Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Bolehkah Melanggar Peraturan?



"Kau pikir aku tidak tahu?Bukankah memang harus dicurigai jika kau terus mencari retakan dimensi dan keluar mask portal" kata Eryk.


"Tidak mungkin...Apakah kau menyelundupkan mata-mata di kerajaanku?" kata Anthony sembari mendekat pada Anthony fan Zea, karena Zea tidak tahu apa yang mereka bicarakan tapi Zea tahu ini situasi yang buruk.


"Kau tidak perlu mengetahuinya,tapi aku tidak menyangka bahwa kau memiliki seorang anak yang Berdarah Campuran" kata Eryk.


"Itu bukan urusanmu, jangan ikut campur!" kata Anthony tegas.Ia sedang memegang tangan Zea erat sedangkan Zea memegang baju Anthony dengan erat saking takutnya.


"Apa kau lupa? Mungkin aku akan mengingatkan kau, bahwa semua kerajaan di negri ini sudah sepakat untuk tidak menikah atau berhubungan dengan manusia dan jika mereka mempunyai anak maka... " kata Eryk yang langsung menghilang dengan cepat seakan sedang berteleportasi.


"Di mana dia? Zea wrap dibelakang Ayahya!" kata Anthony sembari melihat sekeliling. Para prajurit Kerajaan Thanatos dan Si Monster Raksasa Kylos, serta Si Manusia Serigala Morin hanya menonton mereka.


"Anak manusia campuran itu harus dibunuh" bisik Eryk pada telinga Anthony yang tiba-tiba saja berada disampingnya. Anthony pun dengan refleks langsung menjauhi darinya beserta Zea.


Anthony hanya kaget mendengar apa yang barusan di dengar itu. Saat sedang mencerna pikiran terdengar suara kaki orang dibelakang dan benar saja Ada beberapa prajurit yang tiba disana, prajurit itu memiliki baju yang bewarna ungu dan logo Kerajaan Echthra, disertai pemimpinnya.


Juga datang tiga anak laki-laki yang sepertinya mereka adalah kakak tiri Zea. Anak laki-laki yang pertama memiliki wajah seperti Ayahnya, warna rambut ya, ma tanya, dan jika dilihatnya dari wajahnya sikapnya dingin,intinya saja persis jika dibandingkan dengan Anthony tingginya hampir saja, mungkin.


Lalu Ada anak laki-laki kembar, mereka memang terlihat saja tapi rambut mereka debut berbeda yang satu berponi yang satunya tidak, wajahnya entry mirip siapa, tapi ma tanya sama dengan Ayahnya dan mereka jika dilihatnya anak yang ceria dan semangat. Tapi entah kenapa saat Zea melihat mereka, Zea merasa familiar dengan wajah mereka seperti pernah melihat di satu tempat.


Saat mereka tiba, mereka langsung menyerangnya tanpa ampun. Karena serangan tiba-tiba itu Eryk jadi tidak suka Ia langsung mundur dan menyuruh prajuritnya untuk pergi, sebelum Eryk pergi Ia berkata sesuatu dengan Anthony.


"Ingatlah satu hal, Anthony! Peraturan tetaplah peraturan, kau tidak bisa melanggar itu"kata Eryk sembari pergi dengan prajuritnya.


Setelah itu, tiga anak laki-laki datang menghampiri Anthony beserta prajurit yang datang.


"Apa Ayah baik-baik saja?"kata salah satu anak kembar tadi.


"Ayah baik-baik saja, Luis. Untunglah kalian datang tepat waktu, mungkin kalau tidak pasti kami akan terluka" kata Anthony pada anak kembar yang bernama Luis itu, anak kembar yang berponi.


"Tapi Ayah, siapa anak imut ini? Kenapa matanya sebelah saja dengan kita? " kata anak kembar yang satunya.


"Bicaranya nanti saja!Sebaiknya sekarang kita pulang dulu. Di sini tidak aman, lagi pula Zea sekarang sedang terkejut atas kejadian tadi" kata Anthony sembari menepuk bahu Zea.


Sebenarnya Kerajaan Echthra itu sangat in dah dihiasi dengan warna putih, ungu, dan keemasan,juga Ada warna hitam (warna Kerajaan Echthra). Semua bangunan didominasi dengan warna itu membuat suasana sis itu sangat nyaman.


Warga-warga disana juga Jesus dengan aman dan sejahtera.Rakyat yang dilewati Anthony dan anak laki-laki tadi semua tunduk dan hormat. Hanya saja tidak dengan Zea, yang Zea dengarkan hanya bisik-bisik di telinganya membuat Zea agak jengkel.


Setelah tiba di halaman istana, Zea para pelayan dan prajurit yang berjaga juga tunduk dan patuh padanya.Saat yang bersamaan datanglah seorang wanita cantik disertai dengan anak perempuan yang wajahnya seperti barbie, rupa mereka seperti ratu dan putri saja, itu pikir Zea.


"Oh, sayang. Kau tidak apa-apa? Kalian juga tidak apa-apa kan, anak-anak" kata wanita cantik itu sambil memeluk Anthony dan ke tiga anaknya (Zea masih diabaikan).


"Tentu kami baik-baik saja, but. Lihat, ibu masih bisa melihat kami, kan? kata si kembar yang satunya, entah yang mana, karena sulit membedakannya.Dan akhirnya mata wanita itu melihat Zea, wanita itu langsung terbelalak melihat Zea, ekspresinya di saat bersamaan sedang kaget dan terkejut melihat Zea membuat Zea bingung dengan wanita itu.


"Apakah anak ini... " kata wanita itu dengan suara yang gemetar. Anthony yang sudah tahu apa yang akan terjadi langsung sangat bicarakan.


"Yah, dia anaknya. Kita bicarakan ini didalam, Aku tidak mau membuat keributan. Billy, tolong antarkan Zea ke kamar tamu dan kalian anak-anak mask ke kamar masing-masing!" kata Anthony mendadak tegas.


Jadi setelah itu Zea di antarkan ke kamar tamu, tapi kamar tamu di sini sangat luas dan tidak seperti Kamar tamu.Zea sebentar merasa terpana melihat kamarnya yang begitu itu mewah.


Anak-anak tadi pun pergi ke kamar masing-masing dengan perasaan yang tidak baik-baik dan bingung dengan situasi tadi.Disisi lain ruang ada Anthony dan wanita cantik yang bernama Charlotte itu sedang di kamar.


"Apakah... kau.. benar-benar menginginkan anak itu... di sini, sayang?" kata Charlotte dengan suara terbata-bata dan gemetar sambil beberapa meneteskan air mata.


"Bukankah Aku pernah mengatakannya padamu, Aku akan membawa Zea dan tinggal bersama Zea" kata Anthony tegas.


"Tapi... apakah kau...hiks..tidak memperdulikan perasaanku!!! " kata Charlotte sambil menangis dan meninggikkan suara nya yang mengartikan dia tidak setuju.


"Aku sudah berapa kali bilang padamu, Charlotte. Aku memperdulikan perasaan kalian semua, dulu memang Aku salah. Tapi ini sudah terjadi, Aku akan memperbaiki kesalahan itu. Kau tidak tahu Zea menderita di bumi, Ella sudah meninggal saat Zea umur dia bukan. Itu semua karena Aku tidak pernah menjenguknya, coba kau bayangkan jika hal itu terjadi pada anakmu.. anak kita.. pasti kau akan merasa sakit, kan? " kata Anthony sambil duduk di sebelah Charlotte dan berusaha menenangkannya.


"Aku.. hiks... Aku tidak rela Anthony, anak itu mirip sekali dengan wanita itu, jika Aku melihat anak itu.. hatiku... hiks.. hatiku sangat sakit melihatnya" kata Charlotte.


"Dan kau ingat, kan? Hiks.. jika anak Campuran manusia itu harus dibunuh... Bukan kau tahu itu?hiks.."tambah Charlotte.


"Aku tidak akan membiarkan itu terjadi.. Aku akan mencoba membiarkan ini dengan Kerajaan Iremia, mereka pasti tahu itu. Aku akan mengubah peraturan... tidak Aku akan menentang peraturan itu" kata Anthony dengan suara yang tingginya dan tegas.