YUMNA

YUMNA
Episode 109



Dennis pergi dari rumah Paman . Dia lega karena sudah mengakui semuanya kepada Paman , Lain dengan mereka yang masih shock dengan pengakuan darinya .


Terutama Sinta , Ia bergegas pergi ke rumah sakit menemui Natan.


Dia menyetir mobil dengan kecepatan tinggi karena penuh amarah .


Setibanya di rumah sakit , Sinta menemukan Natan sedang menunggu Yumna di luar ruangan nya .


” Ikut aku . ” Pintanya sembari berlalu .. Natan heran mengapa dia ingin bertemu dengan nya . Natan pun mengekori Sinta yang berjalan di depan.


Sinta membawa Natan ke taman rumah sakit .


Sinta berbalik dan tak sabar menghadangnya .


” Dennis datang ke rumah ku , Dia mengakui sesuatu . Dia bilang dia melakukan kebohongan dan siasat yang Sangat jahat . Dia menyusun rencana untuk mendapatkan Mbak ku lewat ayahku . Dia bilang kamu adalah orang yang dia bayar untuk mengatasi aku . Agar aku lari dari pernikahan itu .. Lalu dia bisa menekan Ayah dan Mbak ku , Pertanyaan ku adalah Saat kamu bilang kamu juga menyukaiku apa itu bagian dari siasatmu juga ? Kamu memperalat perasaan ku demi uang Dennis ? ”


Natan terdiam mendengar pertanyaan darinya .


” Aku butuh jawaban . ”


” Ya . ” Jawab Natan sembari menutup mata dan mengambil nafas panjang .


Sinta merasa lebih hancur mendengar jawaban darinya .


” Aku tidak tau jika aku sebodoh itu , Apa kamu mendapatkan uang yang banyak karena sudah mempermainkan aku . ”


Sinta mulai menitikkan air mata nya , Dia begitu kecewa mendengar jawaban Natan .


Sementara Natan sudah tidak bisa melakukan apa pun untuk meredam kesedihan Sinta . Dia hanya diam melihat Sinta menangis.


” Apa salahku , Apa aku tidak pantas mendapatkan keseriusan darimu ? Kamu lakukan semuanya dengan mudah . Mengambil hatiku , Hingga mencampakkan aku seperti ini .. Tau kah kamu , Perasaan yang kumiliki yang kamu sia-siakan ini , Kini hancur seluruh nya . Terimakasih , untuk semua hal yang telah kamu lakukan , Dari kebahagiaan yang singkat dan rasa sakit yang tidak berujung . Demi Tuhan aku sangat membencimu . ”


Sinta meninggalkan Natan , Dia tidak henti menangis . Sama dengan Natan yang perlahan mulai kembali menitikkan air mata .


Dia begitu menyesali segalanya , Dia begitu ingin mengejar Sinta . Tapi itu percuma .


” Maaf saja tidak akan cukup . Entah hukuman apa yang pantas Buatku , Aku menyesal karena sudah melukaimu hingga sejauh ini . ”


Sementara itu , Dennis datang ke rumah sakit .


Dia melihat Yumna sudah membereskan bajunya .


” Lho kamu mau kemana ? ”


” Aku diizinkan untuk pulang oleh dokter Mas , Aku gak apa-apa kok . ”


” Kamu yakin sayang ? ” Tanyanya cemas sembari memandangi wajah istrinya .


” Iya sayang , Oya ayah dan ibu tadi pulang . Mereka cari kamu .. Kamu dari mana sih ? ”


” Dari rumah paman . ”


Yumna kaget mendengar jawaban dari Dennis ,


” Sayang , Kamu ? ”


” Aku sudah mengakuinya kepada mereka ? ”


” Sayang , Kamu ngomong apa ? ”


” Apa bicaraku tidak jelas barusan ? Aku sudah mengatakan semuanya .. Paman dan Bibi mu meminta waktu agar mereka mau memaafkan aku ? ”


” Kamu serius ? Kamu udah bilang sama pamanku ? Lalu reaksi paman gimana ? Apa dia kecewa ? ”


” Iya ,Tapi aku sudah mengatasinya . ”


” Mas kamu gak bikin yang aneh-aneh kan ? Kamu gak macem-macem sama Paman ku kan ? ”


” Enggak ngapa-ngapain sayang .. Emang kamu pikir aku ngapain sih ? ”


” Kamu gak ancam pamanku kan ? ”


” Sedikit .”


” Apa ? Kamu ancam bagaimana pamanku ? cepat bilang ? ” Yumna mulai geram .


” Aku cuman bilang jika dia tidak menerima maaf dariku dan meminta mu untuk meninggalkan aku , Aku akan membuat mereka menerima lebih dari sebelumnya . ”


” Sayang !!! ” Teriak Yumna kesal .


” Apa aku melakukan kesalahan ? ” Tanyanya tanpa dosa .


” Jika kamu mau minta maaf , Kamu harus melakukan dengan tulus . Kenapa kamu Malah mengancamnya juga .. Kamu itu gimana sih ? ” lontarnya kesal .


” Udahlah yang jangan di persulit .. Semua udah beres kok . Aku mau kamu tidak mikirin ini lagi ya .. Aku gak mau kamu sakit kayak gini . ”


” Mas , Tadi reaksi mereka gimana ? Apa Sinta ada tadi ? ”


” Ada , Dia tidak mengatakan apapun . ”


Yumna kembali cemas mendengar jawaban Dennis .


” Sayang , Kamu mikirin apalagi sih . ”


” Kenapa kamu buru-buru mengakuinya . Aku kan udah bilang nanti kalo ada waktu yang tepat baru kita kasih tau mereka . ”


” Ah kamu aja jadi stres gini kok .. Aku gak mau kamu banyak pikiran . Sayang , Aku udah atasi semuanya , Jadi berhenti gelisah seperti ini ..”


” Sini biar aku aja . ” Kata Dennis penuh perhatian .


” Aku bisa kok mas , Ini hampir selesai . ”


” Ayo kita urus administrasi nya . ”


” Mas , Aku sudah membayarnya kok . ”


” Maksud kamu , Kamu punya uang ? ”


” Aku masih punya tabungan kok . Aku gak mau nyusahin kamu .. ”


” Sayang . ”


” Lain kali kalo aku pinsan , Jangan maen bawa kerumah sakit , Padahal aku gak Apa-apa kan . Kalo udah gini mau tak mau aku harus bayar rumah sakit kan . ”


” Aku gak minta kamu bayar kok .. ”


” Tabunganku sudah menipis Mas , Gimana ini ? ”


Dennis tersenyum mendengar keluhan istrinya .


” Mana Diana mau ulang tahun , Tadinya aku mau belikan dia tas .. Tapi karena uang nya dipake rumah sakit , Gimana ini . ”


” Nanti aku ganti , Berapa sih ? ”


” Ah jangan mas , Aku malu . ”


” Huh padahal minta ganti tuh tapi gengsi kan ? ”


” Sayang , Kamu kok hari ini ganteng banget sih lah .. Aku mau peluk ah , Aku kangen banget .. ” Sosor Yumna .


” Ada maunya . ” Ledek Dennis .


” Sayang , Serius kamu tuh ganteng banget tau . ”


” Mau berapa sih ? bilang aja jangan malu-malu . ”


” Ah enggak ah malu .. Boleh minta gak sih ? ”


” Dih . ” Dennis malah semakin menikmati pembicaraan itu dengan istrinya .


” Sayang satu juta aja deh . ”


” Boleh , tapi satu kecupan bolehlah . ”


” Kalo sepuluh juta ? ”


” Lebih dari satu kecupan . ”


” Enggak , Emang aku wanita apaan .. sana minggir , Enak saja . ”


” Satu kecupan sepuluh juta sih kalo nolak kebangetan . ” Mendengar ucapan suaminya , Yumna reflek mencium bibir Dennis dengan kilat .


” Sudah . ” Lontarnya bahagia .


” Sayang itu barusan bukan satu kecupan , Sedetik aja enggak ada kok .” Lontar Dennis kesal .


” Mana uang nya .. Jangan bohong , Aku sudah melakukannya . ”


” Ya ampun rugi bandar ..” Lontar Dennis menggerutu .


” Transfer ya sayang . ”


” Dasar .. Sayang banget kamu sakit , Kalo enggak . ” keluhnya .


” Apa ?? Aku sudah habis sama kamu tau . ”


Dennis tidak berhenti tersenyum mendengar ocehan Yumna , Dia terus menggodanya .


Dennis merapikan rambut Yumna dengan sentuhan yang lembut . Mereka saling berpandangan tak lupa senyuman yang melingkar .


” Aku mencintaimu . ” Lontarnya lagi .


” Setiap hari kamu mengatakan nya .. Apa tidak bosan ? ”


” Biar kamu tidak lupa , makanya aku mengatakannya setiap hari . ”


” Lalu aku harus jawab apa saat kamu bilang itu ? ”


” Katakan saja kalo kamu juga mencintai ku . ”


” Kita bukan ABG lagi , Malu jika didengar orang . ”


” Hal yang aku tidak suka darimu , Kamu selalu mendengarkan kata orang . Bete deh . ”


” Dih .. Baiklah Aku juga mencintaimu . puas . ”


” Cie ,Yumna yang dulu menolak cintaku sekarang Sudah takluk ya . ”


” Habis kamu mengejar aku terus , Menangis kalo diputusin.. Ingat ? ”


” Kapan aku nangis ? ”


” Hahaha akui saja lah . ”