YUMNA

YUMNA
Episode 115



1 jam berlalu , Yumna duduk di sofa menunggu kedatangan Dennis .


Lalu terdengar suara klakson mobil , Rupanya dia sudah pulang .


Yumna masuk kamar dan menarik selimut , Dia berpura-pura tidur .


Yumna merasa bahwa suaminya sudah melakukan hal yang tidak terduga lagi . Kali ini Yumna memilih diam , Dia sudah enggan berdebat dengan suaminya.


Terdengar suara pintu terbuka , Dennis masuk dan membuka jaket .


Dia mendapatkan istrinya sudah tidur , Dennis menghampiri Yumna dan mengelus rambut nya .


Dennis memandangi dan mencoba mencium kening istrinya . Sadar akan hal itu ,Yumna menahan dirinya untuk menciumnya .


Lalu dia membuka mata , dengan tangan menghadang dirinya.


” Kamu bangun ? ”


” Aku haus , Aku akan mengambil air . ” Katanya sembari beranjak .


" Biar aku ambilkan . ” Sela Dennis .


” Tidak perlu . Aku saja . ” Yumna pergi ke dapur meninggalkan Suaminya .


Setelah mengambil Air , Yumna duduk di teras belakang seorang diri .


Setelah beberapa menit berlalu , Dennis tidak mendapati istrinya kembali dari dapur .


Dennis pergi mencarinya ka dapur .


” Sayang . " Panggil nya .


” Kok gak ada sih . ”


Dennis mencari ke beberapa ruangan , Namun dia tidak menemukan nya .


Hingga akhirnya dia melihat istrinya sedang duduk sendiri di teras belakang .


” Sayang ini sudah malem , Anginnya tidak bagus . ”


" Kamu tidur saja duluan . ” Suruh nya .


” Kamu marah , Sayang aku cuma pergi memperingatkan dia , gak lebih . ”


” Gak usah dijelasin , Aku males bertengkar . Kita baru baikkan lho mas . ”


” Kamu masih anggap aku berlebihan ? Sayang , Aku cuma kesel .. Kamu itu udah nikah , Kok bisa-bisanya dia berbuat hal seperti itu . ”


” Ya udah gak usah di perpanjang . Kamu lakukan saja semua yang menurut kamu benar . Gak usah gentar atau takut . Gak usah mikirin pendapat orang lain termasuk aku . ”


” Sayang kan kamu marah . Aku gak suka deh hal yang kayak gini . ”


” Dengar mas , Mau berupaya sekuat apapun aku ngomong sama kamu , Kamu tetap saja kayak gitu .


kenapa sih kamu harus berubah seperti ini ? Apa yang bikin kamu berubah sejauh ini ? Kamu hukum semua orang yang melakukan kesalahan meskipun kesalahan mereka tidak patal . Aku gak ngerti sama kamu . Dulu kamu gak kayak gini , Gak jahat . ”


" Jadi menurut kamu aku jahat ? Aku berlebihan ? Hatiku terbakar melihat postingan itu .”


" Aku sudah menikah denganmu , Apa yang kamu khawatir kan ? ” Lontar Yumna padanya penuh amarah .


" Suami manapun akan marah jika mereka ada di posisi ku .”


” Mau sampai kapan kamu bersikap seperti ini ? Aku tidak mau suamiku seperti ini .. Aku tidak suka .”


Yumna mengambil jaket ke kamar tanpa Dennis , Dennis kaget melihat Yumna kembali keluar , Dia menuju Gerbang .


" Kamu mau kemana ? " Tanya Dennis sembari memegang tangan istrinya .


" Lepaskan . ” Pinta Yumna , Kali ini dia benar-benar marah .


" Sayang .. Kenapa kamu sampe kayak gini . ”


” Aku capek Sama kamu , Aku mau ke rumah paman . Biarin aku sendiri .. ”


" Sayang . ” Dennis malah semakin erat memegang tangan nya .


” Cinta seperti apa mas , Cinta itu gak kayak gitu . Kamu melakukan apapun dengan kehendak mu ... Apa kamu melakukan nya karena kamu punya banyak uang ? Semua orang kamu pandang sebelah mata . Semua yang terjadi dalam rumah tangga kita itu karena sikap kamu seperti ini .”


” Terus kamu mau ke rumah paman ? Gimana kalo Paman tanya kenapa kamu tidur di sana ? dia pasti mengira aku sudah melukai kamu .. lalu dia menyuruh kamu untuk meninggalkan aku . Kamu tega sama aku ? Kamu tau kan Apa tindakan ku kalo Sampe itu terjadi . ” Lontarnya membuat Yumna berhenti berjalan.


Lalu dia memutar Balik ,Yumna termakan omongan Dennis . Dennis malah tersenyum melihat istrinya kembali kedalam .


Dia menuju kamarnya sambil menggerutu . Dennis masih saja menghampiri .


Yumna menaruh bantal dan guling di tengah-tengah tempat tidur , Dennis melotot menyaksikan kelakuan istrinya .


" Sayang . ”


" Apa ? Aku lagi marah ya .. Jangan coba-coba menyentuh ku . ”


" Terus tadi kamu mengajakku berciuman gimana tuh . ”


" Gak jadi .”


" Kamu gitu sih . ” Protesnya .


" Masih untung aku enggak ke rumah paman , Sekarang malah nuntut aku lebih . Aku ngantuk . " Lontar Yumna menarik selimut .


" Sayang kamu ingkar janji . Aku kan sudah belikan HP , Sama gelang .. Masa kamu gitu . ”


Yumna tidak memperdulikan suaminya .


" Untung besok aku gak ngantor , Bisa kurang tidur nih gara-gara kamu . ” Celotehnya lagi .


Dennis menendang kedua guling yang membuat jarak antara dirinya dengan Yumna .


Yumna menarik selimut , Dia membuat seluruh tubuhnya terbungkus .


" Sayang .” Dennis geram .


" Jangan coba-coba . " Ancamnya sembari mengikat selimutnya erat .


Dennis berusaha untuk membukanya , Tapi apa daya. Yumna sama sekali tidak mau mengalah .


” Kamu gak kasian sama aku , aku kasih Semua maumu . Tapi cuman hal sepele kamu lakukan ini pada suamimu . Setidaknya berikan aku 1ciuman saja . ” Gerutu Dennis tiada akhir .


Keesokan harinya .


*


*


*


Dennis pulang joging , Wajahnya masih muram karena istrinya masih mendiamkannya .


Dennis pergi ke dapur menuang jus , Dia celingukan mencari keberadaan istrinya .


" Harusnya dia sedang sibuk masak . Kok gak ada .”


Lontarnya .


Dennis pergi ke kamar , Dia mendapati istrinya sedang berdandan duduk di meja riasnya .


Dia menganga melihat Yumna memakai dress yang membuat pinggang nya menjadi sangat langsing .


Rambut panjang nya yang masih basah membuat nya semakin seksi.


” Kamu mau kemana ? " Tanyanya masih dengan posisi berdiri di depan pintu .


" Aku mau ketemu Jihan , kita mau ke mall nyari tas buat Diana . Dia kan mau ulang tahun . Aku sudah siapkan sarapan . ”


" Berpakaian begini ?”


” Kenapa ? Aku seksi ya ? ” Ledeknya sembari mengibaskan rambut kepada suaminya .


Dennis semakin tak kuasa dengan kelakuan wanita itu .


" Ini baju dari ibu mertuaku , Aku sangat menyukainya . Aku pergi tidak akan lama .” Lontarnya sembari memakai lipstik merah merona .


" Kenapa sih kalo kamu lagi marah selalu menggoda ku seperti ini ? Aku ini kan jadi kesel . ” Gerutu Dennis .


” Siapa suruh . Makanya belajar sabar jadi orang. ”


Dennis merajuk , Dia mendekat .


Dennis berusaha menciumi nya lagi dengan paksa .


Tentu saja istrinya berontak ,


" Lepasin , Kamu senengnya maksa sih . jangan macem-macem ya , Aku udah rapih gini mau kamu acak-acak ? Aku udah terlambat , Jihan sudah menunggu ku . ” Protes nya marah .


Bukannya berhenti , Dennis malah semakin ingin menciumnya terus menerus .


" Ya ampun , Kan lipstik nya jadi hilang . Dasar kamu ya . ” Lontar nya lagi sembari bercermin .


” Berisik . ” Kata Dennis membuka bajunya .


Yumna terbelalak melihat aksi Dennis , Yumna mundur seketika .


” Kamu mau apa ? Aku mau pergi Mas . Jangan gila dong , Aku udah mandi udah rapih . ” teriaknya.


” Siapa suruh semalam gak di kasih . Semalam aku cuman minta ciuman . Tapi karena kamu gak kasih ya sekarang Kamu harus bayar dobel . Cium dan Taulah . ” Lontar Dennis tersenyum .


Dia melempar badan istrinya ke kasur empuk milik mereka . Dennis masih saja mencoba menciumi istrinya yang terus menerus berontak .


Hingga akhirnya , Yumna tidak berdaya di buatnya .


Kekuatan nya runtuh seketika saat suaminya melancarkan aksinya .


Yumna hanya menangis kesal .


" Aku udah mandi udah rapih . ” Keluhnya menangis manja .


" Nanti aku mandiin lagi . ” Jawab Dennis sembari kembali ******* bibir istrinya .


1 Jam sudah berlalu . Yumna berhasil di acak-acak Dennis . Tiba-tiba HP nya berbunyi .


Yumna menjawab panggilan dari Jihan .


” Kamu dimana ?? Teriaknya . *membuat Yumna terkejut .


" Iya tunggu ya aku mandi dulu . ” Jawab Yumna terbata-bata .


" Apa ? " Teriak Jihan* .


Jihan menutup telepon .


” Tuh kan Jihan marah . Gara-gara kamu kan . ” Lontar Yumna memukul Dennis dengan guling .


Dennis cuman nyengir kayak kuda dipukuli istrinya .