
"A- Apa yang terjadi? Dan-,apa yang kau lakukan Bianca?" Kata Reza yang shock melihat kejadian yang ia lihat, Reza juga sangat kaget melihat Alex yang menangis.
"ZEA!!" teriak Gabriel dan Veronica secara bersamaan, mereka melongo ngeri melihat kejadian itu.
Karena Bianca yang sedang kaget melihat kedatangan mereka, Zea pun mengambil kesempatan dengan menendang Bianca sampai terjatuh. Suntikan yang tadi pun sampai terlempar ke sudut ruangan, sehingga membuat Bianca kesal dan ingin mengambil suntikan itu.
"Hentikan dia Reza! Dia akan menyakiti Zea dengan itu" teriak Alex, Reza pun dengan sigap langsung berlari menghampiri Bianca yah sedang berusaha untuk mengambil suntikan nya kembali. Gabriel dan Veronica pun berusaha untuk menyelamatkan Zea dan Alex.
Mereka berdua menghampiri Zea dan Alex untuk melepaskan ikatannya. Secara bersamaan Bianca pun sudah mendapatkan suntikan nya kembali dan Reza juga dapat memegang tangan Bianca untuk menghentikan nya. Bianca lumayan kuat dia sudah meronta-ronta untuk melepaskan genggaman itu.
Karena Bianca yang memakai high heels,dia dengan kuat menginjak kaki Reza sehingga membuat nya kesakitan dan melepaskan Bianca. Dengan cepat Bianca langsung berlari menghampiri Zea yang sudah hampir selesai melepaskan ikatannya dibantu oleh Gabriel, karena Veronica yang membantu Alex untuk melepaskan diri.
Bianca lalu menyabetkan suntikan pada Zea dengan cepat, karena Gabriel yang tidak mau Zea terluka akhirnya ia melindungi Zea dari Bianca yang membuat Gabriel terhuyung ke belakang karena sabetan itu. Alhasil pipi Gabriel terluka dan mengeluarkan darah sedikit.
Zea yang melihat itu sontak melakukan putaran cepat lalu melompat dan menendang waja Bianca dengan keras yang membuat Bianca terlempar cukup jauh,dia meraung kesakitan karena itu. Zea lalu menatapnya tajam seperti tatapan membunuh.
Dia lalu menghampiri Gabriel yang terluka itu, Alex yang sudah terlepas dari ikatannya juga menghampiri Gabriel dengan Veronica, disertai Reza dengan jalan agak terpincang-pincang. Mereka cukup khawatir dengan sabetan itu, takut jika racunnya masuk ke dalam tubuh Gabriel.
" Gabriel kau tidak apa-apa?"tanya Zea panik,dia melihat luka Gabriel dengan dekat apakah racun itu masuk kedalam tubuh Gabriel.
"A-Aku tidak apa-apa,hanya perih saja" kata Gabriel yang gugup karena wajah Zea yang dekat.
"Sepertinya Gabriel tidak terkena racun,ia hanya terkena jatu suntik saja" kata Alex yang lega. Mereka semua pun juga lega karena Gabriel tidak terkena racun.
"Wah... Mengharukan sekali, menyelamatkan teman dengan mengorbankan diri sendiri...Huh,lucu sekali.." kata suara dari luar pintu,itu adalah Ega dan beberapa anak buahnya,serta Faisal yang sudah babak belur di pegang oleh anak buah Ega.
Sepertinya suara gemuruh yang mereka lakukan terdengar hingga seluruh basecamp. Bianca yang mendengar itu langsung panik, karena apa yang ia perbuat Bianca melakukannya secara diam-diam,dia tidak mengatakannya pada Ega. Ega lalu menatap Bianca dengan senyuman,dia mendekati Bianca lalu membantunya berdiri.
Dia pun mengangguk dengan gemetar,lalu mundur ke belakang dan di pegang oleh salah satu anak buah Ega. Habislah sudah riwayat Bianca, agaknya dia akan mendapatkan hukuman yang lumayan berat.
"Alex...Kau lihat temanmu ini,kan?"tanya Ega pada Alex,dia menghampiri Faisal yang sudah tidak berdaya itu. Ia menatap Ega dengan tatapan yang tajam dan kesal, sedangkan Ega menatapnya dengan senang.
"Kalian tidak akan pernah bisa keluar dari sini! Kecuali jika aku membunuh salah satu dari kalian... Tentunya tidak seru jika salah satu dari kalian tidak mati,kan?"kata Ega menakutkan,dia melirik Faisal sehingga membuat Faisal sedikit takut.
"Lepaskan dia Ega! Kau sudah mendapatkan apa yang kau mau,kan? Sekarang lepaskan kami Faisal dan kami!"perintah Alex,dia juga merasa cemas dengan Faisal yang di sekapnya.
"Eum... Tidak bisa!Jika aku melepaskan dia dan membiarkan kalian keluar dari sini,itu tidak seru. Bagaimana kalau aku barter dengan mu? Aku akan melepaskan nya dan sebagai gantinya salah satu dari kalian. Bagaimana? Tawaran yang bagus,kan?" Kata Ega tenang.
"Apa?"kata Alex yang tidak terima." Jangan Alex!Kalian pergilah dan lupakan-... Akhhh " teriak Faisal yang dipukul perutnya oleh Ega, sontak ini membuat mereka kaget.
"Baiklah... Baiklah,kau bisa mendapatkan ku...Tapi setelah itu biarkan mereka pergi " kata Alex yang sudah tidak tahu harus apa melihat sahabatnya yang dilukai oleh Ega.
"Oke lah...Deal,aku akan setuju. Dalam hitungan kau akan ke sini dan aku akan melepaskan nya" kata Ega,dia kemudian menyuruh anak buahnya untuk maju dan sekitar 3 anak buah Ega maju un yang menyerahkan Alex.
"Alex...Kau serius? Kita bisa menyelamatkan Faisal bersama-sama..." Kata Rezayang berbisik di telinga Alex, dia tidak terima dengan pengorbanan Alex,tapi di sisi lain dia juga cemas dengan Faisal.
"Aku akan baik-baik saja,bagiku yang terpenting kalian tidak apa-apa" kata Alex tenang,dia memberikan senyuman untuk menenangkan mereka.
"Dalam hitungan tiga...." Kata Ega menghitung,anak buah Ega pun sudah siap. Alex juga sudah mulai untuk mendekati mereka dengan perlahan.
"Dua..." Kata Ega menghitung, Alex sudah semakin dekat dengan Faisal dan lainnya. Sedangkan yang lain merasa cemas dan khawatir pada Alex, terutama Zea.
"Dan...Sa...Tu..." Kata Ega, dengan suara dan raut wajah yang sangat senang, berbanding terbalik dengan yang lain. Mereka benar-benar cemas dan tidak terima, mereka hany dapat menatap Ega dengan tatapan benci dan kesal. Alex pun sudah benar-benar tiba di hadapan Faisal dan anak buah Ega yang menjaganya, mereka akan melakukan pergantian posisi.