YUMNA

YUMNA
Episode 239



Yumna melakukan pemotretan untuk project terbaru nya, Hari ini dia ingin mengambil beberapa kerjaan yang harusnya di jadwalkan besok hingga lusa.


Dalam keadaan sibuk, Ponselnya tak henti berdering .


" Oke. istirahat dulu deh. " Ujar Photograper .


" Ini udah jam 3 sore. kamu yakin mau lanjut ? " Tanya Dessy serius.


" Iya.tanggung .. besok aku libur gak mau di ganggu ya. "


" Oke. tapi daripada nganggur di rumah. mending kamu live sapa para fans mu. mereka terus DM aku , Kenapa yumna tidak pernah mengadakan live seperti artis lain ? mereka mengira kalo kamu sombong. "


" Nambahin kerjaan aja sih des, kamu aja yang live."


" Lah artis nya siapa yang live siapa. kamu jangan cuek gini dong. "


" Ah kamu maunya banyak. aku ambil kerjaan semua hari ini supaya besok libur. ini malah di tambahin lagi. "..


" Kali-kali kamu sapa fans mu, Itu aja. "


" Emang harus ya. kan kamu yang selalu handle semua itu. "


" Mereka gak puas kalo di sapa lewat video doang. maunya live terus pada Komen-komenan. kamu gak pernah liat ? Jauh-jauh kayak artis lain ngadain jumpa fans, ketemu muka. "


" Kan setiap launching film terbaru aku selalu datang , ini sih bukan fans yang banyak mau. tapi kamu . " Cecarnya sebal .


" Udah untung aku mau bantuin kamu ngadepin fans, kalo sampe mereka tau kalo aku yang balesin chat mereka di grup mampus kamu Na. mereka senyum-senyum membaca balasan padahal yang ngerjain bukan artisnya. " Cecarnya geram.


" Ya kamu tau sendiri lah. aku sibuk sama banyu. aku gak mau ngabisin waktuku cuman buat kerja doang. "


" Kamu kerja berangkat dari rumah jam 7 , Pulang jam 10/11 . waktu kamu tuh udah banyak buat banyu tau. "


" Ya makanya sekarang gantian kamu jadi artis nya. aku jadi manager. " Ujarnya membuat Dessy murka.


" Dia kira gampang jadi manager. enteng ya kalo ngomong. "


" Kamu sewot mulu jadi orang. heran deh. "


" Ya makanya ikutin aku. "


" Oke. puas. "


" Gitu dong. live sebentar aja 1 jam.."


.


" Udah ?? "


" Besok aku bawain kado dari fans.. kamu buka satu persatu, terus ucapkan terimakasih pada mereka. "


" Kado ? "


" Kado yang aku kumpulin di ruang wardrobe. "


" Atur aja lah. " Timpalnya kehabisan kata.


Dessy memang sangat cerewet semenjak karir yumna melejit. dia sering mengomel untuk urusan hal sekecil apapun.


" Lama-lama aku merasa di perbudak sama kamu. ngasih kerjaan gak habis-habis. coba kalo juna ? fashion show aja ke liar negeri sembari liburan. dia gak mau ambil kerjaan banyak-banyak. kamu ada ngekang dia ? gak ada. gak adil banget jadi manager. " Keluhnya cemberut.


" Aih job dia emang sedikit. besok lusa juga duitnya bakal abis. liat aja kalo balik pasti jadi gembel tuh orang. Bersyukur na. kamu baru terjun aja langsung naik, banyak brand yang mengincar kamu . dari semua itu kamu udah bisa bikin rumah, beli mobil, punya tabungan buat masa depan. "..


" Aku bersyukur kok setiap hari. "


" Ya makanya jangan ngeluh dong kalo kamu banyak job . "


" Wajar nama nya manusia, kalo capek, ya capek aja. "


" Terus kenapa ambil kerjaan schedule besok jadi sekarang ? "..


" Besok pengen santai . "


" Live sebentar aja ya , besok aku temenin deh , Kamu harus tunjukkin kalo kamu mencintai mereka. "


" Oke. " Jawabnya pasrah.


" Wajahmu itu kepaksa banget heran.. hahaha, ngomong-ngomong kemaren aku ketemu natan. aku sempet ngobrol sebentar. katanya Dennis udah balik ya ? ".


" Iya. "


" Kamu udah ketemu dia ? "


" Udah kemarin, waktu di mall pas promosi film. Dia udah ngeliatin aku dari kejauhan. awalnya aku cuma mikir perasaan aku doang kali ya. tapi pas balik ke rumah, Dia udah disana.."


" Hah, terus ??? " Tanyanya kaget.


" Ya dia marah, kecewa banget sama aku . kenapa aku sampe tinggalin dia. "


" Terus kamu jelasin semuanya ?? "


" Iya lah , Emang nya aku apaan. masa diem aja. seperti dugaanku. kalo ibunya tidak memberi tau semuanya. soalnya dia langsung diam saat aku kasih tau dia . "


" Ya ampun. pasti kamu sedih banget ya ? kenapa kamu gak kasih tau aku ?? "


" Tas ku aja ketinggalan sama kamu. gimana mau ngabarin. "


" Terus gimana sekarang?? "


" Ya, dia cukup marah karena aku memang jahat sama dia . "


" Na ?? "


" Kalo ngomongin mas Dennis rasanya sedih banget. gak adil buat dia kan des, tapi aku muak sama ibunya. setiap hari dia mengancam ku untuk tak luluh lagi padanya . "


" Tante ayu emang keterlaluan. ya udah kamu ganti nomor aja. biar gak di ancam-ancam terus . ".


".Engga deh kalo itu. ini nomor udah lama banget. semua orang yang menyimpan nomor ku kebanyakan teman dan orang-orang yang tulus. aku engga mau kehilangan mereka. "..


" Siapa ? Jihan dan diana ?? kamu kabarin aja nanti kalo ganti ".


" Bukan. tapi semua art mas Dennis. mereka adalah keluarga ku. ".


" Aku gak mau kehilangan silaturahmi sama mereka. "..


" Terus mereka ada chat kamu ?? "


" Engga sih. "


" Capek ngomong sama kamu na. "..


Yumna tersenyum melihat reaksi wajah Dessy.


1 Jam berlalu, Dessy mengantar Yumna untuk pulang. " Pemotretan hari ini cukup menguras tenaga. " Ujar yumna .


".Besok-besok kita pake supir aja. kan capek mesti nyetir sendiri bolak-balik. "


" Iya. tadinya mau pake pak yusuf. cuman tadi bibi bilang mau belanja bulanan. masa iya si bibi sendirian. kan capek.. "


" Nanti cari supir lagi aja. "


" Ah kamu ngapain banyak-banyak. ada buat gajinya ? di rumah ada bibi, suster, pak yusuf sama 2 security. masa mau nambah lagi ?? "


" Aduh ni artis kali-kali mesti di kasih liat saldo ATM nya ya. makanya cek dong M-banking nya. "


" Gak ah nanti aku sombong lagi liat nominalnya. kamu mau kalo aku sombong ?? "


" Gak papa. mantan suamimu aja sombong tapi duitnya banyak. sah-sah aja. "


" Ih..dasar ni orang. "


" Kalo ngomong sama kamu sukanya bikin geleng-geleng kepala . "


" Jangan di geleng-geleng lah. ngapain. "


" Pokoknya aku mau nyari supir lagi, masalah gaji tenang. bayaranmu aja untuk satu iklan gak abis buat gaji mereka sebulan . "


" Jangan sombong kamu .."


" Aku kalo jadi kamu ya. udah deh gak bakalan ada barang murah di rumah. "


" Pantes, Alloh tau kalo ni orang di kasih rezeki banyak bakal amburadul. solat nya aja bakal gak bener. " Ledek yumna .


" Bawa-bawa ibadah. kan skakmat. "


" Hehe. "


" Tapi aku bahagia, Karena kamu.. aku bisa membeli apartemen, rumah, dan semuanya. "


" Alhamdulillah, Harusnya sih kamu bikin rumah kayak aku. pake aja uangku. "


" Ogah. manager itu tidak boleh lebih mewah dari artis nya, ntar di kira aku menggelapkan uang mu. "


" Kalo ngomong. "


"Tapi suer lho na. semuanya itu karena kamu. Disaat aku gak punya apa-apa gara-gara tragedi pacarku. kamu yang paksa juna menerima ku. sekarang aku malah jadi manager kalian berdua. "


" Rezeki itu gak kemana. bukan karena aku, tapi semuanya sudah di gariskan oleh yang maha kuasa. "..


" Hmmm. akhir-akhir ini ucapan sangat menyentuh. "


" Hehehe. biasa aja. kalo di pikir lagi ya, kuliah ngambil jurusan desain interior , kerja malah jadi manager artis gak nyambung amat sih des. "


" Ya itu dia seperti omongan kamu barusan. semuanya udah takdir yang di gariskan oleh yang maha kuasa. "..


" Paling bisa deh kamu des. "


Saat mereka sedang asik mengobrol tiba-tiba ponsel yumna berbunyi, Ia langsung mengangkat nya " Halo Assalamu'alaikum pak danang ?? " Sapa Yumna .


" Waalaikumsalam non, non masih simpen nomor saya ? " Tanya pak danang.


" Masih dong pak, Kenapa ?? "


" Ini non, Saya.. gimana ya ngomong nya bingung. " Ujar pak danang mulai sandiwara di balik telepon.


" Ada apa pak. ngomong aja ?? "


" Saya di pecat oleh tuan. saya telepon non siapa tau non butuh tenaga saya dirumah. saya nganggur non ini. "


" Kok bisa ? kenapa di pecat pak ? "


" Biasalah non, mood tuan lagi gak baik. "


" Ya ampun. ya udah besok pak danang ke rumah aku aja. tau gak alamat nya ? "


" Tau non . "


" Iya besok dateng aja ya.."


".Jadi saya di Terima non ?? "


" Iya dong pak, kebetulan saya lagi butuh juga. "


" Makasih ya non. saya beneran seneng banget. "


" Iya pak. ya udah kalo gitu udah dulu ya pak. "


" Baik non. "..


Yumna segera menutup telepon nya, " Kebiasaan mas Dennis, Kalo suasana hatinya gak baik. pasti uring-uringan ke pegawai. main pecat aja. sebel aku sama dia tuh. " Cecar yumna tak habis pikir. sementara itu dennis tampak tersenyum mendengar percakapan mereka barusan, " Bagus, bisa juga sandiwara. " Puji dennis..


" Belum apa-apa saya udah takut tuan. nona sangat baik. apa pantas saya menipunya ? " keluh pak danang meringis.


" Menipu apa ? pak danang sedang berusaha menolong ku untuk menyatukan kami. udah jangan banyak pikiran, gak papa. " Lontarnya lalu segera menaiki anak tangga.


Natan hanya memberinya sentuhan ke punggung pak danang untuk sabar..


" Nona tidak akan membenci pak danang kalo nanti ketahuan. otak nya adalah tuan, sementara kita hanya wayang. " Kata natan menguatkan.


" Tetap saja. "