
Kehidupan pernikahan Anthony dan Ella sudah berjalan sekitar satu tahun. Mereka tetap menjadi keluarga yang harmonis, bahkan Ella pun sudah hamil tujuh bulan. Gender bayi yang dikandung Ella pun sudah di ketahui, yaitu berjenis perempuan. Anthony dan Ella sudah menemukan nama yang akan diberikan kepada bayinya.
Istri Adnan, Maggie juga sudah mengandung, Maggie baru hamil lima bulan.Dan harus kukatakan untuk Sarah ia juga sudah hamil tapi dia mengandung satu bulan lebih cepat dari Ella dan Maggie.
Tapi suatu ketika kebahagiaan Anthony dan Ella lenyap. Pagi hari itu Anthony berada di kamarnya dan Ella pergi ke pasar, Anthony dikamarnya terpaku ketika ia melihat suatu retakan dimensi yang mengeluarkan ayahnya dan istrinya yang menggendong bayi perempuan berumur sekitar 1 tahun.
"Apa... yang... kalian lakukan disini..?"kata Anthony tergagap melihat kedatangan ayahnya dan istrinya.
PLAK
BUGH
Ayahnya Anthony menampar dan memukul Anthony hingga jatuh tersungkur."Kau sudah gila ya?Apa yang kau lakukan, ha..? Kau sadar kau sudah melakukan kesalahan yang sangat besar dan kau sudah merendahkan derajat Kerajaan. Kau tidak tahu istrimu menunggumu pulang dan kau malah bersenang-senang disini dan menikahi manusia. Apa kau pikir kami tidak tahu?"
Anthony langsung meneteskan air matanya dan berlutut di depan ayahnya.
"Kau sungguh kurang ajar, sayang. Aku sudah mengandung anakmu dan kau malah disini menikahi manusia dan sekarang manusia itu sedang hamil.Apa yang kau pikirkan?.. hiks... hiks" tangis istri Anthony yang bernama Charlotte.
"Aku.. hiks.. aku minta maaf, tolong ampuni aku Ayahanda.. kumohon" kata Anthony yang melihat kemarahan ayahnya.
"Ayah akan mengampunimu,dengan syarat jika kau ikut bersama kami dan melupakan istrimu itu,serta jadilah raja din Kerajaan kita"kata Raja Echthra.
"Apa!?Tapi dia.. dia sedang mengandung anakku ayah, aku tidak bisa meninggalkannya" kata Anthony memelas.
"Ayah tidak peduli anak itu hanya anak manusia campuran, aku tidak peduli jika dia juga memiliki kekuatan darimu.Ayo ikut kami ayah jika kau tidak mau di buang" kata Raja Echthra.
"B-b-baik.. ayah akau akan mengikuti suatu perintah Ayahanda, tapi Ayahanda biarkan aku berpisah dengannya untuk terkahir kali. Aku berjanji akan menyusul Ayahanda nanti" kata Anthony.
"Tidak bisa, pasti kau akan kabur bersama wanita itu. Aku tidak mau kau meninggalkan aku lagi..hiks" kata Charlotte
"Biarkan Charlotte...biarkan dia mengucapakan selamat tinggal pada manusia itu" kata Raja Echthra membela Anthony.
"Baik Ayahanda" kata Charlotte pasrah.Mereka pergi dengan di iringi kilauan cahaya ungu di belakangnya.Setelah mereka pergi, terdengar suara yang memekakkan telinga.
"APA ITU...? kata Ella shock, dia sudah melihat apa yang seharusnya dia tidak boleh lihat.
"Ella.. aku.. akan aku jelaskan.Aku sebenarnya.." jawab Anthony menjelaskan dari asl usul dan awal dia disini dan kejadian tadi serta siapa yang Ella lihat.
"... Seperti itu la. Aku ingin bercerita padamu, tapi aku tidak berani. Aku takut kau tidak mau bersama ku dan anakmu.. maksudku anak kita yang kau kandung itu dia adalah putri Kerajaan Echthra. Aku benar-benar minta maaf, Ella" kat Anthony yang memegang tangan istrinya dan perut Ella.
"Aku.. aku.. tidak akan seperti itu,kau tahu aku mencintaimu. Kita lupakan ini dan ayo kita hidup yang lebih baik lagi, ya?"jawab Ella memohon.
" Maaf Ella, aku harus pergi dari sini. Aku harus menjadi raja karena aku anak satu-satunya Kerajaan Echthra, Ella"kata Anthony, dia melepas tangan Ella dan memberikan sebuah kalung batu permata bewarna ungu,dibalik b kalung itu bertulisan Anthony dan Ella,serta di bawahnya terdapat tulisan ZEA. Sambil dia memberikan kalungnya dia berkata
"Aku membuatnya khusus untuk anak kita. Aku memang bukan suami yang baik untukmu, suatu saat nanti aku pasti akan mencari kalinya. Selamat tinggal Ella" Kata Anthony yang memeluk istrinya dan menciumnya serta tidak lupa mencium bayi di kandungan Ella, dia pergi.
"Tidak Anthony.... hiks.. jangan tinggalkan aku.. kumohon... akh... hiks.. Anthony" kata Ella yang mencoba mengejar Anthony dan karena tidak berhasil mencegah Anthony Ella hanya dapat memegang sarung tangan Anthony yang terlepas dan memegangi kalung dan mengelus perutnya.
*DUA BULAN KEMUDIAN*
"Ayo Ella, kau pasti bisa. Bertahanlah,La" last Adnan menunggu di ruang tunggu bersama Maggie, istrinya yang sudah hamil 7 bulan.
"It's okay honey, Ella will definitely be fine" kata Maggie menepuk pundak Adnan agar dia tenang.
"Ya, aku tahu. Ella merupakan wanita yang kuat" jawab Adnan.Dan seketika suara tangisan bayi berbunyi di ruang bersalin.Adnan dan Maggie senang mendengar tangisan itu, mereka sampai-sampai berpelukan saking senangnya.
"Fiuh.. andai saja Anthony melihat ini. Dia pasti akan senang"kata Adnan.
Saat persalinan selesai Adnan dan Maggie masuk ke ruangan pasien, betapa senangnya ketika mereka melihat Ella baik-baik saja dan dia sedang menggendong bayi perempuan cantik yang mungil.
Bayi itu memiliki rambut yang bewarna cokelat kemerahan (seperti rambutnya Anthony) , berkulit putih seperti Ella, wajahnya juga mirip Ella tapi memiliki wajah yang khas seperti orang Eropa, wajahnya seperti gabungan Ella dan Anthony.
"Wah... imutnya, dia mirip sekali dengan Ella dan Anthony.. ups-sorry Ella"kata Maggie yang sepertinya dia merasa keceplosan.
"Tidak apa-apa,bagiku dia memang mirip Anthony. Dia sangat imut aku menyukainya" kata Ella senang, ia sedang mengelus pipi anaknya yang tembam seperti bakpao.
"Ohh, Ella kau sudah tahu akan memberinya nama apa? " tanya Adnan penasaran.
"Aku sudah tahu, namanya Zea. Nama yang cantik,ya?" Ella.
"Yeah,mamang cantik. Kau yang memberinya nama itu sendiri,ya?"kata Maggie.
"Bukan, Anthony yang menamainya" kata Ella tersenyum.
"WHAT!?HOW DOES HE KNOW HIS DAUGHTER?" kata Maggie kaget.
"Aku tidak tahu" kata Ella tersenyum. dia berpikir jika Anthony sudah tahu jenis kelamin anaknya pasti karena kekuatannya dan nama di kalung itu memang sengaja di ukir di sana.
Saat Ella menatap bayi yang imut itu,mata Ella terbelalak melihat putri kecilnya itu memiliki mata dengan warna yang berbeda.Mata itu, yang sebelah kanan bewarna cokelat seperti mata Ella dan yang kiri memiliki warna ungu seperti mata Anthony
*DUA BULAN KEMUDIAN*
"Aduh.. Ella bagaimana ini apa anakku akan baik-baik saja? Ahh... bagaimana kalau kenapa-napa?" kata Adnan cemas menunggu persalinan Maggie.
Dan tiba-tiba suara tangisan bayi memecah kesunyian. Maggie melahirkan dengan selamat, jenis kelaminnya laki-laki dan anak itu diberi nama Gabriel, nama yang bagus.
Selesai persalinan, tiba-tiba saja Zea menangis karena rewel. Jadi mau tidak mau Ella harus pulang.Dia berpamitan pada Adnan dan Maggie, setelah itu Ella pulang menggunakan mobil yang diberi Adnan.
Dalam perjalanan pulang Ella tidak berprasangka buruk akan hari ini. Dia hanya memikirkan anak Adnan yang akan bersekolah bersama dengan Zea. Hanya itu yang ia pikirkan, tanpa sadar bahwa itu adalah hari terakhirnya.
BOOMM
“ZEA!!!! “