Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Belajar Hal Baru



Untuk sekolah , Gabriel merupakan salah satu siswa yang cukup pintar, walaupun dia minimal meraih peringkat dua atau tiga di kelas nya. Karena yang selalu peringkat satu adalah teman Gabriel, Farrel. Dai adalah anak yang pintar dan cerdas, maklum saja jika Gabriel kalah pintar darinya.


Tapi walaupun begitu Maggie tetap bangga pada Gabriel, karena keistimewaannya dan kemampuan nya yang luar biasa. Karena Maggie yang mau Gabriel multi talenta, dalam bidang musik Gabriel tidak terlalu bisa. Yah, Gabriel memang dapat akting sedikit,tapi untuk musik dia tidak bisa.


Maka dari itu Maggie mendaftarkan Gabriel untuk ikut les, Maggie memasukkan Gabriel untuk ikut les piano. Jadi untuk itu butuh beberapa keperluan, sebenarnya Gabriel mendapat tawaran untuk bermain film,film ini Gabriel mendapat peran sebagai pianis, inilah yang membuat Maggie berinisiatif untuk membuat Gabriel bisa bermain musik.


Film ini disutradarai oleh sutradara terkenal, sutradara ini terkenal dalam membuat projek film. Setiap film yang ia buat, selalu saja menjadi trending topik dan terkenal, selalu saja menjadi berita hangat di stasiun televisi manapun. Maka dari itu, Gabriel tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.


Jadi Gabriel berusaha untuk bisa bermain di film ini, memang seharusnya ad tokoh pengganti,tapi Gabriel tidak mau,dia ingin melakukannya sendiri. Inilah yang membuat sutradara ingin sekali membuat Gabriel menjadi pemain dalam film nya, karena Gabriel yang selalu berusaha.


Zea ikut senang mendengar kabar ini, Zea tidak menyangka Gabriel akan mendapat tawaran spektakuler ini. Andai saja Zea dapat melihat Gabriel berlatih,dia juga ingin sekali melihat film Gabriel,tapi sayangnya Zea tidak tahu dia bisa atau tidak.


Karena masalah ini, Zea kan di batasi,dia tidak boleh sembarang bolak balik ke dunia manusia, Anthony khawatir Zea kenapa-kenapa. Tapi tidak apa,ini adalah bentuk kasih sayang dan kekhawatiran Anthony terhadap Zea. Sekarang mereka semua sedang berkumpul di ruang tamu, mereka juga menunggu kiriman piano oleh saudara Maggie.


Piano ini di impor dari Australia, tempat asal Maggie, rencananya piano itu akan diantarkan sekarang. Mereka sedang menunggu itu,dan tidak lama berselang terdengar sebuah mobil pengangkut barang,dan benar saja. Mobil itu mengangkut sebuah piano milik Gabriel.


Piano milik Gabriel sangat lah keren, bewarna hitam elegan dengan merek brand terkenal, suaranya pun bagus, tidak heran jika harganya sangat mahal. Tidak lupa juga terdapat lagu- lagi terkenal,dari lagu populer dari luar negeri atau lagi lokal yang keren. Semua buku khusus itu terdapat dalam satu kardus besar, sepertinya Gabriel harus belajar keras mulai hari ini.


Yah jika di dunia sihir memang ada piano,tapi beda sekali bentuknya disini. Piano di sana memiliki melodi yang lembut dan tergantung pembuatannya. Piano di dunia sihir juga memiliki warna yang beragam, memiliki bahan baku yang mengkilap, sangat lah indah. Maklum saja,jika Veronica lumayan bingung dengan bentuk piano di dunia manusia.


Setelah percobaan piano itu mereka semua kembali tidur, Veronica tidur di kamar tamu, sedangkan Zea tidur di kamar Zea yang dulu. Tapi sebelum Zea tidur,dia berencana untuk memberikan hadiah pada Gabriel. Dia dengan cepat pergi ke kamar Gabriel, Zea takut kalau Gabriel keburu tidur. Tapi dia belum tidur, Gabriel masih membaca beberapa buku musik.


Zea dengan pelan mengetuk pintu kamar Gabriel dan masuk, Gabriel pun tersenyum saat Zea masuk. Dia kemudian meletakkan buku musik nya dan menyuruh Zea untuk duduk di sampingnya,di atas kasur Gabriel. Zea pun menurut dan duduk disamping Gabriel,dia meletakkan totebag yang di sampingnya.


"Ada apa,Ze?Apa yang kau bawa?"tanya Gabriel yang penasaran dengan totebag yang Zea bawa. Kemudian Zea pun mengambil totebag nya dan menyerahkan pada Gabriel. Gabriel pun menerima nya dengan penuh penasaran dan senang.


"Benarkah?Ini untuku? Terimakasih Zea,apa ini?"tanya Gabriel tidak sabar,dia pun membukanya dengan tergesa-gesa. Senyum Gabriel seketika merekah saat melihat apa isi tas. Dia senang dengan hadiah ini, apalagi ini barang-barang kebutuhan Gabriel. Gabriel juga sangat senang terhadap basket,dia jadi tambah senang diberi hadiah seperti ini oleh Zea.


Zea pun ikut senang melihat Gabriel yang kegirangan bukan main, Zea sudah menduga Gabriel menyukainya, apalagi dia memberikan hadiah yang berhubungan dengan kegemarannya. Setelah itu Zea pamit pergi ke kamarnya untuk tidur, karena ini sudah malam, tidak enak juga Zea di sana.


Keesokan harinya Zea sarapan bersama dengan keluarga Gabriel dan Veronica, mereka sarapan bersama dengan menu yang spesial, menu spesial itu adalah berupa makanan dari lauk pauk yang komplit dan enak. Sehingga Zea sangat bingung untuk memilih yang mana, karena semua makanan di meja kelihatan enak dan nikmat.


Veronica juga bingung ingin memakan yang mana, karena kelihatan enak dan lezat Veronica mengambil sedikit- sedikit makanan dari lauk pauk yang tersedia di meja makan. Zea dan Veronica rencananya akan berada di dunia manusia selama beberapa hari,ini juga agar Zea dapat menjauh dari dunia sihir untuk sementara waktu.


Jadi mereka akan di dunia manusia untuk waktu yang cukup lama. Ini juga untuk memberikan pengetahuan kepada Veronica tentang dunia manusia. Karena ini adalah hal pertama bagi Veronica ke dunia manusia, Zea tahu dia juga harus memberikan Veronica tentang informasi- informasi dunia manusia.


Mereka rencananya akan pergi ke perpustakaan di pusat kota. Buku di perpustakaan tepat di pusat kota itu lengkap dan besar, banyak sekali orang yang datang ke sana untuk membaca buku dan meminjam buku. Perpustakaan di pusat kota itu sangat besar dan mewah, struktur bangunan di perpustakaan pusat kota memiliki gaya arsitektur modern.


Dan memiliki arsitektur yang mirip dengan Kuil Olympus untuk Dewi Athena. Bangunan perpustakaan ini sangatlah mirip dengan itu, sehingga jika kita masuk ke perpustakaan,kita serasa seperti di kuil Olympus. Sangat lah mirip dan modern, tapi bagi Veronica dia seperti bangunan yang ada di dunia sihir.


Yang hanya datang ke perpustakaan hanya Zea dan Veronica, mereka berdua diantar oleh Adnan, Adnan juga sembari mengantarkan Gabriel ke sekolah karena dia hari ini semol dan seraya menuju kantornya. Sedangkan Maggie,dia pergi ke suatu tempat untuk membahas pekerjaan modelnya, Maggie mendapatkan tawaran menarik kemarin,jadi dia memutuskan untuk membicarakannya sekarang.


Jadi tersisa lah Zea dan Veronica, mereka datang ke perpustakaan mewah di pusat kota yang bewarna Locean Library,nama yang bagus dan cocok untuk perpustakaan ini.





'Oke, pertama halo semuanya yang baca novel aku, terima kasih banyak ya kakak-kakak semua.Untuk Minggu yang akan datang Author sepertinya akan jarang sekali meng-update novel Author, karena Author ada urusan. Seperti halnya kakak semua tahu Author masih sekolah,jadi Minggu yang akan datang akan diadakan ulangan disekolah Author. Author akan fokus untuk ulangan itu,maaf ya kakak-kakak semua. Sampai jumpa lagi kakak,doain Author supaya Author dapat mengerjakan soal ulangan nya dengan mudah. Sekali lagi terimakasih sebanyak-banyaknya untuk Kakak semua, Sampai jumpa..."


*Bonus foto Gabriel bermain basket*