Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Cemburu



Sebelum Gabriel bertemu dengan Zea,ia bertemu dengan Chelsea yang juga di ruang ganti pakaian, memang ruang ganti pakaian pria dan wanita di pisah, tapi walaupun begitu letak keduanya tidak terlalu jauh.


Jadi dapat dengan mudah dan cepat untuk Chelsea menghampiri Gabriel, Chelsea bahkan sudah menunggu Gabriel di pintu ruang ganti. Sontak ini membuat kaget para siswa di ruang ganti, karena di datangi oleh bidadari cantik sekaligus gadis populer di sekolah. Mereka langsung menggoda Gabriel yang di datangi Chelsea itu, Gabriel tidak suka jika dia di ejek oleh teman-temannya karena dengan Chelsea.


Chelsea sangat lah keras kepala,dia meminta Gabriel agar Chelsea ikut bersamanya. Tentu Gabriel menolak nya dengan keras,dia rencananya akan bersama dengan Zea ke bazar nanti. Tapi Chelsea memaksa ikut alhasil dia mengikuti Gabriel walaupun oleh Gabriel tidak diperbolehkan ikut. Dia ingin cepat-cepat pergi menghampiri Zea,tapi malah yang dilihat Zea sedang berduaan dengan lelaki lain.


Chelsea juga untuk pertama nya dia tidak tahu kenapa Gabriel berhenti berjalan itu,tapi ketika dia melihat Zea bersama dengan kakak tirinya,dia langsung kaget dan sontak memanggil kakak tirinya dengan keras, dilanjut dengan Gabriel yang memanggil Zea dengan keras juga. Gabriel cemburu melihat tatapan Alex pada Zea, tatapan itu merupakan tatapan rasa tertarik nya Alex pada Zea.


Sesaat mereka berempat berdiri mematung, setelah itu Gabriel pun mendekati Zea diikuti dengan Chelsea yang menghampiri Alex. Memang awalnya Alex bingung kenapa ada seorang laki-laki yang memanggil Zea,dia bahkan sampai berpikiran kalau itu kekasih Zea. Tapi saat melihat Chelsea,dia langsung tidak memikirkan itu. Alex malah berpikir kalau dia kekasih Chelsea atau orang yang disukai Chelsea.


Karena setiap saat,baik ada di rumah atau dimana pun Chelsea akan menceritakan tentang Gabriel pada keluarga. Sehingga Alex sangat kesal jika Chelsea menceritakan hal itu,dia bahkan sampai - sampai pergi meninggalkan Chelsea yang bercerita itu, katanya ini lebih baik daripada mendengar cerewetan Chelsea itu.


"Gabriel?"kata Zea kaget,dia takut kalau Gabriel berpikiran macam-macam pada Zea dan Alex. Gabriel pun mendekat pada Zea lalu dia memegang tangan Zea dan memberikan tatapan tajam pada Alex,yah walaupun itu tatapan tajam, tetap saja. Malah yang dilihat semua orang, Gabriel itu terlihat sangat imut, mungkin karena wajah nya yang imut.


"Siapa dia?"tanya Gabriel pada Zea dengan suara yang dingin dan sedikit dengan nada yang marah.


"Alex..Apa yang kau lakukan disini?Dimana nenek?"tanya Chelsea yang bingung dengan keberadaan Alex. Sebenarnya yang akan datang ke acara ini adalah nenek Chelsea. Tapi seharusnya yang datang nenek nya malah yang datang kakak tirinya.


"Kau mengenalnya?"tanya Gabriel bingung,dia tidak tahu kenapa mereka berdua saling mengenal.


"Oh.. Gabriel, ini adalah kakakku, namanya Alex.Kau pernah ku ceritakan kan tentang kakak tiri ku?" jawab Chelsea dengan senang,dia senang jika ditanya oleh Gabriel.


"Kakak? Dia kakak mu?Bukan, maksud ku kakak tiri mu? Dan bagaimana kau bisa mengenal nya Zea?" tanya Gabriel pada Zea,dia menoleh pada Zea dengan wajah penuh tanya yang membuat Zea bingung, Zea memang mengenal nya tapi baru saja Zea mengenal nya.


"Hai,aku kakak tiri Chelsea. Kau pasti orang yang disukai Chelsea,kan? Dia selalu membicarakan mu dengan kami" kata Alex yang pura-pura ramah pada Chelsea,dia takut juga jika Chelsea mengatakan hal yang tidak-tidak pada Zea, Alex pikir Zea adalah teman Chelsea, walaupun sebenarnya mereka musuh.


"Oh..Halo juga kak" kata Gabriel kaku,dia masih terlihat cemburu pada Alex. Karena tatapan nya pada Zea seperti rasa suka pada Zea, tentu ini membuat Gabriel marah. Bagaimana bisa jika orang yang kau sukai disukai oleh seseorang.


"Diam! Kenapa kau datang ke sini? Dimana nenek? Seharusnya nenek yang akan datang ke sini" kata Chelsea marah,dia malu jika dia menceritakan tentang Gabriel pada keluarganya itu.


"Idih.. Jangan memerintah ku! Kau juga terpaksa ke sini. Nenek yang meminta ku untuk menemanimu,dia akan datang terlambat karena beberapa urusan" kata Alex sebal, padahal dia sedang berbunga -bunga karena bertemu pada Zea,tapi malah ada Chelsea di sini. Tentu Alex tidak bisa mendekati Zea.


"Apa?Ah..Tapi kenapa harus kau? Lebih baik aku dengan manager ku saja kalau begitu " kata Chelsea tidak suka, sebenarnya pertengkaran Chelsea dan Alex ini menjadi tontonan yang tidak mengenakkan bagi Gabriel dan Zea.


"Aku sudah baik-baik datang ke sini,ya. Lalu apa perlakuan mu padaku?"kata Alex kesal. Dia sangat sangat tidak suka dengan Chelsea walaupun mereka saudara.


"Eum... Permisi! Jika kalian ingin bertengkar, aku dan Zea pamit pergi" kata Gabriel menyela. Sehingga mereka berdua sadar pertengkaran mereka berdua membuat tontonan kecil bagi banyak orang.


"Tidak,kami rasa tidak mau melanjutkannya. Bagaimana kalau kita bersama saja, maksudku akan lebih baik kan jika ramai" usul Alex, Chelsea juga seperti nya menyetujui usulan Alex ini,dia juga berterima kasih dalam hati karena Alex mengatakan ini.


"Eh.. Tentu kak,boleh. Zea,dimana kak Veronica?"kata Gabriel yang tidak enak menolak kakak tiri Chelsea. Dia juga baru sadar kalau Veronica tidak bersama dengan Zea dari tadi.


"Dia seharusnya sudah datang ke sini,tapi ini lumayan lama jika pergi ke toilet. Aku Kana mencari nya dulu! Aku takut dia tersesat" kata Zea yang sedikit cemas, lalu Zea pun pergi berpamitan pada semua nya dan pergi mencari Veronica.


Dan sekarang yang tersisa lah hanya mereka bertiga, Gabriel, Chelsea,dan Alex. Mereka tidak bicara satu kata patah apa pun ketika Zea baru saja pergi. Mungkin karena canggung dan memang Gabriel masih belum bisa berinteraksi pada Alex. Sedangkan Chelsea juga tidak bisa bersikap manja pada Gabriel karena ada Alex. Alex pun juga tidak bisa menanyakan siapa status Gabriel, apakah dia kekasih Zea? Ataukah bukan?