WHO ARE YOU?

WHO ARE YOU?
BAB 15



Dikamar Rendra tak bisa fokus karena mengingat first kiss nya dengan Grace di pantai.


"Huhh, Grace apa-apaan sih, main cium aja, bikin orangvnggak fokus, terus setelah itu dia menyuruhku dekat dengan Alexa, dia kira aku suka sama sahabat nya," sungut Rendra sambil membuat sketsa sebuah rumah minimalis modern. "Apa aku setega itu ya, memberi harapan ke Grace, tanpa sebuah status, aku hanya belum siap, tapi aku sudah terlanjur berjanji sama Grace, nggak mungkin kan aku berkhianat,".


Rendra melihat foto bertiga yang di berikan Grace, ia menutupi wajah Grace dan melihat foto nya dengan Alexa, "hmm kurasa cocok juga, tapi gimana ya aku benar-benar belum siap," Rendra merenungi semua janji nya ke Grace.


"Dab kenapa Grace harus mencium ku, aku kan jadi nggak bisa fokus, arrghh,"Ucap Rendra kesal sambil memegang bibir nya.


Tiba-tiba Handphone nya Rendra berbunyi ia terkejut melihat orang yang menelpon nya.


"Alexa! Ada apa ya," Ujar Rendra.


"Ha, halo Alexa, ada apa?" Tanya Rendra setelah Alexa mengangkat telephone nya.


"Hari minggu besok kamu Free nggak?" Sahut Alexa membuat Rendra berpikir sejenak.


"Emm, free kok, Kenapa?".


"Kita jalan yuk,".


"Ya boleh," Jawab Rendra singkat.


"Oke besok aku tunggu di taman kota ya," Ujar Alexa lagi.


"Oke," Ucap Rendra singkat.


"Aku harus menjadi laki-laki yang mengesalkan untuk Alexa, biar dia nggak betah, aku hanya butuh waktu tiga hari," Ide Rendra dengan senyum jahat nya.


###


"Grace, aku dan Rendra mau jalan-jalan," Ucap Alexa memberitahukan Grace.


"Oh kapan?" Tanya Grace sendu.


"Hari minggu besok, doain ya semoga lancar kali ini," Ujar Alexa lagi.


"Iya Al, semoga kali ini Rendra membuka hati nya ya, dan kamu bisa melupakan teman imajinasimu," Sahut Grace dengan suara lirih. "Tapi Al ingat, Rendra sahabat ku, kamu juga sahabat ku, kalau kalian jadian jangan sampai putus ya," Pesan Grace dan langsung mematikan sambungan telephone nya, ia tak bisa membendung air mata nya lagi.


"Kenapa aku ini, bukankah aku yang menyuruh Rendra untuk bersama Alexa, mungkinkah mereka akan pacaran? Rendra orang nya ramah dan baik,"Gumam Grace dalam hati.


Tiba-tiba Grace teringat kalau ia sudah berciuman denga Rendra, " Aduh rasa nya ingin pergi meninggalkan bumi, dan pindah ke planet lain, Rendra marah nggak ya?".


Grace menghela nafas pelan,"Sekarang Rendra benar-benar akan pergi kencan dengan Alexa, sebenar nya perasaan Dia ke aku gimana sih? Apa mungkin tujuan nya memang Alexa tapi karena aku yang kenal dia duluan jadi tidak enak mengungkapkan nya, ah entahlah aku juga bingung," Pikiran Grace sangat kacau, apa lagi mengingat sekarang Rendra akan pergi bersama Alexa. "Kalau membayangkan Alexa jalan bersama Rendra rasa nya itu sudah sangat menyakitkan, tapi aku yakin kalau kita jodoh kita akan bersama kan Ren," Ucap Grace pada diri sendiri dan memeluk foto Rendra.


Karena lelah memikirkan semua nya, akhir nya Grace tertidur dengan memeluk foto Rendra.


Alarm di jam weker Grace yabg berada di atas meja samping tempat tidur nya berbunyi, ia membuka mata dengan malas," Huaam, sudah pagi ternyata, berarti aku ketiduran tadi malam, lho kok poto Rendra ada di sini" Ucap Grace bingung, ia tak ingat kalau tadi malam ia menangis sambil memeluk foto Rendra.


Saat melihat Handphone nya, Grace terkejut melihat panggilan dan pesan dari Rendra, ia gemetar dan gugup untuk membuka Smsm dari Rendra, karena sejak kejadian itu ia tak pernah lagi menghubungi Rendra, takut lebih tepat nya.


"Bismillah." Ucap Grace dan membuka pesan Rendra.


"Grace, aku ingin bertemu sebelum aku jalan-jalan dengan Alexa," Isi Sms Rendra melalui aplikasi hijau.


Grace tertegun membaca Sms dari Rendra, "Tuh kan, Tuhaaan tolong aku belu siap bertemu Rendra," Ujar Grace panik.


"Aduh kenapa juga aku sangat gugup, biasa nya kan nggak gini juga," Gumam Grace.


"Hey Grace," Sapa Rendra tersenyum namun tak menutupi rasa gugup nya.


"H-hay Ren," Balas Grace canggung," Kyaa, Jantung plis jangan berdebar keras, ntar kedengeran," Ucap Grace dalam hati.


"Maaf ya, aku telat dan buat kamu nunggu lama," Ujar Rendra dan duduk di sebelah Grace.


"Aku baru sampai kok Ren," Sahut Grace terseyum.


"Kamu sudah makan?" Tanya Rendra basa basi.


"Su-sudah, kalau kamu mau makan, makan aja, aku masih kenyang," Jawab Grace mengalihkan pandangan nya.


"Kok jadi anggun begini? Biasa nya Grace yang aku kenal bar-bar," Celetuk Rendra.


"Ih, kamu apa-apaan sih, emang selama ini aku begitu ya?" Ucap Grace malu.


"Emm, iya, dan aku suka itu," Sahut Rendra membuat Jantung Grace hampir copot.


"Tahan, Grace tahan, aduh aku sampai pusing saking gugup nya," Ucap Grace dalam hati.


"Grace, kamu cantik hari ini," Tambah Rendra membuat Grace tersipu malu.


"Emm, terima kasih," Balas Grace singkat.


"Oh iya, aku mau ngomong sesuatu sama kamu, aku jujur aja, aku nggak bisa bersama dengan Alexa," Ungkap Rendra jujur.


"Loh-loh nggak bisa gitu dong Ren, kemarin kan sudah janji," Timpal Rendra santai.


"Sekali nggak ya tetap nggak," Sahut Rendra lagi.


Braakk.


"Oke, apa alasan kamu tiba-tiba nggak mau bersama Alexa?" Tanya Grace kesal ia sampai menggebrak meja.


"Aku akui kemarin aku memang salah sudah mencium mu, tapi aku hanya ingin kamu nurut sama aku, tapi tolong Ren, jangan gara-gara itu kamu batalin semua janji kamu," Kelakar Grace.


"Udah selesai ngomong nya? Kalau belum aku dengerin nih," Ujar Rendra sangat santai.


"Duh, ngeselin banget sih ni anak tengil, untung manis," Gerutu Grace dalam hati


"Baiklah aku jelasin, tapi kamu jangan nyela ya, soal ciuman itu aku sama sekali nggak marah, dan yang berlalu biarlah berlalu, tapi kamu salah sudah menciumku kemarin, karena dari pagi sampai malam, aku kepikiran kamu terus," Jelas Rendra.


"A-apa?" Sahut Grace terkejut mendengar pengakuan Rendra.


"Iya, dan semenjak saat itu aku selalu merindukan mu Grace," Ungkap Rendra akhir nya dengan wajah yang sangat merah.


"I-ini serius? Ya Tuhaan jadi begini rasa nya kalau cinta kita bersambut," Batin Grace tak percaya dengan perkataan Rendra. "Akhir nya ada yang memilih ku juga," Sambung Grace.


"Apa kamu mengerti Grace? Aku menyukaimu bukan Alexa," Terang Rendra lagi.


Grace menunduk sendu, ia tak tahu harus bagaimana karena ia sudah janji pada Alexa untuk menyatukan nya dengan Rendra.