WHO ARE YOU?

WHO ARE YOU?
BAB 21



"Mas ini aneh, kalau mau pakai keranjang kenapa nggak metik di depan aja?" Tanya Mbak kasir yang heran karena permintaan Rendra.


"Nggak niat metik Mbak," Jawab Rendra singkat.


"Kalau nggak niat kenapa kesini Mas," Tanya Mbak kasir lagi.


Rendra memilih diam dan kemudian membayar buah yang di beli nya.


"Kamu kemana aja? Aku sudah petik bahyak loh Apel nya," Tanya Alexa dan memperlihatkan keranjang berisi Apel ke Rendra.


"Ini aku udah beli tadi, aku malas metik nya, oh iya, sini kita foto dulu, biar nanti aku kirim ke Grace, pokok nya seminggu ini kencan kita harus lancar," Ujar Rendra dan mau tidak mau Alexa pun menuruti nya.


"Apa-apaan," Sungut Alexa kesal.


"Udah sinian kamu,".


"Iya,"


"Dekatan dong,"


"Iya ini,"


"Eh, jangan terlalu dekat,".


"Ni anak mau nya apa sih?" Batin Alexa.


"Nah begini baru pas, ayo senyum," Ucap Rendra.


Setelah berfoto Rendra pun mengirimkan nya ke Grace.


"Apa lihat-lihat?".


"Nggak siapa yang lihat, dasar,".


"Dasar cewek aneh," Gerutu Rendra.


"Idih nggak ngaca, sendiri nya lebih aneh," Balas Alexa nggak mau kalah.


"Kamu nggak mau makan Apel nya? Manis, manis lo," Ujar alexa.


"Nggak kamu aja yang makan, lagian itu buah nya belum di cuci jorok banget sih," Sahut Rendra.


"Siapa bilang belum di cuci, ini sudah bersih tahu," Jawab Alexa.


"Aku harus bisa bertahan, nggak boleh lemah di depan Rendra, ini cuma seminggu kan? Hari ini aku ke kebun Apel, apa nanti malam aku akan bermimpi memetik apel juga?" Batin Alexa.


"Aku sudah jelaskan semua nya ke dia, bahkan aku sudah biacara kasar, apa aku salah ya? Biar bagaimana pun Alexa kan perempuan, tapi Ah sudah lah, aku tidak perduli yang jelas aku mau dia benar-benar nggak betah selama seminggu ini bersama ku," Batin Rendra dan mencoba memakan Apel nya.


"Apel yang ini hambar," Ujar Rendra kemudian membuang nya ke sembarang.


"Gimana nggak hambar, kamu makan nya dengan ekspresi muka hambar begitu," Ejek Alexa. "Ren, kamu benar-benar menyukai Grace ya," Tanya Alexa penasaran.


"Kenapa memang nya?" Tanya Rendra balik.


"Aku cuma memastikan aja, karena kamu nggak berani marah ke Grace, tapi malah melampiaskan semua kekesalan mu ke aku," Papar Alexa membuat Rendra bingung harus menjawab apa.


"Jangan munafik Al, kamu juga sebenar nya nggak mau kan jalan sama aku?" Tanya Rendra.


"Munafik? Enak aja," Sahut Alexa sambil memakan lagi Apel nya.


"Aku sebenar nya nggak suka Apel, Kecut" Celetuk Rendra.


"Apel itu, enak nya di buat Jus, lagian kalau kamu makan Apel sama kulit nya bisa pahit, Sayang" Ucap Derren tiba-tiba muncul di hadapan Alexa membuat muka nya pucat dan Apel yang di pegang Alexa jatuh di tangan nya.


"Derren!" Batin Alexa terkejut.


"Ah, nggak apa-apa kok, kita pulang aja yuk," Ajak Alexa setelah tersadar dan Rendra pun menyetujui nya.


Sesampai nya dirumah Alexa pun menelpon Mommy nya.


"Hala Mommy," Ucap Alexa.


"Iya, Al ada apa?" Tanya Mami Sandra.


"Aku kangen sama Mommy," Batin Alexa karena ia sangat jarang sekali mendengar suara Mommy nya.


"Aku ada masalah," Ungkap Alexa.


"Masalah apa sayang?" Tanya Mami


"Akhir-akhir ini aku sering bermimpi dan semua nya sampai terbawa ke alam nyata, Please pulang Mommy, Alexa butuh Mommy," Cerita Alexa ke Mami nya dan menyuruh nya untuk pulang sebentar ke Indonesia.


"Mungkin kamu kurang istirahat Sayang, apa kamu sudah minum Vitamin yang Mommy sarankan," Tanya Mommy Linda ke Alexa.


"Tidur ku cukup kok My, Vitamin juga udah aku minum, Mommy pulang ya Please," Bujuk Alexa, terdengar Mommy Linda menghela nafas nya pelan.


"Nggak bisa sayang, Mommy sama Daddy sibuk banget, ini aja Mommy sempatin angkat telpon kamu, habis ini Mommy mau ketemu klien," Sahut Mommy Linda membuat Alexa sendu.


"Daddy aja yang pulang My, apa nggak bisa?" Ujar Alexa lagi.


"Nggak bisa sayang, ya udah gini aja Daddy ada kenalan seorang dokter Psikolog, nanti kamu hubungi dia ya, maaf sayang Mommy sibuk banget, Bye," Balas Mommy Linda dan langsung mematikan telepon nya.


"Terlalu sibuk ya?" Batin Alexa dan merebahkan diri di kasur empuk nya.


"Tadi siapa My?" Tanya Riko ke istri nya.


"Alexa Dad, paling dia kesepian maka nya suruh kita pulang, bukan masalah yang serius," Jawab Linda sambil mencari berkas meeting nya.


"Kenapa Mommy nggak perduli sama aku, kenapa Mommy lebih mementingkan pekerjaan nya, hanya uang dan uang yang mereka pikirkan, apa mereka nggak kangen sama aku, apa cuma aku yang kangen sama mereka, ini semua nggak adil, aku capek," Gerutu Alexa terduduk menangis memeluk lutut nya.


###


Di dalam mobil Rendra melihat sekeranjang Buah Apel yang di petik Alexa.


"Eh, itu kan Apel milik Alexa, apa mungkin lupa di bawa ya? Kalau nggak di kembalikan nanti bisa busuk, apa aku kesana aja ya? Dasar menyebalkan," Sungut Rendra dan kemudian putar balik ke rumah Alexa.


Setelah sampai Rendra pun memencet Bel, "Datang malam-malam begini ganggu nggak ya? Ah sudahlah kalau udah nganterin ini langsung balik," Batin Rendra.


"Siapa itu? Apa mungkin Grace," Batin Alexa dan mencoba membuka pintu, namun saat membuka pintu ia begitu terkejut karena yang datang bukanlah Grace melainkan Rendra.


"Grace," Panggil Alexa saat membuka pintu, namun alangkah terkejut nya ia kalau yang datang adalah Rendra.


Mereka sama-sama terkejut karena Rendra melihat Alexa menangis, dan Alexa terkejut melihat kalau yang datang adalah Rendra.


Seketika Alexa langsung menutup pintu dan menghapus air mata nya, "Ga-gawat bukan Grace yang datang, Rendra nggak boleh lihat aku menangis seperti ini," Ucap Alexa lirih dan kemudian menghapus air mata nya.


"Itu barusan Alexa kenapa? Dia menangis?" Ucap Rendra heran melihat Alexa berurai air mata.


"Huufftt, tenang Alexa kamu harus kuat sekarang hapus air mata mu, harus senyum," Ucap Alexa dan kemudian membuka lagi pintu nya.


"Maaf ya Ren, tadi aku banting pintu keras, ada apa ya? Kenapa kamu balik lagi?" Tanya Alexa sambil tersenyum namun tak bisa menutupi mata sembab nya.


"Ah, ini kamu meninggalkan Apel yang kamu petik tadi," Jawab Rendra.


"Oh, terima kasih, Ayo masuk dulu," Ajak Alexa sambil tersenyum dan mengambil Apel di tangan Rendra.


"Ini sudah malam Al, aku langsung pulang aja, lain kali aja ya," Pamit Rendra.


"Ya sudah kamu hati-hati ya," Ujar Alexa dan langsung menutup pintu setelah Rendra keluar dari gerbang rumah nya.