Two Worlds Adventure

Two Worlds Adventure
Pertemuan Tidak Terduga



Setelah kejadian itu Zea langsung saja melupakan laki-laki yang menggoda nya,yah walaupun juga Zea masih ingat nama lelaki itu. Veronica sudah menyuruh Zea untuk melupakan lelaki yang seperti itu,dia nyerocos saja mengatainya. Veronica tidak suka dengan laki-laki yang sifatnya seperti dia.


Itu memang benar, Zea harus melupakannya secepat mungkin.Untunglah besok ada kegiatan lomba antar sekolah di sekolah Gabriel dan sekolah dulu Zea. Perlombaan-perlombaan ini berupa lomba basket antar putra dan beberapa lomba yang lainnya. Akan tetapi lomba basket ini merupakan puncak acaranya,akan banyak orang yang menonton lomba ini,warga dari luar sekolah diizinkan untuk menonton nya.


Tepat juga Zea akan mengajak Veronica ke sana juga,siapa tahu Veronica belum tahu tentang bola basket ini,jadi untuk menambah pengalamannya juga. Karena Gabriel adalah ketua tim bola basketnya ia diperbolehkan untuk membawa teman atau saudaranya untuk menonton pertandingan nya.


Tentu saja Gabriel langsung mengajak Zea,dia ingin sekali menunjukkan kehebatan bermain bola basketnya kepada Zea. Gabriel juga memakai barang hadiah dari Zea,dia memang berniat untuk menggunakannya di pertandingan, syukur- syukur untuk menjadi penyemangat Gabriel dalam bertanding.


Tapi sayangnya ketika Zea datang,dia bertemu dengan seseorang yang sangat -sangat Zea benci,dia adalah Chelsea. Buruknya lagi, Chelsea adalah penyemangat atau Cheers bola basket Gabriel. Sungguh pemandangan yang memuakkan melihat dia bersorak-sorai pada Gabriel. Zea harus tenang dan jangan marah,tapi kenapa Zea marah, padahal Chelsea hanya melakukan tugasnya.


Entahlah Zea tidak tahu kenapa hatinya sakit sekali,dia tetap fokus pada Gabriel seorang. Gabriel juga lebih sering memperhatikan Zea, walaupun dia sedang bermain dengan serius. Gabriel sekali-kali dia memperhatikan Zea yang sedang duduk dibarisan penonton tepat ditengah bersama dengan Veronica.


Pertandingan bola basket Gabriel lumayan sengit dan susah,tim lawan Gabriel sangat lah hebat walaupun tim Gabriel lebih unggul,tapi metode bertanding mereka lumayan juga, membuat Gabriel sedikit kewalahan. Oh iya, Gabriel bermain basket bersama dengan Haris teman baik Gabriel. Sedangkan si Farrel dia tidak ikut bertanding karena di mengikuti lomba kecerdasan.


Sehingga Zea tidak sempat bertemu dengan Farrel,ia hanya bertemu dengan Haris saja.Selama waktu istirahat, Gabriel selalu saja melambai pada Zea dengan senyum yang lelah. Zea membalasnya pun dengan senyumnya dan melambai pada Gabriel. Sehingga tanpa sengaja, Chelsea melihat Zea disana. Dia pun langsung cemberut dan mulai tidak semangat.


Chelsea jadi gagal fokus, padahal dia sedang giliran tampil,tapi untungnya Chelsea tidak merusak acara tersebut,dia masih bisa mengontrol pergerakannya. Walaupun wajah Chelsea yang cemberut, itu malah membuat Chelsea imut. Memang ya kalau anak yang cantik mau di apa-apa kan tetaplah cantik.


Setelah beberapa ronde akhirnya tim Gabriel menang,dia meraih juara pertama. Gabriel bukan main senangnya,saat dia akan menghampiri Zea, Gabriel malah diseret oleh teman-temannya dan Chelsea pun ikut bersamanya, Gabriel dibuat di lemparkan ke atas untuk merayakan kemenangan nya.


Jadi Zea tidak ingin mengganggu kebersamaan Gabriel dengan teman se-timnya itu. Dia pun memberi kode pada Gabriel untuk pergi dahulu agar nanti Gabriel menyusul Zea. Dia kemudian mengajak Veronica untuk pergi,jadi mereka pergi sampai halaman sekolah. Karena acara perlombaan antar sekolah sudah makan hampir selesai.


Semua perlombaan pun juga sudah selesai, mungkin ada beberapa yang belum selesai. Karena setelah perlombaan ini akan diadakan bazar,ada beberapa kelas yang akan menjual kan beberapa barang dan aneka makanan. Zea ingin mengikuti kegiatan ini,dia mengajak Veronica untuk membeli sebuah minuman dingin karena cuaca yang panas dan sembari menunggu Gabriel mengganti bajunya.


Mereka berdua duduk di kursi yang telah disediakan oleh pihak sekolah, Zea beberapa kali di sapa oleh teman-teman lamanya. Jadi Zea membalasnya dengan sapaan juga, bahkan ada yang mengajak Zea mengobrol, sekalian untuk menanyakan Veronica.


Akhirnya setelah perbincangan itu Zea dan Veronica sendiri lagi, Gabriel juga kama sekali berganti baju, ataukah dia belum selesai,ya? Jadi sembari menunggu lebih lama lagi, Zea mengajak Veronica untuk membeli makanan,tapi Veronica malah ingin ke toilet. Dia tahu toilet ada dimana,jadi Veronica menyuruh Zea untuk menunggu.


Sembari menunggu ini lah terjadi peristiwa yang tidak terduga. Saat bazar yang telah ramai, Zea secara tiba-tiba di panggil oleh suara yang lumayan familiar. Yang benar saja, sesaat Zea menoleh ke sumber suara,dia melihat lelaki yang menggoda nya,si Alex yang berjalan ke arah Zea. Zea langsung kaget bukan main, bagaimana Alex ada disini? Lalu bagaimana mungkin dia tahu nama Zea?


Suara itu juga membuat beberapa orang menoleh pada mereka berdua,ada beberapa gadis yang terpesona dengan ketampanan Alex dan ada beberapa yang terpesona juga dengan kecantikan Zea. Alex lalu tersenyum lebar,dia sekarang sudah di hadapan Zea, Zea tidak tahu dia mau bicara apa.


"Hai Cantik,aku tidak menyangka akan bertemu denganmu di sini. Tentu nya kau masih ingat aku kan?Aku Alex,kita bertemu tadi malam" kata Alex yang menunduk pada Zea, maklum Zea itu tingginya hanya sepundak Alex, membuat Alex berbicara sambil menunduk pada Zea.


"Yeah..Kau ingat, bagaimana kau tahu namaku? Dan apa yang kau lakukan disini?" tanya Zea penasaran,dia bingung bagaimana dia tahu nama Zea pula,dan aap yang Alex lakukan di sini,apa Alex membuntuti Zea? Tapi dari pertanyaan Alex ini,ini memang pertemuan yang tidak senagaja.


"Oh itu,soal namamu..Kau tidak perlu tahu, aku punya koneksi di kota ini,aku bisa mengetahui nama mu dengan mudah. Dan urusan ku di sini, karena aku ingin mengabari adikku di sini" kata Alex santai,dia mengatakan semuanya pada Zea.


"Apa? Adik?" tanya Zea bingung, Alex punya adik? Dia punya adik di sekolahan Gabriel?


"Yeah, makanya aku ke sini. Aku kan kakak yang sangat baik,aku akan lebih baik menjaga kekasih ku nanti" kata Alex sembari membanggakan dirinya. Ini membuat Zea curiga dan merasa kesal mendengarnya berbicara.


"Siapa nama adikmu?" tanya Zea, rupanya dia masih penasaran dengan adiknya Alex ini,ini membuat Alex tersenyum dan di saat bersamaan dia juga menunjukkan ekspresi wajah yang kesal.


" Yah..Aku tidak terlalu dekat dengan adikku,lagi pula dia bukan adik kandung ku. Jika kau penasaran dengan calon adik ipar mu.. Namanya adalah..."kata Alex.


"ALEX!!!..."Chelsea.


"ZEA!!!..."kata Gabriel dan Chelsea dari kejauhan,tapi tidak terlalu jauh, hanya beberapa meter saja. Sontak mereka berempat berdiri mematung satu sama lain,apa yang akan terjadi?