
Malam itu menjadi malam yang amat sedih bagi keluarga Adnan, karena Zea akan ikut Anthony ke dunianya. Tapi yang Maggie dan Gabriel ketahui Zea hanya ikut Anthony keluar negri bukan ke dunia lain, sebab Anthony tidak ingin lebih banyak orang yang mengetahui dunianya.
Saat sudah tiba waktunya untuk pergi Adnan, Maggie, dan bahkan Gabriel menangis dan malahan Gabriel meminta untuk Zea tidak pergi.Zea pun sebenarnya juga tidak ingin meninggalkan mereka, tapi mengingat yang dikatakan ayahnya kekuatannya itu tidak bisa terus ada di dunia manusia. Zea harus dilatih mengingat kekuatannya, jadi Zea pergi karena untuk melatih kekuatannya itu serta Ayahnya Zea ingin Zea berteman melihat keluarganya di kerajaan walaupun bukan kandung.
"Zea, kau disana jangan melupakan kami ya,lalu terus sering menelpon kami ya,Ze!"kata Gabriel sedih.
"Eh, iya. Aku akan sering menelpon kalian,tapi pastinya aku akan sering kesini" kata Zea sedih.
"Terimakasih paman karena sudah merawatku selama ini. Aku akan datang kesini setiap bulan atau minggu, sampai jumpa" kata Zea yang setelah itu berbisik di telinga Adnan.
"Paman, aku juga minta ponselnya, ya. Habisnya dia dan tidak ada yang namanya itu, paling kata Ayah hanya bisa berkirim surat" kata Zea pelan.
"Ok, nanti paman kasih ke kamu,tunggu dulu, ya! " kata Adnan juga sambil membisikkan ke telinga Zea.
"Baik, ayo kita ambil kopermu dan barang-barangmu yang lain, Zea! Kita harus cepat" kata Anthony.
"Iya,Yah" kata Zea sembari ke dalam rumah untuk mengambil barang-barangnya.
"Eh, Anthony. I have a question for you,What should now?" kata Maggie penasaran, karena kenapa mereka harus berangkat sepagi ini.
Karena dalam dunia Anthony, mereka dapat mengerti bahasa-bahasa manusia baik bahasa asing. Jadi Anthony tahu yang dikatakan Maggie, dan seketika itu Anthony memberi jawaban.
"Itu karena.. Aku ada urusan disana, jadi kami harus berangkat sepagi ini. Benarkan Adnan?" kata Anthony pada Adnan dan Anthony juga melotot pada Adnan membuat Adnan takut.
"Ohh.. iya... Itu memang benar, honey. So, mereka harus berangkat sekarang" kata Adnan pada Maggie.
"Ohh, of course. You are an important person." kata Maggie pada Anthony.
Dan saat itu pula Zea sudah mengemasi barang-barangnya dan datang menghampiri mereka semua. "Aku sudah selesai, yah" kata Zea pada Anthony.
"Baik,Ze.Ayah pikir lebih baik kita berangkat sekarang. Ayo!"ajak Anthony pada Zea.
"Baiklah,Ayah.Sampai jumpa semuanya dan terimakasih" kata Zea sambil melambai pada keluarga Adnan dan pergi meninggal mereka.
Setelah makin jauh dari mereka Anthony mengajak Zea ke hutan kota dan mengajaknya kesana. Disana sangat seram mengingat ini pagi sekali, tapi Anthony tidak karena mungkin sudah terbiasa. Sebelum Anthony mencari retakan dimensi, Anthony berpesan pada Zea.
"Kenapa?" kata Zea penasaran. Anthony pun menghela napas dan dia tidak langsung menjawab Zea, Anthony melakukan sesuatu pada bola penyimpanan. Ia mengarahkannya pada koper Zea dan seketika muncul cahaya di bola itu dan tiba-tiba saja koper Zea seperti tersedot ke dalam bola itu, Mulut Zea sampai ternganga melihat itu.
"Zea, Ayah akan memberitahumu satu hal. Retakan dimensi tidak selalu ada dan di dunia Ayah retakan dimensi itu mungkin yang ada hanya diperbatasan. Di dunia Ayah kita dibagi oleh tiga kerajaan, dan kita akan di perbatasan kerajaan yang mungkin berbahaya, Ayah tidak ingin kau ketahuan oleh mereka. Jadi maka dari itu Ayah, mengatakan ini padamu agar kau selalu waspada. Mengerti Zea? " kata Anthony pada Zea.
"Baiklah, tapi aku akan aman, kan selama Ayah ada bersamaku?"tanya Zea agak ragu-ragu dan sedikit takut.
"Tentu saja, Ayah tidak akan membiarkanmu terluka. Ayo kita berangkat!Pertama-tama Ayah akan mencari retakan dimensi dahulu untuk membuat portal, sebentar ya" kata Anthony pada Zea sembari melihat sekeliling.
Zea menangguk-angguk dalam diam, dia juga penasaran dunia yang akan Zea tempati itu seperti apa. Saat berpikir tentang itu, Anthony memanggil Zea bahwa ia menemukan retakan dimensi.
Seketika itu Zea datang menghampiri Ayahnya. Memang itu retakan dimensi itu ada di sana, Zea memang kelihatan kaget melihat retakan dimensi itu, ia tidak menyangka bahwa ada seperti itu di dunia ini. Saat itu pula Anthony mengeluarkan sihirnya dan membuat sebuah portal dan portal itu berbentuk sebuah lingkaran, portal itu menuju pada tempat yang akan mereka datangi atau tempat dimana retakan dimensi itu tersambung di dunia lain itu.
"Ini yang namanya portal dan retakan dimensi?" tanya Zea kaget sekaligus takjub. Anthony hanya tersenyum melihat ekspresi putrinya itu.
"Yah, tentu inilah yang namanya portal, nanti jika kau sudah ada disana kau akan melihat lebih banyak sihir, Zea" kata Anthony pada Zea.
"Ya, kurasa aku harus terbiasa dengan ini"jawab Zea pada Anthony.
"Ayo kita masuk, portal ini tidak akan bertahan lama, hanya beberapa jam saja, tidak akan sampai satu hari"Anthony.
"Hmm, baik yah" kata Zea pada Anthony,Anthony mengulurkan tangan pada Zea dan mereka bergandengan tangan. Karena ini pertama kalinya bagi Zea, dia memegang tangan Anthony dengan erat. Seketika mereka masuk kedalam portal itu. Didalam portal itu kita tidak bisa melihat apa-apa disana hanya sekelebat warna putih saja.
Jika dilihat warna retakan dimensi dan portal itu berbeda. Jika retakan dimensi bingkainya bewarna putih tapi untuk dalamnya bewarna seperti antariksa. Untuk portal sepertinya itu tergantung kekuatan orang yang membuka portalnya seperti Anthony karena dia memiliki sihir bewarna ungu maka portalnya bewarna ungu.
Dan untuk sihir lain mungkin begitu. Di dunia Anthony dibagi menjadi 3 kerajaan, sudah dikatakan. Kerajaan Echthra memiliki sihir bewarna ungu dan khusus untuk keluarga kerajaan memiliki sihir khusus, yaitu di kekuatan mata.
Kerajaan Thanatos, memiliki sihir bewarna merah kehitaman, dan kekuatan itu sangat kejam dan cukup kuat. Untuk Kerajaan Iremia, kerajaan itu memiliki sihir bewarna biru dan merupakan kerajaan yang tidak suka kekejaman. Sepertinya prinsip kerajaan disana lebih mengutamakan rakyatnya dibanding kekuasaannya.
Musuh bagi Kerajaan Echthra yaitu Kerajaan Thanatos, karena Kerajaan Thanatos tidak suka Kerajaan Echthra sebab Kerajaan Echthra lebih berkuasa dibanding Kerajaan itu makan di perbatasan sering terjadi petang kecil. Untuk Kerajaan Iremia,diperbatasan mereka tidak ada perang, malah damai-damai saja.
Kerajaan Thanatos dan Iremia memang bermusuhan tapi tidak seperti Kerajaan Echthra. Mungkin menurut Kerajaan Thanatos mereka tidak perlu bermusuhan dengan mereka karena daerah kekuasaannya lebih tinggi daripada Kerajaan Iremia.