
Dennis pergi dari rumah Paman . Dia lega karena sudah mengakui semuanya kepada Paman , Lain dengan mereka yang masih shock dengan pengakuan darinya .
Terutama Sinta , Ia bergegas pergi ke rumah sakit menemui Natan.
Dia menyetir mobil dengan kecepatan tinggi karena penuh amarah .
Setibanya di rumah sakit , Sinta menemukan Natan sedang menunggu Yumna di luar ruangan nya .
” Ikut aku . ” Pintanya sembari berlalu .. Natan heran mengapa dia ingin bertemu dengan nya . Natan pun mengekori Sinta yang berjalan di depan.
Sinta membawa Natan ke taman rumah sakit .
Sinta berbalik dan tak sabar menghadangnya .
” Dennis datang ke rumah ku , Dia mengakui sesuatu . Dia bilang dia melakukan kebohongan dan siasat yang Sangat jahat . Dia menyusun rencana untuk mendapatkan Mbak ku lewat ayahku . Dia bilang kamu adalah orang yang dia bayar untuk mengatasi aku . Agar aku lari dari pernikahan itu .. Lalu dia bisa menekan Ayah dan Mbak ku , Pertanyaan ku adalah Saat kamu bilang kamu juga menyukaiku apa itu bagian dari siasatmu juga ? Kamu memperalat perasaan ku demi uang Dennis ? ”
Natan terdiam mendengar pertanyaan darinya .
” Aku butuh jawaban . ”
” Ya . ” Jawab Natan sembari menutup mata dan mengambil nafas panjang .
Sinta merasa lebih hancur mendengar jawaban darinya .
” Aku tidak tau jika aku sebodoh itu , Apa kamu mendapatkan uang yang banyak karena sudah mempermainkan aku . ”
Sinta mulai menitikkan air mata nya , Dia begitu kecewa mendengar jawaban Natan .
Sementara Natan sudah tidak bisa melakukan apa pun untuk meredam kesedihan Sinta . Dia hanya diam melihat Sinta menangis.
” Apa salahku , Apa aku tidak pantas mendapatkan keseriusan darimu ? Kamu lakukan semuanya dengan mudah . Mengambil hatiku , Hingga mencampakkan aku seperti ini .. Tau kah kamu , Perasaan yang kumiliki yang kamu sia-siakan ini , Kini hancur seluruh nya . Terimakasih , untuk semua hal yang telah kamu lakukan , Dari kebahagiaan yang singkat dan rasa sakit yang tidak berujung . Demi Tuhan aku sangat membencimu . ”
Sinta meninggalkan Natan , Dia tidak henti menangis . Sama dengan Natan yang perlahan mulai kembali menitikkan air mata .
Dia begitu menyesali segalanya , Dia begitu ingin mengejar Sinta . Tapi itu percuma .
” Maaf saja tidak akan cukup . Entah hukuman apa yang pantas Buatku , Aku menyesal karena sudah melukaimu hingga sejauh ini . ”
Sementara itu , Dennis datang ke rumah sakit .
Dia melihat Yumna sudah membereskan bajunya .
” Lho kamu mau kemana ? ”
” Aku diizinkan untuk pulang oleh dokter Mas , Aku gak apa-apa kok . ”
” Kamu yakin sayang ? ” Tanyanya cemas sembari memandangi wajah istrinya .
” Iya sayang , Oya ayah dan ibu tadi pulang . Mereka cari kamu .. Kamu dari mana sih ? ”
” Dari rumah paman . ”
Yumna kaget mendengar jawaban dari Dennis ,
” Sayang , Kamu ? ”
” Aku sudah mengakuinya kepada mereka ? ”
” Sayang , Kamu ngomong apa ? ”
” Apa bicaraku tidak jelas barusan ? Aku sudah mengatakan semuanya .. Paman dan Bibi mu meminta waktu agar mereka mau memaafkan aku ? ”
” Kamu serius ? Kamu udah bilang sama pamanku ? Lalu reaksi paman gimana ? Apa dia kecewa ? ”
” Iya ,Tapi aku sudah mengatasinya . ”
” Mas kamu gak bikin yang aneh-aneh kan ? Kamu gak macem-macem sama Paman ku kan ? ”
” Enggak ngapa-ngapain sayang .. Emang kamu pikir aku ngapain sih ? ”
” Kamu gak ancam pamanku kan ? ”
” Sedikit .”
” Apa ? Kamu ancam bagaimana pamanku ? cepat bilang ? ” Yumna mulai geram .
” Aku cuman bilang jika dia tidak menerima maaf dariku dan meminta mu untuk meninggalkan aku , Aku akan membuat mereka menerima lebih dari sebelumnya . ”
” Sayang !!! ” Teriak Yumna kesal .
” Apa aku melakukan kesalahan ? ” Tanyanya tanpa dosa .
” Jika kamu mau minta maaf , Kamu harus melakukan dengan tulus . Kenapa kamu Malah mengancamnya juga .. Kamu itu gimana sih ? ” lontarnya kesal .
” Udahlah yang jangan di persulit .. Semua udah beres kok . Aku mau kamu tidak mikirin ini lagi ya .. Aku gak mau kamu sakit kayak gini . ”
” Mas , Tadi reaksi mereka gimana ? Apa Sinta ada tadi ? ”
” Ada , Dia tidak mengatakan apapun . ”
Yumna kembali cemas mendengar jawaban Dennis .
” Sayang , Kamu mikirin apalagi sih . ”
” Kenapa kamu buru-buru mengakuinya . Aku kan udah bilang nanti kalo ada waktu yang tepat baru kita kasih tau mereka . ”
” Ah kamu aja jadi stres gini kok .. Aku gak mau kamu banyak pikiran . Sayang , Aku udah atasi semuanya , Jadi berhenti gelisah seperti ini ..”
” Sini biar aku aja . ” Kata Dennis penuh perhatian .
” Aku bisa kok mas , Ini hampir selesai . ”
” Ayo kita urus administrasi nya . ”
” Mas , Aku sudah membayarnya kok . ”
” Maksud kamu , Kamu punya uang ? ”
” Aku masih punya tabungan kok . Aku gak mau nyusahin kamu .. ”
” Sayang . ”
” Lain kali kalo aku pinsan , Jangan maen bawa kerumah sakit , Padahal aku gak Apa-apa kan . Kalo udah gini mau tak mau aku harus bayar rumah sakit kan . ”
” Aku gak minta kamu bayar kok .. ”
” Tabunganku sudah menipis Mas , Gimana ini ? ”
Dennis tersenyum mendengar keluhan istrinya .
” Mana Diana mau ulang tahun , Tadinya aku mau belikan dia tas .. Tapi karena uang nya dipake rumah sakit , Gimana ini . ”
” Nanti aku ganti , Berapa sih ? ”
” Ah jangan mas , Aku malu . ”
” Huh padahal minta ganti tuh tapi gengsi kan ? ”
” Sayang , Kamu kok hari ini ganteng banget sih lah .. Aku mau peluk ah , Aku kangen banget .. ” Sosor Yumna .
” Ada maunya . ” Ledek Dennis .
” Sayang , Serius kamu tuh ganteng banget tau . ”
” Mau berapa sih ? bilang aja jangan malu-malu . ”
” Ah enggak ah malu .. Boleh minta gak sih ? ”
” Dih . ” Dennis malah semakin menikmati pembicaraan itu dengan istrinya .
” Sayang satu juta aja deh . ”
” Boleh , tapi satu kecupan bolehlah . ”
” Kalo sepuluh juta ? ”
” Lebih dari satu kecupan . ”
” Enggak , Emang aku wanita apaan .. sana minggir , Enak saja . ”
” Satu kecupan sepuluh juta sih kalo nolak kebangetan . ” Mendengar ucapan suaminya , Yumna reflek mencium bibir Dennis dengan kilat .
” Sudah . ” Lontarnya bahagia .
” Sayang itu barusan bukan satu kecupan , Sedetik aja enggak ada kok .” Lontar Dennis kesal .
” Mana uang nya .. Jangan bohong , Aku sudah melakukannya . ”
” Ya ampun rugi bandar ..” Lontar Dennis menggerutu .
” Transfer ya sayang . ”
” Dasar .. Sayang banget kamu sakit , Kalo enggak . ” keluhnya .
” Apa ?? Aku sudah habis sama kamu tau . ”
Dennis tidak berhenti tersenyum mendengar ocehan Yumna , Dia terus menggodanya .
Dennis merapikan rambut Yumna dengan sentuhan yang lembut . Mereka saling berpandangan tak lupa senyuman yang melingkar .
” Aku mencintaimu . ” Lontarnya lagi .
” Setiap hari kamu mengatakan nya .. Apa tidak bosan ? ”
” Biar kamu tidak lupa , makanya aku mengatakannya setiap hari . ”
” Lalu aku harus jawab apa saat kamu bilang itu ? ”
” Katakan saja kalo kamu juga mencintai ku . ”
” Kita bukan ABG lagi , Malu jika didengar orang . ”
” Hal yang aku tidak suka darimu , Kamu selalu mendengarkan kata orang . Bete deh . ”
” Dih .. Baiklah Aku juga mencintaimu . puas . ”
” Cie ,Yumna yang dulu menolak cintaku sekarang Sudah takluk ya . ”
” Habis kamu mengejar aku terus , Menangis kalo diputusin.. Ingat ? ”
” Kapan aku nangis ? ”
” Hahaha akui saja lah . ”