Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Menanti Hukuman



Karena kejadian tadi, jadi Zea dan Anthony jadi pergi ke dunia sihir itu pagi menjelang siang, rencananya Anthony akan langsung ke Gedung Mazevo langsung. Anthony membuat surat untuk istrinya, dan paman Billy.Surat itu berisikan bahwa Anthony akan langsung ke sana bersama Zea dan minta di bawakan jubah untuk Zea dan baju kerajaan untuk Anthony.


Surat untuk paman Billy, dia memintanya untuk menjemputnya di perbatasan menggunakan kereta kerajaan. Maklumlah, karena di dunia itu tidak ada mobil atau pun motor, jadi pakai kereta. Kemudian mereka kembali mengucapkan salam perpisahan, lalu Zea dan Anthony pergi dari sana. Mereka kembali ke tempat mereka teleportasi.


Setelah menemukan retakan dimensi, Anthony cepat-cepat mengeluarkan sihirnya dan membuat portal. Portal pun sudah terlihat, tanpa basa basi mereka langsung masuk ke portal itu mengingat mereka itu sudah telat ke Gedung Mazevo. Tapi untungnya mereka tepat di perbatasan, bukan daerah Kerajaan Thanatos tidak seperti dulu.


Kemudian Anthony membawa Zea untuk ke tepi hutan perbatasan itu, mereka berdua menunggu Billy dan yang lain. Beberapa saat kemudian, Billy dengan kereta kudanya sudah terlihat. Dia tidak sendiri ada lima sampai enam kereta kuda bersamanya, itu mungkin berisi Ratu Charlotte dan yang lain.


Dengan cepat Billy memberikan Zea jubah dan Anthony pun bergegas berganti baju di kereta, Zea hanya memakai jubah saja karena untuk menutupi pakaian manusianya, sedangkan Anthony karena itu Raja, maka pakaian yang ia kenakan harus seperti Raja.


Saat menunggu Anthony berganti pakaian si kereta, Ratu Charlotte keluar dari kereta itu bersamaan dengan Veronica yang bersamanya. Mereka menghampiri Zea yang ada diluar kereta itu.


"Hei, Zea. Kenapa kalian telat sekali?Kau pasti membuat kesalahan, ya?" kata Ratu Charlotte, dia mengatakan dengan pelan agar Anthony tidak mendengarnya.


"Tidak begitu. Hanya saja kami telat karena tadi ada masalah" kata Zea, dia sebenarnya tidak mau bcara tentang keluarga Adnan yang tahu tentang Zea,Zea ingin Anthony saja yang menjelaskannya.


"Bagus sekali, ya. Padahal ini adalah harimu dan kau sudah membuat kericuhan di sini" kata Ratu Charlotte, dia mengatakan dengan nada yang sebal dan menjengkelkan.


"Yeah, kau membuat masalah. Untung saja ibu sudah menduganya, kalau tidak mungkin nanti lebih buruk lagi" tambah Veronica, dia juga mengatakannya dengan nada yang menjengkelkan dengan tangan dilipat di dada.


Saat Zea akan menjawab, Anthony sudah keluar dengan bajunya yang bewarna ungu dan hitam dan khas dengan logo Kerajaan Echthra. Dia memakai jubah yang lumayan panjang membuat Anthony makin gagah memakainya. Baju yang Anthony pakai sama dengan Ratu Charlotte, modelnya mirip dan warnanya juga sama.Itu karena mereka Ratu dan Raja.


Setelah Anthony datang, Ratu Charlotte langsung pura-pura baik kepada Zea, dan bersikap kejadian tadi seolah tidak pernah terjadi. Ini yang membuat Zea tidak suka dengan Ratu Charlotte. Dia tidak suka pada muka duanya Ratu Charlotte.


"Kalian sedang apa?" tanya Anthony, karena saat Anthony keluar, Ratu Charlotte dan Veronica langsung menunjukkan ekspresi yang tegang, takut Anthony mendengar apa yang ia bicarakan dengan Zea.


"Ohh.. Itu-Kami hanya sedang bicara dengan Zea, kenapa tadi doa telat ke sini. Benarkan Zea?" kata Ratu Charlotte, dia berkata dengan nada yang sedikit menghakimi tapi ditutup dengan senyuman, agar Zea tidak mengatakannya pada Anthony. Bahkan Ratu Charlotte sampai memegang bahu Zea dengan erat, sehingga Zea harus menahan rasa sakitnya.


"Baik Yang Mulia" kata Billy, dia bergegas beteriak pada semua prajurit dan mengatakan untuk lebih cepat, dengan tegas para prajurit itu pun mematuhi perintah Billy.


"Zea, kau bersama Ayah, ya? Kita di kereta paling depan ini" kata Anthony sembari menoleh pada Zea, kemudian Zea pun segera menghampiri Anthony. Dia senang tidak bersama dengan Ratu Charlotte dan Veronica.


Karena Ratu Charlotte tidak suka dengan pengaturan duduk ini, dia cepat-cepat masuk ke keretanya tadi bersamaan dengan Veronica. Anthony pun kemudian masuk ke kereta paling depan, kemudian membantu Zea naik dia mengulurkan tangannya untuk Zea bisa naik ke kereta itu. Mereka duduk bersama,Zea pun menempelkan kepalanya pada Anthony. Anthony yang melihat itu hanya dapat membeli rambut Zea yang panjang dan halus.


Saat kereta akan berjalan, perasaan Zea sangat kacau, dia tidak tahu akan mendapatkan hukuman apa.Tapi Zea tetap akan percaya la ada ayahnya, kereta yang membawa mereka makin lama makin pelan. Itu menandakan bahwa ia sudah hampir tiba, dan yang benar saja. Mereka sudah sampai di Gedung Mazevo, saat Zea turun dibantu dengan Anthony dan Billy, Zea terpana melihat Gedung Mazevo.


Gedung yang sangat cantik nan megah, dan juga taman di sekitar gedung itu sangat indah disertai dengan makhluk Fos dan beberapa ketika kecil. Saat Zea melihat peri dia sedikit takut karena tiba-tiba menyapa Zea membuat Zea kaget, karena kaget Zea sampai memeluk Anthony.


"Tidak apa, Sayang. Itu hanya dapat peri,mereka peri yang baik yang menjaga Gedung Mazevo" kata Anthony menjelaskan, Anthony pun menepuk-nepuk pinggang Zea agar tidak takut.


Belum lagi hilang kagetnya, Zea sudah kembali kaget dengan raungan seekor Catullus. Zea yang sangat kaget itu, sampai mengumpat si belakang Anthony, membuat Anthony harus menenangkan Zea lagi.


Ratu Charlotte dan Veronica hanya dapat melihat mereka dengan tatapan yang sengit pada Zea, mereka tidak suka kedekatan Zea dan Anthony. Ketika Zea sudah lebih tenang, Mereka masuk di sambut dengan Catullus. Saat Zea masuk, Gedung Mazevo sudah banyak orang. Ada yang dari Kerajaan Iremia dan ada pula dari Kerajaan Thanatos.


Omong-omong Kerajaan Thanatos, Zea merasa aneh pada Raja Kerajaan Thanatos. Saat Zea masuk dia melihat Raja Eryk, Raja Eryk melihatnya dengan tajam di susul dengan senyuman lebarnya yang mengerikan membuat Zea takut, saat diperbatasan juga ia sangat takut. Anthony yang melihat kejadian itu, lalu menarik Zea ke belakang. Dia juga tidak suka pada Eryk.


Eryk juga bersama dengan anak buahnya yang menyerang Anthony dan Zea waktu itu, Kylos dan Morin. Tapi katanya mereka tidak bisa apa-apa jika di Gedung Mazevo, jadi Zea akan baik-baik saja. Tapi saat Zea masuk ke Gedung Mazevo,memang semua orang memperhatikan Zea dan menggunjingnya di belakang.


Mereka melihat Zea sebagai Putri Berdarah Campuran, pasti mereka menunjuk-nunjuk, ada yang mengatainya dari belakang, pokoknya macam-macam yang mengatakan Zea. Anthony yang mendengar itu menatap mereka tajam,membuat orang yang membicarakan Zea itu takut nyalinya.


Orang-orang itu lebih banyak dari Kerajaan Thanatos, Kerajaan Iremia memang ada yang menatap Zea merendahkan.Tapi itu mereka tidak mengatai Zea, hanya merendahkan saja. Anthony membawa Zea ke sebuah ruangan, Zea rasa itu adalah ruangan yang khusus untuk orang yang akan dihukum, Zea ditemani dengan Luis dan Lucas.


Sedangkan Anthony pergi menemui yang lain, dia kan Raja, jadi pasti di juga harus bergabung dengan yang lain, kan. Ratu Charlotte, Veronica, dan Eden mereka bergabung dengan yang lain untuk mengobrol. Menunggu Putri Berdarah Campuran dihukum, mereka menantikan itu semua, juga Zea yang menantikan hal itu.