
Hari ini sudah menjelang malam, tapi Anthony akan menjemput Zea saat hari sudah pagi. Zea dibiarkan tidur di sini. Jadi setelah acara makan-makan mereka semua berkumpul untuk membicarakan banyak hal, tiba-tiba ada suara lonceng berbunyi dan bunyi paket tiba. Siapa yang memesan paket? Pikir semua orang.
Sebab saat Zea bertanya pada mereka, mereka semua hanya bergidik dan mengangkat bahu karena tidak tahu, jadi Maggie pun membukakan pintu untuk tukang paket itu. Ada dua kotak paket, yang satu besar dan satunya kecil. Anehnya paket itu untuk Zea, tapi saat Zea melihat nama pengirimnya ternyata itu Farrel dan Hariz, sepertinya itu hadiah ulang tahun.
Karena penasaran akan isinya Zea kemudian mencoba untuk membuka paket dari Farrel, semua orang pun menanti untuk melihat kado Zea. Saat dibuka semua orang langsung tertawa cekikikan karena melihat kado Zea yang bukan lain adalah buku. Tentu, Farrel adalah orang yang memikirkan pelajaran dan buku tersebut pasti tentang itu dan ada novel juga.
Dan kemudian dia membuka milik Hariz, tapi saat dibuka hanya ada kotak yang lebih kecil dan seterusnya begitu, hingga terdapat kotak yang lebih kecil, dan saat dibuka ternyata isinya jam tangan. Zea sedikit marah dengan ini, tapi tak apa, untung saja dia diberi kado. Oh ya, masing-masing paket tersebut terdapat kartu selamat dan harapan, lumayanlah daripada kadonya.
Setelah itu mereka semua beranjak tidur, mereka tidur ke kamar masing-masing. Zea tidur di kamar tamu dan lainnya tidur di kamar masing-masing. Zea memikirkan bagaimana cara dia memboyong hadiah-hadiah miliknya itu. Karena lumayan banyak, mungkin Zea akan menyimpannya ditempat penyimpanan sihir, gelang miliknya, untung saja dibawa.
Saat malam tiba, tepatnya jam hampir menunjukkan angka dua belas, semua orang baik berkumpul didepan pintu kamar Zea, termasuk Anthony. Dia ikut mengejutkan Zea tepat malam ulang tahunnya dan saat dibuka Zea masih tertidur nyenyak,pasti Zea sangat lelah.
Sebenarnya mereka semua kasihan jika membangunkan Zea, tapi pasti Zea akan senang juga kalau mendapatkan kejutan seperti ini.Jadi mereka masuk ke kamar Zea secara perlahan-lahan dan hati-hati, takut kalau Zea bangun maka kejutan ini tidak akan berhasil.
Mereka kemudian mengepung kasur Zea, yang membawakan kue tentunya Anthony dan yang lain membawa terompet pesta dan topi ulang tahun dan meriam mainan ulang tahun. Dan dalam hitungan mundur untuk menuju jam dia belas, 10 detik lagi... 5 detik lagi... dan.. 3..2..1...
DUARR...
"Selamat ulang tahun... Selamat ulang tahun Zea...... "kata semua orang yang ada disana, Anthony pun juga menyanyikan lagu ulang tahun untuk Zea, mereka bernyanyi bersama-sama. Ini membuat Zea terbangun dan tersipu malu dengan peristiwa ini.
Zea menutup wajahnya dengan selimut karena dia sangat malu, "... YEAY,SELAMAT ULANG TAHUN ZEA, ALL THE BEST FOR YOU" kata semua orang berbarengan. Kemudian Anthony membuka tangannya untuk memeluk Zea, Zea dengan malu-malu memeluk Anthony lalu semua orang.
Setelah pesta kejutan itu semua orang langsung beranjak ke kasur. Karena besok Zea harus pergi ke dunia Anthony, dunia sihir. Akan ada pesta yang besar di Kerajaan Echthra, semua orang yang berada di Kerajaan Echthra akan menyambut Putri Berdarah Campuran. Menyambut dia datang ke pesta ulang tahunnya. Oh ya, hari ini Zea tidur bersama dengan Anthony, dia ingin bersama Anthony di hari dimana dirinya dilahirkan.
•••••
Keesokan harinya semua orang mengantarkan Zea dan Anthony pergi, karena pesta itu akan dilaksanakan tepat pukul sembilan pagi. Jadi Zea dan Anthony berangkat lebih pagi, tentu saja semua orang menangis.Mereka sedih sekaligus bahagia dengan Zea, senang Zea sudah tepat berumur 13 tahun dan sedih karena Zea akan pergi.
Kemudian saat tiba di hutan perbatasan, Zea sudah berganti pakaian dengan gaun yang biasa dia pakai sehari-hari disana. Zea tidak tahu kalau dia akan di beri kejutan spesial oleh semua orang disana, semua penduduk kota menyambut Zea, seorang anak kecil dan wanita dewasa menghampiri Zea. Anak kecil tersebut membawa buket bunga dengan senyuman manisnya dan wanita itu membawa sebuah jubah dan melampirkan nya pada Zea.
Sebenarnya dalam hatinya, dia sangat malu, dia tidak pernah dirayakan sebesar ini dan semeriah ini. Bahkan wajah Zea sangat merah karena peristiwa itu dan di jalan menuju istana kerajaan digelar lah karpet merah yang panjang. Karpet merah ini sepertinya memiliki panjang berkilo-kilo meter karena saking panjangnya.
Zea kemudian dibawa menggunakan kereta yang mewah dan besar, dia diajak ke istana sembari melambai-lambai kepada semua penduduk di sana.Yah... Walaupun Zea tidak kenal semua penduduk di sana, tapi Zea tetap berusaha bersikap kenal pada mereka.
Dan saat tiba di halaman istana Zea disambut oleh Si Kembar, dia kemudian digandeng oleh Anthony dan di kawal oleh Luis dan Lucas. Sedangkan yang lain berada di dalam istana tepatnya di ruang utama, dia aula Kerajaan Echthra yang sangat besar, untuk menyambut para tamu undangan.
Semua orang yang memiliki jabatan tinggi dan memiliki profesi yang cukup bagus di undang di sana. Bahkan Raja Victor dan Ratu Sophie datang ke pesta ulang tahun Zea dan tentu nya hadiah ulang tahun Zea sangat lah mewah, yaitu sebuah mahkota yang bertahtakan berlian safir dan berlian yang langka.
Mahkota ini dikhususkan oleh seorang putri jika menghadiri acara-acara penting, itu adalah hadiah dari Raja Victor dan Ratu Sophie.Dan hadiah dari Kerajaan Thanatos berupa perhiasan dari emas murni. Mereka juga datang ke istana untuk menghadiri pesta ulang tahun Zea.
Setelah semua orang datang, Anthony pun menyampaikan sambutan pada tamu dilanjutkan tiup lilin dan bincang-bincang pada tamu, hari ini Zea di jadikan Ratu. Dia diberikan kado istimewa dan berbagai hal yang menarik, semua orang disana bersikap baik pada Zea, Zea sangat suka. Ini merupakan hari yang tidak akan pernah Zea lupakan.