
Setelah Anthony melihat surat balasannya ia tersenyum lebar, "Zea, Ayah rasa kita akan segera pulang dari sini" kaya Anthony pada Zea.
"Ayah, memangnya siapa yang Ayah suruh untuk menjemput kita di sini?"tanya Zea Karena ia penasaran siapa yang akan datang untuk menjemputnya.
"Kau ingin tahu,ya? Karena kau kelihatan penasaran jadi Ayah akan memberitahumu. Ada enam orang, tita diantaranya kakakmu dan-... " Anthony.
"Apa!!!Kakak? Dia akan datang kesini?" tanya Zea kaget.
"Iya... Ayah tahu mungkin menurutmu ini bukan pertemuan yang menyenangkan tapi bagi Ayah, kakak-kakakmu itu sangat bisa diandalkan." jawab Anthony.
"Ya, baiklah. Lalu tiga orang yang lain itu siapa?" tanya Zea lagi.
"Mereka prajurit khusus yang biasa ditugaskan misi yang seperti ini. Dan Salah satunya tangan kanan Ayah" jawab Anthony.
"Ohh, jadi aku ini punya berapa kakak, yah?" Zea.
"Punya empat, tiga kakakmu yang akan menjemputmu adalah kakak tertuamu dan dua lainnya mereka kembar serta mereka semua itu laki-laki.Ada satu kakak perempuanmu tapi dia tidak ikut. Ayo kita segera berangkat ke perbatasan, Ayah tidak ingin kita terlam-..... "Anthony.
DUGH
"Hei, kau.Kau sengaja, ya menabrakku? " kata pria yang barusan Anthony tabrak. Dia memiliki badan yang besar dan betotot, dan disampingnya dia memiliki seperti sebuah pengawal yang juga memiliki badan yang kekar.
"Ma'am, aku tidak sengaja. Ayo, Zea. Kita akan terlambat nanti" kata Anthony sambil menarik lengan Zea. Anthony barusan akan pergi dari sana, tiba-tiba pengawal pria itu mendadak menghentikan mereka.
"Kau tidak tahu dia siapa, ya? Berani-beraninya kau pergi begitu saja dari tuan kami" kata salah satu pengawal.Lalu pria yang ditabrak Anthony datang menghampiri mereka.
"Jika kau ingin selamat, minta maaflah yang benar. Bayar aku dan kau akan kubiarkan pergi" kata pria itu. Jika mendengarkan pembicaraan ini Zea tidak suka pada pria tadi, dia sangat menjengkelkan.
"Kenapa aku harus melakukannya?" kata Anthony dengan senyum menakutkan. Pria itu sedikit takut pada Anthony tapi dia melihat Zea dan pria itu nyengir lebar. Tanpa diduga pria itu langsung memegang tangan Zea, Zea pun kaget sengaja kejadian itu.
"Jika kau tidak melakukannya aku akan melukai anak ini, dia anakmu kan?" kata pria itu dia tertawa keras dengan pengawalnya. Zea berusaha untuk melepaskan diri dari pria itu tapi itu susah sekali, kekuatannya sangat hebat.
"LEPAS!" Kata Anthony sembari memegang tangan Zea dengan ma tanya yang sugar bersinar dan taringnya yang susah multi muncul. Zea susah menduga bahwa ayah nya marah.
"Apa katamu? Lepaskan? Jangan harap" kata pria itu dengan suara yang agak takut.
"AKU BILANG, LEPASKAN DIA!!! kata Anthony dengan sihir yang sudah keluar membuat semua yang ada dia dekatnya terpental. Pria itu pun gemetar saking takutnya, ia mencoba labor dibantu open pengawalnya. Tapi Anthony lebih cepat dari mereka.
Membuat orang disekitar ketakutan dan prajurit kerajaan pun mengetahui Anthony, ya itu Raja Kerajaan Echthra. Saat Anthony mulai akan memukul pria itu, terdengar suara yang menghentikan Anthony.
"Ayah.... Sudah cukup!Ayah membuatku takut" teriak Zea pada Anthony. Seketika Anthony berhenti dan melihat apa yang barusan ia lakukan. Dan bisik-bisik mulai terdengar dari orang sekitar.
'Bukankah dia Raja Anthony, kenapa ia bisa di sini?'
'Apakah Raja Anthony punya anak selain mereka?'
Dengan bisik-bisik itu dan suara kaki para prajurit, Anthony menarik tangan Zea dan mereka mulai berlari. Mereka berlari sekencang mungkin berusaha tidak tertangkap, Anthony tidak ingin kerusakan yang ia perbuat sampai pada telinga Raja Kerajaan Thanatos.
Mereka hampir tiba di area perbatasan, tapi langkah mereka terhenti dengan dihadangnya Anthony dan Zea oleh prajurit, juga anak buah Raja Kerajaan Thanatos. Rupa dia menyerupai manusia dan monster, dia laki-laki yang tingginya dua kali tingginya orang dewasa dan badannya juga kekar.
Orang itu memiliki taring yang panjang, rambut yang lebat seperti singa,mata bewarna merah, badan dan rambut yang memiliki warna oren dan jingga sehingga jika orang yang melihatnya akan ciut melihatnya dan tidak berani-beraninya melawannya.
"Wah... kita bertemu lagi Raja Anthony" kata monster raksasa itu dengan nada yang menakutkan seperti singa yang meraung.Pandangan monster raksasa itu sekarang sedang menatap Zea yang bersembunyi dibelakang Anthony.
"Siapa gadis kecil bersamamu itu! Apa mungkin itu anakmu, ya? " kata monster raksasa itu.
"Jangan dekati dia, Kylos. Jika kau memegangnya pun, akan kupastikan kau ku habisi" kata Anthony pada Kylos si Monster Raksasa.
"Ohh, jadi memang dia anakmu ya. Hahahaha.... bukan aku yang akan mendekatinya, tapi... " Kylos.
"Jangan bilang..." sebelum Anthony selsai bicara, Ada sesuatu yang keluar di belakang mereka berdua. Refleks saja Anthony segera mendorong Zea dan Ia langsung mengeluarkan pedangnya dan dilihatnya seorang laki-laki yang sudah siapa menyerang Anthony dengan samurainya.
Laki-laki itu memiliki telinga dan ekor rubah, serta rambut yang bewarna hitam, mata kuning, dan taring rubah serta memiliki cakar yang cukup tajam seperti rubah.
"Yeah, Morin. Kau urus dia aku akan bermain dengan gadis kecil ini"kata Kylos seraya mendekati Zea yang ketakutan."Baiklah dan jangan memerintahku" kata Morin.
Kylos sudah mengepalkan tangan besarnya."Zea, LARI!!!" teriak Anthony pada Zea yang sedang bertarung dengan Morin dan prajurit yang membantunya.
Zea tanya pikir panjang Ia langsung LARI tanya tujuan. Saat akan lari Kylos akan menangkap Zea, tapi yang terjadi Ia malah menangkap penutup mata Zea. Zea pun segera melepaskan penutup matanya, Kylos dan Morin serta prajurit yang disana terkejut melihat mata Zea.
"Apa ini,Kenapa sebelah ma tanya berbeda?" kata Kylos. Mereka juga memandang Zea dan Zea pun takut akan hal itu, Karena semuannya sedang bengong ini kesempatan Anthony untuk menyelamatkan Zea.
Tanpa pikir panjang Anthony menggoyangkan pedangnya ke arah Morin, dia kesakitan dan kaget karena Anthony. Anthony segera menarik Zea ke belakang badannya.
"Kenapa aku harus memberitahumu?Aku tidak akan membiarkan kalian mendekati anakku" kata Anthony tegas.
"Tapi, aku penasaran.Kenapa.. Akh.. matanya berbeda?" kata Morin dengan nada yang sedang kesakitan.
"Dia adalah Putri Yang Berdarah Campuran, Bukankah begitu,Anthony?" kata seorang pria yang berjalan perlahan mendekati Anthony dari balik prajurit Kerajaan Thanatos. Dia pria yang seperti seumuran dengan Anthony dengan rambut panjang bewarna hitam dan jubah bewarna metal dengan mah kita Raja, saat Ia melewati prajurit, Para Prajurit pun tunduk pada pria itu.
Anthony kaget dengan suara itu dan Ia juga kaget dengan kedatangannya, dan di saat bersamaan Anthony pun juga gelisah.
"Eryk? Kau.. Bagaimana kau tahu?"kata Anthony dengan nada gelisah dan sedikit takut.