus kakak ku . Aku tidak mengerti mengapa mereka lakukan ini padaku ... ”
” Aku memahami Apa yang kamu rasakan .. Tapi percayalah mengakhiri hidup bukanlah jalan yang tepat untuk mu . ”
” Kemana aku harus pergi .. Apa yang harus aku lakukan dengan pernikahan ku yang tinggal menunggu hari .. Aku tidak sanggup meski hanya memikirkan nya saja . Apa yang tersisa ? ”
” Kalo begitu jika kamu tidak punya tempat untuk kamu tuju , Maka datanglah padaku .. pintu rumah ku selalu akan terbuka . Jika kamu butuh teman , Aku bisa mendengar semua keluh kesah mu .. Aku janji . ”
Dessy semakin menangis sesenggukan di pelukan Yumna . Sementara itu Juna merasakan kesedihan yang di alami Dessy . matanya hampir berkaca-kaca .