Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Kejutan?!



Sedangkan di sisi lain,Si Kembar dan Veronica sedang sibuk menyelamatkan semua warga nya untuk masuk ke tempat evakuasi khusus. Melawan monster yang seorung menghampiri mereka, untungnya dengan kekuatan khusus keluarga Kerajaan Echthra mereka dapat mengalahkan mom itu dengan mudah.


" Ah...Kenapa banyak sekali monster disini?" Kata Luis yang lelah malwan monster itu,dia juga sekali - kali menyerang monster yang mendekatinya.


" Aku tidak tahu...Aku malah baru tahu ada monstet sebanyak ini..." Kata Lucas yang mengeluh,baru pertama ini dia mengeluh saat pertarungan. Memang monster ini seperti tidak ada habisnya karena selalu muncul dari berbagai tempat.


"Kalian jangan mengeluh seperti itu... Mungkin yang Ayah dan Eden lawan di istana lebih kuat daripada ini..." Kata Veronica yang mengingat perkataan Eden tadi, dilihat dari kondisi Eden,lawan nya seperti bukan sembarang monster.


Dan yang benar saja, memang lawan yang mereka lawan sangat lah kuat. Sesaat Anthony tiba di sana,suasana di kerajaan sangatlah kacau, memang hampir setengah kerajaan rusak parah. Ini tentu nya ulah Si Penyihir Hitam yang menganggu Zea, Hecate. Dia adalah orang yang membuat kekacauan di seluruh penjuru negeri sihir. Karena semua kerajaan,baik Kerajaan Iremia dan Thanatos mendapatkan serangan ini.


Setelah Zea pergi dari dunia manusia, Anthony dan Eden merencanakan sesuatu yang bagus. Mereka mencoba untuk melihat siapa penculik yang menculik Zea sekaligus yang mengganggu Zea. Sesaat sebelum pergi, Eden telah berkelana mengarungi lautan untuk mencari ramuan kamuflase. Ramuan yang membuat dirimu terlihat seperti orang lain.


Eden mendapatkan ini dari Tuan Lin, letak nya di seberang Pedalaman Bampou,tempat kelahiran Tuan Lin dan Chou. Ramuan kuno China yang memberikan pengguna nya untuk merubah menjadi orang lain. Eden berusaha untuk mendapatkan ramuan itu untuk menjalankan rencananya.


Ramuan itu sangat sulit di dapat,Eden harus melewati beberapa rintangan dan teka teki. Itu ada sebuah pertahanan dari ramuan itu, untungnya Eden yang cerdas dan tenang ,dia dengan cepat mendapat kan ramuan itu. Setelah mendapatkan ramuan perubah diri biasa disebut dengan Allaxe , Ramuan Allaxe.


Anthony membuat Zea ke dunia manusia agar ia dapat berpura-pura menjadi Zea. Dan selama Anthony berpura-pura menjadi Zea, Anthony mendapatkan banyak gangguan. Nyatanya,Hecate tidak cukup pintar,dia bahkan tidak tahu yang dia temui setiap hari bukan lah Zea asli tapi itu adalah Anthony. Pada malam itu saat dia ingin mengancam Zea dan mengambil darah Zea.


Tapi dia sadar karena darah itu beda dengan apa yang ia ambil waktu itu,jadi seketika saat Anthony pura-pura tidur langsung bangun dan merubah dirinya ke wujud aslinya. Hecate lalu kaget,dia hanya kaget dan tersenyum pada Anthony.


"Wah...Bodoh sekali aku..." Kata Hecate dengan suara nyaring nya. Dia tersenyum pada Anthony dengan mulutnya penuh dengan taring tajam.


"Apa yang kau lakukan pada putri ku? Berani-beraninya kau menculiknya dan mengganggu nya tiap malam....Kau akan menyesal telah berurusan dengan Kerajaan Echthra..." Kata Anthony dingin,dia menatap Hecate dengan tatapan tajam.


"Hah...Dasar..." Kata Anthony dengan kesal,dia kemudian mengeluarkan pedang nya dan menyerang Hecate. Untuk serangan pertama meleset,ini sedikit membuat Anthony kaget. Hecate sangat lah cepat,dia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya seperti bayangan kabut. Ini lumayan sulit untuk Anthony menyerang nya.


"Dengar Wahai Raja Kerajaan Echthra! Karena kau sudah membohongi ku...Aku akan membalasnya...Aku akan membuat kejutan untuk mu...Haha..." Kata Hecate tertawa,dalam sekali kibasan jubahnya dia sudah lenyap dan Anthony kehilangan penyihir itu. Anthony lalu memegang pedang nya erat sembari menatap tempat Hecate berdiri tadi dengan tatapan yang tajam.


Dalam beberapa hari terakhir, Anthony selalu memikirkan ucapan Hecate. Dia seperti pernah melihat nya, caranya bicara dan wajahnya kelihatan familiar. Tidak lupa dengan ancaman Hecate, untuk itu dia selalu memerintah Eden dan yang lainnya untuk selalu waspada. Ini untuk jaga - Haga dengan perkataan Hecate,dan tibalah perkataan itu terjadi.


Kejutan yang Hecate bukan main kuatnya, Anthony yakin penyihir hitam ini memiliki hubungan dengan para monster. Karena sebagian besar pasukan miliknya adalah monster yang tidak habis-habisnya. Saat Anthony tiba, Hecate dengan santai nya duduk di singgasana milik Anthony sembari Eden yang berusaha untuk melawannya.


Dia sedang memainkan tongkat nya yang sekali - kali untuk melawan Eden. Charlotte juga sangat kesal dengan nya,dia juga sekali-kali mengibaskan pedang nya ke arah Hecate. Tapi selalu gagal karena Hecate yang kembali menyerang nya, saat Anthony tiba Hecate lalu tersenyum pada Anthony dan berdiri dia kemudian maju ke depan Anthony. Anthony pun balik menghampiri Hecate.


"Apakah ini kejutan yang kau berikan padaku?" Kata Anthony tenang,dia menatap Hecate sembari bersiap dengan memegangi pedang nya erat.


"Yeah...Kau suka? Aku harap kau menyukainya...Hehe...Kau seharunya tidak menerima kejutan ini sendiri, Zea seharusnya juga melihat kejutan ini...Tapi kau-, menyembunyikan nya entah kemana?" Kata Hecate santai, Eden yang tidak suka dengan nya ingin menyerang Hecate,tapi di hentikan oleh Anthony.


" Dia tidak perlu tahu...Ini menjadi urusan aku dan kau saja,aku tidak akan membiarkan mu menemui nya.." kata Anthony yang sudah siap menyerang nya dengan mengajukan pegang nya ke arah Hecate.


"Wow... Santai lah...Dia sebentar lagi juga akan sampai di sini...Sembari menunggu nya..Ayo kita bermain - main di sini..." Kata Hecate senang, dengan jentikan tangan nya monster pun berdatangan menyerang mereka. Hecate lalu duduk di singgasana dan menonton nya dengan senang, dia tersenyum lebar seakan tidak ada yang membuat nya senang selain ini.


Zea yang sedang di perahu dengan perasaan yang penuh khawatir mencoba untuk menenangkan dirinya sendiri. Billy sedang duduk di ruang kemudi untuk mengarahkan nya ke suatu tempat. Agaknya tempat apa yang menjadi tempat persembunyian Zea,dia sangat ingin tahu.