
Nari dibawah ke rumah sakit karena Dia pingsan saat Jungkook akan membawanya pulang..
Dia terbaring di tempat tidur ruang rawatnya.. dokter bilang tidak ada luka serius.. Dia hanya mengalami trauma yang memang Jungkook belum tau apa sebenarnya yang terjadi.. karena Nari belum menceritakannya..
Jungkook masih berada di samping Nari.. pikiran Jungkook mengarah ke satu orang yakni Key..
Semua yang di alami Nari adalah Key yang membuatnya..
.
.
.
.
.
keesokan paginya..
Nari membuka matanya perlahan.. menetralkan pandangannya..
Kepalanya terasa sakit.. Dia memejamkan matanya lagi dan membukanya pelan..
Nari melihat Jungkook yang sedang tertidur disampingnya sambil memeluk tubuh Nari.. Nari menatap wajah Jungkook membalik tubuhnya menghadap Jungkook dan memeluk tubuh Jungkook..
Dia menangis dalam diam.. menyembunyikan wajahnya ke dada bidang Jungkook..
" Oppa...
" Hmmmm.. Ucap Jungkook yang memang sudah bangun.. tapi Dia memilih untuk tetap memejamkan matanya"
" Apa begitu berat?? Tanya Jungkook"
" Hmmm... Jawab Nari sambil mengangguk pelan.. masih mendekap tubuh Jungkook"
" Maafkan aku.. Ucap Jungkook"
" OppaðŸ˜
Dengan mata yang masih tertutup Jungkook menangis.. Dia bahkan tidak pernah bisa menjaga Nari..
Nari menangis dalam pelukan Jungkook.. dan Jungkook menangis karena merasa bersalah kepada Nari..
.
.
.
Setelah sadar Jungkook membawa pulang Nari ke apartemennya..
Ada Ibu Jungkook yang baru datang dari Busan..
Jungkook meminta Ibunya untuk menemani Nari karena Dia sendiri akan ada konser hari ke 2, hari ini..
" Tinggal saja nak.. Ibu akan menjaganya.. kamu tenanglah.. Nari pasti baik baik saja.. Ucap Ibu JK"
" Iya Bu.. Jungkook selalu membuatnya terluka.. Jungkook...
" Sudahlah nak.. kamu harus kuat untuknya.. ingat.. kekuatan Nari ada padamu.. kalo kamu bersedih, Dia juga akan bersedih.. sekarang kamu harus kuat.. percayalah Nari akan baik baik saja.. Ucap Ibu JK sambil memeluk tubuh Jungkook"
" Iya Bu..
" Ya sudah pergilah.. fokus dengan konser kamu.. Ibu akan menjaga Nari untuk kamu.. jadi tenanglah.. Ucap Ibu JK"
" Jungkook berangkat Bu..
.
.
.
.
Nari yang sudah bangun duduk di balkon kamar Jungkook..
Menatap pemandangan dari kamar Jungkook..
Luka sudut bibirnya yang masih terasa perih.. jantungnya berdebar saat mengingat perlakuan orang itu kepada Nari..
kejadian kemarin membuatnya takut.. orang yang tidak tau siapa itu menampar sampai memukulnya..
Membuat Nari diam dan tidak bisa melawannya..
Dia bahkan merekam penyiksaan yang Nari alami..
Tidak hanya menyiksanya tapi orang itu melecehkan Nari.. (yang dilecehkan bukan hal macam itu ya😅 bukan ke intim)
Nari menangis dalam diam.. hatinya sangat sakit mengingat hal itu.. tidak ada kata yang di katakan orang itu saat menyiksa Nari..
Dia hanya menyiksa dan merekam apa yang dilakukannya kepada Nari..
Nari menangis mengingat semua itu.. rasa takut terus menghantuinya..
" Nak.. panggil Ibu JK yang berjalan ke arah Nari duduk.. Ibu JK melihat Nari yang sedang duduk dengan mata basah dengan air mata"
" Ibu.. Ucap Nari sambil memeluk Ibu JK"
" Tenanglah nak.. tenanglah.. Ucap Ibu JK"
Sejak semalam Nari belum menceritakan kejadian yang Dia alami semalam..
Jungkook tidak ingin memaksa Nari untuk menceritakannya dengan kondisi Nari yang masih ketakutan..
" Ibu.. Nari ingin pulang.. Ucapnya"
" Mau kemana sayang.. bukankah Nari sudah pulang.. tenanglah sayang.. Ibu disini.. tenanglah.. Ucap Ibu JK sambil memeluk Nari"
Hati Ibu JK terasa sangat sakit melihat Nari mengalami trauma seperti ini..
Tidak banyak yang Nari katakan tapi raut wajahnya tersirat kalo Dia sangat ketakutan..
.
.
.
.
Tempat Konser..
" Jungkook aa.. panggil Sejin"
" Iya hyung..
" Kamu baik baik saja?? Kita akan tampil.. Ucap Sejin"
Sejak datang ke tempat konser, Jungkook hanya banyak diam.. mendengarkan musik.. Sesekali melantunkan lagu yang akan Dia bawakan..
Pikirkannya terfokus kepada Nari..
" Jungkook aa.. semua akan baik baik saja.. Ucap Taehyung"
" Kau harus tetap kuat untuk Nari.. kita akan cari pelakunya.. Ucap Jimin"
" Ya hyung, aku harus menemukannya dan aku ingin membunuhnya.. Ucap Jungkook"
" Jungkook aa..
" Sejak semalam Nari tidak menceritakan kejadian yang dialaminya.. Dia hanya menangis dan itu membuat hatiku sakit melihatnya seperti itu.. ini berat untuknya.. aku berfikir kalo aku tidak bersamanya akan lebih baik untuknya.. Dia tidak akan terluka karena ku.. Ucap Jungkook"
" Kau bicara apa?? Jaga ucapan mu.. Ucap Taehyung"
" Saat Jae Ha menemukan Nari kemarin Dia hanya mencari mu.. saat aku mencoba menenangkan nya Nari terus mencari mu.. dan sekarang dengan kondisinya seperti ini kamu berfikir untuk meninggalkannya.. ada apa denganmu?? aku tau ini berat untukmu.. tapi ini juga berat untuk Nari.. kita belum tau apa yang Dia alami semalam.. Ucap Jimin"
" Kalo aku mau aku bisa merebutnya dari mu.. tapi aku yakin kamu bisa membuatnya bahagia.. jadi jangan pernah berfikir seperti itu.. kita disini juga akan membantumu.. kamu harus tetap fokus.. kita selesaikan masalah ini bersama.. maafkan aku.. Ucap Jimin"
Jungkook hanya diam dengan pemikirannya..
Dia hanya takut Nari terluka lagi karenanya..
Sangat sakit melihat Nari seperti itu..
💜