
Paman mencari keberadaan Sinta , Dia sangat sedih dengan semua yang telah terjadi barusan .
Tiba-tiba Yumna dan Dennis datang ke rumah sakit untuk menemui bibi.
" Paman .. ” Panggil Yumna .
” Yumna . ”
" Ada apa Paman ? Bibi kenapa ? " Tanya Yumna cemas .
” Dia nekat meminum racun . ”
" Apa ? Tapi kenapa bibi sampe melakukan hal sejauh itu ? ”
” Sinta dan ibunya bertengkar lagi . Saat Paman pulang dari rumah Yumna , mereka sedang berselisih . Bibi mu tetap tak mau menerima kenyataan . Demi mencapai keinginannya , Dia meneguk racun itu untuk menekan Sinta . dia rqmeminta Sinta putus . Dengan keadaan seperti ini , Sinta tidak bisa mengabaikan ibunya lagi .. Selain memintanya untuk putus dari Natan .. Dia juga memaksa Sinta untuk menikahi Kenan . Apa yang harus Paman lakukan Yumna ?? Dia begitu keras kepala . ” Lontar Paman semakin putus asa .
” Paman sabar ya .. aku yakin kalian bisa melewati ini . Aku ikut sedih dengernya . ” Lontar Yumna menguatkan .
” Kenapa masalah nya menjadi Seperti ini . Kasihan Sinta . Pasti berat buat dia menerima semua permintaan ibunya. ”
Saat Yumna berusaha menenangkan Paman , Sementara itu Natan menguping pembicaraan mereka di balik dinding .
Dia langsung menghubungi nomor telepon Sinta .
5 Menit berlalu , Natan menemui Sinta disebuah kantin rumah sakit .
” Kak . ” Sapa nya .
” Aku duduk ya . Lagi ngapain disini ? Nona dan Pak Dennis sedang menjenguk ibumu . ”
” Ya .. ”
” Aku sudah dengar semuanya dari ayahmu . ”
” Soal apa ? ”
” Soal permintaan ibumu .. Beliau menjelaskan semuanya kepada Nona barusan . Maaf ya aku malah menguping pembicaraan mereka . ” Kata Natan dengan nada bicara yang sedih .
” Kak . ”
" Jika kita harus putus . Ayo kita putus baik-baik . Aku tidak akan pernah merasa kamu lukai , Ataupun merasa kamu khianati . ” Katanya lagi berusaha tegar .
Sinta hanya menunduk dan menangis dengan semua keadaan itu .
” Ibumu tidak pernah salah karena sudah membenciku . Semua yang terjadi kepadamu karena aku dulu adalah hal yang tidak bisa di maafkan . Non , Pergilah dan ikuti semua kemauan ibumu .. Ini sudah lebih dari cukup . ”
” Kak Natan .. Aku tidak pernah berniat untuk membuat mu dalam posisi seperti ini . ”
” Enggak . Apa yang kamu lakukan enggak ada apa-apanya dibanding dengan semua yang aku lakukan buat kamu . Ayo kita putus dan nikahilah Kenan . Dia pria yang baik , Aku melihat ketulusan dimatanya .. ”
Sinta malah semakin terisak mendengar ucapan Natan .
” Aku tidak ingin menjadi alasanmu menentang ibumu sendiri . Akan ada banyak orang yang terluka jika kita masih pertahankan hubungan kita .. ”
" Kak Natan .. Apa yang harus aku lakukan ? ”
” Ibumu .. Utamakan dia . ” Jawaban dari Natan membuat Sinta terdiam menatap kekasihnya itu .
" Cinta itu tidak harus memiliki non .. Jika kita jodoh kita akan bersama lagi , Tapi jika tidak .. Aku ikhlas . ”
Sinta memeluk Natan erat masih dengan air mata yang tiada henti mengalir .
" Aku mencintaimu kak . Tolong Maafin Aku karena aku tidak berdaya .. Maafin aku karena aku mengingkari janjiku untuk tetap berada di sampingmu walau apapun yang terjadi . ” Lontarnya .
” Aku juga mencintaimu . Lupakan semua ini .. Jangan menangis .. Aku tidak mau lihat kamu nangis .. ”
” Terimakasih karena Kakak mengerti aku . ”
20 menit kemudian Sinta kembali ke ruangan ibu , Dia kaget melihat ada beberapa orang di ruangan ibu .
” Kemarilah . Aku ingin kalian menikah detik ini juga . ” Pinta ibu padanya .
” Bu .. Kenapa kamu bersikap seperti ini . Kamu lagi sakit .. urusan pernikahan bisa di atur nanti . ” Bujuk ayah .
” Iya Bu . ibu kan lagi sakit . ”
” Enggak . Nak Kenan dan pak penghulu sudah disini untuk menikahkan kalian .. ibu tidak akan membiarkan kamu mengingkari janji .. Setelah aku sembuh mungkin kamu akan berubah pikiran . ”
” Tapi . ”
” Ibu tidak ingin bernegosiasi dengan kalian . pokoknya ibu mau kalian menikah sekarang juga . ” Cecar ibu menggebu-gebu .
Sinta menangis lalu Yumna memeluknya penuh haru .
” Sabar ya Sin . Kamu harus kuat . ” Kata Yumna menguatkan .
" Atau jangan-jangan kalian belum putus ? Yumna , Apa supir mu ada di sini ? " Tanya ibu .
” Ya .. Dia menunggu di mobil . ”
" Kami sudah putus Bu . Ibu tidak perlu meminta kak Natan kesini . ”
" Ibu tidak percaya dengan mu .. ”
” Yumna cepat suruh dia kemari .. Sekalian buat menjadi saksi pernikahan Sinta . ”
" Ibu . Kak Kenan .. Kenapa kakak diam aja ? ” Tanya Sinta pada Kenan yang hanya mematung .
” Nak Kenan mau kan menikahi Sinta sekarang ? Ibu tidak perlu pernikahan yang mewah Nak .. ”
” I i iya ..Tante . ” Jawab Kenan tergesa-gesa .
Sinta hanya menatap keduanya heran .
Sementara itu Yumna mengirim pesan kepada Natan sesuai keinginan bibi .
” Bu .. Coba pikir dulu .. Kamu lagi kalut . Ini bisa di urus setelah kamu sembuh . Kita bisa menyiapkan pernikahan dengan sewajarnya . Kasian Nak Kenan , Dia juga punya keluarga mana bisa mendadak begini . ” bujuk ayah .
" Sudahlah Yah . Nak Ken juga mau kok nikahi Sinta sekarang . Kalo masalah resepsi pernikahan bisa dilakukan setelah mereka sah menjadi suami istri kok . ”
Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu .
” Masuk ..”
Natan membuka pintu dan melihat keberadaan Kenan disana .
” Non panggil saya . ”
" Masuklah . Aku yang minta .. Kamu sudah putus kan dengan Sinta ? " Tanya ibu .
” Ya kami sudah putus . ”
" Kalo begitu Kemarilah , Putriku akan menikah dengan Nak kenan sekarang .. Aku ingin kamu menjadi saksi pernikahan buat mereka . ”
" Ibu .. ” kata Sinta lirih .
” Iya saya mau . ” Lontar Natan berusaha kuat di hadapan mereka .
” Baik . Pak penghulu bisa kita mulai ijab nya .. Oya ayah kandung Sinta tidak bisa hadir di sini .. Bisa dinikahkan dengan wali hakim saja . ”
” Bisa .. Kemarilah Nak . ”
Ibu menatapi Sinta agar dia tidak macam-macam .
Sinta duduk di samping Kenan sambil terus melihat ke arah Natan di samping Yumna .
Dia begitu sedih dengan keadaan yang serba salah ini .
Sementara itu Kenan sadar jika Sinta begitu berat melepas Natan untuk ibunya .
Dia sedikit agak kesal perihal tatapan yang dalam di mata Sinta untuk Natan .
Lain dengan Ayah yang menangis tak kuasa ,Dia menyesal karena sudah gagal meluluhkan hati istrinya .
" Saksinya siapa ? Tanya pak penghulu .
” Nak Dennis juga bisa .. Cepat pak saya tidak sabar ingin melihat mereka bersama . ” Lontar ibu lagi .
Dennis melongo mendengar ucapan bibi , Dia heran mengapa bibi Sangat menggebu-gebu .
” Baiklah Nak tolong hafalkan ini ya .. " Pinta pak penghulu kepada Kenan memberikan sebuah kertas.
” Baik pak . ”
20 menit kemudian .
" Sah .. ” Lontar Salah satu dari mereka .
Sinta menangis lagi , Dia tidak percaya akan hal itu . dia tidak berhenti menatap Natan .
Sementara itu Natan tampak tegar , Dia sadar .. Jika dirinya tidak pantas untuk Sinta .
” Selamat ya .. sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri . ” Kata pak penghulu malah membuat Sinta semakin down .
" Alhamdulillah .. Terimakasih pak . ” Lontar ibu .
” Sama-sama .. ”
Tiba-tiba Natan keluar dari ruangan ibu , Dia takut menjadi lemah jika lama-lama berada disana .
” Bahagia lah Non .. Aku selalu mendo'akanmu . Aku tidak menyesal jika kita akhirnya harus seperti ini . Aku tau dia yang terbaik untukmu . Aku sadar posisiku . ” Gumamnya lirih sembari berjalan menuju keluar .
Tangis Sinta kembali pecah ketika berada diperlukan Ayah .
" Sayangku .. Putriku .. Jangan menangis Nak . Maafkan ayahmu ini yang tidak berguna . Ayah tidak bisa berbuat apapun untukmu . ” Lontar ayah dihadapan mereka .