Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Hadiah Untuk Zea



Yah, setelah latihan bersama Eden dan Tuan Lin,setelah itu Zea menjalani pengobatannya bersama dengan Mesazon (orang dari Gedung Mazevo). Mesazon ini sebenarnya serba bisa, dia juga bertugas membantu orang yang menjalani hukuman dan memeriksa orang tersebut.


Zea tidak tahu dengan penyakitnya ini, sebab Mesazon ini hanya membicarakannya dengan Anthony, Zea jadi tidak tahu apa-apa. Zea hanya disuruh minum ramuan tambahan dan istirahat yang cukup dan jangan terlalu banyak bekerja. Jadi setelah itu Zea tiduran di kamarnya sambil membaca buku. Zea jadi bosan, Anthony tidak memperbolehkan Zea keluar dari istana, katanya Zea harus istirahat total.


Karena saking bosannya, Zea jadi menghubungi Gabriel atau siapapun yang menjawab panggilan Zea, ini akhir pekan. Zea rasa mereka semua ada di rumah, lalu dengan cepat Zea segera menghubungi Gabriel. Cukup lama Gabriel mengangkatnya, saat Zea menghubungi Gabriel, Gabriel sedang berganti baju, pantas lama mengangkatnya.


Setelah melihat cermin sihir itu bersinar, Gabriel langsung cepat-cepat memakai baju nya dan mengangkat panggilan Zea. Rambut Gabriel masih basah mengingat dia baru saja mandi, padahal ini sudah siang, tapi Gabriel baru saja mandi, sontak Zea langsung mempertanyakan hal itu.


"Hei Gabriel, kau baru saja mandi?"tanya Zea, dia memandang rambut Gabriel yang masih basah.


"Yeah, All right. Aku memang baru saja mandi, maaf Zea aku mengangkatnya lama tadi, sorry. But, bagaimana kau tahu? Oh, atau rambutku basah,ya? " kata Gabriel sembari memegang rambutnya yang masih basah, dia kemudian mengambil handuk dan mulai mengelap rambutnya, sedangkan cermin di sandarkan di meja.


"Iya, rambutmu memang masih basah. Sudah siang kenapa baru mandi?" kata Zea bingung.


"Oh, tadi pagi aku baru saja weekend bersama Dad and Mom, you now Zea This is sunday day" kata Gabriel sembari mengingatnya lagi.


"Tentu, tapi melihatmu.. Aku rasa kau akan pemotretan, ya?"tanya Zea, karena biasanya jika di rumah, pakaian Gabriel tidak akan serapi ini.


"Of course, Zea. I go to photoshoot, brand terkenal. I so like it,Aku tidak sabar ke sana" kata Gabriel dengan nada yang senang dan gembira.


"Yah, selamat Gabriel" kata Zea yang juga senang dengan berita ini.


"Ya, tentu Zea, terimakasih. Zea aku dengar kau sakit, Dad and Mom sangat khawatir tentangmu" kata Gabriel, mendadak wajah nya jadi cemas.


"Iya, aku kemarin memang sakit, tapi sekarang tidak. Aku sudah sembuh" kata Zea, dia mencoba agar Gabriel tidak khawatir.


"Ohh, syukurlah. Eum.. Zea, Where do you want to celebrate your birthday?" tanya Gabriel dengan penuh harap dan penasaran.


"Ah.. Itu, aku tidak tahu. Tapi seperti nya Ayah juga tidak tahu ulang tahunku, mungkin aku akan ke sana saja" kata Zea, memang kalau dipikir-pikir Anthony tidak pernah membahas ini, mungkin Anthony tidak tahu ulang tahun Zea tinggal dua hari lagi.


"What?C'mon Zea. Mana mungkin your Dad tidak mengetahui hari lahirmu. Ohh, atau mungkin your Dad sedang make a surprise for you" kata Gabriel yang kaget dan tidak percaya, mana mungkin seorang ayah tidak tahu hati lahir anaknya.


"Mungkin, tapi aku tidak tahu. Aku tidak terlalu memikirkannya"kata Zea sedikit muram, Gabriel jadi tidak enak melihat Zea muram.


"Ah.. tidak perlu,kau tinggal memberiku hadiah saja, aku tidak mau merepotkanmu"kata Zea malu.


"It's okay Zea. Aku ingin melakukannya, kau ingin hadiah apa?"tanya Gabriel yang penasaran apa yang Zea inginkan, memang dulu saat ulang tahunnya Gabriel memberikan Zea sepatu, tapi itu bersama dengan Maggie dan Gabriel juga tidak menanyakannya pada Zea, jadi sekarang mungkin Gabriel ingin mengabulkan keinginan Zea di hari ulang tahunnya.


" Aku ingin merayakan ulang tahunku bersama kalian dan keluargaku di sini"kata Zea terus terang.


"Ouh.. of course, Zea. Itu lah yang akan kau lakuka, kan? Coba kau pikir-pikir dahulu apa yang kau inginkan, setelah itu kau bisa menghubungiku atau mengirim surat padaku" kata Gabriel sebal karena Zea tidak mau mengatakannya, kemudian Gabriel melihat jam yang ada di meja nya, Gabriel langsung kaget karena jarum pada jam itu menunjukkan kalau Gabriel hampir berangkat.


"Ouh,Seriously.Maaf Zea, aku harus pergi sekarang, kau pikirkan dulu kau mau apa, aku pergi, daah... " kata Gabriel gugup.


"Iya, daah.. " kata Zea pada Gabriel, padahal Zea belum jawab tapi Gabriel sudah mematikan nya. Setelah itu Zea berpikir keras dia mau apa, sebenarnya Zea kepikiran mau hadiah apa. Intinya dia ingin dapat hadiah, tapi tidak tahu apa. Kemudian Zea berbaring di kasurnya sembari berpikir.


Sedangkan Gabriel, dia sedang memakai sepatu nya dengan cepat karena Maggie sudah berteriak memanggil Gabriel untuk cepat. Lalu dengan tergesa-gesa Gabriel turun ke ruang bawah, tepat nya ruang tamu dimana Maggie ada.Hari ini Gabriel akan ke pemotretan bersama dengan Maggie, Adnan tidak bisa ikut karena ada kerjaan mendadak. Adnan ke kantornya untuk meeting mendadak karena ada masalah di kantornya.


Jadi yang mengantarkan Gabriel hanya Maggie saja. Tempat pemotretan ini sangatlah bagus dan modern, apalagi untuk brand yang terkenal, tentu saja harus bagus.Staf dan orang yang bekerja di sana sangat ramah, Gabriel dan Maggie menyukainya.


Setelah sampai Gabriel langsung diseret untuk bersiap-siap, sedangkan Maggie sedang bicara dengan orang yang akan memotret Gabriel. Pertama-tama Gabriel di make up sebentar lalu baru mencoba pakaian untuk pemotretan, sebenarnya semua pakaian yang akan digunakan Gabriel untuk pemotretan akan diberikan pada Gabriel secara cuma-cuma.


Gabriel jadi senang, mengingat jika baju dari brand ini sangat terkenal dan bagus serta mahal sekali, kemudian Gabriel menghampiri Maggie dan fotografer. Mereka semua terkejut melihat Gabriel, Gabriel sangat tampan. Jika di pakaian baju yang bagus jadi tambah tampan.


"Wow, you are so handsome, Gabriel" kaya fotografer itu, dia terpesona dengan ketampanan Gabriel, ini membuat Gabriel jadi malu.


"Wow, I can't believe my son is this handsome, good job, Gabriel" kata Maggie yang sama terkejut dan terpesona nya dengan Gabriel.


"Hehe.. Thanks Mom and everybody" kata Gabriel malu. "Jadi, ayo kita mulai pemotretan nya paman" kata Gabriel, karena Gabriel sudah siap, jadi lebih cepat lebih baik kan pemotretan nya.


"No, Gabriel. You have partner for photoshoot, tapi dia belum datang" kata si fotografer sembari melihat jam tangan nya dengan wajah yang cemas.


"Partner? Tapi siapa? Paman belum memberitahuku" kata Gabriel penasaran,memang saat Gabriel di panggil untuk pemotretan tidak ada kabar kalau Gabriel ada partner.


"Yeah, She's a little late-Ouh... she has come. Hello Chelsea.. How are you" kata si fotografer, dia melambai pada seseorang yang Gabriel tidak suka. Saat Gabriel menoleh dia kaget bulan main dengan kedatangan Chelsea, jadi orang yang bekerja dengan Gabriel ada Chelsea? How?