
Veronica juga ingin mengatakannya pada Anthony,tapi ia harus diam-diam menghubungi nya. Jadi setelah Zea di bawa ke ruang operasi, Veronica mengambil kesempatan untuk menghubungi Anthony.
"Ayah...Zea...Dia..."kata Veronica menjelaskan dengan ragu-ragu,sontak mendengar apa yang telah terjadi pada Zea. Anthony langsung panik dan khawatir,dia kemudian dengan tergesa-gesa menyuruh Veronica untuk menjaga Zea untuk sementara itu, sedangkan ia dengan Si Kembar Kaja menyusul Veronica.
Si Kembar awalnya juga khawatir dan panik, mereka dengan cepat langsung mengikuti Anthony untuk pergi menuju hutan terlarang agar dapat berteleportasi menuju dunia manusia. Eden yang mengantar mereka di bisiki oleh Anthony dengan nada dan raut wajah yang serius.
"Akan ku serahkan sisanya untuk mu Eden, Ayah percaya padamu" kata Anthony,dia kemudian mengganti bajunya dengan baju manusia dan langsung berteleportasi menuju dunia manusia.
Di rumah sakit, mereka semua dalam keadaan yang pucat pasi, khawatir akan hasil nya operasi. Veronica hanya dapat mondar mandir di depan pintu operasi,dia setengah khawatir dan penasaran apa yang mereka lakukan di rumah operasi.
Alex yang sedang di obati oleh perawat di sana juga cemas akan Zea. Dia menatap darah di baju nya,darah dari Zea tadi, terlintas di wajahnya raut perasaan bersalah yang mendalam. Marcus mencoba untuk menenangkan Alex yang dari tadi hanya diam saja. Veronica pun mengabari yang lain kalau ayahnya akan kesini,dia mengatakan kalau ayahnya menggunakan jet pribadi supaya lebih cepat sampai.
Ini agar mereka tidak curiga nanti jika Ayah nya dan kakak kembarnya tiba sangat cepat di sini. Ini juga perintah Anthony agar Veronica mengatakan itu pada mereka semua, operasi Zea lumayan lama sekali. Keluarga alex pun sampai sudah tiba di rumah sakit. Ada nenek nya Chelsea, Chelsea dan Hanna ibunya Alex.
Ibunya Alex menangis melihat Alex yang terluka ini. Begitu pun dengan yang lain cemas akan Alex,yah Chelsea dan neneknya hanya pura-pura cemas. Sebenarnya dia sangat tidak menyukai Alex karena bukan anak kandung Marcus, Alex pun di hadapan ibunya menangis tanpa suara. Ia memeluk ibunya erat yang membuat ibunya balik memeluknya dengan erat.
"Nak... Syukurlah kau tidak apa-apa,Mom sangat mencemaskanmu, Sayang" kata Hanna dengan berlinang air mata,dia mengusap wajah Alex yang menangis itu. Alex tidak dapat bicara, sebagai gantinya ia hanya menangis.
"Alex,kau gantilah bajumu sebentar. Bajumu banyak noda darahnya.." kata Marcus sembari mengusap kepala Alex,dia memperhatikan baju Alex yang penuh dengan noda darah Zea.
Maggie lalu menghampiri Gabriel dan langsung memeluk Gabriel. Mereka berdua akhirnya menangis juga, Adnan pun mencoba untuk menenangkan mereka berdua sembari menenangkan Veronica.
"It's OK,Baby. I'm sure Zea is fine, okay"kata Maggie sembari menenangkan Gabriel. Seketika itu dokter yang menangani oper Zea keluar dengan penuh keringat. Dia kemudian menghampiri semua orang di sana,sontak mereka semua kaget dan langsung mempertanyakan bagaimana keadaan Zea.
"Kalian keluarga nya? Kalau begitu, kalian harus bersyukur dan senang karena adik Zea ini dapat bertahan dengan baik. Darahnya dagang keluar begitu banyak tapi sua tetap bertahan. Karena kondisinya yang belum sadar,jadi dia tidak boleh di jenguk dulu ya!Saya pamit dulu" kata dokter ramah itu. Tentu Zea tidak meninggal dengan luka itu,dia setengah makhluk sihir.
Perkataan dokter itu membuat semua orang disana lega. Rencananya Zea kan di bawa ke ruang ICU untuk perawatan lebih lanjut,itu karena kondisi Zea yang masih kritis,jadi dia di bawa ke sana. Keluar dari ruang operasi, Zea di Padang kata bantu pernafasan dan dengan wajah yang masih pucat.
Dia masih belum sadar,salah satu perawat mengatakan kalau Zea boleh di temani tapi hanya satu orang. Veronica pun akhirnya yang akan menemani Zea hingga ia sadar, kemudian Veronica pun ikut ke ruang ICU yang tidak jauh dari ruang operasi. Mereka juga mulai mengikuti Veronica dan menunggu nya di luar. Reza pun mengabari Alex kalau Zea sudah selesai operasi dan agar ia tahu harus menunggu di mana.
Mereka semua mengikuti kemana Zea pergi dan menunggu di luar ruangan tersebut. Sebenarnya Adnan dan Maggie dan yang lain ingin sekali melihat Zea,tapi Veronica adalah kakak kandungnya, jadi Veronica lah yang harus menunggu nya sampai Anthony datang. Ini juga perintah Anthony untuk selalu bersama Zea, takut akan hal yang terjadi.
Veronica sudah menghubungi mereka kembali,dia menghubungi Luis dan menanyakan berapa lama mereka sampai. Karena Anthony yang kurang tahu tempat ini, katanya mereka mungkin akan lama untuk ke sana. Jadi Veronica yang haruslah bersama dengan Zea dulu,baru saja beberapa menit Veronica selesai menghubungi dia di kagetkan dengan pegangan tangan.
Zea memegang tangan Veronica untuk mengatakan kalau ia sudah sadar. Tentu ini membuat Veronica senang, sebenarnya ini adalah waktu bangun paling cepat bagi manusia, mengingat apa yang terjadi pada Zea. Mungkin karena ia setengah makhluk sihir,jadi kuat seperti ini.