
Laki-laki yang menggoda Zea tadi, Alex pulang ke rumah megah miliknya. Dia pulang bersama dengan teman-teman nya menggunakan motor mewah yang kelihatan sangat mahal, dengan desain yang canggih dan keren. Motornya yang paling mewah diantara teman-teman nya, sepertinya juga ia adalah ketua geng.
Dia langsung saja pulang ke rumah milik nya, sedangkan teman-teman nya pergi untuk melaksanakan perintah Alex. Saat kembali ke rumahnya,ia di sambut oleh seorang pelayan dan beberapa penjaga yang seperti bodyguard. Alex langsung nyelonong ke rumahnya dan memberikan helm nya ke pelayan itu.
Alex lalu pergi ke dalam rumah nya bak seperti sebuah kastil itu, karena sangat besar dan mewah. Dia langsung menuju kamarnya di lantai atas,tapi sebelum dia ke sana, Alex sudah dipanggil oleh sesosok wanita cantik dengan penuh kasih sayang mendatangi nya. Ia pun seketika berhenti dan menoleh pada sesosok wanita itu.
Alex kemudian tersenyum terhadap itu, wanita itu lalu membelai rambut Alex dengan penuh kasih sayang dan langsung memeluk nya. Setelah beberapa saat, wanita itu melepaskan pelukannya, Alex pun mencium pipi wanita itu dengan penuh sayang,beda sekali dengan penampilannya yang bad boy itu.
"Nak,kau dari mana saja? Kenapa baru pulang sekarang?"kata wanita itu dengan penuh cemas dan khawatir.
"Aku hanya bermain saja Mom,Mom tidak perlu khawatir" jawab Alex dengan sayang.
"Benarkah? Kau tidak membuat masalah lagi kan?"kata wanita itu dengan penuh curiga.
"Tentu tidak Mommy. Apanya Mom tidak mempercayaiku?"kata Alex dengan wajah yang memelas,ini agar ibunya tidak curiga pada Alex.
"Baiklah,Mom mempercayai mu. Eum.. Alex,kau tahu dimana Chelsea?Mom khawatir padanya, karena dia belum pulang dari tadi.Mom ingin minta tolong padamu Alex, tolong kau telpon adikmu itu?Ibu cemas padanya" kata ibu Alex,yang adalah ibu tiri Chelsea dan Alex merupakan kakak tiri Chelsea.
"Cih.. Kenapa aku yang harus melakukannya Mom?Apa Mom tidak bisa menghubunginya?"tanya Alex kesal,di tidak suka dengan Chelsea yang manja dan menyebalkan itu, walaupun dia adalah Kakak tiri Chelsea.
"Mom sudah berusaha untuk menghubungi Chelsea,tapi tidak bisa. Coba kau yang menghubungi nya, siapa tahu kau bisa,Nak?"kata Hanna dengan raut wajah cemas, itu adalah nama ibu tiri Chelsea dan ibu kandung Alex.
"Dasar Chelsea! Selalu saja membuat Mom cemas. Aku akan menghubungi nya dan menyuruh nya cepat pulang,jika ibu sangat lah cemas pada Chelsea,aku akan menjemput nya pulang" kata Alex kesal,dia tidak suka melihat ibunya itu cemas atau pun khawatir, maklum Hanna gampang sekali khawatir.
"Baiklah sayang, terimakasih Alex" kata Hanna lega, kemudian dengan perasaan yang kesal Alex pergi ke kamarnya dan mencoba untuk menghubungi Chelsea. Memang untuk beberapa kali ia diacuhkan, tapi setelah Alex mengirimkan pesan untuk Chelsea agar dia mengangkat teleponnya, tentu dengan ancaman Alex, Chelsea dengan terpaksa mengangkat telpon Alex.
"Kau tidak tahu? Mom mencemaskanmu, karena kau tidak pulang- pulang. Cepatlah pulang atau kau aku jemput dan ku seret dengan paksa nanti"ancam Alex, dia mengancam Chelsea dengan dingin dan keras.
"Cih...Iya ya,aku akan pulang. Tapi sebentar lagi, aku ada urusan sebentar" kata Chelsea gugup,dari suara nya, Chelsea sepertinya sedang berbicara dengan seseorang. Tapi Alex seperti tidak mengenal orang itu,dia pun marah dengan seketika karena Chelsea yang tidak mau menurut.
"Hei! Jangan bercanda! Kau cepatlah pulang! Dimana kau sekarang?" Kata Alex marah,dia sepertinya kesal dengan sikap Chelsea yang tidak tahu waktu itu.
"Ah..Kau ini,aku kan hanya sebentar saja. Oh..C'mon Alex,Okay. Aku ada di mall sekarang,kau bisa menjemput ku,aku akan mengirim lokasimu sekarang. Puas kau?" Kata Chelsea, sebelum Alex mengatakan sesuatu,dia sudah menutup teleponnya. Ini membuat Alex tambah kesal, rasanya sangat lah frustasi baginya jika berbicara pada Chelsea.
Dan akhirnya Alex harus balik ke motor nya dan pergi untuk menjemput Chelsea, sebenarnya Chelsea memang tidak membawa mobil karena suatu hal, maka dari itu Chelsea meminta Alex untuk menjemputnya. Entah apa yang Chelsea lakukan, Alex tidak peduli dengan nya.
Alex tiba di lokasi Chelsea beberapa menit kemudian,dia melihat Chelsea yang sedang duduk di pinggir jalan sembari bermain ponsel nya,dia juga sesekali di lirik oleh orang-orang di sana. Alex sedikit curiga pada Chelsea, karena seperti yang dia dengar,dia mendengar Chelsea tidak sendiri, tapi malah Chelsea sekarang sendiri. Aneh,tapi Alex tidak terlalu untuk memperdulikannya.
Dia kemudian melepaskan helm hitam nya yang membuat orang terpana dengan penampilan Alex. Dia tidak mempedulikan orang-orang yang menunjuk Alex, Alex langsung memanggil Chelsea yang membuat mereka menjadi pusat perhatian, mereka kira Alex dan Chelsea adalah sepasang kekasih dan ada juga yang mengenal mereka juga.
Alex lalu memberikan helm yang ia bawa untuk diberikan ke Chelsea, Chelsea lalu dengan cepat memakai helm nya dan langsung duduk di jok motor Alex. Setelah Chelsea duduk, Alex dengan cepat langsung tancap gas dan pergi meninggalkan tempat itu dengan cepat.
Tentu ini membuat Chelsea kaget,dia juga hampir jatuh dibuatnya. Tapi karena tidak mau bertengkar dengan Alex, Chelsea hanya bergumam dan berdecih. Alex tentu tidak mendengar nya,dia fokus pada kemudinya dan hanya mendengar suara kendaraan lain.
Mereka berdua tiba dengan cepat di rumah, tepat sekali saat Chelsea dan Alex tiba ada ayah mereka yang duduk bersama dengan kolega nya. Ini membuat mereka kaget dan seketika tersenyum dan menyapa kolega ayah nya itu. Kolega ayahnya,si Marcus juga menyapa Alex dan Chelsea dengan ramah dan sopan. Kemudian mereka langsung pergi dari ruang tamu itu dan pergi ke kamar mereka masing-masing.
Di kamar Alex,ia melepaskan jaket kulitnya dan menaruhnya sembarang di sofa,dia sendiri lalu berbaring terlentang di kasur kamar nya yang empuk. Tak lama kemudian terdengar bunyi notifikasi dari ponsel nya,itu adalah pesan dari teman- teman nya tadi. Pesan itu berisi informasi tentang Zea, informasi nya sangat lah lengkap dan detail, mereka sangat lah bagus dalam mencari informasi tentang Zea dengan secepat ini.