
Dari kejadian Youra hilang kemarin, Jungkook dan Nari lebih memberikan pengertian kepada Youra untuk lebih berhati-hati saat bermain, tidak boleh bermain jauh dari jangkauan orang tuannya.
Mereka memberi pengertian lagi bahaya saat bermain yang membahayakan dirinya..
Jungkook sendiri tegas saat menasehati Youra, tapi tegas dalam artian menasehati dengan caranya, bukan memarahinya tapi lebih membuat Youra mengerti walau anak kecil tidak harus di nasehati dengan keras cukup dibuatnya mengerti mana yang salah dan benar dilakukan.
" Youra mengerti?," Tanya Jungkook.
" Iya Ayah, maafkan Yola." Ucapnya lirih.
" Maafkan Yola, Ibu." Ucapnya lagi.
" sini sayang, Ibu ingin memelukmu." Ucap Nari, Youra kemudian menangis di pelukan Ibunya.
" Sudah sayang, jangan diulangi lagi. nanti Ayah akan marah kalo Youra seperti itu lagi, sudah ya jangan menangis." Ucap Jungkook.
" Iya Ayah." Ucapnya.
...๐น...
...๐น...
...๐น...
Youra menyandarkan kepala nya di pangkuan Jungkook yang sedang mengecek pekerjaan.
Youra cukup tenang, sambil memeluk bonekanya.
Seharian ini Dia tidak mau jauh dari Jungkook karena merasa bersalah tentang kejadian kemarin.
Walau mata nya sudah mulai mengantuk tapi Dia tetap ingin berada di pangkuan Ayahnya sambil menatap layar tv.
" Nak, tidurlah bersama Ibu. Ayah harus menyelesaikan pekerjaan Ayah." Ucap Jungkook.
" Tidak mau. Yola mau sama Ayah." Ucapnya.
Youra masih tetap di posisi yang sama fokus dengan acara yang dilihatnya sambil sesekali melihat Ayahnya yg sedang bekerja, tak lama Youra benar benar tertidur.
Jungkook yang tau Youra tidur, meletakkan laptopnya dan mengangkat tubuh Youra kemudian membaringkan tubuhnya di samping Nari.
.......
.......
.......
.......
...๐บ๐บ...
Keesokan harinya..
Setelah pulang kelas Day Care, Youra dan Nari pergi ke Ayah Nari untuk menjenguknya.
Sejak kejadian waktu itu, Ayah Nari tinggal di apartemen Nari dulu karena Jungkook yang memintanya agar Nari tidak merasa sangat bersalah masalah ginjal yang Ayah Nari donor kan.
" apa kabar Halabeoji.. " Sapa Youra.
" Hay sayang."
" Ini untuk Halabeoji." Ucapnya sambil memberikan sekotak kue untuk Ayah Nari.
" Apa kabar Yah, maaf Nari baru bisa datang." Ucap Nari.
" Tidak apapa nak, bagaimana kabar kalian?,"
" Kita sehat Yah."
" Ayah, maafkan aku sudah terlalu egois. maafkan Nari." Ucap Nari.
" Sudahlah nak, jangan bicara seperti itu. kau juga anak Ayah jadi sudah tanggungjawab Ayah. Ayah terlalu banyak melakukan kesalahan kepada mu jadi maafkan Ayah." Ucap Ayah Nari.
" kenapa Ibu menangis?," Tanya Youra.
" Ibu tidak menangis sayang. ahh ya, Ibu akan siapkan makan untuk Harabeoji dulu, Youra diam di sini ya." Ucap Nari.
" Siap Ibu."
Nari segera menyiapkan makan untuk Ayahnya.. Dia sudah memasak, dari apartemen Nari tinggal menyiapkan saja. Nari juga membantu membersihkan apartemen yang di tempati Ayah Nari.
Sebenarnya Youra tidak begitu dekat dengan Ayah Nari tapi Dia membujuk Youra untuk membeli ice cream agar mau ikut bersama nya dan akhirnya Youra mau dengan tawarannya dan ikut bersama Ayah Nari.
Nari ingin mencoba membuka hati seperti yang di lakukan kepada Ibunya dulu. Dia tidak ingin terus menghindar dari Ayahnya. seburuk apa Dia tetap Ayahnya.
.......
.......
.......
.......
...๐น...
Jungkook dan Nari berjalan ke dalam sebuah tempat makan, Youra berada di gendongan Jungkook. hari ini mereka akan makan malam bersama di sebuah restoran.
Mereka duduk dan mulai memesan makanan yang ada di dalam menu.
Salah satunya mereka memesan Sup Haemultang.
" Ayah, apa kita memakan Octopus itu?," Ucap Youra.
" Youra mau mencobanya?," Tanya Jungkook.
" itu hidup Ayah." Ucapnya sambil mengerutkan dahi karena geli melihatnya.
" Coba pegang." Ucap Nari.
Youra menggeleng pelan, Dia merasa geli melihatnya. Jungkook dan Nari hanya tersenyum melihat tingkah Youra yang merasa geli melihat gurita hidup itu.
" Youra mau memakannya hidup hidup?," Tanya Jungkook.
" Tidak.." ucap Youra, kemudian dia menutup mulut nya karena tidak ingin memakan gurita itu hidup hidup.
" Masukkan ke dalam dulu." Ucap Youra, Dia menunjuk untuk memasukkan gurita itu kedalam tempat untuk memasak.
" Coba Youra yang memasukkannya." Ucap Jungkook.
" Tidak mau, Ayah saja." Ucapnya.
Sup Haemultang ย berisi aneka bahan laut yang sedap. Cara masaknya sedikit tak biasa. Yakni dengan memasukkan kaldu dan bumbu serta air lalu memasaknya hingga mendidih. Setelahnya baru deh bahan lautnya dimasukkan. Khusus gurita biasanya dimasak dalam keadaan hidup-hidup untuk menjaga kesegarannya.
Mereka kemudian menikmati makan malam mereka, Youra yang awalnya merasa geli dengan gurita hidup itu, lahap saat gurita itu sudah di masak.
Katanya jahat kalo Dia memakan gurita itu hidup hidup seperti itu.
Nanti gurita nya akan tumbuh di dalam perut kalo di makan hidup hidup, itu menurut Youra.
Youra sama dengan Ayahnya, selalu lahap saat makan. beda dengan Nari yang selalu susah untuk makan kalo sudah sibuk, Nari sampai lupa makan.
Kadang Jungkook merasa kesal dengan hal itu, karena saat sibuk Nari akan melupakan jam makannya.
" Ayah.." panggil Youra sambil menyodorkan makanan untuk di suap kan kepada Jungkook.
" Terimakasih sayang." Ucap Jungkook.
" Ibu juga." Ucapnya, Dia juga menyuapi Nari.
" Terimakasih sayang." Ucap Nari.
...๐...
...TBC...
...wahhh, lama sekali tidak up di sini.....
...mohon maaf ya๐ ๐ ...
...semoga masih ada yg menunggu cerita ini๐...
...by: nyemoetdz...
...23/04/2021...