
Macau..
Setelah konser penutup di Seoul.. 2 hari setelahnya Nari dan Jungkook pergi ke Macau untuk bertemu dengan Ibu Nari..
" Kamu sudah datang nak?? Tanya Ibu Nari"
" Apa kabar Bu? Sapa Jungkook sambil membungkuk kan tubuhnya"
" Baik nak.. kamu sendiri??
" Baik Bu..
.
.
.
.
.
🌹
" Ibu, bisa Nari ke kamar.. Nari lelah sekali.. Ucap Nari"
" Iya.. Ibu sudah siapkan kamar untuk kalian.. maaf kamarnya kecil.. Ucap Ibu Nari"
" tidak apapa Bu.. ya sudah biar aku masukkan tas Oppa ke kamar.. Ucap Nari sambil masuk kedalam kamar tamu"
Rumah Ibu Nari memang tidak besar.. Dia tinggal di tempat usahanya.. bagian bawah rumahnya untuk usaha dan bagian atas untuknya istirahat..
Ibu Nari tidak mengeluh akan itu.. yang penting ada tempat tinggal untuk mereka..
.
.
.
Perut Nari terasa sakit, saat akan berangkat dari Korea tadi.. Dia harus menyelesaikan tugasnya sebelum pergi ke Macau bersama Jungkook..
Dan mengharuskan Dia tidak tidur.. apalagi dengan kondisi tubuh yang tidak begitu sehat..
Jungkook sedang mengobrol dengan Ayah tiri Nari dan Ibu Nari sedang di dapur untuk menyiapkan makan malam..
Nari memilih memejamkan matanya karena tidak akan bagus kalo Dia memaksakan tubuhnya..
Setelah meminum obat, Nari pun tertidur..
🌹
Jungkook sebelumnya sudah bicara dengan Ibu dan Ayah Nari tentang rencananya untuk menikahi Nari dan sejak awal Ibu Nari memang merestui hubungan mereka..
Tapi Jungkook tetap ingin bertemu dengan orang tua Nari secara langsung dan sekarang Dia bersama Nari menyempatkan waktu untuk pergi ke Macau dan berbicara dengan Ibu Nari tentang rencana pernikahannya..
.
.
.
.
.
.
Pukul 5 Sore..
Nari bangun dari tidurnya dan membersihkan tubuhnya walau masih sedikit pusing tapi setidaknya sakitnya berkurang..
" Oppa, kemana Bu?? Tanya Nari yang baru keluar kamar dan melihat Ibunya yang sedang memasak"
" Dia bersama Ayah di bawah.. membantu berjualan.. Ucap Ibu Nari"
" Oh..
" Kamu mau makan sekarang nak?? Tanya Ibu Nari"
" Tidak Bu..
" Apa perut kamu masih saja sakit nak?? Tanya Ibu Nari"
" Ah tidak Bu..
" Jangan berbohong.. apa kamu masih menutupi masalah itu kepada Jungkook??? Tanya Ibu Nari"
" Iya Bu.. Ibu, jangan memberitahunya.. Nari mohon.. Ucapnya"
" Sayang kamu sudah bangun.. Ucap Jungkook yang berjalan kearah mereka"
" Oh Oppa.. apa Oppa lapar?? Tanya Nari"
" Tidak.. Ibu, Ayah memanggil.. Ayah memerlukan sesuatu.. Ucapnya kepada Ibu Nari"
" Ah iya nak.. Ibu akan kebawah membantu Ayah kamu.. sayang, kamu bisa melanjutkan masakan Ibu.. sebentar... Ucap Ibu Nari"
" Iya Bu..
.
.
.
.
.
.
Saat selesai makan malam Jungkook membicarakan niatnya untuk menikahi Nari..
" Maaf Bu waktunya memang terlalu cepat.. sebelumnya aku sudah bicara dengan Ibu tapi sekarang aku ingin mengulangi kata-kata ku sebelumnya.. apa boleh Jungkook menikahi Nari menjadikan Nari sebagai pendamping hidup Jungkook??? Tanya Jungkook kepada Ibu Nari"
" boleh nak.. Ibu merestui kalian.. semoga kalian selalu bahagia.. Ibu minta tolong jaga Nari.. Ibu percaya kamu bisa membuatnya bahagia.. kamu selalu menghapus air matanya dan membuatnya tersenyum.. maafkan Ibu selalu merepotkan kalian.. Ibu minta maaf tidak bisa menjadi Ibu yang baik untuk anak Ibu.. maafkan Ibu Nari aa.. Ibu selalu membuat luka untukmu.. maafkan Ibu.. Ucap Ibu Nari"
" Ibu.. panggil Nari"
" Jungkook berjanji akan selalu menjaganya.. Ucap Jungkook sambil menggenggam tangan Nari"
" Terimakasih nak.. semoga cinta kalian abadi dan sampai maut memisahkan.. Ucap Ibu Nari"
" Iya Bu..
Ibu Nari memang tidak lagi kasar kepada Nari.. Dia mengaku salah dengan apa yang dilakukannya walau masih saja saat melihat Nari sakit, Ibu Nari selalu menyalahkan dirinya.. menurutnya semua luka yang didapat Nari itu didapatkan darinya..
Ibu Nari berusaha menjadi Ibu yang lebih baik itu yang dilakukan Ibu Nari sekarang..
Menjalani hidup sederhana dengan pria yang sangat mencintainya..
Tidak gila dengan harta..
Bekerja keras bersama dengan sang suami sudah cukup untuk menghabiskan sisa hidupnya sekarang..
Melihat Nari bahagia dengan Jungkook juga menjadi kebahagiaan tersendiri untuk Ibu Nari..
Nari sudah membuat bangga orang tuanya, Dia tidak pernah menyusahkan orang tuanya walau semau terasa sangat sakit..
Tapi sepintar apa Nari menutupi kebohongan kepada Ibunya, Ibu Nari tetaplah bisa merasakan kalo Nari sedang tidak baik baik saja..
Karena seorang Ibu memiliki feeling walau anaknya tidak menceritakannya..
itu batin seorang Ibu..
" kamu ingin mengadakan pernikahan dimana nak?? Tanya Ibu Nari"
" Nari ingin di Korea.. bisakah Ibu pulang?? Tanya Nari"
" Tanpa kamu bertanya Ibu pasti pulang sayang.. Ucapnya"
" Dengarkan Ibu ya nak.. sebuah hubungan akan berjalan dengan baik kalo tidak menutupi masalah walaupun masalah kecil.. selalu terbuka kepada Jungkook jangan berpikir kalo kamu akan membebaninya.. tidak ada yang seperti itu dalam menjalin hubungan.. yang ada saling membantu.. sebaiknya kamu ceritakan masalah itu kepada Jungkook.. bukankah Dia sebelumnya sudah mengetahuinya nak.. Ucap Ibu Nari"
" Iya Bu.. Nari akan menceritakannya.. tapi tidak sekarang.. nanti.....
Rahasia apalagi yang ditutupi Nari dari Jungkook..
apakah hal besar yang Nari tutupi dari Jungkook??
Nari hanya tidak ingin Jungkook terbebani oleh masalah yang Nari dapatkan..
bukan tidak percaya hanya Nari merasa selalu menjadi beban untuk Jungkook..
dan untuk sekarang Nari hanya ingin menikmati hari harinya dengan Jungkook..
mungkin nanti kalo Nari sudah siap, Dia akan ceritakan.. tidak untuk sekarang.. semoga Jungkook bisa menerima kebenaran yang akan Nari katakan kepadanya..
💜
by: nyemoetdz 😘
30/01/2020