
" Jangan kau sentuh dia atau kau!!!." Teriak Anthony yang sudah tidak tertahankan lagi. Ancaman Anthony tidak diindahkan oleh Hecate. Dia malah semakin memegang Zea yang membuat Zea merasakan sakit di jantungnya. Apakah rasa sakitnya kembali lagi? Padahal selama ini dia tidak merasakannya.
"Aku merindukan mu, Zea... Kenapa kau seperti ini,hah?"tanya Hecate yang mendekati wajah Zea yang membuat Luis tidak terima. Dia kemudian berlari dan akan menyerang Hecate,tapi Hecate melakukan gerakan kecil untuk menghentikan Luis. Luis tidak bisa bergerak,dia terdiam di udara seperti ada yang menghentikan nya. Hecate lalu melakukan gerakan mendorong Luis ke udara sehingga ia terpental ke dinding kerajaan hingga retak.
Lucas lalu menghampiri nya dan membantu nya berdiri. Zea yang melihat itu kaget,dia ingin sekali menolong nya,tapi tidak bisa. Mereka semua bertanya - tanya kekuatan apa itu? Karena mereka semua tidak pernah melihat kekuatan itu sebelum nya. Zea menatap Hecate dengan setengah takut dan setengah kesal padanya.
Tapi rasa sakit di jantung Zea membuat nya tidak dapat melakukan apapun. Gelang Zea juga sudah menunjukkan warna kuning yang artinya rasa sakit itu datang bertubi-tubi. Tidak bisa, Zea tidak boleh sakit,dia tidak boleh membuat semua orang cemas. Melihat Anthony yang menatap Zea dengan ekspresi yang cemas dan khawatir sangatlah terlihat jelas di wajahnya.
" Ayah..."kata Zea lemah,dia menatap Anthony lemah, Zea ingin sekali menghampiri nya. Tapi tidak bisa karena dia sekarang berada di tangan Hecate dan Billy penghianat ini.
"Lepaskan Zea! Aku mohon padamu lepaskan dia!" Kata Anthony yang pasrah,dia tidak tega melihat Zea yang kesakitan itu.
"Heh... Aku suka melihat mu sedih seperti itu... Anthony. Melihat mu yang pasrah dan putus asa..Itu lah yang ingin ku lihat sejak dulu" kata Hecate dengan suara yang kesal dan dingin, wajahnya terlihat mengingat sesuatu. Saat Zea menatapnya,dia balik menatap Zea di balik jubah hitamnya. Tersenyum tipis dan dengan seringai jahat,dia kemudian perlahan menghadap ke semua nya.
Melakukan gerakan melepas jubah yang menutupinya. Perlahan tudung yang menutupi wajahnya terbuka, memperlihatkan sesosok wanita yang membuat mata Anthony terbelalak. Sosok itu adalah wanita yang mirip dengan kakak Anthony yang telah lam hilang. Wajahnya berubah drastis, matanya bukan bewarna ungu samar,tapi bewarna hijau.
Charlotte yang sedang ikut bertarung pun menghentikan kegiatannya ,dia fokus menatap Hecate yang tidak lain adalah Brianna, kakak Anthony dulu. Mereka berdua tidak percaya bahwa Brianna masih hidup dan dia lah Si Penyihir Hitam, orang yang menyebabkan kekacauan seluruh negeri.
Billy lalu tersenyum melihat kekagetan Anthony dan Charlotte, memang yang terbelalak hanya mereka berdua, mungkin dengan Zea juga, karena ia pernah melihat wajah bibinya itu. Untuk Luis, Lucas,dan Veronica mereka hanya bingung dengan ekspresi wajah Anthony, mereka tahu bahwa Anthony memiliki kakak perempuan,tapi tidak tahu wajah nya.
"Si-Siapa dia, Eden?"tanya Veronica yang ingin tahu kenapa semuanya terbelalak padanya.
"Di-Dia... Adalah Bibi kita yang sudah lama hilang...Kakak perempuan Ayah..." Kata Eden yang tidak bisa membunyikan kekagetannya.
"HA?!" Kata Si Kembar dan Veronica secara bersamaan. Mereka ikut terbelalak dengan bibi nya itu, mereka tidak percaya jika bibi nya masih hidup. Yah, seharusnya sebagai keluarga mereka senang melihat salah satu keluarganya yang telah lama hilang masih hidup. Tapi mengingat apa yang telah ia lakukan, mereka tidak bisa memiliki perasaan itu.
" Bagaimana-..? Bukannya kakak sudah meninggal?"kata Anthony yang masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat.
"Kalian ini bodoh sekali,ya? Aku menaipulasi kematian ku... Pura-pura diterkam monster dan menghilang... Butuh waktu yang lama bagiku untuk menunggu momen ini..." Kata Hecate atau Brianna, sekarang sangat bingung untuk memanggil nya.
"Apa? Apa yang sebenarnya kau rencanakan? Kenapa kau melakukan ini pada kami?"tanya Anthony. Dan seketika rasa benci dan takut terlintas di wajah Hecate atau Brianna,dia menundukkan wajahnya dan muram.
"Aku benci Ayah dan Ibu... Seharusnya aku yang menjadi pemimpin Kerajaan Echthra...Tapi kenapa kau yang dipilih,ha?! Aku adalah anak tertua dan seharusnya aku yang menjadi Ratu Kerajaan Echthra...Tapi semua itu sirna karena kau, Anthony. Kekuatanmu yang lebih besar dari kekuatan ku!!! Ayah dan Ibu pun hanya mencintai mu... Mereka tidak pernah sekalipun mencintaiku, kau telah merebut semuanya...Ayah... Ibu...Dan kekuasan ku..." Kata Brianna dengan nada yang marah dan tinggi, suaranya membuat semua yang mendengar nya tersentak kaget.
Dalam wajahnya, terdapat rasa sakit hati dan kebencian mendalam saat menceritakan itu. Dia ditumbuhi dengan rasa iri dan dengki dalam tubuhnya selama bertahun-tahun lamanya. Dia kemudian tersenyum lebar, menghapus air matanya yang muncul saat ia bercerita.
"Tapi sekarang...Aku akan merebut semuanya darimu, kekuasaan mu dan tentunya putri kecilmu ini..." Kata Brianna,dia menoleh pada Zea dengan seringai jahat.
"Kakak...Aku mohon,Jagan lakukan ini! Aku... Maksud ku,kami sayang padamu...Aku, Ayah dan Ibu... Mereka semua sangat sedih ketika kabar meninggalmu... Bahkan Ayah dan Ibu sampai terus menangis dan mereka sampai tidak makan berhari-hari..." Kata Anthony,dia menitikkan air mata ketika mendengar cerita Brianna, dia dalam hati nya muncul perasaan bersalah pada Brianna.
"OMONG KOSONG!!! Mereka tidak menyukai ku begitu pun dengan kalian semua!!!...Aku kesepian selama bertahun-tahun lamanya...Itu sebelum aku bertemu dengan Billy, dia menemani ku dan dengan tulus menyukaiku...Aku tidak percaya pada kalian,aku hanya percaya pada Billy " kata Brianna,dia menatap Billy dengan tatapan penuh cinta.
Seperti nya dari yang mereka semua lihat, Billy dan Brianna adalah sepasang suami istri. Memamh setelah pura- pura meninggal, Brianna bertemu dengan Billy, setelah bertahun-tahun berteman dan saling atuh cinta mereka memutuskan untuk menikah dan mempunyai seorang anak perempuan yang masih belum diketahui siapa namanya.
" Tidak mungkin... Billy dan Bibi kita adalah sepasang suami istri...Apa yang terjadi sebenarnya?" Kata Lucas sembari memegang punggungnya yang sakit tadi. Mereka semua tidak habis pikir dengan semua kenyataan ini.
"Aku sudah menanti momen ini... Saksikanlah balas dendam ku pada kalian... Keluarga Kerajaan Echthra dan seluruh negeri ini..."kata Brianna kejam.
"Karla, anakku... Mendekat lah pada Ibumu, sayang!" Kata Brianna,sontak mereka semua langsung kaget dengan nama yang Brianna sebut. Dan dalam sudut ruangan terlihatlah sesosok wanita,yaitu Karla,orang yang sama dengan pelayan pribadi Zea. Dia memakai gaun serba hitam,berjalan penuh percaya diri menuju Brianna.