
Nari dan Jungkook sedang berada di kamar mereka, Hari ini Youra tidur di kamarnya sendiri..
Nari dan Jungkook menikmati waktu berdua mereka di malam ini..
Mengobrol di atas tempat tidur memang menjadi kebiasaan mereka sebelum tidur..
" Oppa.." panggil Nari.
" Hmmm..
" Oppa, bagaimana kalo Nari hamil lagi.." Ucap Nari. membuat Jungkook membuka matanya mendenger apa yang di katakan Nari.
" Sayang, kamu tau resiko yang sebelumnya sudah membuatku takut, aku tidak ingin kamu seperti itu lagi dan bukankah kita sudah memiliki Youra, itu sudah cukup untukku.." Ucap Jungkook.
" kita sudah pernah membicarakan tentang hal ini, aku tidak ingin kamu mengambil resiko lagi. bagaimana hancurnya aku saat melihatmu terlelap dalam koma, tidak.. aku tidak menyetujuinya. maafkan aku.." Ucap Jungkook.
" Kenapa tanya seperti itu, Kamu tidak hamil kan?" Tanya Jungkook lagi.
Nari masih terdiam, Dia memang tidak hamil hanya saja sangat bahagia saat memiliki seorang bayi lagi..
" Sayang..
" Ah tidak Oppa.. tidak, Nari tidak hamil.." Ucapnya.
" Maafkan aku, aku hanya takut. sudah ada kamu dan Youra, itu membuatku cukup bahagia. bukan aku tidak mau seorang anak lagi, hanya aku tidak mau kamu mengambil resiko besar untuk hal itu. maafkan aku.." Ucap Jungkook sambil mencium kening Nari yang sedang berbaring dalam pelukannya.
" Ya, Nari mengerti Oppa , maafkan Nari.. Nari hanya ingin Youra memiliki seorang adik dan menemani Youra.." Ucapnya.
" Apa kamu ingin memiliki seorang anak lagi? Kita bisa mengadopsi Aiko atau anak lain untuk menemani Youra.." Ucap Jungkook.
" Youra berfikir Aiko kakak untuknya, apa kamu ingin mengadopsinya.." Ucap Jungkook.
" Bukankah EunHye Unnie mau mengadopsinya Oppa.. Dia sudah terlanjur sayang kepadanya, biarkan Jin Oppa dan EunHye yang mengadopsinya.." Ucap Nari.
" Maafkan aku ya sayang.." Ucap Jungkook.
setiap Istri ingin memiliki keturunan dari suaminya. bukan hanya 1, 2 atau 3.. suatu kebahagiaan tersendiri bagi sepasang suami istri memiliki banyak keturunan tapi kondisi yang membuat sepasang suami istri merelakan hal itu..
Apalagi Nari, Dia harus mengambil resiko besar untuk kehamilan sebelumnya dan itu yang membuat Jungkook tidak mau memiliki seorang anak lagi..
Jungkook tidak mau karena memiliki alasan,
Menurutnya biarkan seperti ini Nari, Youra dan dirinya.. cukup mereka bertiga..
.
.
.
🐰
Nari memejamkan mata dan menempatkan posisinya di pelukan Jungkook.. untuk kesekian kalinya Jungkook tetap tidak ingin Nari untuk hamil lagi..
Jungkook sendiri hanya ingin bersama Nari dan Youra, tanpa harus melakukan hal yang beresiko besar untuknya.. mungkin Tuhan memberikan kesempatan untuknya saat kehamilan Youra.. apa yang akan terjadi saat Nari menginginkan hamil lagi, hanya Tuhan yang tau.. bukan berputus asa hanya saja Jungkook takut, kesempatan memang tidak datang kedua kali dan kesempatan ini Jungkook manfaatkan untuk bahagia bersama keluarga kecilnya..
" Ibu.." Panggil Youra, Dia membuka pintu kamarnya dengan satu tangan memegang bonekanya dan satu tangan mengusap matanya"
Jungkook yang memang belum tidur melihat Youra yang berjalan ke tempat tidurnya..
" Ada apa sayang?" Tanya Jungkook.
" Yola ingin tidur disini. Yola belmimpi Ayah dan Ibu meninggalkan Yola.." Ucapnya.
" Oh Youra disini.." Ucap Nari, Dia terbangun.
" Ibu, Youra mau susu.." Ucapnya.
" Oke kemarilah.." Ucap Nari.
Jungkook menatap interaksi anak dan istrinya, sangat bahagia melihat mereka bahagia. biarkan takdir Tuhan yang menentukan akan seperti apa keluarga kecil mereka nanti..
Tapi sekarang Jungkook ingin fokus dengan keluarga kecilnya.. menjaga Nari dan menjaga Youra. harta yang paling berharga untuk nya.
.
.
.
.
.
.
Hari ini Nari sedang di Cafe baru mereka, akan ada beberapa karyawan baru untuk membantu di Cafe. sebelum sakit memang Jungkook yang mengurusnya tapi kali ini Nari yang mengurusnya karena Jungkook sedang sibuk.. walau sudah ada yang mengurusnya tapi mereka berdua sesekali melihat kondisi Cafe mereka..
Memang masih baru beberapa bulan di buka tapi sudah banyak pelanggan yang datang untuk menikmati waktu mereka di sana..
" Ada yang di tanyakan? Apa kalian cukup mengerti tugas kalian disini.." Tanya Nari.
" Tidak Nona..
" Oke.. kalian bisa melihat jadwal kerja kalian dan mulai bekerja.." Ucap Nari.
" Baik Nona..
Selesai dari Cafe, Nari pergi untuk menjemput Youra yang sedang ada latihan Balet..
Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang..
Dan sesampainya di tempat latihan Balet Youra, Nari segera masuk dan mencari Youra yang baru selesai dengan latihan Baletnya..
Di dalam mobil banyak yang diceritakan Youra, Dia tak hentinya menceritakan kegiatannya hari ini, walo kata kata Youra tidak begitu jelas Nari masih mengerti apa yang Youra katakan..
Nari bersyukur memiliki Youra, Dia gadis kecil yang cerdas.. banyak hal yang ingin Dia tau dan Dia juga akan dengan cepat belajar saat Ayah atau Ibunya memberikan pengertian untuknya..
Mungkin benar kata Jungkook, Dia harus fokus dengan Youra dan Jungkook untuk sekarang.. Nari juga ingin melihat Youra tumbuh dewasa dan bisa bersamanya sampai nanti waktunya tiba..
Melihat bagaimana Youra masuk sekolah pertama kalinya, bekerja pertama kalinya, mengenal laki laki yang di cintainya pertama kalinya juga, dan menikah, Dia ingin melihat itu semua..
Nari mengerti maksud Jungkook melarangnya seperti itu karena mungkin kesempatan hanya datang sekali saja untuk nya..
Dan kita mendapatkannya juga bagaimana Tuhan memberikan kesempatan itu..
Cukup menjaganya dan menjalani semua yang Tuhan berikan sekarang dengan banyak bersyukur..
💜
by: nyemoetdz
27/06/2020