Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Ancaman



Dalam remang-remang malam, Zea bangun dari pingsannya dengan kondisi tangan dan kaki yang terikat. Mulutnya ditutupi dengan lakban sehingga sulit bagi Zea untuk berbicara atau meminta tolong. Zea masih bingung dengan apa yang terjadi,dia mengingat kilas balik sehingga dia tiba di tempat yang lumayan kotor dan kumuh.


Terdapat beberapa barang apa geng motor berserakan di sekitar Zea,saat itu pula Zea melihat Veronica yang sedang terbaring menatap Zea yang sama kondisinya dengan Zea. Ia kesusahan untuk berkomunikasi dengan Zea karena mulutnya yang tertutup lakban, setelah tahu apa yang terjadi Zea berusaha untuk melepaskan diri tapi tidak bisa.


Sesaat kemudian, terdengarlah suara jejak kaki yang mengarah pada mereka. Maklum, mereka berdua di kunci di ruangan yang kecil dan minim cahaya matahari,saat mendengar suara langkah kaki itu mereka berdua tersentak kaget. Veronica sebenarnya bisa meloloskan diri dengan kekuatannya,tapi karena tidak mau mengambil resiko,mau tidak mau harus pura-pura tidak bisa.


Suara langkah kaki semakin dekat dan tiba saatnya di depan pintu, kemudian disusuli dengan suara kunci dari luar. Sesaat kemudian terbuka lah pintu ruangan, terlihat sesosok pria yang kekar dan tinggi dengan beberapa orang di samping nya. Dia sepertinya adalah seorang pemimpin dari sebuah geng motor yang bernama Geng The Black Tiger yang Zea lihat di jaketnya.


Zea pun menatap dia tajam, disertai dengan Veronica yang menatap nya lebih tajam, Veronica seperti ingin menyihir mereka,tapi Zea langsung menggeleng pelan agar Veronica tidak melakukan itu. Sedangkan orang itu tersenyum lalu ia menunduk dan melepas lakban Zea dengan kasar membuat Zea mengadu kesakitan.


"Uhuk...Uhuk...Siapa kau? Kenapa kau melakukan ini pada kami?"tanya Zea marah, padahal dia tidak punya masalah pada orang ini, bahkan Zea tidak mengenalinya sama sekali tapi ia malah diperlakukan seperti ini.


"Hahaha...Jadi ini pacarnya Alex? Tidak heran Alex menyukaimu, kare ayam kau lumayan cantik juga..."kata pria ini yang namanya tidak lain adalah Ega, dia sangat senang melihat Zea.


"Apa? Kau mengenal kak-... Maksudku,kau mengenal Alex?"tahta Zea bingung, sepertinya dia mulai tahu kalau orang yang menculik Zea ini berhubungan dengan Alex atau bisa disebut musuh nya Alex.


"Tentu saja,dia adalah musuh yang paling aku benci. Hmm... Dengan aku menculik mu, akan mudah bagiku untuk menaklukkan Geng miliknya..." Kata Ega sembari tersenyum jahat,dia menatap Zea dengan penuh harap agar Zea berguna baginya nanti.


"Oh..Jadi ini caramu untuk menang ya? Dasar pengecut!!!" Kata Zea dingin dengan nada yang merendahkan, sehingga membuat Ega sedikit marah dengan perkataan Zea ini.


"Sialan kau! Terserah kau mau mengatakan apapun,tapi jangan harap kau bisa lolos dari kami. Cepat bawa dia!!! Tinggalkan yang satunya disini!" Kata Ega menyuruh anak buahnya, dengan cepat anak buah Ega pun membawa Zea dengan paksa.


"Jangan sentuh aku!!!" Kata Zea marah yang mencoba untuk melepaskan diri dari mereka.


"Veronica!!! Lepaskan aku!!!" Kata Zea menoleh pada Veronica,dia memberikan kode pada Veronica yang membuat Veronica paham, kemudian barulah Zea di bawa pergi, Ega langsung menoleh pada Veronica tajam dengan tersenyum puas.


Veronica menanggapi nya dengan ekspresi yang baik-baik saja dan tidak berekspresi,hanya saja ia datar dan tidak takut,dia tidak masalah dengan Ega ini. Karena Veronica sudah memiliki rencana yang bagus untuk melarikan diri di sini dan menyelamatkan Zea dari mereka semua.


"Baiklah,ayo cepat hubungi Alex! Supaya dia datang ke sini dan aku bisa minta tebusan darinya" kata si Ega, pemimpin Geng The Black Tiger,dia menoleh pada kedua anak buahnya itu.


"Baik Bos" kata keduanya, mereka pun mengambil salah satu ponsel dan mulai menghubungi Alex.


Disisi lain Alex sedang berada di sebuah tempat, tepatnya di sekolah Chelsea. Ia tentu di suruh menjemput Chelsea, karena perintah nenek nya Chelsea. Sebab,akan ada suatu acara keluarga, mereka akan berkerja sama dengan perusahaan terkenal juga.


Dan akhirnya Chelsea si pun pulang dari les balet nya. Chelsea mengikuti les balet,les balet Chelsea juga sebenarnya satu les dengan Gabriel. Tempat les ini khusus untuk kesenian, tentu saja Chelsea melakukan les ini karena ia ingin melihat Gabriel. Saat Chelsea selesai les, barulah Gabriel ikut selesai,ia berpapasan dengan Chelsea yang sedang mengobrol dengan Alex.


Gabriel langsung menunjukkan wajah tidak sukanya saat melihat Chelsea dan Alex, sekarang Gabriel sangat membenci mereka berdua, sangat. Saat Gabriel buru-buru akan pergi,tanpa sengaja Chelsea memanggilnya dan menyapa Gabriel, sehingga Alex pun ikut menyapa Gabriel.


"Hai Gabriel,kau baru saja selesai,ya?"tanya Chelsea sembari menyapa Gabriel diikuti dengan Alex yang menyusul nya.


"Hai Gabriel" kata Alex dari kejauhan,dia tersenyum pada Gabriel, entah apa yang Alex lakukan,dia biasanya akan dingin dan cuek pada semuanya, kecuali Zea yang ia sukai dan Gabriel yang dekat dengan Zea, mungkin Alex takut jika Gabriel akan mengatakan hal-hal yang buruk tentang Alex pada Zea.


"Halo Chelsea..Kak..,iya aku baru saja selesai.." kata Gabriel yang berusaha untuk ramah,ia tidak mau terlihat marah pada mereka berdua,kalau tidak nanti Maggie Kaka menegur nya.


"Oh..Jadi tempat les mu ini sama dengan Chelsea ,ya? Kau les apa?"tanya Alex berusaha ramah padahal dia sebenarnya tidak ramah pada siapapun.


"Yah, suatu kebetulan yang aneh..."kata Gabriel sembari melirik Chelsea dengan sorot mata yang tajam dan menyindir.


Tiba-tiba saja, ponsel milik Alex berdering. Alex mula-mula melihat ponsel miliknya,tapi saat yang ia lihat adalah orang yang tidak penting,jadi dia mengabaikannya,yang membuat Gabriel dan Chelsea merasa tidak aneh dengan ekspresi Alex yang berubah kesal dengan seketika.


Kemudian terdengar notifikasi dari ponsel nya, dengan malas pun ia mencoba melihatnya. Dan seketika itu wajah Alex menjadi panik dan kaget,ia melihat pesan dari orang Geng The Black Tiger. Foto itu terlihat Zea yang diikat dan wajahnya yang dipaksa melihat kamera padahal dia tidak ingin,ini yang membuat Alex marah.


"Zea?...Sialan mereka,apa yang mereka lakukan pada Zea?"teriak Alex marah,dia pun mencoba untuk menelpon orang suruhan si Ega itu. Sedangkan Chelsea dan Gabriel pun kaget karena mendengar Alex mengatakan Zea.