
"Chelsea? Apa yang kau lakukan disini?" kata Gabriel yang kaget akan kedatangan Chelsea, dia tidak menyangka kan kalo Chelsea itu adalah partner modelnya.
"Hai.. everybody, Halo Gabriel.. " kata Chelsea dengan senyuman lebar nya di kemudian menghampiri mereka semua terutama Gabriel.
"Ouh.. kalian saling kenal? Nice.. " kata si fotografer yang senang, tapi Maggie sama bingung nya dengan Gabriel karena Maggie tidak tahu siapa itu Chelsea.
"Not.. " kata Gabriel keras,"All right, everyone. Let's start the photoshoot
es.. "kata Chelsea riang,mereka berdua berkata bersamaan tapi beda ucapan, ini membuat fotografer dan Maggie bingung.
" What? Gabriel, kita teman sebangku kan? But why you don't now me?"kata Chelsea yang kesal dengan sikap acuh Gabriel.
"Gabriel,dia teman sekolahmu? Mommy don't now that" kata Maggie, Maggie sepertinya tahu kalau Gabriel tidak suka Chelsea. Dia bersikap seolah Maggie tidak tahu, Maggie juga bingung kenapa Gabriel tidak suka dengan Chelsea padahal anaknya cantik dan terlihat imut, serta mirip dengan Zea?
"Iya, tante. Aku temennya Gabriel, eum.. tante aku sebenarnya penggemar berat tante. Aku sangat ingin bertemu dengan tante, maka dari itu aku mau jadi model" kata Chelsea yang berusaha untuk merebut hati Maggie.
"Wow.. Really?Aku merasa terhormat sekali, terimakasih Chelsea.. " kata Maggie yang senang dan malu.
"Of course, apakah boleh aku berfoto dengan tante nanti? Aku juga mau minta tanda tangan" kata Chelsea senang, entah dia senang bertemu idolanya dan ibu dari anak yang dia sukai atau dia senang karena bisa pemotretan dengan Gabriel.
Sebenarnya Chelsea memang seorang model, tapi pemotretan hari ini Gabriel sebenarnya tidak memiliki partner, tapi karena Chelsea yang meminta orang tua nya untuk photoshoot dekat Gabriel, maklum lah orang tua Chelsea merupakan pemimpin dari sebuah perusahaan yang terkenal dan sukses, jadi dia bisa meminta nya pada ayahnya.
"Gabriel,you have a good friend, huh?I'm glad you're friends with Chelsea"kata Maggie senang.
"Ah.. thanks, Mr. Maggie"kata Chelsea yang sok sopan. Gabriel tidak suka dengan keakraban mereka, Chelsea memang pandai mengambil hati orang lain, maka dari itu banyak yang tergoda dengan perkataan Chelsea. Di sekolah maupun tidak Chelsea jadi populer karena kecantikannya. Tapi tetap bagaimana pun juga, Gabriel hanya menyukai Zea, tidak peduli jika Chelsea mirip dengan Zea. Bagi Gabriel Zea dan Chelsea itu beda.
"All right, everyone. Let's start the photoshoot, aku tidak ingin membuang-buang waktu, Guys" kata si fotografer, jadi mereka semua bersiap untuk pemotretan, sedangkan Maggie menonton dan memberi sedikit arahan untuk Gabriel.
Untuk pemotretan pertama mereka akan melaksanakan pemotretan individu,untuk yang pertama Gabriel terlebih dahulu. Style milik Gabriel adalah style kasual jadi Gabriel bergaya yang kasual, sedangkan Chelsea mengenakan style yang imut dan feminim jadi memang cocok lah Chelsea menjadi model baju ini.
Lalu setelah selesai pemotretan individu, mereka semua beristirahat sebentar. Maggie tentu saja sedang membicarakan beberapa hal pada fotografer, mungkin tentang pemotretan Gabriel dan Chelsea. Dan Gabriel duduk bersama Chelsea, Gabriel sedang minum dan Chelsea sedang memandang Gabriel. Ini membuat Gabriel merasa tidak nyaman, bahkan di merasa tidak nyaman dari tadi karena Chelsea datang.
"Kenapa? Aku suka melihatmu, di sekolah aku tidak bisa melihatmu karena kau selalu menjauh dari ku. Jadi kalau di sini kan tidak" kata Chelsea senang.
"Kau tahu, aku tidak suka sifatmu.Kau pemaksa, sombong, dan suka membully orang" kata Gabriel dingin, dia benar-benar tidak suka pada Chelsea.
"Ih.. Gabriel jahat, tapi aku tidak peduli, aku akan buat Gabriel suka padaku. Bagaimana pun caranya, jika Gabriel punya pacar aku juga akan merebutnya" kata Chelsea yang tidak merasa bersalah,lalu dia mendekatkan kepalanya ke telinga Gabriel untuk berbisik, "Gabriel itu harus jadi milikku" kata Chelsea yang berbisik pada Gabriel.
Gabriel yang tidak suka, dia spontan langsung mendorong Chelsea mundur, sehingga Chelsea hampir terjatuh, "Awww... Gabriel sakit.. " kata Chelsea yang mengusap-ngusap tangannya.
"Aku suka seseorang dan kau tidak bisa menyukaiku" kata Gabriel dingin dan tajam, dia tidak peduli pada Chelsea yang sedang kesakitan.
"Hah.. Gabriel kan tahu kalau apa pun yang Chelsea inginkan pasti Chelsea akan mendapatkannya. Tunggu.. atau orang yang Gabriel sukai itu orang yang bersama dengan Gabriel waktu itu.., Zea? Apa itu benar?" aya Chelsea yang menebak, dia kemudian mengernyitkan kening nya dengan wajah yang cemberut.Mungkin untuk sebagian orang itu terlihat imut, tapi bagi Gabriel tidak.
"I-itu.. Kau tidak perlu tahu.. U-u-untuk apa kau tahu" kata Gabriel, pipi nya merah merona dan telinga nya juga ikut merah. Tapi Chelsea tidak suka dengan ucapan Gabriel, dengan cara bicara Gabriel Chelsea tahu kalau Gabriel suka dengan Zea.
"Gabriel beneran suka sama Zea, anak perempuan yang salah satunya berkata ungu? Huh.. Gabriel buat Chelsea sakit hati"kata Chelsea yang sebal dengan Gabriel, kenapa dia suka pada anak itu, padahal bagi Chelsea lebih cantik dirinya dan dia selalu di puja-puja oleh lelaki yang lain, tetapi Gabriel tidak terpesona dengan nya, ini membuat Chelsea makin tertantang dengan Gabriel.
"Bu-bukan itu, kau tidak perlu tahu, untuk apa memberitahu? Aku juga tidak peduli kau sakit hati atau sakit apalah..I don't care, Chelsea" kata Gabriel dingin dan suara nya masih malu karena memikirkan Zea.
"Baiklah, aku akan merebut Gabriel dari gadis bernama Zea itu. Jadi Gabriel siap-siap terpesona pada Chelsea, Chelsea tidak akan pantang menyerah untuk mendapatkan Gabriel" kata Chelsea yang sebal, dia tidak suka jika Gabriel suka dengan gadis lain selain Chelsea. Biasanya jika ada anak perempuan yang mendekati Gabriel, oleh Chelsea mereka akan di bully atau dipermalukan oleh yang lain.
Kemudian mereka berdua melakukan pemotretan lagi secara berpasangan. Wajah Gabriel dalam pemotretannya sangatlah kesal, karena dari tadi Chelsea selalu mendekati Gabriel terus,tapi biasanya kan tidak terlalu dekat, seperti nya Chelsea ingin sekali mendekati Gabriel. Maggie dan fotografer pun juga merasa aneh pada ekspresi yang Gabriel berikan, jadi pemotretan ini berlangsung hingga Sore menjelang malam.
Sebelum pulang Chelsea dan Maggie berfoto dahulu dan Gabriel terpaksa ikut juga bersama dengan fotografer, Gabriel di seret secara paksa oleh Maggie dan Chelsea tentu nya. Lalu Chelsea juga minta tanda tangan pada Maggie, Chelsea juga senang kalau dia akrab dengan ibunya Gabriel.
Setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing, Chelsea datang ke pemotretan bersama dengan orang kepercayaan nya. Dia duduk di belakang mobilnya dan tangan kanannya yang menyopir. Tangan kanan Chelsea adalah wanita, dia memiliki rambut hitam yang pendek serta pakaian jadi formal dan kacamata di wajahnya, di juga tinggi dan memiliki ekspresi serius.
"Hei kau... Carilah data tentang Zea, dia sepertinya dekat dengan Gabriel. Kau ingin kau mencari semuanya yang berhubungan dengan Zea itu" kata Chelsea dingin.
"Baik Nona" kata wanita itu, sembari mengendarai mobilnya.