
Seperti biasa hari demi hari Zea belajar berpedang dan semakin hari Zea sudah bisa bertarung walaupun terdapat banyak luka dan goresan di tubuhnya, ini adalah hasil kerja keras Zea selama ini. Walaupun bertarung Zea masih belum bisa sehebat yang lain, tapi syukur-syukur Zea sudah dapat menggunakan pedang.
Dan di hari itupun juga tidak ada pergerakan aneh dari Si Kembar, aneh..Padahal Zea sudah menduga mereka akan melakukan tindakan-tindakan aneh dan bodoh untuk mendekatkan Zea dan Veronica, tapi ini tidak. Baguslah kalau ini terjadi, Zea malah lebih senang jika Si Kembar tidak melakukan itu.
Tapi entah mengapa Zea harus waspada dengan mereka Si Kembar, tahu-tahu Luis dan Lucas akan melakukannya. Zea untuk pertama kalinya akan pergi ke luar kota, dia akan pergi bersama dengan Si Kembar. Pergi ke luar kota ini juga karena akan menyelesaikan kasus, yah... bisa di katakan ini adalah kasus pertama Zea.
Dalam kasus ini mereka akan pergi keluar pulau, tapi masih di bagian Kerajaan Echthra. Mereka harus menempuh perjalanan dengan menggunakan perahu, perahu ini memiliki beberapa kamar tidur dan dapur serta terdapat beberapa fasilitas di kerajaan. Si Kembar dan Zea di dampingi oleh beberapa prajurit dan pelayan yang mengurus kapal.
Mungkin perjalanan ke pulau membutuhkan waktu satu hari, jadi mungkin mereka akan bermalam di kapal bersama Luis dan Lucas. Malamnya mereka membahas tentang kasus yang terjadi di pulau itu dan nama pulau itu adalah Pulau Terpenio.
Pulau itu memiliki wilayah yang cukup kecil, hanya berisi hutan-hutan lebar dan beberapa perkampungan kecil yang mungkin desa itu, serta memiliki padang rumput yang lumayan luas untuk ternak. Kasus yang terjadi di Pulau Terpenio adalah adanya lubang seperti retakan dimensi, lubang itu membuat monster-monster dari ruang dimensi antar waktu keluar dari tempat nya.
Dan ini membuat warga ketakutan karena monster-monster itu memangsa ternak mereka dan juga kadang-kadang melukai warga desa. Mayoritas warga di sana memelihara kuda pony, yah kuda yang memiliki rambut yang indah dan imut. Kuda-kuda di sana lalu dijual ke luar pulau yaitu di pusat kota, banyak yang menginginkan kuda itu untuk menjadi hewan peliharaan.
Jika monster itu memakan ternak warga, maka semua warga di sana akan rugi. Warga juga akan takut keluar sore dan malam hari karena saat itu pula retakan dimensi muncul. Jadi mereka bertiga ditugaskan ke sana untuk menutup retakan dimensi dan membuat monster di desa itu pergi dari desa.
Ini memang tugas yang cukup berbahaya, karena ini juga bisa membahayakan mereka semua. Zea tahu kalau ini memang berbahaya, tapi jika ada Si Kembar Zea akan merasa aman.
Di kapal mereka membahas beberapa rencana mereka dan tiba-tiba terdengar suara yang tidak asing bagi Zea dari balik pintu. Itu suara.. Veronica? Sedang apa dia disini?
"Woahhh.. Kapan kita sam-.. " kata Veronica yang mengulat dan berhenti bicara ketika melihat Zea ada di sana, dia bahkan tidak seperti orang bangun tidur karena mata nya terbelalak melihat Zea.
"APA YANG KAU LAKUKAN DISINI?" teriak Zea dan Veronica secara bersamaan. Mereka kaget sekaligus bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi. Secara spontan mereka berdua menoleh pada Si Kembar yang merasa bahwa merekalah yang melakukannya.
Jadi mau tidak mau Zea dan Veronica harus melakukan tugas ini bersama. Jadi setelah itu Zea dan yang lain tidur di kapal dengan kamar yang terpisah, Zea tidak menyangka kalau dia akan melakukan tugas pertama nya dengan orang yang tidak disukainya.
•••••
Mereka tiba di pulau tepat pagi hari, Zea bangun lebih awal daripada yang lain.Pelayan di kapal pun sudah membuat sarapan untuk mereka, sedangkan prajurit yang lain sudah menjaga kapal.Jadi Zea duduk di meja makan di sana dan meminum ramuannya sembari menunggu mereka bangun.
Dan beberapa saat kemudian, mereka semua bangun secara bersamaan. Jadi mereka sarapan dalam keadaan diam, apalagi Zea dan Veronica seperti orang asing yang hanya tinggal satu atap. Tapi seperti nya Luis dan Lucas tidak akan membiarkan suasana ini berlanjut, mereka pasti punya rencana lain untuk mendekatkan mereka.
Mereka semua berpakaian dengan rapi ala pangeran dan putri kerajaan. Tentunya Pangeran dan Putri Kerajaan Echthra, mereka memakai jubah masing-masing tentunya dan selalu membawa pedang jika tiba-tiba monster itu datang ke desa lagi.
Monster itu memiliki tubuh yang besar, dan kata penduduk desa dia memiliki tubuh berbulu bewarna putih dan sayap yang lebar seperti naga, memiliki empat kaki dan cakar yang tajam serta taring yang tajam dan ekor yang besar. Monster itu kadang-kadang berterbangan di langit-langit tepat di atas rumah para penduduk untuk mengincar ternak mereka.
Kadang-kadang penduduk di situ juga tidak pernah mau keluar saat sore menjelang malam karena takut di serang monster itu. Jadi maka dari itu penduduk desa meminta bantuan di Kerajaan Echthra, agar monster dan retakan dimensi itu hilang dari desa tersebut atau Pulau Terpenio.
Jadi tugas mereka adalah menutup retakan dimensi itu sehingga monster-monster di dalam dimensi tidak keluar dan mereka juga harus membasmi monster yang sudah masuk di desa penduduk. Mungkin yang akan menutup retakan dimensi itu adalah Luis dan Lucas agar tidak keluar lagi,waktu yang tepat adalah saat matahari masih terik karena monster itu sensitif terhadap sinar matahari.
Ini memang tugas yang sulit untuk Si Kembar, karena bisa saja monster itu keluar tiba-tiba saat mereka akan menutup retakan. Jadi rencananya Lucas akan menggunakan kekuatan spesial nya, yaitu mengawasi retakan dimensi itu, jika ada monster yang akan mendekati, maka Lucas dapat melihat dari jauh dengan matanya, yaitu melihat sihir mereka.
Sedangkan Luis fokus untuk menutup retakan itu, Zea dan Veronica ditugaskan untuk menjaga penduduk serta dibantu oleh prajurit, di tempat Si Kembar juga ada beberapa prajurit disana, tentu untuk mengawal mereka. Dan prajurit di Zea dan Veronica itu untuk membantu mereka menjaga para penduduk.
Ini adalah rencana yang akan mereka lakukan, jadi saat tiba di desa semua orang menyambut mereka dengan senang dan gembira, sehingga tidak terlihat kalau mereka semua itu sedang cemas akan ternak. Rencana nya mereka akan mulai saat matahari terik, untuk sekarang mereka akan mewawancarai penduduk untuk menanyai lebih lanjut tentang monster itu