Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Wakil Direktur yang Dingin (Prolog)



"Adnan, kita langsung ke sini?" tanya Ella sambil melihat secarik kertas itu.


"Iya, kita ke restoran ini, katanya dia menunggu disitu.Kamu el, dari tadi bengong terus jadi tidak tahu kita kemana" kata Adnan.


"Hehe.. maaf ya, aku soalnya lagi mikir wakil direktur kita" kata Ella sambil berjalan menuju mobilnya.


"Memangnya kenapa,apa kamu pernah melihat wakil direktur kita yang baru?" kat Adnan ingin tahu.


"Sebenarnya aku tidak yakin pastinya dia orang yang sama dengan wakil direktur kita yang baru. Tapi ciri-ciri wakil direktur kita itu orangnya mirip sama orang yang tidak sengaja aku tabrak tadi" Kata Ella sambil masuk ke dalam mobil.


"Wah... Jangan-jangan benar. Hayoo... apa nasibmu el, tadi kau tabrak wakil direktur baru kita" Kata Adnan sembari menyetir mobil.


"Ih, orang lagi cemas, kamu itu sukanya bikin cemas aku saja. Teman macam apa kau ini" kat Ella cemberut dan ini membuat Ella tampak imut saat marah.


"Iya-iya, aku minta maaf. Maaf ya" kata Adnan sambil tertawa melihat tingkah laku temannya.


Sesampainya di tempat tujuan mereka memarkirkan mobil mereka dan langsung turun dari mobil. Mereka masuk ke restoran yang mewah dan disambut pelayan yang ramah, mereka tanpa pikir panjang ke kasir dan mencari pria yang katanya wakil direktur baru itu.


Saat mereka sudah selesai di kasir dan kata orang yang di kasir itu wakil direktur baru ada di ruang VIP nomer 4.Jadi mereka menuju kesana, dan sesaat mereka membuka pintu, Ella langsung kaget melihat wakil direktur itu. Dia adalah orang yang ditabrak nya tadi pagi, orang itu duduk di sana dengan wajahnya yang tampan dan sekaligus di dingin.Dia sangat tampan, pikir Ella.


"Permisi pak, apakah bapak wakil direktur baru di perusahaan B.C. Company? " Kata Adnan yang mengetik pintu dan masuk ke ruang itu.


"Iya, apakah anda orang uang akan menjemput saya? " kata pria tampan itu.


"Ohh, iya pak. Saya yang akan menjemput bapak, nama saya Adnan dan ini teman saya" kata Adnan yang menyodok tangan Ella untuk membuatnya sadar.


"Ha?Ohh, nama saya Ella pak. Kita berdua yang bekerja di perusahan itu dan mohon maaf nama bapak? " kata Ella cepat-cepat bicara.


"Namaku Anthony" kata pria itu dingin.


"Ohh bapak Anthony ya. Kami akan mengantarkan Bapak ke perusahan" kata Ella gugup.


"Baiklah" kata Anthony seraya berdiri dan mulai meninggalkan tempat duduknya.


"Mari pak" kata Adnan ramah. Mereka menuju ke mobil sambil membawa barang-barang milik Anthony dan mulai memasukkannya ke bagasi mobil oleh Adnan.Mereka langsung menuju ke kantor bos mereka, di sana sudah dipersiapkan untuk penyambutan wakil direktur. Para karyawan pun menyapa dan menghormati direktur.


Terutama untuk pekerjaan kantoran wanita sangat terpesona dengan ketampanan direktur baru itu. Dia sana juga ada beberapa dewan yang menyambutnya dan mereka mulai berbincang-bincang dengan wakil direktur itu.


"Wahh.. saya tidak menyangka kalau bapak ini pintar sekali berbahasa Indonesia, saya kira bapak akan kesulitan berbahasa indonesia" kata salah satu dewan.


"Bapak direktur boleh saya bicara dengan anda, ada hal penting yang harus saya bicarakan" kata Anthony berbisik-bisik pada Direktur.


"Ohh, tentu. Mungkin ada ide darimu untuk perkembangan perusahaan. Tapi setelah kita selesai perjamuan ini, kita akan bicara di ruangan ku" kata Direktur membisikkan ke telinganya Anthony.


"Baiklah" kata Anthony, dia pun menikmati pesta Penyambutannya tanpa mencemaskan identitasnya bahwa ia adalah seorang Pangeran Pertama Kerajaan Echthra yang kejam.


Setelah pesta selesai, Anthony dan pak Direktur pergi ke ruangan direktur untuk mendiskusikan beberapa hal.


"Baik silahkan dinikmati kopinya Pak Anthony" kata Direktur.


"Baik,pak direktur. Saya ingin langsung ke intinya pak, saya ingin merekrut orang yang akan bekerja bersama saya nanti di perusahaan.Bolehkah pak Direktur?" Anthony.


"Kalau itu, itu terserah anda. Saya berpikir bahwa anda itu pasti tidak salah memilih orang, jadi siapa yang akan kau rekrut pak Anthony atau dalam bahasa Inggrisnya Mr. Anthony? " kata Direktur sambil mengepalkan kedua tangannya di depan menunggu Anthony berbicara.


"Saya ingin merekrut orang yang tadi menjemput saya itu, Perempuan itu Ella saya ingin menjadikannya sekertaris saya dan laki-laki berkacamata Adnan jadi tangan kanan saya.Untuk lainnya saya rasa itu terserah pak direktur, saya hanya ingin dia orang itu" kata Anthony terus terang.


"Sudah kuduga kau memang bagus dalam memilih ya. Pekerja kami Ella memang sangat pandai dan pintar dalam bekerja sikapnya yang ramah bagus dalam pekerjaan, untuk Adnan dia memang sangat bagus jika urusan pekerjaan dan dapat diandalkan dan dia lumayan pintar aku menginginkannya nanti dia mendapat pangkat yang tinggi dalam perusahaan ini. Aku mmeperbokehkanmu pak Anthony"kata Direktur.


"Bagus kalau begitu, kurasa aku bisa menjalani pekerjaan dengan baik" kata Anthony dengan senyuman yang menawannya.


"Baiklah pak Anthony, saya harap anda dapat memajukan perusahaan ini menjadi lebih besar lagi" kata pak Direktur.


Setelah bincang-bincang mereka keluar, saat keluar Direktur langsung memanggil Ella dan Adnan untuk ke kantornya.Semenit kemudian Ella dan Adnan sudah di kantor Pak Direktur. Sontak saja mereka gugup dengan tatapan serius Pak Direktur.


"Jadi, kita langsung ke intinya saja ya. Kalian tahu Wakil Direktur yang baru itu kan, yang kalian jemput tadi. Dia menginginkan kalian untuk bekerja dengannya secara langsung, jadi kalian akan saya pindahkan bekerja di sana. Bagaimana?Menarik bukan Wakil Direktur menyukai kalian" kat Pak Direktur.


"Wah, benarkah Pak. Bapak serius kan, bukan bercanda" kata Adnan shock sekaligus kaget.


"Tentu saja, karena kerja keras kalian yang sudah sangat baik saya rasa kalian pantas mendapatkannya"kata Pak Direktur.


"Wah.. terimakasih banyak Pak Direktur kami akan bekerja dengan sangat baik" kata mereka berdua kompak.


"Iya iya, saya percaya pada kalian. Ella kau akan jadi sekertaris Wakil Direktur dan Adnan kau akan menjadi tangan kanannya ya. Kau harap kalian akan membantu Wakil Direktur untuk bekerja" kata Pak Direktur.


"Baik Pak,kami akan melakukannya. Terimakasih banyak Pak" kata Ella senang akhirnya kerja kerasnya yang ia lakukan selama ini ia dapat menjadi angkatan yang lebih tinggi. Ini sungguh menjadi hari yang bahagia bagi Ella dan Adnan, mereka tidak akan melupakan kejadian ini.


Mereka berdua pergi bersama untuk mengantar Anthony ke hotel (Ini karena mereka disuruh oleh Pak Direktur). Mereka mengawal Anthony dan tidak berhenti-berhenti mengucapkan terimakasih kepadanya dan untuk pertama kalinya mereka melihat Wakil Direktur yang baru dan dingin itu tersenyum tipis melihat mereka berdua.